Kunjungan sederhana ke sebuah sekolah di Indonesia Timur membuat Nila Tanzil membulatkan tekad untuk berbuat sesuatu bagi anak-anak disana.Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa Nila Tanzil akan meninggalkan dunia korporasi dan terjun ke dalam dunia sosial. Enam tahun kemudian, Nila berhasil mendirikan 39 perpustakaan Taman Bacaan Pelangi yang tersebar di 14 pulau di Timur Indonesia, mengenalkan mimpi dan cita-cita kepada anak-anak Indonesia Timur melalui lebih dari 80,000 buku.
***
“Nah, sekarang Kak Nila pingin tau nih… kalau kalian sudah besar, kalian ingin jadi apa?” tanyaku kepada anak-anak yang duduk bersila di lantai, di teras rumah pink itu. Anak-anak mulai mengangkat tangan mereka dan kudengar jawaban yang beragam dari mulut-mulut kecil itu. “Dokter!” “Pemain sepakbola!” “Pilot!” “Tentara!” Aku tersenyum mendengar jawaban-jawaban ini dan melihat binar di mata mereka saat mereka menyebutkan cita-cita yang mereka impikan. Ah… akhirnya!
Saya membaca buku ini saat perlu membuat modul Taman Baca untuk Ruang Berbagi Ilmu (RuBI). Sebagai perempuan yang menetap di Pulau Jawa dengan pengalaman traveling minim, buku pertama karya Nila Tanzil memberikan insight yang saya butuhkan.
Seriously, membuat taman bacaan di wilayah Indonesia Timur yang dikelola dengan benar dan berkelanjutan punya tantangan tersendiri! Apa yang Kak Nila hadapi selama mewujudkan visinya bisa kita ikuti (bahkan contoh!) dalam buku ini. Cerita yang ditampilkan tidak melulu sedih melankolis dengan kisah pedih tentang keterbatasan akses, ada juga suntikan optimis penghangat hati dari Kak Nila yang berani memulai movement-nya.
Ketika buku selesai dibaca, saya jadi ingin ikutan volunteering trip dari Travel Sparks dan menyambangi langsung Taman Bacaan Pelangi! 🌈
The book about children and books always has a place in my heart. Moreover, this is not fiction! I didn't enjoy much of the diction, but the story plot and the naïveté from the children are the purest heart. Highest appreciation to the people who work for humanity.
Jujur aku baru baca buku ini setelah sekian lama mengendap di dalam lemari... ekspektasiku sebanding dengan realita buku. Dikemas dengan cukup apik dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Buku yang penuh dengan cerita lucu dan mengharukan tentang kepolosan anak-anak di Indonesia Timur. Buku ini juga banyak bercerita tentang perjalanan penulisnya, baik kisah senang dan susahnya, dalam mewujudkan hal yang menjadi passion dan true calling-nya. Bahasanya ringan dan plot ceritanya mengalir. Wajib banget dibaca!