Sebuah monografi dwibahasa dari kegiatan workshop beberapa mahasiswa maupun lulusan sekolah arsitektur, baik Indonesia maupun luar negeri. Penerbitan buku ini adalah bagian dari usaha dokumentasi karya arsitektur yang terkait dengan workshop tadi. Buku ini cocok untuk arsitek, sejarawan arsitektur dan sejarawan seni. Atau juga politik, karena di sini sang arsitek -F.Silaban- dikisahkan sebagai orang yang sangat dekat dengan pengambil keputusan-keputusan politis kenegaraan.
wujud fisiknya memang sebuah buku, namun ini bukan buku yang enak dibaca. buku ini enak 'dilihat-lihat' sebagai album dokumentasi. dokumentasi dari karya arsitek besar indonesia, dan dokumentasi dari kegiatan workshop yang dilakukan oleh arsitek kemudian dalam memelajari karya arsitek besar tadi. saya katakan buku ini enak dilihat-lihat dan gak enak dibaca karena memang bagus sebagai buku monografi arsitek, selain banyak gambar dan foto, juga banyak diagram yang -begitulah cara arsitek berkomunikasi- bahasa visualnya lebih komunikatif. karena kegiatan workshop dan dokumentasi ini disponsori oleh jaringan peneliti arsitektur modern asia, maka buku ini disajikan dalam 2 bahasa: indonesia dan inggris. monografi ini secara khusus hanya menyajikan kegiatan workshop di satu karya arsitektur saja, yakni rumah silaban. rumah dari arsiteknya sendiri sehingga memang fokus ke satu hal ini bisa lebih menggali kedalamannya. seluk beluk silaban, berikut karya-karyanya yang lain disampaikan dalam buku ini, meski fokus tetap pada arsitektur rumahnya sendiri. dari 'membaca' satu karya arsitek ini, berpendarlah juga pikiran untuk mengenal mashab estetika yang berlaku saat itu, bahan bangunan yang dijual di pasar indonesia saat itu, hubungan-hubungan antar anggota keluarga, cara menyiasati keadaan lingkungan sekitar, dsb..
Hasil dokumentasi lokakarya mengenai F. Silaban yang berfokus pada kediaman pribadinya. Berisikan sejarah singkat, sangat singkat, mengenai awal mula Arsitektur Modern Indonesia dan peran F. Silaban dalam mengembangkannya. Sumbangsihnya di bidang arsitektur dapat terlaksana oleh karena kedekatannya dengan Presiden Soekarno. Visi Presiden Soekarno untuk mengangkat citra bangsa Indonesia yang modern, yang bebas dari kolonial, dapat diterjemahkan secara visual oleh F. Silaban. Rumah F. Silaban ini bisa dikatakan dapat terwujudkan karena niat awal Presiden Soekarno yang ingin mengunjungi Rumah F. Silaban. Kunjungan itupun diurungkan hingga setahun sampai selesainya rumah tersebut dibangun kembali.
Dengan membaca karya arsitektural ini, pikiran kitapun menerawang kembali pada masa lalu. Dimana bahasa arsitektural dan estetika yang berlaku dapat terlihat biasa dimasa kini, namun awam di masa lampau.
Tanpa tugas kuliah yang mengharuskan saya mengkritik 'Silaban House' ini, saya mungkin akan sangat tertinggal dengan buku yang wajib dibaca ini. Berisikan hasil dari workshop rangkuman data, analisa,dokumentasi,pendapat-pendapat dari orang sekitar arsitek luar biasa Indonesia (Friedrich Silaban).