Jump to ratings and reviews
Rate this book

Unforgettable Chemistry

Rate this book
Cinta.
Jadi, bagaimana sebenarnya perasaannya pada Frans?
Ia sendiri tak tahu. Karena alasan mereka menikah, bukanlah semata karena cinta.

Anna dan Frans – sepasang suami istri yang hidup terpisah antara Bandung – Surabaya – berjuang untuk menata kehidupan rumah tangganya sebaik mungkin meskipun terpisah oleh jarak. Apalagi, alasan mereka menikah bukan karena cinta.
Namun tanpa disangka, masa lalu keduanya kembali membayangi bahtera pernikahan mereka. Sanggupkah mereka mempertahankan satu sama lain, atau justru berusaha mendapatkan mereka yang tak pernah terlupakan?

336 pages, Paperback

First published October 24, 2016

3 people are currently reading
79 people want to read

About the author

Malashantii

9 books88 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
21 (16%)
4 stars
44 (34%)
3 stars
46 (35%)
2 stars
10 (7%)
1 star
7 (5%)
Displaying 1 - 30 of 45 reviews
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
November 30, 2016
Ada 1 eks gratis Unforgettable Chemistry by Malashantii cek http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/... (DL 6 Desember 2016)

"Seiring berjalannya waktu, terkadang pilihan hidup manusia bisa saja berubah, bergantung pada apa saja yang dijalani dan terjadi dalam hidupnya." (Halaman 43)

Anna dan Frans adalah sepasang suami istri yang menjalani Long Distance Marriage. Karena tuntutan pekerjaan, Anna dan Frans harus terpisah jarak antara Bandung dan Surabaya. Hanya di akhir pekan, mereka bisa bertemu dan menghabiskan waktu bersama.

Pekerjaan Frans sebagai dokter bedah dan Anna seorang dosen membuat keduanya memutuskan untuk sementara menjalani pernikahan seperti ini dulu, karena untuk meninggalkan karir yang sudah dibangun terasa sulit sekali.

Mereka menikah tidak semata karena cinta. Kalau mau dibilang perkenalan mereka pun terasa singkat kemudian memutuskan untuk menikah. Sekarang mereka sedang mencoba menumbuhkan perasaan cinta itu dan apakah jarak akan menjadi kendala? Bagaimana jika ternyata bayangan masa lalu yang menjadi masalah? Sanggupkah mereka mempertahankan pernikahan mereka?

"Rasa yang sampai kini dirasanya masih nyata, walau entah kini besarnya seberapa. Seberapa pun kuat dia pernah melawan. Dia sudah pernah gigih mencoba bertahan. Bertahan pada hati yang ingin dia miliki, dan janji yang pernah dia ucap sendiri. Tapi jarak dan waktu memang seperti tak mau bermurah hati. Semakin lama tak juga surut derita dan perih yang menggenangi hati. Hingga otaknya yang kemudian menjadi murka dan tak terima. Otaknya menarik paksa kesadaranya hadir kembali, menampar pergi perasaan dan segala macam hal mengharu biru tentang kenangan yang pada akhirnya tetap tak bisa berakhir menjadi kebahagiaan." (Halaman 41-42)

Ini adalah novel pertama Mala yang kubaca, mengisahkan mengenai kehidupan pernikahan pasangan Frans dan Anna, bagaimana mereka mempertahankan pernikahan mereka yang kedatangan badai berupa masa lalu. Bayangan masa lalu itu berupa sosok Profesor Sindu Mahendradatta.

"Bagi Anna, nama itu bagaikan judul drama-drama Korea yang kadang ditontonnya saat senggang. Tak sekedar judul, tapi kisahnya sepertinya serupa. Demikian manis penuh romansa, namun tak jarang hanya berakhir duka dan air mata." (Halaman 45)

Anna dan Prof. Sindu pernah punya hubungan khusus, tidak hanya hubungan dosen dan asistennya, tetapi lebih dari itu. Prof. Sindu yang pintar dan menarik, telah membuat Anna jatuh cinta untuk pertama kalinya. Walaupun usia mereka terpaut jauh, Anna tidak peduli. Bahkan status Sindu yang telah beristri pun tidak terlalu dipikirkannya, asal bisa dekat dengan seorang yang dikaguminya.

"Hati manusia sering kali bisa berubah kapan pun tanpa mampu dikendalikan. Kebersamaan mereka mulai mengguratkan rasa lain di hatinya. Dari kekaguman seorang siswa, menjadi pemujaan seorang wanita." (Halaman 53)

Hingga suatu hari Prof. Sindu memutuskan untuk pergi, dan setelah sekian lama Anna terbiasa hidup tanpa bayangan Prof. Sindu, kali ini pria yang pernah mencuri hatinya itu muncul kembali. Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Ide novel ini sebenarnya sederhana saja, tentang pernikahan yang sedang diuji. Tetapi, Mala membuatnya menjadi sesuatu yang menarik karena memasukkan konflik tidak hanya dari sisi Anna saja, tetapi juga dari sisi Frans juga. Semuanya terasa realistis dan manusiawi sekali, bagaimana mereka menyikapi badai yang datang dalam kehidupan pernikahan mereka.

Kehadiran Prof. Sindu seseorang yang pernah menjadi seorang yang istimewa dalam kehidupan Anna pun memang sulit untuk ditolak. Aku bisa memahami perasaan Anna, bagaimana dia terguncang akan kehadiran sosok masa lalunya. Antara kaget, rasa tak percaya, kerinduan semua perasaan berkecamuk dalam hati Anna. Semua mungkin akan terasa mudah jika Prof. Sindu tidak kembali, tetapi novel ini tidak akan menjadi sesuatu yang istimewa tanpa sosok Sindu. Karena disinilah pernikahan Frans dan Anna diuji, sanggupkah mereka mempertahankan janji yang telah mereka buat.

"Dia tak bisa berbohong, getar rindu itu masih terasa saat tatapan mata mereka beradu. Juga, letupan rasa bahagia di hatinya melihat lelaki itu kembali. Tapi untuk pertanyaan, masih adakah cinta di sana, tak dirabanya lagi hatinya lebih dalam. Dia takut dengan jawaban yang hatinya akan berikan." (Halaman 82)

Ketika cemburu datang menghampiri, aku pun merasa maklum. Walau agak tidak sepaham dengan tindakan Frans. Rasanya agak shock melihat sosok Frans yang berubah karena kecemburuan dan kesalahpahaman, padahal andai semua dibicarakan sejak awal semua tidak akan seperti ini.

"Rasa cemburu adalah manifestasi paling nyata dari rasa memiliki, rasa cinta yang dimiliki seorang. Jika itu cemburu, mungkinkah ...." (Halaman 317)

Isu perselingkuhan dan cinta masa lalu memang isu yang sering diambil oleh penulis lain, bahkan aku kurang begitu menyukai isu ini. Tetapi di tangan Mala, semua menjadi berbeda entah kenapa aku malah jatuh simpati dengan tokohnya. Sulit rasanya untuk menyalahkan, karena semua yang terjadi memang terasa manusiawi dan untungnya endingnya melegakanku. Ending yang realistis, ending yang memang terbaik untuk kasus seperti dalam novel ini.

Membaca novel ini akan kembali mengingatkanmu akan pentingnya komunikasi dalam rumah tangga, jangan biarkan masalah yang mengganjal malah menjadi batu sandungan dalam pernikahanmu. Setiap pasangan pasti punya masa lalu dan sekarang bagaimana kita menyikapi masa lalu. Chemistry itu bisa dibangun, apalagi dengan pasangan yang memang sudah sah dan halal, mungkin hanya tinggal menunggu waktu :D
Profile Image for Fahri Rasihan.
478 reviews123 followers
April 10, 2019
Ini adalah pengalaman pertama saya membaca lini Le Mariage dari Elex Media. Masalah-masalah seputar hubungan pernikahan yang dibahas tergolong memikat untuk disimak. Jujur menurut saya permasalahan dalam pernikahan jauh lebih menarik ketimbang permasalahan dalam percintaan remaja dan anak muda. Dan memang novel Unforgettable Chemistry memberikan cerita yang tidak hanya sekadar permasalahan cinta biasa, tapi juga dengan konflik yang jauh lebih kompleks. Sampul buku untuk edisi kolektor tor ini pun terlihat lebih simpel dan memesona. Gambar labu ukur berisi cairan kimia berwarna merah dengan aksen asap berbentuk hati mewakilkan isi ceritanya. Di mana Anna sang tokoh utama yang bekerja sebagai seorang dosen farmasi. Ukuran dan bentuk font pada judul bukunya juga terlihat pas dan serasi. Ditambah warna ungu muda yang lembut untuk latar warna sampulnya semakin memikat mata.

Unforgettable Chemistry memiliki tema cerita tentang gejolak pernikahan dan kisah cinta di masa lalu yang menguji pernikahan itu sendiri. Di mana rasa curiga, cemburu, dan marah menimbulkan sebuah konflik dalam mahligai rumahtangga Anna dan Frans. Di saat hubungan mereka sedang romantis-romantisnya, tiba-tiba saja muncul sosok Prof. Sindu dan Dokter Pramita dalam kehidupan mereka. Perasaan cinta di masa lalu itu kembali muncul, tapi dengan rasa yang berbeda. Hingga pada akhirnya kesalahpahaman berhasil memecah pernikahan Anna dan Frans. Saya suka dengan ide tentang kehadiran sosok di masa lalu dalam sebuah mahligai rumahtangga yang memang tak jarang menimbulkan kecurigaan dan kecemburuan. Apalagi Anna dan Frans merupakan pasangan muda yang masih wajar jika belum saling percaya satu sama lain. Gejolak emosi yang diperlihatkan Anna dan Frans terlihat wajar dan manusiawi. Meskipun mungkin sikap Anna terbilang sedikit berlebihan.

Terdapat dua tokoh utama dalam novel ini, yaitu Anna dan Frans. Anna yang seorang dosen farmasi memiliki sikap yang keras kepala, cerdas, dan pekerja keras. Anna seringkali mengabaikan hubungannya dengan Frans serta kondisi fisiknya jika sudah menyangkut pekerjaan. Sikap Anna yang keras kepala terhadap pendapatnya yang tidak bisa disangkal, tak jarang membuat saya kesal dan geregetan. Sedangkan tokoh Frans memiliki karakter yang dewasa, sering mengalah, dan menahan emosinya. Meskipun kesabaran sempat habis, tapi Frans tetap bisa menahan emosi terhadap sikap Anna yang keras kepala. Pada awalnya saya sempat bersimpati pada tokoh Frans, tapi setelah membaca sampai akhir, tidak ada satu pun tokoh yang berhasil menarik simpati saya. Kedua tokoh utamanya tergolong tidak peka akan permasalahan rumahtangga mereka. Di mana mereka hanya saling mendiamkan tanpa menjelaskan akar atau inti dari permasalahan itu sendiri. Apalagi menurut saya tokoh Anna ini terlalu egois saat mengetahui fakta akan masa lalu Frans. Meskipun begitu penulis sangat berhasil menciptakan dua karakter yang hidup dengan latar belakang yang kuat.

Alur ceritanya berjalan maju-mundur dengan tempo yang lambat. Alurnya yang maju-mundur mencerahkan pembaca akan masa lalu dua tokohnya, khususnya Anna. Menggunakan sudut pandang orang ketiga dan sedikit orang pertama, membuat setiap sudut pandang cerita terlihat lebih jelas. Gaya bahasa yang digunakan tergolong ringan dan sederhana, tapi sangat mendetail, khususnya saat menggambarkan pemikiran dan perasaan dua tokohnya. Tidak jarang gaya bahasanya sedikit membuat saya bosan. Latar tempat yang digunakan kebanyakan terjadi di rumah, kampus, rumah sakit, dan hotel. Kota Surabaya pun dipilih sebagai tempat berlangsungnya cerita.

Permasalahan dalam hubungan Anna dan Frans terjadi pada saat sosok Prof. Sindu hadir di kampus tempat Anna bekerja. Kehadiran Prof. Sindu berhasil membangkitkan rasa yang sudah terpendam lama dalam hati Anna. Meskipun rasa cinta itu masih ada, tapi Anna tahu diri akan statusnya. Namun, kedekatan Prof. Sindu dan Anna menimbulkan kesalahpahaman dalam rumahtangganya. Frans mencurigai Anna berselingkuh darinya. Di sinilah konflik mulai terjadi dan berkembang. Konfliknya terbilang relate dengan permasalahan rumahtangga yang ada. Saat CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) hadir dalam sebuah pernikahan, pasti akan menimbulkan kecurigaan dan kecemburuan. Eksekusinya terbilang baik, tapi sayangnya menurut saya peran Prof. Sindu kurang banyak. Saya merasa jika Prof. Sindu ini hanya sekadar tempelan saja dalam konfliknya. Apalagi menjelang akhir konfliknya sendiri sudah berkembang ke arah yang berbeda. Sehingga konflik di awal terkesan terlupakan. Menurut saya mungkin konfliknya akan lebih menarik jika fokus utamanya hanya pada hubungan Prof. Sindu dan Anna di masa lalu.

Kisah tentang gejolak rumahtangga memang selalu menarik bagi saya. Terdapat permasalahan yang jauh lebih mendalam dalam ceritanya. Tidak jarang permasalahan yang ada bukan hanya tentang cinta. Unforgettable Chemistry cukup sukses memberikan cerita lika-liku sebuah pernikahan lewat permasalahan yang relate dengan pasangan-pasangan muda. Kehadiran orang di masa lalu yang dihadirkan membuat bumbu dalam ceritanya semakin menarik. Saya menikmati setiap keping cerita tentang hubungan Anna dan Frans yang harus diuji. Dari awal sampai pertengahan cerita saya menikmati berbagai konflik yang semakin klimaks. Namun, sayangnya menjelang akhir kekuatan ceritanya terlihat meredup. Fokus utama tentang hubungan Anna dan Prof. Sindu terkesan hilang begitu saja. Sehingga plot-twist dan akhir cerita pun jadi mudah untuk ditebak. Akan tetapi selebihnya saya cukup menikmati cerita dalam novel Unforgettable Chemistry ini. Secara keseluruhan Unforgettable Chemistry menunjukkan bahwa kepercayaan merupakan pondasi utama dalam sebuah rumahtangga.
Profile Image for Amaya.
745 reviews57 followers
October 22, 2022
Ulasan ini mungkin mengandung spoiler yang tidak disengaja karena banyak banget hal yang perlu aku cipratin dan kenapa harus bintang dua yang dikasih buat rating. Jadi, semisal kebetulan baca ulasannya, kusarankan hati-hati.

Oke, aku bukannya tega kasih bintang rendah banget ke satu buku, tapi jujur buku ini bikin mixed feeling. Yeah, ada sedikit rasa geli dan (sorry author) jijik juga. Preference masing2. Lemme tell you why.

Pertama, soal alasan Anna LDR sama suaminya. I mean, yaaa mereka emang meniti karier masing2 yang bisa dibilang cemerlang lah, ya, tapi harus pakai pisah, kah? Di sini aku udah nethink ke Anna karena dia kelihatannya wanita keras kepala.

Kedua, that scandal with her dean. OMG. Aku merinding bacanya! Ya, ya, ya, nggak ada yang salah sama perasaan cinta yang mendadak tumbuh (bahkan kalau itu ke orang yang salah), tapi plis, Anna hormat, kan, sama professornya? Kenapa dia ngelakuin itu? Even dia pinter dan cinta bisa tumbuh karena berada di lingkungan yang sama, tetep aja nggak seharusnya dia ngaku. Sori, Ann (and the author), kesannya kamu kayak murahan dengan menyodorkan diri. Salam perpisahan? Yuck. Geli setengah mampus sama cara berpikir so-called-smart-and-gorgeous-woman.

Sekali lagi, ini preferensi dan selera masing2. Age gap memang bukan topik, tema, atau trope favoritku. Apalagi yang jaraknya sampai belasan tahun. Just no. Dan lihat selipan di sini, aku nggak bisa tahan lagi. Langsung skimming, bahkan bagian si professor juga (bahkan aku nggak tahu buat apa ada pov si Sindu segala).

Ketiga, Anna memang dibilang di awal masih belum tahu cinta atau enggak ke Frans, tapi perilakunya idk, feel dia sebagai orang yang belum cinta tapi lama2 luluh, tuh, nggak ada. Karakternya ... just flat. Apalagi penulis pakai tipe show-nya banyak banget. Karena malas dan sering diulang, akhirnya aku skip. Perasaan Anna ke that professor bikin eneg dan sepertinya hasil skimming bikin aku melewatkan beberapa hal. Hah, udah kepalang gedeg, mau gimana lagi. Agak sayang aja kenapa Sindu dikasih porsi, sih? Padahal nongol juga nggak sampai akhir. Perasaan Anna yang katanya masih nyisa untuk si profesor tercinta juga nggak jelas. Hanya tertulis di narasi. Nggak lebih dari itu.

Keempat, aku memang nggak membenarkan ks, bahkan dalam rumah tangga, dan apa yang Frans lakuin itu udah keterlaluan banget. Cemburu, seburuk apa pun, nggak dibenarkan melakukan kekerasan. Jadi, kalau akhirnya dia ngelakuin itu ke Anna, dia berengsek. Banget.

Kelima, awalnya Frans bakal kudapuk menjadi karakter paling kusuka di sini karena udah sabar banget. Tapi karena kelakuannya yang di poin keempat, rasa suka, kagum, respek, atau apa pun itu langsung luruh. Cara dia mengatasi masalah juga nggak banget. Entahlah. Makin ke belakang, karakternya malah kerasa miss.

Masih banyak hole sebenarnya dan saking kepengin cepat selesai, bahkan nggak sempat kucatat apa saja. Intinya, buku ini bagus, buat mereka yang suka tema pernikahan dengan konflik datangnya orang ketiga dan lain-lain. Hanya saja bukan mangkok mie-ku. That's it.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Yonea Bakla.
321 reviews36 followers
March 23, 2019
Igais Buwana Dewi, seorang dosen Farmasi di Surabaya, tiga tahun lalu menikah dengan Frans Sumapradja, dokter bedah onkologi di Bandung. Mereka bertemu dalam sebuah seminar.

Perkenalan singkat selama empat bulan berakhir pernikahan. Namun, Anna masih belum move on dari cinta pertamanya, dosen idola di kampus delapan tahun lalu.

Kembalinya Prof. Sindu ke kampus sebagai Dekan Fakultas membuat Anna galau. Aku pengen jedotin kepala Anna ke dinding. Yaampun, Mbak, udah punya suami dokter gitu masih aja ih. Sebel.

Keputusan Frans pindah tugas dari Bandung ke Surabaya adalah pilihan terbaik untuk memperjuangkan hubungan mereka. Tapi, di Surabaya Frans juga ketemu mantannya. Nah lho, nah lho. Ini dua-duanya CLBK.

Yang bikin capek bacanya, Anna tu keras kepala, sementara Frans cuek dan gak peka. Apalagi masalahnya tu berlapis banget.

Tema yang diangkat tentang pernikahan LDR, komunikasi yang payah dan orang ketiga. Bukan tema yang kusukai dan biasanya aku langsung menyerah. Tapi karena menarik jadi lanjut aja.

Alur maju-mundur masa sekarang, delapan tahun lalu dan empat tahun lalu.

Pov 3 bergantian Anna, Frans, dan Sindu. Ada satu bab pake Pov 1 Sindu di awal. Kan jadi gak seru. Karena bisa nebak motifnya.

Sepanjang cerita aku tu pengen jambak Anna dan Frans. Untuk ukuran udah nikah tiga tahun apa gak kelamaan gitu bangun chemistrynya?

Pace lambat banget. Butuh kesabaran ekstra bacanya. Plot twist dan ending tertebak. *yaiyalah udah baca ulang* Tapi aku gak terima sih kenapa gampang banget penyelesaiannya. Haha. Titik baliknya kurang dramatis.

Sebagai buku pertama masih banyak bagian yang kurang pas, dan pergantian scene kurang smooth.

Pesan yang kudapat adalah selesaikan dulu urusan jika belum selesai, sebelum memulai hubungan baru, supaya tidak menjadi masalah di kemudian hari. Dan dalam pernikahan harus ada kepercayaan dan kejujuran antar suami-istri, supaya tidak menjadi jurang pemisah yang akan disesali. Terutama jika LDR. Btw, aku lebih suka cover lama, tapi cover baru ini lebih fresh karena simple dan lebih menonjolkan sisi chemistrynya. Cocok dikoleksi.
Profile Image for Katherine 黄爱芬.
2,419 reviews291 followers
January 18, 2019
Prahara rumah tangga itu bisa dari berbagai macam, mulai orang ketiga, kurangnya komunikasi, karakter yg gak dewasa dsb. Nahasnya ketiga hal tsb mewarnai novel ini.

Ini novel kedua yg saya baca dari author (walau yg ini cuma pinjam dari Ipusnas). Tokoh utama novel ini adalah Anna (nama aslinya kepanjangan, gak ingat dan gak penting juga) yg berprofesi sbg dosen yg super sibuk, juga dosen pembimbing mahasiswa yg mau bikin skripsi, kesibukannya dan komunikasi yg payah dgn suaminya makin membuatnya bete dan mudah bad mood. Hingga datanglah her first man, Profesor Sindu.

Kedua orang ini langsung saya gak suka, kenapa? Karena keduanya tidak menghormati (atau tidak mengapresiasi?) institusi pernikahan. Dari flashback, Anna setelah tahu Sindu sudah memiliki istri yg sekarat, tetap nekad dan mau menyerahkan "permata"nya tanpa peduli konsekuensinya (baik sbg pihak ketiga maupun dirinya sbg wanita yg belum bersuami). Ealaaahhh.... Sindu mengulangi hal yg sama yg dilakukan Anna, walaupun tahu Anna sudah bersuami, tapi nekad dan mau menjalin hubungan mereka yg dulu sempat terputus. Jadi paham kan kenapa saya gak suka?

Frans ini juga sbg pria, saya lihat komposisi keenceran otaknya dgn kepekaannya benar-benar gak seimbang. Kesan "pintar-pintar bodoh" melekat terus pada sosok Frans dari awal hingga akhir cerita. Kecemburuannya yg dipoles dgn komunikasinya yg payah sukses menghasilkan keretakan yg makin dalam di rumah tangganya. Anna sbg istri juga sangat tidak membantu, dia ini figur wanita yg sudah bersuami (yg katanya cerdas juga) tetapi cara berpikirnya super prejudice, luar biasa manja dan baperan, dan cenderung menyembunyikan hal-hal penting seperti kehamilannya pada Frans.

Ada isu KDRT juga di novel ini, bahkan wanita karir dan cerdas saja malu utk mengadukan ke pihak berwajib. Saya lebih suka menambahkan pesan moral dari novel ini: jangan menikah tergesa-gesa tanpa mengetahui dgn jelas masa lalunya, karakternya, dan yg terpenting - cara kalian berkomunikasi dan menyelesaikan persoalan. Dari novel ini terlihat walaupun suami istri tetapi mereka canggung luar biasa, memendam amarah dan penasaran mereka masing-masing. Kenalilah pasanganmu sebelum menikah sehingga masalah-masalah yg kelak terjadi bisa terselesaikan dgn lebih cepat dan efektif.
Profile Image for Titi Sanaria.
202 reviews37 followers
January 25, 2018
3.5
Saya suka cara Mbak Mala bercerita. Hanya saja, saking horornya saya sama cerita perselingkuhan, saya sempat berhenti di awal bab dan ribut cari spoiler ke sana-sini sebelum lanjut, setelah dapat bocoran kalau Anna nggak selingkuh (eh, ini spoiler, ya?) hehehehe...
Seandainya Anna tidak bersikap bodoh dengan menyerahkan diri kepada suami orang, saya akan lebih respek sama dia. Ya, kita semua melakukan kesalahan dalam hidup, tapi menyodorkan diri bulat-bulat, bahkan cenderung mengemis untuk diperawani kayaknya terlalu berlebihan, dan nggak sesuai dengan karakternya yang tegas dan keras kepala. Hanya saja, karena ini fiksi, dimaklumi deh.
Untuk yang suka novel pernikahan, ini rekomen buat kamu.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
November 10, 2019
Kayaknya baru kali ini baca Le-Marriage yang bukan perjodohan.
Anna seorang dosen di Surabaya, sementara suaminya Frans adalah dokter bedah di Bandung. Beberapa kali Frans meminta Anna untuk ikut dengannya ke Bandung, namun dengan alasan profesionalitas Anna selalu menolak. Sebenarnya sudah menjadi impian Anna sejak lama untuk menjadi dosen di almamaternya itu. Atau mungkin karena Anna memang belum siap meninggalkan masa lalunya.

Saat masih menjadi mahasiswa, Anna jatuh cinta pada seorang dosennya, Prof. Sindu. Cinta Anna berbalas, namun Prof Sindu tentu tidak bisa meninggalkan istrinya. Anna patah hati ketika Prof. Sindu akan pindah ke Jerman untuk mengobati istrinya yang sakit kanker. Namun sekarang, Prof Sindu kembali atas permintaan rekannya untuk menjadi dekan di tempat Anna mengajar. Anna menjadi galau di dalam hatinya.

Sementara itu Frans akhirnya memutuskan mengalah. Dia memilih pindah ke Surabaya agar bisa bersama-sama dengan istrinya. Tapi di Surabaya dia bertemu dengan mantannya, Mita, sesama dokter yang bekerja di rumah sakit yang sama. Saat Frans mengetahui hubungan Anna dengan Prof Sindu, Frans jadi kalap.

Karakter Anna ini sebenarnya ngeselin sih. Dia lebih sering menyimpan pikiran dan perasaannya dan membuat asumsi untuk suaminya. Sifatnya kekanak-kanakan untuk ukuran seseorang yang digambarkan sangat cerdas. Plin-plannya dia membuat Prof Sindu merasa memiliki peluang untuk kembali. Saya lebih simpatik pada Frans, meski nggak setuju juga dengan tindakan kekerasannya.
Profile Image for Nurul.
310 reviews38 followers
March 30, 2018
Okay, novel ini ceritanya tentang Frans sama Anna yang udah suami-istri tapi nggak saling cinta. Ralat deng yang nggak cinta itu si Annanya. Karna dia masih cinta sama orang dari masa lalunya. Terus sepanjang cerita itu muncul konflik-konflik yang lumayan banyak tapi intinya salah paham sama dua-duanya cemburuan sama masa lalu masing-masing.
.
Saya ngga tau bagusan mana antara ini sama Another Heart karna dua-duanya punya porsi masing-masing. Saya kira saya bakalan lebih suka novel yang ini. Tapi ternyata ngga juga.
.
Untuk gaya bahasanya masih bikin enjoy sih tapi saya lebih suka yang di buku kedua hehe.
.
Tapi buat cerita kayak penjelasannya atau gimana yang dirasain tokoh-tokohnya itu saya lebih suka novel ini. Karna, kayak review saya di Another Heart, masih banyak pertanyaan yang belum kejawab di novel itu. Kalo disini ngga ya walaupun ada beberapa yang bakalan saya jabarin.
.
Pertama, saya masih bingung gimana perasaan Anna ke Sindu itu dan sebaliknya. Tapi, yang saya bingung itu lebih ke Sindunya sih. Kan dia awal-awal bilang kalo misalnya ya dia emang kayak kagum sama Anna yang pinter, cantik, dan masih banyak kelebihan dia. Tapi, ya si Sindu ini cuma gitu doang karna dia katanya masih jaga perasaan istri dia yang ujung-ujungnya bikin saya rolling eyes. Tapi, pas mereka ketemu lagi kenapa si Sindu bilang cinta dari dulu ya? Apa saya salah pemahan apa gimana nggak tau dah.
.
Kedua, soal hubungan Pramita (kalo gasalah) sama Frans. Kan katanya mereka udah nggak saling cinta. Walaupun masih ada mungkin bentuknya beda. Nah, masalahnya itu nggak dijelasin gimana bentuknya. Bentuk kotak, segitiga apa lingkaran(?). Yang jelas si Frans cuma bilang cuma Frans, Pramita sama Tuhan yang tahu. Harusnya sih ditambah sama penulis juga tahu. Tapi pembacanya nggak tahu karna emang nggak dikasih tahu sepanjang cerita itu (nahloh).
.
Udah kayaknya itu doang kalo saya inget lagi nanti saya edit.
.
Buat karakter, dua-duanya sama-sama ngeselin. Beneran. Tapi lebih ngeselin Anna. Saya nggak tau apa penulisnya demen buat karakter tokoh yang bikin pembaca pengen maki-maki. Karna emang di buku kedua juga gitu. Awalnya saya udah sempet kasian lah sama si Frans ini tapi kok kebelakang-belakang nggak ya.
.
Terus buat tokoh yang lain kayak Ivana atau Azhar itu padahal bisa nggak diadain sih biar tokohnya nggak banyak-banyak amat. Nggak ngubah jalan cerita juga menurut saya. Karna cuma gitu doang. Tapi, ya terserah penulisnya.
.
Saya suka gimana penulis buat cerita ini natural dan kadang bikin emosi campur-aduk. Walaupun nggak bikin nangis.
.
Kayaknya itu aja daripada saya kebanyakan cuap-cuap. Saya kasih 3,3 bintang buat buku ini.
Profile Image for Riz.
1,262 reviews139 followers
Read
November 2, 2016
DNF

Sorry, tapi konfliknya, karakternya, terlalu bikin gua frustrasi. Nggak sanggup ngelanjutinnya.

Btw, semua balik lagi ke selera masing-masing ya. So, just give it a shot ;)
Profile Image for Yacita Aditya.
230 reviews2 followers
April 15, 2018
Orang ke-3 dan cinta lama belum usai menjadi konflik utama di kisah pernikahan Anna dan Frans ini. Kehadiran Prof. Sindu-pria masa lalu Anna-sebagai dekan di tptnya mengajar jelas menempatkan Anna di posisi serba salah. Kisah asmara mereka belumlah pernah usai.
Belum lagi dgn kesibukan Frans sebagai dokter bedah plus pembicara di berbagai forum yg zuper duper tiada duanya, semakin melengkapi ketimpangan biduk rumah tangga mereka.
Bisa bayangin 'kan gimana klo pasangan suami-istri dua2nya sibuk bukan main? Frans, dokter bedah sukses yg punya jadwal seabrek. Sdgkan Anna, dosen cantik plus kajur di sebuah univ terkemuka. Gimana mereka bisa mengatur waktu utk senantiasa bersama?

Di cerita ini, karakter Anna lebih kuat dari Frans. Sebagai wanita mandiri (atau terlalu mandiri malahan), ia dominan mengambil keputusan. Sementara Frans, karakternya sedikit lebih lemah dari Anna. Bisa dikatakan cenderung mengalah atau kompromistis. Padahal si doi tu kepala rumah tangga. Mestinya ada hal2 tertentu di mana si istri manut akan keputusan yg diambilnya. Dan di kisah ini, hal2 spt itu tak terlihat. Justru klo saya pribadi lebih tertarik dgn karakter Sindu yg dewasza dan lelaki habiiiiis 😍😍

Sebenarnya cerita ini bagus. Tapi sayang sekali, beberapa typo dan kalimat yg ga pas masih bisa ditemukan. Belum lagi pergantian font yg tak bersahabat dgn mata, membuat mood membaca buku ini menjadi kurang excited.
Selain itu ada hal yg masih kurang sreg di kisah tsb. Terutama bagian, mengapa Frans dan Sindu tidak head to head secara jantan menyelesaikan masalah mereka? Anggaplah pembicaraan ala lelaki. Kenapa harus mendapat penjelasan seputar asmara istrinya dari orang lain? Di situ saya merasa ni cerita masih belum tuntas. Alias buru2 bangets mo diselesain. 'Kan sayang, sedari awal Sindu sdh menarik perhatian pembaca dan masuk menjadi topik utama, tapi interaksi antara kedua tokoh pria di cerita ini tidak dieksekusi secara baik.
181 reviews
April 16, 2019
Mendengar nama tokoh buku ini, Frans dan Anna mengingatkanku dgn film frozen 😁.

Anna dan Frans adalah sepasang suami istri yg terpisah jarak. Krn itu banyak praduga dan asumsi yg diciptakan diri sendiri dan berkesan negatif bagi kehidupan keduanya.

Konflik bukunya lumayan pelik, meski gak tergolong berat banget.

Karya kak Mala emang selalu daebak, deh! Mulai dari tema serta penciptaan karakter yang dibuat bikin kita jatuh hati sejatuh jatuhnya.

Rate : 4/5
Profile Image for Autmn Reader.
881 reviews92 followers
dnf
July 2, 2020
Sebenernya awalnya enggak akan DNF, cuman udah ilang minat aja, sih bacanya. Mungkin baca lagi nanti soalnya keknya ceritanya Mbak Mala menarik gitu, heuheu
Profile Image for Yonea Bakla.
321 reviews36 followers
March 23, 2019
Igais Buwana Dewi, seorang dosen Farmasi di Surabaya, tiga tahun lalu menikah dengan Frans Sumapradja, dokter bedah onkologi di Bandung. Mereka bertemu dalam sebuah seminar.

Perkenalan singkat selama empat bulan berakhir pernikahan. Namun, Anna masih belum move on dari cinta pertamanya, dosen idola di kampus delapan tahun lalu.

Kembalinya Prof. Sindu ke kampus sebagai Dekan Fakultas membuat Anna galau. Aku pengen jedotin kepala Anna ke dinding. Yaampun, Mbak, udah punya suami dokter gitu masih aja ih. Sebel.

Keputusan Frans pindah tugas dari Bandung ke Surabaya adalah pilihan terbaik untuk memperjuangkan hubungan mereka. Tapi, di Surabaya Frans juga ketemu mantannya. Nah lho, nah lho. Ini dua-duanya CLBK.

Yang bikin capek bacanya, Anna tu keras kepala, sementara Frans cuek dan gak peka. Apalagi masalahnya tu berlapis banget.

Tema yang diangkat tentang pernikahan LDR, komunikasi yang payah dan orang ketiga. Bukan tema yang kusukai dan biasanya aku langsung menyerah. Tapi karena menarik jadi lanjut aja.

Alur maju-mundur masa sekarang, delapan tahun lalu dan empat tahun lalu.

Pov 3 bergantian Anna, Frans, dan Sindu. Ada satu bab pake Pov 1 Sindu di awal. Kan jadi gak seru. Karena bisa nebak motifnya.

Sepanjang cerita aku tu pengen jambak Anna dan Frans. Untuk ukuran udah nikah tiga tahun apa gak kelamaan gitu bangun chemistrynya?

Pace lambat banget. Butuh kesabaran ekstra bacanya. Plot twist dan ending tertebak. *yaiyalah udah baca ulang* Tapi aku gak terima sih kenapa gampang banget penyelesaiannya. Haha. Titik baliknya kurang dramatis.

Sebagai buku pertama masih banyak bagian yang kurang pas, dan pergantian scene kurang smooth.

Pesan yang kudapat adalah selesaikan dulu urusan jika belum selesai, sebelum memulai hubungan baru, supaya tidak menjadi masalah di kemudian hari. Dan dalam pernikahan harus ada kepercayaan dan kejujuran antar suami-istri, supaya tidak menjadi jurang pemisah yang akan disesali. Terutama jika LDR.
Profile Image for Elisabeth Beatrice.
161 reviews8 followers
May 20, 2019
"Seberapa pun waktu yang dibutuhkan hatimu untuk bisa memercayaiku sepenuhnya, ambillah. Berapa lama pun, akan kutunggu." - Pg. 280⁣
⁣⁣
Ah, akhirnyaaa selesai juga membaca kisah Frans & Anna yang penuh lika-liku ini. Di sini, awalnya aku gemes banget sama sikap Anna & Frans yang lebih memilih untuk diam dan membuat masalah yang ada semakin berlarut-larut. ⁣

Aku nggak akan membahas terlalu panjang, tetapi yang bisa kupelajari adalah setiap masalah itu harus di komunikasikan, dibicarakan dengan pasangan. Juga rasa percaya serta tidak berburuk sangka dulu terhadap pasangan sebelum mengetahui permasalahan sebenarnya.⁣

Overall, aku menyukai kisah yang dituliskan Kak Mala Shanti di sini 😉⁣


#BookReview #ElReview
Profile Image for Triyul.
46 reviews2 followers
September 1, 2020
direkomendasiin bacaan ini sama temen, katanya konfliknya kece. okelaaa lahap.

anna dan frans. sepasang suami istri workaholic yg LDM. 3 tahun menikah belum dikaruniai anak. menikah tanpa cinta (katanya sih anna si ga cinta, tapi fransnya yg sabar bgt).

"... pada sosok pria yang tanpa dia sadari telah menjerat hatinya bahkan pada perjumpaan pertama,
yang menerima apapun keadaannya sama sekali tanpa prasangka. yang tetap melimpahkan cinta, entah ada atau tidak balasan darinya. pada sesosok pria yang dengan sabar menjalani tanpa menuntut apa-apa dari pernikahan yang mereka lakoni bersama..." (hal 321).

konfliknya lumayan banyak. dan konflik rumah tangga selalu menarik sih daripada cinta2 monyet atau romansa remaja. mungkin karna penyelesaiannya selalu dewasa kalik yaa..

apalagi ketika kisah 'masa lalu' dihadirkan juga. dohhhh...
(aku gemes sama anna remaja. gitu amat emosinya.. menggebu2 sampai impulsif gitu ke prof Sindu, ihhhh.. pikirannya pendek bgt. ga habis pikir deh.)

"aku ga bisa membayangkan mbak, orang yang pernah dekat dengan kita lalu datang lagi. apa mungkin kalo dihatinya tidak lagi menyimpan perasaan apapun?" (hal 307)

nahh ini. eh mantannya jd temen sekantor pula. atau biasanya kalo di real life tuh ketemu direunian wkwk

"memang benar, sama sekali ga mungkin, ann".
" tapi kanu juga tau bahwa perasaan di hati manusia bukan hanya cinta. cintapun bermacam-macam jenisnya. benar kalo kamu katakan ga mungkin ga menyimpan rasa apapun. tapi rasa itu bukan lagi cinta. kalopun kami ngotot menyebut itu cinta, sudah pasti itu adalah jenis cinta yang berbeda dari yg kamu rasakan pada frans" (hal 308)

menurutku sii kadarnya aja yang beda kalik yaaa.. itu hanya semacam percikan kembang api nostalgia. yang bikin meletup2 bahagia tapi sesaat. asal ga ketemu kesempatan dan sengaja dipupuk aja sih masih aman yaaaa haha. semua orang kan punya masa lalu 🤷

ada banyak bgt asumsi dan prasangka2 yg telat dikomunikasikan di kehudupan pernikahan mereka. diemmmm dulu lama berbulan2 baru dibahas. hassssh.

okeh, aku cukup menikmati buku ini meski endingnya ketebak hehe.. tapikan baca ini karna cuman pengen tau jenis konflik aja ya, bukan mau nebak2 ending. so ga harus dipermasahkan endingnya.


aku tambahin satu kutipan lagi.

"dia butuh nangis sebenarnya. sekedar membuang sedikit beban yang menggelayuti hatinya. tapi tidak disini. tidak akan dibiarkan mata sembab dan wajah berurai air mata menjadi objek pergunjingan. hidupnya tak cuman untuk hari ini. terlalu mahal harga dari sebuah reputasi yang telah ia bangun dengan susah payah untuk hancur begitu saja hanya karen ketidakmampuannya menaha tangisan hanya sebentar saja..." (hal 231) - ojo grusagrusu 😂
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
July 30, 2019
"Kepercayaan itu memang bukan sesuatu yang bisa dipaksakan." (hal.280)

Dari awal rumah tangga Anna dan Frans adem ayem. Tiba-tiba di guncang badai begini pun langsung goyah. Secara, landasan pernikahan mereka tuh kan bukan cinta. Salah Frans juga kan menikahi Anna bukan karena cinta. Tapi, ya mau gimana lagi sudah terlanjur kan?

Selain kepercayaan satu sama lain, apa yang bisa diharapkan? Walau sebenarnya Frans sudah jatuh cinta sama Anna. Makanya cemburunya membabi buta begitu waktu melihat kejadian yang membuatnya salah paham dengan Anna. Tapi, apa alasan Anna marah besar pada Frans saat tahu masa lalu Frans datang? Apa mereka sanggup untuk melalui badai ini?

Banyak hikmah dalam cerita ini yang bisa di petik. Setiap masalah ya di omongin, jangan kayak Frans yang tiba-tiba menuduh. Jangan pula kayak Anna yang tidak bisa meneliti perasaannya dengan baik. Oh ya, ilangin gengsi gede kalau sama pasangan apalagi suami istri. Ayee aku bahasanya kayak yang udah pengalaman wkwk ini yang aku petik hikmah dari cerita ini 😂

Karakter serta penokohannya dapet banget feelnya. Dan setiap tokoh yang perlahan muncul pun nggak membuat tokoh lainnya jadi ketimpang.

Alur ceritanya pun tertata baik. Dari penggalan kisah masa lalu sampai penyelesaian konfliknya klimaks abis.

Suka deh, pas ka Mala tuh menyelesaikan konfliknya dengan rapih. Bikin aku gemes gemes gimana gituh. Walau emang, Anna bikin cerita ini seakan muter-muter dengan konflik yang ada. Tapi, Frans sabar banget. Dan endingnya pun cukup manis.

Oh yaa, aku sukak deh di tiap part ada quotes nya. Dan cover edisi terbarunya bikin seger. Overall, keren dan recomended. Sukses selalu ka Mala ditunggu karya selanjutnya
Profile Image for Rini Surastika.
52 reviews6 followers
June 15, 2020
"Rumah adalah tempat mengisi ulang semangat dan daya hidup untuk menjalani hari-hari selanjutnya." (Hlm 98).
.
Cerita yang emosional, aku awalnya menebak-nebak kalau kejadian di masa lalu Anna dan Prof. Sindu tidak akan separah itu, tapi ternyata ini lebih parah, aku bingung siapa yang salah di sini.

Di awal-awal aku sudah nethink tentang banyak hal, hubungan Anna dan Prof. Sindu, hubungan Frans dan Pramitha, belum lagi ada tambahan scene tentang salah seorang perempuan yang mengaku hamil pada Frans😭.

Dari sisi Anna, aku gak menyukai dia yang sedikit agresif di masa lalu, tapi aku juga coba menempatkan posisi sebagai Anna, dan memang di saat emosi yang labil bisa menyebabkan dampak buruk, apalagi jika itu menyangkut perasaan ke lawan jenis🙈.

Aku suka nama karakternya yang unik, dua di antaranya adalah Igais Buwana Dewi dan Sindu Mahendradatta, aku rasa namanya punya makna tersendiri yang sayangnya tidak dijelaskan di novel ini.

Setelah kupikir-kupikir konfliknya ternyata lumayan ringan walaupun tetap bikin nyesek, ini lebih ke kesalahpahaman dan ketidajujuran yang menyebabkan pandangan Frans ke Anna memburuk dan begitu juga sebaliknya.

Untuk covernya aku rada terganggu dengan fontnya yang membayang🙈.

Overal, aku suka sama novel ini karena membahas tentang pentingnya komunikasi dan keterbukaan dalam sebuah pernikahan❤.


Profile Image for Rara Purnomo.
283 reviews28 followers
June 22, 2019
Mbak Mala jago banget bikin tokoh protagonis ngeselin.. haha.
Dulu baca Elle tuh yaampun, ngeselin banget karakternya, si Anna ini ternyata11-12. Alhamdulillah untung swamiknya baek dan penyabar... terlepas dari perbuatannya ke Anna. Aku nggak bisa 100% nyalahin Frans, soalnya yang diperbuat Anna itu jelas nggak bisa dianggap sepele. Wajar lakinya ngamuk.

Catatan aja, Frans - Anna ini kok rasanya minim komunikasi ya. Agak nggak dapet gitu chemistrynya menurutku.

Sempet baca komen yang intinya bilang cewek macam Anna ini 'trash'. Aku pribadi, ya jelas nggak setujulah sama yang namanya perselingkuhan.. tapi, kadang yang namanya suka itu ya kan nggak bisa milih. Tiba-tiba aja sudah terjerat gitu aja.
Jadi, tanpa bermaksud membenarkan maupun mendukung perselingkuhan, cuma mau bilang bahwa kadang pihak yang jatuh hati sama orang yang sudah berpasangan juga merasa sedih, merasa bingung mau diapakan perasaannya yang keliru itu, lho.

Anyway, bukunya cukup menghibur meskipun typo bertebaran dan Anna ngeselin 😂
⭐⭐⭐
Profile Image for Alysalza.
32 reviews3 followers
May 27, 2020
Jarak kadang memicu pertikaian dalam suatu hubungan, apalagi jika adanya jarak lalu yang berjuang hanya sepihak. Frans dan Anna, sepasang suami istri yang terpisah jarak antara Surabaya-Bandung. Tidak seperti Frans, Anna masih menyimpan rasa pada sosok DIA , masa lalu Anna depan tahun lalu. Belum cukup jarak yang memisahkan, sosok itu yang telah mengatakan pada anna 'aku tidak akan kembali'. Nyatanya muncul sebagai dekan di universitas tempat Anna mengajar. Belum cukup soal jarak dan perasaan Frans yang sepihak, nyatanya tiga tahun membangun rumah tangga bersama, mereka belum juga dikaruniai sosok mungil yang seolah tanpa itu malah menambah jarak diantara mereka.


"Cerita ini menurut aku versi 'struggle' banget. Dimana jarak, perasaan yang nggak berbalas, belum dikaruniai seorang anak, dan hadirnya masa lalu yang membuatnya makin menarik dan benar-benar membuat aku nggak bisa mendeskripsikan secara jelas, tapi cerita ini benar-benar membuat perasaanku berkecamuk dan disisi lain juga terkesima"
Profile Image for Gabriella Halim.
194 reviews13 followers
July 22, 2019
more on: https://whatsgabyread.blogspot.com/20...

Ngbahas novel ini sendiri berasa ketampar. Long distance marriage will never easy. Aku pernah ngejalanin LDR, dan itu setiap hari isinya ribut terus. Beneran deh. Mulai dari hal receh remeh temeh, sampe ke masalah yang beneran perlu diperdebatkan. Dan itu capek buanget. Rasanya kayak pengen putus aja. Tapi di sini, Frans superb baik! Ya ampun, sayang banget sama Frans. Bela-belain flight malem demi ketemu Anna barang berapa jam aja. Meskipun akhirnya sama Anna ditinggal karena urusan kampus juga.


Profile Image for Hilda Andini.
10 reviews
April 20, 2019
Suka bangettt. Gregetan sih sebenernya. Orang-orang yang berpendidikan tinggi bisa juga melakukan hal yang gak beradab dengan mengatasnamakan cinta. Hrrrr. Love is blind, katanya. Suka sama setiap karakter tokohnya. Kuat banget. Cuma di bagian akhir sifat Anna malah labil kayak ABG gitu. Padahal dari awal dia diceritakan sebagai wanita yang dewasa dan berwibawa. Itu doang sih yang agak ganggu, selebihnya bagus banget. 4,6🌟
Profile Image for Dee.
93 reviews1 follower
April 23, 2018
Cinta itu bener2 gak bisa di tebak. Disaat lagie sayang2 nya malah terpisah... disaat udh berhasil move on ehh di mantan terindah di masa lalu malah datang ... bikin Galau tingkat Dewa.
Tapi lagie cinta gak bisa di terka..krn ternyata "mantan terindah itu gak ada, yang ada hanya Jodoh terindah" krn kalo di sebut terindah itu gak mungkin jd mantan.
Anna dan Frans Contoh nya... walau di goda dan galau dgn kembali nya si masa lalu tp cinta menyadarkan mereka arti kata Cemburu dan gak ingin kehilangan.
Profile Image for nahes..
315 reviews15 followers
February 19, 2020
3.8/5⭐
Akhirnya selesai baca ini😭 sempat takut sama konfliknya krn authornya kadang bikin konfliknya kyk tornado dahsyatnya😆
Dipertengahan sempat ragu Anna end up sama siapa, eh ternyata.. hehehee memuaskan endingnya🥰
Last but not least, bagian menuju ending berhasil buat aku meleleh+mau nangees saking sweetnya mas suami:')
3 reviews
May 22, 2020
Buku ini mengajarkan saya bahwa ketika kita menikahi seseorang, kita menikahi seluruh bagian dari hidup pasangan kita, beserta manis dan pahitn masa lalunya. Sebagai pembaca saja saya sulit menerima bahwa karakter Ann dan Frans punya masa lalu masing-masing, apalagi di dunia nyata ya hahaha. Tapi fun story, masalahnya gak lebay, pas, gak drama, tp gak flat juga. Loveeeed it!
Profile Image for nasya.
783 reviews
December 2, 2024
Baru pertengahan novel, emosiku sudah sangat diuji. Semua tokohnya ngeselin, dari Anna yang kesannya membuka hati, Frans yang abussive, Sindu yang nekat, munculnya mantannya Frans. Untungnya emosinya nggak lama, menjelang ke akhir interaksi Anna sama Frans lucu. Walau masih berharap muncul tokoh orangtua dari mereka berdua, biasanya kalo hamil, entah mertua atau orangtuanya kan suka jenguk.
Profile Image for pidaalandrian.
364 reviews5 followers
October 21, 2018
RATING 4.5/5

Kedua kalinya baca dan nggak pernah ada kata bosan. Membaca buku ini bisa menambah wawasan kita juga tentang pernikahan. Suka sama alur ceritanya yang membangun dan positif.
Rekomended ;)
Profile Image for Apfia Dita.
15 reviews
January 2, 2020
Salut banget cerita di Wattpad makin variatif

Novel ini ceritanya bagus. Bertema pernikahan, mengangkat cerita tumbuhnya cinta di pernikahan yang baru tumbuh setelah menikah. Cinta karena terbiasa.
Profile Image for R-Qie R-Qie.
Author 4 books9 followers
July 15, 2021
Tema yang terbilang mainstream dan jalan ceritanya mudah ditebak. Akan tetapi cara penyampaiannya asyik. Karakter-karakternya terbangun dengan apik serta konflik yang lumayan greget. Tiga bintang.
Displaying 1 - 30 of 45 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.