Anak baru pindahan dari Jakarta itu demikian menarik. Selain baik hati, ramah, dan hangat, dia pun cerdas. Dan, yang membuat semua siswa begitu memperhatikannya, Pink cantik sekali. Seolah Tuhan memahat khusus wajahnya dengan sempurna.
Pink pun jadi rebutan para siswa. Tetapi, senyum Pink tetap terkembang untuk semua orang. Hanya Danu, cowok cool yang gape main basket itu yang belum pernah mencoba mendekatinya.
Akhirnya, Danu memberanikan diri mendekati Pink, dan dia berhasil mengajak Pink jalan-jalan ke Malioboro saat malam minggu. Satu hari dalam hidup Danu yang tidak akan pernah dia lupakan, sepanjang hidupnya.
Sayang ... seribu sayang, Danu harus kecewa pada akhirnya. Dia tak pernah menyangka, gadis secantik dan sebaik Pink ... Siapa sesungguhnya Pink?
Bersama Kumpulan Cerita Islami Pink ini, kita akan banyak menuai pelajaran hidup dari keseharian kita yang sering terlewatkan dan terlupakan.
Penulis asal daerah poci Tegal ini, punya nama lengkap Sinta Yudisia Wisudanti. Penulis pernah kuliah di STAN Jakarta sampai tingkat II, mengaku aktivitas tulis menulisnya sebagai bentuk penyaluran dari hobinya berkorespondensi dan membaca. Tak heran kalau tulisan-tulisan fiksinya sangat beragam mulai melodrama, komedi, science fiction, historical fiction, sampai cerita-cerita perjuangan dengan latar dalam dan luar negeri yang kerap menghiasi berbagai media cetak, terutama majalah Annida.
Kenapa rating di GR rendah? Padahal Pink jadi salah satu cerpen yang susah saya lupakan. Dan... saya baru tahu... kalau Sinta Yudisia... cowok (eh, iya bukan? Kayaknya saya salah, bukan Sinta Yudisia karena di sini ditulis female). Entah ke mana novel ini ya, atau dulu saya pinjam? Begitulah.