Jump to ratings and reviews
Rate this book

Heartwarming Chocolate

Rate this book
Whattt?? Marzipan tutup? Viola shock berat begitu tahu kedai minuman cokelat favorit itu tutup untuk selamanya karena sang pemilik akan pindah.

Sebelum pergi, pemilik kedai malah memberikan tantangan kepada Viola dan Auden, pria yang baru saja dikenalnya karena sama-sama penggemar berat cokelat Marzipan. Kalau pengin banget minum, kenapa tidak bikin sendiri? Shock tahap dua! Viola tidak pernah akur dengan urusan dapur, ia hanya bisa saling pandang dengan Auden.

Demi dapat merasakan lagi surga kelezatan cokelat Marzipan, Viola dan Auden jadi sering bertemu. Di tengah rasa penasaran menemukan racikan cokelat yang pas, secara perlahan Viola dan Auden mulai saling membuka diri. Sayangnya, salah satu dari mereka terlalu jauh menyelami luka terdalam yang lainnya. Hubungan yang harusnya berlanjut hangat, terpaksa tersendat.

232 pages, Paperback

First published October 1, 2016

21 people are currently reading
415 people want to read

About the author

Prisca Primasari

38 books679 followers
English Literature graduate. A sleeping witch who loves pastel goth, sugar, spice, and everything nice.

Her hobbies are writing, traveling, reading all kinda literary works, watching movies and anime, and listening to music.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
168 (21%)
4 stars
367 (46%)
3 stars
225 (28%)
2 stars
18 (2%)
1 star
3 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 243 reviews
Profile Image for Hana Bilqisthi.
Author 4 books279 followers
February 7, 2017
Ada giveaway 1 Hearwarming Chocolate di IG @hanabilqisthi https://www.instagram.com/p/BPBVFp0jK...
DL : 10 Januari 2017 23:59 WIB

Hana Book Review

Review ini juga bisa dibaca di blog Hana Book Review

Heartwarming Chocolate adalah bacaan yang ringan, bisa diselesaikan dengan cepat, dan memiliki narasi setting yang yang indah. Membaca buku ini menambah pengetahuanku tentang jenis-jenis cokelat dan sejarah kedai cokelat. Selain itu, Heartwarming Chocolate sukses membuatku ngiler ingin minum cokelat saking detail deskripsi cokelatnya. Dan tidak ketinggalan, covernya cantik. Bookstagramable. Bisa banget buat memenuhi bookstagram challenge #foodonthecover.

Hal lain yang aku sukai dari novel ini adalah aku dapat mengidentifikasi kan diri dengan latar belakang dan beberapa karakteristik Viola. Kami sama-sama memiliki orang tua bercerai, anak pertama dan sama-sama fangirl yang punya imagenary boyfriend. Yeah!

Pesan yang ada di buku ini juga bagus. Aku belajar tentang pentingnya menghargai proses, tentang berani menghadapi masalah, tentang berhenti berperilaku seolah kita ini korban, tentang berusaha membuat kebahagian sendiri dan tentang pentingnya keluarga.

Cerita cintanya juga lumayan menghibur, apalagi kalau kamu suka kisah cinta dimana sang perempuan lebih tua dibanding tokoh utama lelaki.

Tapi ada beberapa bagian dalam buku ini membuatku kesal ketika membacanya:
*spoiler alert *
hal yang akan aku bahas akan membocorkan sebagian besar cerita


Overall, Heartwarming chocolate lumayan menghibur :D

Profile Image for Rezza Dwi.
Author 1 book278 followers
April 26, 2018
3,5⭐

Toko cokelat favorit Viola tutup. Dari sanalah semuanya bermulai. Pertemuannya, penemuannya, dan hal-hal yang dimengerti lebih dari sekadar pencapaian.

Seperti biasa. Selalu lebih dari sekadar romance untuk tiap tulisan Mbak Prisca. Ada sesuatu yang hangat dari karyanya. Apalagi cerita ini. Judul menunjukkan.

Selain dibikin jadi kepengin cokelat, aku juga jadi pengin ketemu cowok macam Auden--yang netral tapi rapuh /haiyaa/ 😂

Konfliknya sederhana, alurnya ringan. Well, untuk ukuran novel 223 halaman, buku ini lumayan. Bisa dijadikan kudapan pas lagi kepengin baca romance ringan yang hangat, lembut, dan manis.
Profile Image for Dini Afiandri.
Author 4 books17 followers
December 14, 2016
Tulisan terbaru mbak Prisca ini terasa segar. Review lengkap menyusul. Segera.

====Diedit 14 Desember 2016====

Sebagaimana yang telah saya sebutkan, novel teranyar dari mbak Prisca ini memang terasa segar. Kalau biasanya tulisan mbak Prisca kental dengan nuansa fairy tale dan terkesan suram, gelap dan gloomy seperti contohnya Purple Eyes dan French Pink, maka novel Heartwarming Chocolate bisa dikatakan sebaliknya. Novel ini ringan, ceria dan penuh humor, tapi tetap dengan ciri khas mbak Prisca: menghangatkan hati.

Pertama-tama, saya ingin mengulas novel ini mulai dari pemilihan judulnya. Judul Heartwarming Chocolate menurut saya pas, menarik, dan sesuai dengan genre Yummy Lit dari penerbit, yaitu tentang makanan.
Tapi, mengapa harus diberi sub-judul "Merindukan Hangatnya Dekapanmu"? Menurut saya, sub-judulnya kurang relevan dengan isi ceritanya sendiri. Padahal isi cerita novel ini jauh dari kesan lebay.
Mungkin ini hanya soal selera, tapi menurut saya, novel ini sudah punya judul yang bagus tanpa harus ditambah sub-judul.

Selanjutnya, mari kita masuk ke pembahasan plot dan karakter. Saya sangat menyukai karakter Viola yang ceriwis. Kecerewetan Viola, terutama ketika bertengkar dengan Olav-adiknya, sangat menarik dan menghibur. Bila biasanya tokoh protagonis wanita di novel mbak Prisca terkesan sedih, maka keceriaan Viola di tulisan ini memberikan rasa baru.

Hubungan kakak berada antara Viola dan Olav, juga Auden dengan Reagan, berhasil digambarkan dengan sangat baik. Interaksi mereka kadang membuat pembaca tersenyum, tersentuh, dan di beberapa bagian-khususnya antara Auden dan Reagan-bikin kesal dan geregetan.

Auden, sebagai tokoh utama pria, diberikan ciri khas yang pas karena punya alergi yang unik. Saya mendapati interaksi dan perkembangan hubungan Viola dengan Auden juga manis, dengan kadar yang pas. Saya sangat suka bagian penutupnya, ketika Viola dan Auden saling mencicipi minuman cokelat buatan mereka masing-masing. Sedangkan bagian yang paling berkesan buat saya adalah bagaimana akhir hubungan Auden dan Reagan sebagai kakak adik yang awalnya tidak akur. Adegannya sukses mengaduk-aduk perasaan saya sebagai pembaca.

Pada intinya, Heartwarming Chocolate memang hanya kisah tentang sepasang pria dan wanita yang sama-sama menggemari cokelat dan berusaha membuat minuman cokelat sendiri setelah kedai kesayangan mereka tutup. Tapi saya sangat menikmati bagaimana cerita ini dijalin, elemen-elemen cerita diseduh dan diaduk perlahan-lahan seperti membuat segelas cokelat hangat. Ada nilai tambah karena proses pembuatan cokelatnya, meski dibahas detil pada bagian awal, tidak perlu dijabarkan sampai akhir dan cerita difokuskan pada hubungan Viola, Auden, dan Reagan.

Selain itu, para pemeran pendamping, seperti bu Elisa dan bu Anyelir, meski terkesan agak mirip penggambaran fisiknya, suara dan sifat karakternya tetap berbeda. Saya juga menikmati latar Bandung yang digambarkan di buku ini. Rasanya saya bisa menebak outlet mana yang dijadikan model untuk kantor Viola, Anyelir Shoes. Saya juga suka dengan desain sepatu yang dibuat Viola dan teman-teman satu kantornya.

Secara keseluruhan, Heartwarming Chocolate adalah bacaan yang ringan, segar, dan hangat. Buku ini berhasil memuaskan saya sebagai penggemar cokelat, dan memberikan efek bahagia yang sama seperti menikmati segelas cokelat hangat. Empat bintang untuk novel ini.

Salut untuk mbak Prisca. Saya nantikan sekali karya-karya mbak Prisca berikutnya, termasuk Lovely Heist yang akan terbit tahun depan. Saya akan sabar menunggu.
Profile Image for Lelita P..
633 reviews58 followers
January 8, 2017
Membaca dua buku manis berturut-turut... yah, itu tidak bagus. Karena rasa manis dari buku pertama--mau tidak mau--akan menutupi rasa manis buku kedua, tak peduli kadar manis kedua buku itu sama sekalipun. Dalam kasus ini malah rasa manis buku pertama terlalu kuat sampai-sampai sulit memberi ruang tersisa untuk manisnya buku kedua. Maafkan ya, Heartwarming Chocolate....

Anyway, still a light and sweet novel. Ini buku Mbak Prisca yang menurut saya paling nggak Mbak Prisca. Rasanya kayak baca teenlit/young adult biasa gitu, meskipun tetap ada elemen-elemen khas Mbak Prisca: cokelat, "saya-kamu", cerita keluarga, hal-hal manis. Tapi... entah kenapa, citarasa bahasanya kurang Mbak Prisca. Selama membaca saya hampir lupa bahwa ini karya seorang Prisca Primasari--sesuatu yang baru terjadi pertama kali.

Tapi, sekali lagi, bukan berarti novel ini nggak bagus. Malah unyu banget, dan saya cukup amazed karena Mbak Prisca ternyata bisa juga menulis dengan gaya "sepopuler" ini. Sisi positif lainnya adalah novel ini sangat realistis. Pasti novel ini adalah novel Mbak Prisca yang paling sedikit kadar kemagisannya. XD Hal itu menjadikan novel ini lebih membumi. Lumayan cocok buat saya, entah pembaca lain.

Tokoh Viola dan Auden terasa realistis, tipikal orang yang--secara latar belakang--mudah ditemukan di sekeliling kita sehari-hari, tidak seperti novel Mbak Prisca biasanya yang latar belakang tokohnya selalu wow. Saya suka kedodolan dan kelebayan Viola, juga Auden yang sepintas cool tapi ternyata rapuh. Pembangunan chemistry mereka pun pas--tidak terlalu cepat, juga tidak terlalu lambat, sesuai dengan panjang novelnya yang tidak tebal. Lucu aja ngeliat pasangan beda umur itu--cowok kuliahan sama teteh-teteh. :)))

Tentu saja yang paling win adalah Olav. :D Dan nama Olav itu mengingatkan pada Neil Patrick Harris... eh maksudnya, Count Olaf. XP

Ngomong-ngomong, ada beberapa blunder:
1) Di awal dituliskan bahwa Olav baru masuk kuliah, tapi beberapa halaman setelahnya dikatakan bahwa Olav sudah semester tujuh.
2) Di awal dituliskan bahwa Kedai Marzipan buka hanya pukul 06.00-12.00, tapi di adegan belakang ada Bu Anyelir mengunjungi kedai itu sore-sore mau beli cokelat. Walaupun kedainya udah tutup kan harusnya kalau mau beli cokelat Bu Anyelir ke sananya pagi atau siang?

Suka banget sama endingnya, btw. Meninggalkan jejak senyum puas di wajah, dan hati yang meleleh bagaikan cokelat. :3

Bacaan yang pas bagi pecinta cokelat~
Profile Image for Aldrina.
84 reviews15 followers
July 31, 2022
Heartwarming Chocolate menceritakan tentang 2 tokoh utama, yakni Viola dan Auden yang menggunakan sudut pandang orang ketiga. Yang mana kadang povnya ganti2an dari Viola ke Auden.

Novel ini bercerita tentang Viola seorang designer sepatu berbakat yang suka minum coklat panas Marzipan, dan bercerita tentang Auden seorang mahasiswa sastra Inggris yang juga suka minum coklat panas Marzipan.

Di novel ini, coklat panas Marzipan lah yang seolah menjadi penyambung jalannya cerita. Gara2 tutupnya Marzipan karna suatu alasan, jadinya Viola dan Auden mencoba membuat coklat mereka masing2 dgn modal kunjungan seminggu ke rumah pemilik resep—Bu Elisa. Walaupun kedengerannya sepele, tapi ternyata coklat tsb punya peran tersendiri di kehidupan para tokoh utama.

Novel ini heartwarming—kayak judulnya. Ada unsur family issues dari kedua tokoh yang cukup relevan, selain itu pembaca akan menemukan narasi2 tentang coklat panas yang bikin ngiler:D
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
November 7, 2016
Aku suka banget sama cokelat dan ketika tahu Kak Prisca akan menerbitkan novel ini, aku sangat antusias sekali. Ceritanya sederhana sekali, tentang Viola dan Auden yang berjuang membuat cokelat seperti cokelat kesukaan mereka yang biasa dibeli di Kafe Marzipan milik Bu Eliza.

Tak disangka, hari demi hari yang mereka lalui, membuat keduanya semakin dekat dan perlahan-lahan saling membuka hati. Pertemuan mereka karena cokelat pun akhirnya yang membuat mereka bisa berdamai dengan masa lalu, terutama mengenai keluarga masing-masing.

Sebuah kisah yang menghangatkan hati, cocok sekali dibaca saat sore hari ditemani secangkir cokelat hangat makin membuatmu jatuh cinta :)
Profile Image for Ifa Inziati.
Author 3 books60 followers
November 13, 2016
Hari ini:
- ke kedai Kopital minum Frappe Choco Avocado
- ke Rumah Buku beli buku ini
- pulang, baca buku ini
- seduh Chocolatos Hot Chocolate yang dicampur sedikit susu Ultra putih

Kalau setelah ini ada hujan cokelat pun, rasanya saya nggak heran.

N.B. Ulasan sudah tayang di @coverlylove_id di Instagram. Boleh dicek, Kakak... di-follow juga mangga. Hehe.
Profile Image for cealiterary☕️.
37 reviews17 followers
July 6, 2025
Cozy and heartwarming as it’s title! 4.3/5🌟🍫✨💗

Tbh, I'm not really into this kind of romance novel. But still, It's such a cozy & heartwarming book.
It’s magical rasanya ikutan hangat ada di dalam cerita bisa merasa sedih, seneng, ikut senyum-senyum sendiri, gemes, dan jadi buat aku kepengen hot chocolate!😭🌷

Makin yakin emang ga ada makanan yang rasanya sama persis meski pakai resep yang sama. Perasaan seseorang pas lagi masak itu sangat mempengaruhi cita rasa makanan.

Well, lets drink chocolate together with Auden and Viola🍫🍪💥
Profile Image for grace.
165 reviews6 followers
April 3, 2022
⭐: 4/5

well done, kak prisca! seperti biasa, bumbu konfliknya enggak terlalu berat, bikin aku enjoy bacanya dari awal sampai akhir. duh, jadi pengin minum cokelat deh. •.•"
Profile Image for aynsrtn.
521 reviews18 followers
March 11, 2025
Coklat itu pada dasarnya pahit. Namun, bisa menjadi manis, jika ditambahkan gula, susu, dan senyum kamu~ uhuk.

Buku ini menceritakan tentang Viola yang sangat menyukai coklat di cafe Marzipan. Suatu hari cafe tersebut tutup selamanya, Viola pun bertemu dengan Auden, sama-sama penyuka coklat. Mereka kemudian sama-sama ke rumah Bu Elisa, pemilik cafe Marzipan, untuk belajar membuat minuman coklat seenak cafe tersebut. Dari partner membuat minuman coklat menjadi partner *uhuk* hidup~

Membaca ini manis banget. Konfliknya ringan. Hanya 232 halaman jadi bisa dibaca sekali duduk. Penggambaran coklatnya sangat detail, serasa diajak mencicipi trial and error Viola dan Auden dalam membuat minuman coklat. Perjalanan asmara Viola dan Auden pun dibuat gemes-gemes perlahan, apalagi Auden lebih muda dari Viola [pesona cwk berondong, sekalinya bergerak membuat teriak]. Sub-plotnya sebenarnya cukup berat, namun dikemas dengan singkat, padat, dan dibuat ringan. Ya, jadi tidak ada drama-drama berkepanjangan. Ps. suka banget sama catatannya Viola dan Auden :3

Kalau butuh bacaan romance santai dan ringan yang bisa bikin kamu ketagihan coklat, bisa baca buku ini.
Profile Image for michella .
68 reviews3 followers
July 11, 2022
"Secangkir cokelat memang mampu memanggil kasih sayang yang sempat terlupakan."

A fast-paced book that you can't even stop reading because the story flows so beautifully yet delivers what the author has insisted in the book. To be fair, the topic is kinda heavy, but once again, the author brought up the story and turned it into a light read, just like the other books by Prisca Primasari. Or in other words, I just adore all her books. I am not trying to be biased right now, but the story itself is so addicting and heartwarming. The title is a perfect fit for the content, which is as heartwarming as a cup of Marzipan hot chocolate. There's no forced plot elements, everything just flows as it is. I highly recommend this book as a read-in-one-sitting book. Also, bring your favorite hot jocolatte by your side! Totally loved it!
Profile Image for Gabriella Halim.
194 reviews13 followers
April 28, 2019
more on: https://whatsgabyread.blogspot.com/20...

Novel yang sudah kutimbun dua setengah tahun lamanya. Iya, dua setengah tahun. Kutimbun sampai aku sendiri juga lupa kalau punya novel ini.

Kesan setelah baca novel ini menyenangkan. Hangat. Bener deh, persis kayak judulnya. Masalah keluarga Viola, keluarganya Auden, dan pembuatan cokelat itu sendiri. Menurutku, novel ini cukup rumit masalah keluarganya. Karena banyak yang nggak kita tau di awal. Jadi kita menebak-nebak bagaimana hubungan Viola dengan keluarganya pun Auden.


Profile Image for Aisy.
36 reviews
January 15, 2025
Sebenarnya, romance is not my cup of tea, tapi gapapalah once in a while. Bacaan ringan, konflik sehari-hari dengan secangkir coklat. Udah lama ga ngerasain kupu-kupu di perut.
Profile Image for Perpustakaan Dhila.
200 reviews12 followers
February 17, 2017
3.5 ⭐

Heartwarming Chocolate adalah buku ketiga Prisca Primasari yang saya baca--setelah Evergreen dan French Pink--dan seri #YummyLit keenam yang berhasil saya selesaikan. Saya kali pertama jatuh cinta dengan karya Prisca melalui novel berjudul Evergreen.

Sama seperti seri #YummyLit lainnya, kali ini juga mengangkat tema makanan atau minuman yang yummy. Prisca kebagian mengangkat tema cokelat! Sejak awal pembaca sudah disuguhi deskripsi kelezatan cokelat buatan kedai Marzipan dalam bayangan Viola, tokoh utama cerita ini. Viola saking tergila-gilanya dengan cokelat dari kedai tersebut sampai punya '9 Prosuder Meminum Cokelat Marzipan'. Hahaha.

Konflik yang disajikan sebenarnya sederhana. Viola yang seorang desainer sepatu dan Auden yang seorang mahasiswa 'ditantang' untuk membuat cokelat seenak buatan kedai Marzipan, sejak mengetahui kedai itu akan tutup selamanya. Mampukah dua orang tersebut menciptakan cokelat yang mirip--atau minimal mendekati--kelezatan Marzipan?

Sebenarnya sebelum memulai membaca novel ini, saya tidak berekspektasi tinggi. Sebab sempat sedikit membaca ulasan dari beberapa orang yang mengatakan novel ini tidak sebagus karya Prisca yang lain. Untungnya saya tidak terlalu kecewa. Memang jika dibandingkan Evergreen, saya masih memfavoritkan novel bersampul hijau itu.

Saya masih menemukan kekhasan Prisca dalam novel ini. Ada kisah-kisah dongeng dan fantasi yang diselipkan, hal berbau Jepang, serta tokoh yang fangirling dengan tokoh terkenal (dan iya, ganteng). Menurut saya itu khas dari karya-karya Prisca--setidaknya yang sudah saya baca.

Kekurangan karya ini, seperti yang banyak pembacanya keluhkan, adalah hubungan Viola yang ikut campur dalam hubungan persaudaraan Auden-Reagan yang terkesan sangat dipaksakan dan beberapa logika yang bolong sana-sini (satu cangkir dibagi berdua itu ngggg).

Terlepas dari itu, novel ini manis. Prisca banyak memasukkan sejarah-sejarah cokelat dan kedai cokelat. Juga beberapa situs minuman cokelat untuk informasi buat pembaca.

Nah, jangan lupa membaca buku ini sambil menikmati minuman cokelatmu, ya, Readers!
Profile Image for Air.
155 reviews13 followers
December 13, 2016
3.5 bintang! :-)
Profile Image for sava.
41 reviews1 follower
December 19, 2021
having a bad days n u read this?
ok.
u'll definitely cryin out loud no matter what.
Profile Image for Lina | Adlina H.
421 reviews20 followers
September 24, 2024
25/233

Sepanjang 25 halaman ini padahal cuma nyeritain tentang Viola yang nggak bisa minum cokelat kesayangannya tp geregetannya bisa bener2 kerasa banget 😭. Tp mungkin karena relate kali ya. Aku soalnya juga gitu. Pas udah bener2 mau menikmati minuman kesayangan tp selalu ada halangannya tuh sebelnya bs sampe sebel banget wkwkwk.

Mana si Viola real apes banget dia 😭

Eh btw aku baru sadar untuk di cerita ini mbak prisca pake lo-gue (di awal sih ga tau kebelakanganya). Tumben banget tp aku nggak ngerasa canggung juga. Langsung nyaman aja bacanya heheehe. Mbak prisca dan tulisannya yg selalu rapih👍


______


Ternyata tetep saya kamu kok hehehe. Kayaknya mba Prisca lebih menekankan pada karakternya. Kebetulan karakter Auden ini tipikal ngomongnya pake saya kamu sedangkan lingkungan pertemanan dan kerja Viola pakai longue.

Tapi emang kalo udah masuk ngobrol sama Auden terasa intimate banget kayak seolah si Auden ini bukan brondong wkwkwkwk.

______

Novel yang lembut, cerita yang lembut.

Sederhana tapi dalam. Auden dan Viola dipertemukan gara-gara sebuah cokelat. Rebutan. Dan koneksi mereka awalnyapun hanya sebatas urusan cokelat aja tapi gak tau kenapa, aku langsung bisa merasakan chemistry diantara keduanya.

Trus juga karakternya ga aneh aneh tapi yang kayak ku bilang, karakternya lebih ke lembut. Alurnya pelan tapi bikin penasaran dan aku suka banget jenis alur yang seperti ini. Romansanya juga slowburn tapi worth to follow banget.

Dan sesuai judulnya novel ini heartwarming, aku bisa merasakan hangatnya. Aku terharu di bagian keluarganya dan di bagian proses pembuatan cokelat itu sendiri. Romancenya ga perlu ditanya, tipis tapi asfagafshaj.

Ini novel yang bikin aku jadi pingin bisa ngeracik minuman cokelat juga 😭. Kayaknya sih ga bakal kejadian tp aku sangat ketrigger. Penggambaran tokonnya hunting cokelat, proses experimen mereka, dan akhirnya bagian akhir tentang "pendukung" yg bikin minuman mereka jadi sempurna, proses proses itu bs aku rasakan dengan jelas sampai2 aku sendiri jd pingin ngerasain cokelat buatan Viola dan Auden. Ini kalo bentuknya komik palingan aku dah ngiler sepanjang baca wkwwk.

Plis lah mahal gak sih itu bahan2 minuman cokelat mereka hahahha. Tp kayaknya sih harus punya dedikasi melewati puluhan kali kegqgalan kayak di cerita ini, nah komitmen itu yg yg kayaknya aku blm punya wkwkwkwkwk.
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
February 1, 2019
3.5 🌟

[7/100]

Diawali dengan maniaknya Viola sama minuman cokelat dan favoritnya itu cokelat di kedai Marzipan. Saking sukanya sama minuman cokelat kedai itu, Viola berusaha untuk selalu ngantri. Ya kedai itu emang selalu ramai pengunjung. Tapi sayangnya kabar terbaru yang dia dengar, kedai itu harus tutup.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Viola galau, ya minuman cokelat lain emang banyak sayangnya nggak seenak yang ada di kedai itu. Perkenalan dengan Auden inilah, semua hal tentang cokelat dipelajari oleh Viola. Dan juga cara belajar membuat minuman cokelat seenak Marzipan. Apakah Viola dan Auden bisa berhasil membuat minuman cokelat? 😊⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Ini buku seri Yummylit yang keempat kubaca, masih dengan tema yang sama. Cerita tentang minuman cokelat ini seru dan bagus. Gaya bercerita penulis juga menarik, apalagi ditambah notes-notes tentang cokelat bikin ngiler pas baca.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Aku suka juga sama karakter tokohnya, Viola yang katanya teteh-teteh ini kelakuannya kadang bikin gemes sih apalagi kalau sama Auden, kadang jutek abis. Untungnya si Auden ini baik, supel dan jelas dia kadang selalu ngalah sama Viola.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Gaya bahasa yang mengalir, sederhana enak banget buat diikutin. Ya aku baca cuman beberapa jam aja. Page turner bgt! 😍😍.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Memakai sudut pandang orang ketiga, aku terbawa suasana pas mereka sedih. Baper ih 😢😢.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Oh ya masalah setting waktu sih yang agak dikit menganggu. Apalagi perjalanan ke Ciwidey itu, menurutku kalau bolak balik ngabisin waktu. Juga ke Jatinangor, kayaknya ini lumayan juga apalagi naik taksi 😂.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Chemistrynya aku suka, feel banget. Apalagi Auden ini, tipe yang manis. So sweet aja gitu 💕.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Konfliknya bukan hanya tentang minuman cokelat, tapi juga ada tentang keluarga. Lengkap banget sih menurutku, aku suka cara penulis mengekseskusi konfliknya dengan baik. Jadinya emang pas, endingnya kusuka juga.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Overall, aku suka kok ceritanya 💕💕💕⁣⁣⁣
Profile Image for Vindaa.
190 reviews3 followers
August 18, 2025
Aaaaaakk, baca buku ini bawaannya senyam-senyum plus pengen minum cokelat 🍫

Gimana rasanya saat kamu punya cafe langganan yang menyediakan minuman favorit kamu pake banget, kalau ga minum itu rasanya ada yang kurang, lalu tiba-tiba tutup untuk selamanya?

Itulah yang terjadi pada Viola, desainer sepatu berusia 25 tahun, terobsesi pada cokelat dari kedai Marzipan. Ketika kedai itu tutup, ia bertemu Auden, cowok berusia 22 tahun, sesama penggemar coklat kesukaan Viola.

Karena cinta mereka yang sama pada Marzipan, Bu Elisa sang pemilik kedai memberikan tantangan manis pada mereka, untuk membuat sendiri cokelatnya. Dari situ, kebersamaan mereka tumbuh, menyiratkan kisah keluarga, rahasia, dan rasa yang perlahan membuka hati masing‑masing.

🍫🍫🍫

Perasaanku selama membaca buku ini hangat, nyaman, senang dan enjoy banget.

Chemistry antara tokoh utamanya tuh tumbuh pelan dan perlahan, tanpa drama yang gimana. Hubungan Viola dan Auden berkembang manis, natural, dan membuat nggak bisa berhenti membaca pokoknya 😍

Deskripsi cokelat yang dinarasikan penulis juga bikin ngiler. Detail aroma, tekstur sampai sensasi minum cokelat dibuat begitu tajam, bikin aku bisa membayangkan lumernya cokelat di lidah. Serius, habis baca ini aku langsung cari resep hack minuman cokelat, wkwk.

Meski konfliknya ga berat, tapi aku suka bagaimana penulis menggambarkan penyelesaian konflik tokohnya dengan halus nan cantik. Tidak hanya pada tokoh utama, solusi dari konflik tokoh pendukung pun memiliki pesan moral yang bisa diserap. Salah satunya, bahwa luka bisa sembuh dari hal-hal sederhana.

Novel ini mengingatkan kita bahwa luka hati tidak selalu butuh solusi besar. Kadang, kebersamaan yang tenang, percakapan yang tulus, dan minuman hangat bisa jadi awal penyembuhan.

Rekomendasi deh untuk bacaan sekali duduk, hangat seperti judulnya dan dijamin langsung pengen eksekusi cokelat setelahnya 😁
Profile Image for Bila.
315 reviews22 followers
September 9, 2018
"Kalian terlalu cepat ingin melihat hasil," ujar Bu Elisa. "Apapun yang dikerjakan dengan tujuan sedangkal itu, tidak akan bisa berakhir dengan manis. Kalian harus menikmati prosesnya. Menikmati eksperimen-eksperimen itu. Menikmati dan menghirup aroma cokelat, menikmati menuangkannya ke cangkir, merasakan kehangatan cokelat yang kalian seduh." (hal.65)


Ini buku kedua karya kak Prisca yang pernah kubaca, dan sekali lagi aku jatuh cinta dengan hampir semua yang ada di buku ini, walaupun menurut orang-orang yang sudah baca lebih banyak karyanya merasa kalau ini terlalu beda.

Dimulai dengan interaksi lucu adik-kakak yang tergambar lewat Viola-Olav yang sukses membuatku kesel-kesel-ngakak. Interaksi Viola dengan teman-temannya di tempat ia kerja, sampai usahanya bersama Auden dalam membuat minuman cokelat, dan juga konflik keluarga yang muncul... Ah rasanya cukup hangat. Sehangat cokelat.

Tapi ada hal yang sebenarnya cukup remeh tapi membuatku lumayan jengkel: penggambaran kota Bandung yang terkesan kurang riset, dimana ada 2 jarak yang disamakan, padahal kenyataannya bedanya hampir 10 kali lipat. Tapi sekali lagi, ini sebenarnya hal yang cukup remeh.

Tapi intinya, aku suka dan kurekomendasikan untuk dibaca bersama secangkir cokelat hangat (asal jangan sampai netes, apalagi tumpah ke bukumu. Kan ngeselin juga tau.) 😂

"Kadang-kadang, yang menentukan rasa minuman cokelat itu bukan bahan utamanya, lho." Dia tersenyum lebar. "Melainkan bahan pendukungnya." (hal.67)
Profile Image for Maynuverse.
70 reviews5 followers
November 5, 2022
Heartwarming Chocolate ini adalah buku ke-2 yang aku baca dari kak Prisca Primasari. Ceritanya sangat ringan dan sesederhana memperkenalkan macam-macam minuman cokelat dari sudut pandang yang berbeda di tiap peraciknya.

Seperti biasa, karya kak Prisca tuh emang sedikit ada magis-magisnya gitu. Seperti kedai Marzipan si penjual minuman cokelat yang lezat ini, ternyata memang memberikan kesan magis bagi penikmatnya.

Cerita ini bermula dari perkenalan dua tokoh utama di kedai Marzipan. Siapa sangka kalau kedai yang terkenal itu akhirnya tiba-tiba memutuskan untuk tutup selama-lamanya? Cokelat Marzipan yang terkenal lezat dan tiada duanya sudah tidak bisa mereka dapatkan lagi dimana pun. Sampai pada akhirnya kebetulan-kebetulan yang magis hadir pada tokoh utama si Viola dengan menunjukkan ke mana ia harus menemukan cokelat selezat dark chocolate Marzipan!

Perjalanan menemukan cokelat selezat Marzipan ternyata melalui banyak kisah pendukung seperti keluarga, teman, rumah tangga dll karena si penulis ingin menyampaikan pesan bahwa minuman cokelat yang terasa lezat memiliki rasa yang berbeda tergantung bagaimana emosi sang peraciknya.

Membaca buku ini seperti mengenang buku-buku lama di tahun 2012an karena vibes dan penggunaan katanya terasa lawas. Ada beberapa part yang bahkan menurutku sudah terlalu usang untuk ditulis mengingat aku baru membacanya pada tahun 2022.
Profile Image for Dyah.
1,110 reviews63 followers
December 9, 2021
Aku percaya, setiap buku punya waktunya sendiri untuk dibaca. Dan itu sekali lagi terbukti dengan Heartwarming Chocolate ini, yang sudah berada di TBR-ku selama sekian tahun. Pertama kali aku mulai baca, baru satu bab sudah kututup dan tinggalkan, karena saat itu aku merasa tidak bisa masuk ke ceritanya. Baru sewaktu aku membukanya lagi kemarin, aku bisa lancar banget bacanya. Kenapa bisa begitu? Baca terus ya 🤭⬇
.
Heartwarming Chocolate mengisahkan seorang gadis bernama Viola, kerja sebagai desainer sepatu, tinggal cuma berdua sama adik laki-lakinya (karena orangtuanya sudah bercerai dan tinggal terpisah di luar kota), dan keranjingan minum coklat dari sebuah toko bernama Marzipan.
Hidup Viola terguncang ketika suatu hari dia mendapati toko Marzipan ditutup untuk selamanya. Di depan toko, Viola bertemu dengan seorang pemuda bernama Auden yang juga penggemar coklat Marzipan. Ternyata Auden kenal dengan pemilik toko Marzipan, dan mengajak Viola untuk mendatangi rumah sang pemilik toko.
Dari situ, dimulailah hubungan antara Viola dan Auden, yang sarat dengan coklat.
.
Aku suka hubungan Viola dan Auden yang manisnya cukup, ngga giung, dan ngga insta-love. Menurutku chemistry di antara keduanya terasa.
Drama keluarganya kurang drama, tapi aku ngga peduli, karena fokus aku ngga ke situ.
Gaya berceritanya mengalir, sehingga enak diikuti dari awal sampai akhir. Bisa dibaca sekali duduk, kalau ngga ada distraksi.
.
Timing aku baca buku ini rasanya tepat sekali, salah satunya karena aku lagi kangen Bandung, dan cerita ini berlatar tempat di Bandung 😭 rasanya aku bernostalgia jalan-jalan di daerah Riau, Setiabudhi, Lembang ... Langsung kebayang gitu atmosfernya.
Dan ya, aku sangat menikmati cerita Heartwaming Chocolate. Meskipun aku bukan penggemar berat coklat, I do love a good hot chocolate.
Profile Image for Arista Vee.
Author 6 books44 followers
December 1, 2017
Gimana sih kalau minuman Fav kamu tiba-tiba nggak dijual lagi? Sedih dong ya? Sama kayak Viola dan Auden yang mendapati minuman Kesukaan mereka tiba-tiba harus raib karena si pemilik harus gulung tikar. Marzipan, minuman paling nikmat bagi keduanya yang pada akhirnya membuat mereka dalam lingkaran yang sama.

Cerita ini manis kayak cokelat, tapi ada rasa pahitnya juga. Konfliknya sederhana, mengambil konflik dalam diri masing2 tokoh. Aku jatuh cinta sama Auden sumpah manis banget dia wkwk. Cuma bahasanya Auden sama adiknya terlalu kaku :(. Kalau sama Viola yang notabene orang asing sih nggak masalah, ini sama adiknya loh. Terus aku juga bingung, Auden dapat duit darimana buat kuliah sementara orang tuanya nggak ada? Or am i missing something? Dan typo pasti ada cuma nggak banyak hehe. Kak Prisca ini selalu nyampein cerita sederhana dengan sudut pandang yg bisa buat kita betah bacanya. Tapi, maaf ya kak aku kurang menemui klimaks antara Auden dan Viola di cerita ini :( udahan gitu aja, hubungan mereka lalu gimana wkwk. But i love this novel.
Profile Image for Amel.
208 reviews4 followers
December 18, 2022
This is a light and simple story, but I hope you readers can enjoy the taste of chocolate in it.

Yess!! U got it Kak Prisca!!🎉 Bahkan aku nggak hanya bisa merasakan rasa coklatnya (karena aku emang ikutan bikin coklat sih pas baca😂), tapi aku juga kayak bisa ikut hanyut bahagia bersama ceritanya huhuhuu. Ini perasaan yang udah lama nggak aku rasain waktu baca novel. Sungguh sungguh cerita yang menyenangkan!🥺🤍
Jenis menyenangkan yang effortless nan sederhana.
Novel ini kurasa akan cocok banget buat yang lagi butuh bacaan ringan untuk mengimbangi hidup yang udah berat ini *tsaaahhaha. Oohh dan cocok juga buat yang lagi reading slump!
Profile Image for boo.
38 reviews
November 24, 2024
cerita yang manis, ringat dan hangat seperti minum coklat. sebagai penikmat minuman dan makanan manis, deskripsi rasa coklat yang dibuat sukses bikin ngiler selama baca. bagian yang aku suka dimana digambarkan bahwa sesuatu hal yang terlihat buruk ternyata ga selamanya memang buruk, mungkin saja dibaliknya ada hal baik yang terungkap. seperti saat kedai marzipan tutup, viola bisa ketemu auden, reagan dan bu elisa. oiya, aku juga suka gimana hal yang sederhana bisa jadi jembatan kita ke hal yang besar dihidup kita, seperti coklat di buku ini. ya pokoknya bagus, otw buat minuman coklat sendiri HAHAHA🏃‍♀️💨
Profile Image for nasya.
845 reviews
June 2, 2021
nggak banyak yang bisa ditulis, tapi baca ini rasanya menyenangkan sekali, setelah beberapa hari kehilangan mood untuk baca buku, akhirnya buku ini bisa saya selesaikan dua jam lamanya setelah seminggu nggak baca.

buku ini nggak mendominasi genre romance-nya, lebih ke perasaan tokoh2nya. viola dengan dua orang tuanya, anyelir dengan suaminya, elisa dengan suaminya, auden dengan adiknya. dan sesuai judulnya juga, ini sangat heartwarming
Profile Image for Autmn Reader.
890 reviews93 followers
April 25, 2023
Dulu pas baca pertama kali, langsung kepingin cobain minumannya, sekarang juga impulsif masukin bahan-bahan ke keranjang d oren, wkwkkw

Engga akan aku review sih bukunya karena aku bingung mau review apa, wkwk. Bkunya soso, chemistry Viola sama Auden juga ada, konflik pertokoh aja yang emang nggak begitu di eksplor dengan baik mengingat ini bukunya tipis juga. 😂
Profile Image for Marta Sekar Kinasih.
15 reviews1 follower
December 30, 2024
Baguss, kisahnya ringan dan manis. Selama baca ini aku terbayang-bayang aroma dan lezatnya minuman coklat Marzipan yang menjadi primadona juga alasan berawalnya kisah Olivia dan Auden. Nggak ada bagian cerita yang buat bosan. Semua karakter yang dihadirkan dan juga konfliknya pas nggak berlebihan. Suka.
Displaying 1 - 30 of 243 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.