Aku adalah seorang yang sempurna. Fotografer pencipta momen-momen artistik. Tetapi dibalik semuanya tersembunyi suatu keinginan untuk membahagiakan semua orang, dengan mengabadikan kematian mereka dalam sebuah seni fotografi.
Terus terang gw beli komik ini isenk belaka. Sempet liat2 sepintas, trus karna rada ngeri ngeliat pose2 modelnya, jadi urung di baca.
Tapi karena penasaran, akhirnya gw bawa komik ini untuk nemenin gw creambath. Ternyata gak sengeri yg gw perkirakan.
Lagi2 soal salah asuhan. Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Padahal mungkin masalah kejiwaan masih bisa dibimbing menjauh dari jalan / pemikiran yg menyimpang kalau ditanganin sedini mungkin. Hahaha... sok tau ya gw?
Biar bagaimanapun, tetep salut untuk temanya yg jarang diangkat di perkomikan Indonesia. :)