Jump to ratings and reviews
Rate this book

When I Look Into Your Eyes

Rate this book
Aku benar-benar bingung. Mengapa ibuku selalu menghindariku dan ketakutan setiap kali melihat mataku? Mengapa Arya dan Arga justru jatuh cinta padaku karena penasaran dengan mataku? Dan mengapa ada laki-laki yang tiba-tiba marah dan mengusirku hanya karena mataku?

Sudah kucoba becermin berkali-kali, mengamati bayangan mataku sendiri yang memantul dalam cermin, tidak ada yang aneh. Memang sih, bentuknya lumayan bundar, tapi masih wajar. Menurutku, tidak ada yang mencurigakan dari mataku.

Ternyata, ada kisah yang tersembunyi dalam sepasang mataku. Kisah pedih yang membuat hidup ibuku terbelenggu trauma masa lalu. Selama ini, semua sengaja menyembunyikan misteri itu dariku.

Akhirnya aku tahu, serapat apa pun manusia menyembunyikan kebenaran, Tuhan akan selalu punya cara untuk menunjukkannya....

200 pages, Paperback

First published November 1, 2011

7 people are currently reading
122 people want to read

About the author

Netty Virgiantini

24 books47 followers
Fans berat Srimulat, Warkop DKI, Cak Kartolo dkk. Pengagum Arswendo Atmowiloto, Putu Wijaya, Andrea Hirata, J.K. Rowling, Cathy Hopkins. Hobi tertawa dan pengin membuat semua pembaca tertawa bersama. Suka terhanyut kalo dengerin Kitaro, Dave Koz, Idris Sardi. Gampang banget meneteskan air mata pas baca/lihat kisah-kisah sedih. Paling males nonton film yang sad ending. Nangisnya bisa sehari semalam. Gak tahan bau duren. Mending dikasih duit 1 milyar daripada disuruh makan duren....

Novel-novel Netty Virgiantini yang telah terbit: Mama Comblang (GagasMedia), The Kolor of My Life, Jodoh Terakhir. Ini Rahasia adalah novel keempatnya.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
27 (20%)
4 stars
31 (23%)
3 stars
47 (36%)
2 stars
18 (13%)
1 star
7 (5%)
Displaying 1 - 13 of 13 reviews
Profile Image for ima.
102 reviews3 followers
October 14, 2017
Review :
“Asal kamu tahu, aturannya adalah jika sudah ada cowok ganteng di depanmu, nggak boleh ngomongin cowok ganteng yang lain. Itu melanggar hukum.” (hal. 95)

Seruni selalu terlambat. Dia ingin melatih pernapasannya dengan berjalan kaki dari rumah menuju sekolah, tapi selalu berakhir dengan telat. Hari itu, gadis itu lagi-lagi terlambat. Untung saja dia sudah punya jalan masuk tanpa harus ketahuan guru. Karena keterlambatannya itulah ia bertemu dengan seorang cowok tampan, tinggi dan menjadi idaman satu sekolah. Arya Wardhana, si Ketua OSIS SMA Satria.

Sore harinya, setelah kegiatan latihan di Klub Bulu Tangkis Semangat Baru, Seruni menunggu di kedai mie ayam. Menunggu siapa saja yang berniat untuk mengantarnya pulang. Tapi ternyata, teman-teman satu klubnya tidak ada yang mau. Akhirnya dia harus berjalan kaki, karena di kota tersebut sudah tidak ada angkutan umum kalau sore hari.

Lagi asyik menyusuri jalan, Seruni dikagetkan oleh suara raungan motor di belakangnya. Motor itu terliht oleng dan hampir menabraknya kalau saja ia tidak buru-buru menghindar. Seruni mendekati laki-laki yang tergeletak tak jauh dari motornya tersebut. Laki-laki yang membentaknya itu bernama Arga Wardhana, yang ternyata satu sekolah dengannya dan terkenal sebagai anak yang suka bikin onar.

Dari pertemuan dengan kedua laki-laki itulah, hidup Seruni tidak lagi sama dengan sebelumnya. Dia mulai penasaran mengapa Ibunya sangat membenci melihat matanya, tetapi kedua lelaki itu tidak pernah bosan menatap matanya.
“Kalau begitu, coba Ibu liat mataku. Sebentar saja. Lihat aku sebagai Seruni, anak Ibu. Jangan lihat yang lainnya.” (hal. 186)

^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

🌸 Ulasan
“Aku nggak menyesal kok telah menolongmu. Kan dalam pelajarang sekolah diajarin, kita harus saling tolong-menolong dengan siapa saja.” (hal. 33)

Aku suka bab-bab awal. Tingkah Seruni lucu sekali sewaktu berhadapan dengan Arya maupun Arga. Jenis cewek yang nggak jaim dan nggak terlalu berlebihan saat berdekatan dengan cowok ganteng, hahaha. Itu yang aku suka di bab-bab awal. Berhasil bikin aku ketawa, haha.

Sebelum aku tahu apa yang sebenarnya terjadi, aku ada di Team Arya. Mungkin karena laki-laki itu duluan yang bertemu Seruni dan membawa kesan kuat padaku. Kalau Arga kesannya menyeramkan, haha. Yah memang dia diceritakan sebagai biang onar, sih.

Ini cerita teenlit, yang karena pengaruh umur dan bacaan, aku berpikir kalau konfliknya kurang kuat. Aku tertawa ketika Seruni membalas perkataan teman-temannya dengan polos dan aaku sedih ketika mengetahui semuanya. Tapi ceritanya tidak membekas, sih.

Ah, terlalu banyak skinship antara Seruni dengan Arya dan Arga. Wow, di kota kecil seperti Magetan, cium pipi, cium tangan, cium kening itu biasa ya? Apalagi buku ini terbit pertama kali tahun 2011. Wah, nggak nyangka aku.

Di luar adegan yang kadar manisnya bikin mules, novel ini bagus sih, hehe. Aku suka epilognyaaa, ya ampun. Bikin senyum-senyum lihat keakraban kakak-adik itu.
“Apa boleh buat? Kamu terlalu manis untuk dibiarkan sendirian. Pasti banyak cowok-cowok yang bakal mengerumunimu. Itu bahaya.” (hal. 197)
Profile Image for Nurina Widiani.
Author 2 books15 followers
September 15, 2016

Seruni si tukang telat. Sudah jadi rutinitas harian Seruni setiap paginya untuk memanjat tembok pagar sekolahnya dan mengendap-endap ke kelas agar tidak ketahuan kalau terlambat. Namun di hari itu, saat hendak melompat turun ke area sekolah, ada seorang cowok yang Seruni dapati ada di dekat lokasi kejadian. Saking terburu-burunya, Seruni bahkan lupa menyembunyikan tasnya di tempat biasa dan malah meninggalkan tasnya bersama cowok misterius itu.
Tak disangka, cowok itu adalah Arya, siswa kelas duabelas yang merupakan ketua OSIS. Sejak pertemuan pertama mereka, Arya sudah terpesona pada bola mata Seruni yang membangkitkan perasaannya. Ia pun tanpa malu mulai mendekati Seruni.
Ketika Seruni harus berjalan kaki sepulang dari latihan bulutangkis, Seruni bertemu dengan Arga. Cowok itu hampir menabraknya dengan sepeda motor, dan saat jatuh, Arga malah membentak-bentak Seruni. Akhirnya Seruni pun berkenalan dengan Arga, sang berandalan tukang bikin onar dan merupakan adik Arya. Dan sama seperti Arya, Arga pun terpikat oleh kedua mata Seruni yang bulat penuh itu.
Dua orang pemuda, mencintai gadis yang sama. Saling cemburu, saling berusaha menarik perhatian dan saling bersaing. Siapakah yang akhirnya akan Seruni pilih? Dan mengapa Arya dan Arga seolah begitu akrab dengan bola mata Seruni?

--------------------------------

Sebentar... saya perlu hapus air mata dulu sebelum nulis review. Duuh sumpah... waktu baca novel Telaga Rindu yang menyesakkan aja saya nangisnya nggak seheboh ini deh. Tapi selesai baca When I Look Into Your Eyes saya kayak lagi termehek-mehek gini jadinya. Bukannya lebay, tapi novel ini benar-benar nyeees banget di hati saya.
When I Look Into Your Eyes membuat saya kembali jatuh cinta pada lini teenlit dari Gramedia Pustaka Utama. Akhir-akhir ini, teenlit yang saya baca kurang greget dan membosankan. Tapi novel ini menunjukkan kematangan cerita, plot yang diolah dengan rapi dan kekuatan karakter tokohnya. Novel teenlit yang menyentuh saya biasanya adalah novel yang membuat saya kangen masa remaja dan merasa ingin kembali ke masa-masa itu.

Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama, dan secara berimbang mengungkapkan perasaan dan isi hatibpara tokohnya. Membuat saya ikut terhanyut dan berdebar-debar. Terutama ketika merasakan kecemburuan Arya dan Arga. Yaah saya memang pembaca yang mudah bahagia kalau diberi sudut pandang perasaan si tokoh pria. Alurnya maju dan kisahnya mengalir dengan porsi kekocakan dan kebaperan yang pas seimbang. Sekali waktu saya dibuat geleng kepala karena kepolosan Seruni dan kekonyolannya di waktu lain saya panas-dingin oleh keromantisan yang ditunjukkan Arya dan Arga terhadap Seruni.

Dan omong-omong, saya merasa iri, saudara-saudara sekalian! Iri banget! Eh iri di awalnya aja sih, lalu merasa kasihan, karena Seruni jadi harus memilih tapi ternyata nggak boleh. Hiks.
Tapi dijamin deh, Seruni memang bikin iri. Saya mau dong dipedekatein dua kakak-beradik yang satu kayak malaikat yang satu iblis tapi posesif juga. Huhuhuu dan saya sih nggak bakal ragu kayak Seruni, saya bakal bilang kalau saya cinta banget sama Arga. Di bayangan saya kok dia kayak Go Bok Dong di drama korea Angry Mom ya. Hahaha...

Yang saya suka dari dua lead male dalam novel ini adalah mereka berani show off. Mereka masih cowok-cowok yang manis tapi dibanding tokoh di novel karya Netty Virgiantini lainnya, saya suka karena mereka berani menunjukkan perasaan meski dengan sedikit malu-malu. Mereka berani menempuh resiko, bandel dan terang-terangan menunjukkan perasaan. Bikin meleleh pokoknya. Lumer deh lumeeeer sayanya ^^
Tokoh yang menarik perhatian saya di novel ini adalah Mas Bin. Waah tokoh yang satu ini hebat banget kalau benar-benar ada di dunia ini. Tetap mencintai satu wanita apa pun yang terjadi. Keren. Dan saya mewek lah ketika tiba di adegan Mas Bin meluk Seruni dan menyimak ungkapan rasa sayangnya pada Seruni. Mewek sampai akhir pokoknya. *iyasih saya emang cengeng dan mudah terharu*

Hal yang mengganggu saya cuma pengulangan Seruni soal pengidolaannya pada Irfan Bachdim. Lumayan terlalu sering disebutkan dan bikin saya mikir jangan-jangan Seruni ini termasuk halu. Fans garis keras yang terlalu ekstrem, semacam fans yang halu dan delu. Wkwkk~
Sementara yang seru adalah kegemaran Seruni bermain bulutangkis. Hmm~ saya suka kalau tokohnya sederhana dan begitu dekat dengan keseharian pembaca, termasuk dalam olahraga yang digeluti oleh karakter utamanya.

Overall, When I Look Into Your Eyes adalah teenlit yang supeeeer manis. Konfliknya hampir-hampir sulit dipercaya tapi memang bisa terjadi. Twistnya benar-benar di luar perkiraan saya dan sempat bikin saya terbengong. Meski saya sedih tapi endingnya memang membahagiakan dan melegakan. Dan oooh pesona cowok badboy di dalam novel ini nggak kalah dari badboy di drama korea. Buktikan sendiri deh. ;)
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book264 followers
December 27, 2019
Seruni selalu datang telat ke sekolah. Pertemuan pertamanya dengan Arya, si ketua OSIS juga karena dia telat ke sekolah dan melompati pagar sekolah. Saat Arya melihatnya, dia terpana dengan mata bundar milik Seruni. Pertemuannya dengan Arga, adiknya Arya juga terjadi di hari yang sama. Dia menolong Arga yang terjatuh dari motor. Pada saat yang bersamaan, Arya dan Arga jatuh hati pada Seruni. Bagaimana Seruni bisa memilih antara dua bersaudara itu? Apalagi ayah mereka malah mengusirnya dari rumah besar itu.

Di rumah, Seruni juga punya masalah dengan ibunya. Dia merasa semakin hari ibunya semakin menjauhinya. Ibunya tidak bisa menatap matanya tanpa merasa sedih. Sebenarnya ada apa dengan mata Seruni?

Selalu suka dgn kesederhanaan cerita teenlit yang diangkat olen Netty Virgiantini. Meski tokohnya kadang norak tapi lucu. Dan selalu ada unsur olahraganya. Setidaknya sudah ada 4 novel Netty yg bertema olahraga. Kali ini olahraga yang diangkat adalah bulutangkis, yang menjadi olahraga favorit Seruni (meskipun dia mengidolakan Irfan Bachdim, pemain sepakbola).
Profile Image for pidaalandrian.
364 reviews5 followers
October 7, 2019
Buku ini rekomended banget. Alur cerita dan fee-nya dapat banget.
ada di bagian-bagian tertentu yang bikin aku terenyuh. Suka banget sama sama karakter nya Seruni, yang apa adanya dan bawaannya yang ceria.

Kisah keluarga yang penuh teka-teki tapi menyimpan banyak makna pesan-pesan positif di dalamnya. Terutama terkait dengan masa lalu.

aku suka bagaimana cara penulis menyikapi masalah mereka dengan penyelesaian yang menurutku ya begitu yang seharusnya. nggak berlebihan. Pas.

Dan mari kita lanjut buku keduanya, untuk tau kelanjutan kisah hidup Seruni, Arya, dan Arga serta si Bapake, hehehe
Profile Image for Jessie L.
3 reviews
May 11, 2025
Actually my first ever book that I read it!
Pertama baca buku ini waktu jaman SD and such unique book!!! I like it buku nya ada plot twist cerita nya basic but u guys need to read this for one time :>
Profile Image for Septia Hermawati.
14 reviews
March 9, 2020
Well, aku suka ceritanya. Manis.

Menurutku, dari segi alur sebenernya ceritanya biasa aja maksudnya engga yang kompleks banget gtu, bahkan di bberapa bagian ceritanya bisa ditebak.

Kalau dari segi tokoh, aku suka Arga, ga ada alasan khusus sih sebenernya. Aku suka karena pas tau karakter Arga, aku jadi inget petuah ini "mungkin dia emng ga baik tapi juga belum tentu seburuk yang orang lain pikirkan"

Tapi ada satu hal yang bikin aku kurung suka sama cerita ini selain cara penyampaiannya yang bikin aku kurang nyaman pas baca adalah adegan skinship-nya yang kaya kurang pas aja gitu, apalagi pas adegan Arya cium pipi Seruni di sekolah? Di sekolah loh ini? Atau pas Arga cium kening Seruni di depan anak SB dan mas Bim?

Dan sepertinya Joko menyukai Seruni?
Profile Image for beloved wit.
119 reviews11 followers
December 18, 2015
Novel ini menceritakan kehidupan seorang anak perempuan bernama Seruni yang hanya hidup berdua bersama ibunya, karena kata ibunya, bapak Seruni sudah ‘meninggal’. Setiap menatap mata Seruni, ibunya selalu saja menangis dan kelihatan selalu menghindar dari Seruni. Karena, mata seruni mengingatkan ibunya pada cerita kelam di masa lalu.
Sampai akhirnya, di sekolah secara tidak sengaja, Seruni bertemu dengan dua orang berbeda-yang selama ini belum pernah ditemuinya disekolah-dan tempat yang berbeda pula. Kedua orang itu adalah Arya dan Arga. Arya dan Arga aldalah kakak beradik, yang entah mengapa bisa jatuh cinta saat menatap mata Seruni. Karena, mata Seruni ‘mengingatkan’ mereka pada orang terdekat mereka.
Seiring berjalannya waktu, mas Bim-guru pelatih bulu tangkis dan yang sudah dianggap ‘bapak’ oleh Seruni-melarangnya untuk dekat-dekat atau berhubungan dengan Arya dan Arga. Sampai suatu ketika, semuanya terbongkar. Seruni, Arya, dan Arga adalah saudara satu ayah. Meskipun berat, mereka tetap mencoba menghadapi bersama.
Dan akhirnya, sekian lama ibunya tidak berani menatap mata Seruni. Akhrinya hari itu ibunya mau memandang beberapa saat mata Seruni. Dan ibunya juga memutuskan menerima lamaran dari mas Bim untuk menikah.
Disaat hari pernikahan ibunya, Arya, Arga dan bapak Seruni-yang asli-datang. Namun, tak lama. Karena setelah itu bapak Seruni meninggalkan rumah Seruni-setelah meminta maaf kepada ibu Seruni. Bagi Seruni, hari itu adalah hari yang paling berharga dan paling membahagiakan dalam hidupnya.
Profile Image for tiTa.
513 reviews20 followers
August 12, 2012
Well, ini buku kedua Netty Virgiantini yang saya baca setelah Bittersweet Love.. Saya amat terkesan dengan kisahnya Nawang sehingga memutuskan langsung membaca buku ini begitu melihat siapa pengarangnya tanpa menjenguk dulu sinopsisnya. Dan, saya bersyukur untuk itu. Karena menurut saya, sinopsisnya sudah cukup menggambarkan dengan jelas isi si novel. Setidaknya saya masih dapat menikmati menebak-nebak kemana sebenarnya kisah ini akan dibawa hingga -paling tidak- setengah buku. lol

When I Look Into Your Eyes punya cerita yang menarik. Tentang dua laki-laki yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang gadis manis bermata indah. Selain kisah cinta segitiga ala anak SMA, disini juga menganggkat konflik keluarga yang tidak bisa dipisahkan dari cerita utama. So far, saya menikmati waktu menunggu Adzan Subuh sambil membaca novel ini. Hanya saja saya kurang... sreg, dengan tokoh laki-laki di novel ini. Terutama Arga dan Mas Bim. Menurut saya, mereka terlalu emosional, membuat saya berpikir "benarkah laki-laki akan bereaksi demikian??"
141 reviews18 followers
January 30, 2014
([ Artrevoir's Short Review ])

Aku tertarik sama buku ini setelah baca sinopsisnya, penasaran bangetlah. Jadi novel ini menceritakan tentang siapa itu nama ceweknya? Taulah. Pokoknya cewek ini dikejer-kejer sama 2 cowok SMA. Mereka berdua tertarik dengan matanya cewek ini.

Ternyata dibalik matanya yang indah, kehidupan cewek ini dipenuhi dengan jutaan misteri yang belum diketahuinya. Yang lama-lama akhirnya terkuak. Gabegitu menarik banget hingga aku inget ceritanya dan nama-nama tokohnya. Bahkan aku harus baca ulang sinopsis biar tau gimana ceritanya. Overall, idenya bagus dan cukup membuat penasaran. Walaupun akhirnya menggantung dan kurang memuaskan bagiku, tapi cukup oke lah. :)

When I Look Into Your Eyes by Netty Virgiantini
Reviewed 30 Jan 14, 2013's book.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews87 followers
November 25, 2016
Awalnya aku pikir ini novel remaja biasa, tentang seorang gadis remaja yang bingung kejatuhan cinta 2 pria yang sama-sama menarik. Sayangnya, aku SALAH BESAR.

Walaupun twistnya sudah tertebak sejak awal bagiku, tapi tetap saja aku terharu membacanya. Ah, Mba Netty tanggung jawab aku terharu banget baca novel ini. Benar-benar menguras emosi. Semakin lama semakin menyakitkan, pukpuk Seruni :(

Review selengkapnya menyusul ya, rekomen banget buat kamu yang butuh asupan bacaan teenlit yang menguras emosi. Apalagi kalau kamu suka kisah tentang keluarga, bakal baper nih :D
Profile Image for Wardah.
923 reviews171 followers
Read
November 22, 2016
Nggak bisa kasih bintang karena saya nggak selesai bacanya. Bukan karena buku ini jelek, tapi saya ngerasa nggak bisa relate sama teenlit begini lagi haha. Kalau bacanya 6-8 tahun lalu mungkin bakal beda ceritanya.
Profile Image for Zora Zolla.
188 reviews5 followers
January 24, 2024
ceritanya bener² mengaduk emosiku sampai ikutan terhanyut dalam konflik serta akhir dr cerita di buku ini. Bener² gak nyangka ternyata semenyakitkan itu mengetahui kenyataan siapa bapak kandung Seruni dan misteri tentang ketakutan ibu Seruni setiap melihat Seruni.
Displaying 1 - 13 of 13 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.