buku ini saya beli di penjual buku bekas online. sangat murah bagi sebuah buku penting dari penulis yang saya kenal namanya saja: cees fasseur. [bisa jadi penjualnya tidak kenal reputasi penulis buku ini... hehe] buku ini mengulas hal penting bagi saya, yakni peran para indologen, yakni pegawai birokrasi kolonial [yang disebut sebagai ambtenaar] dan yang secara disiplin mempelajari tradisi dan kebudayaan indonesia. istilah indologen dipakai untuk menamai orang-orang yang akan dikirim dari belanda ke tanah koloni hindia-belanda. mereka mendapat sebutan itu karena mendapatkan pendidikan khusus agar ketika berada di tanah koloni mereka bisa menjalankan birokrasi kolonial sementara harus berhadapan dan hidup sehari-hari dengan orang dai budaya yang amat berbeda. dengan demikian program persiapan bagi para ambtenaren ini merupakan program penting sekali bagi kesuksesan kolonisasi di hindia-belanda. kelak, setelah indonesia merdeka, naluri birokrat ini tidak kunjung hilang, mengendap lama dalam diri orang-orang idnoesia. dan indonesia masa kini seperti halnya jaman kolonial, adalah salah satu dari negara dengan birokrasi terbesar di dunia. buku ini memberi gambaran tentang situasi di belanda, di keiden, delft dan kota-kota tempat persiapan pendidikan itu, serta gambaran tentang jawa. tempat yang secara khusus dipakai untuk ujicoba penerapan birokrasi kolonial. di bagian belakang juga dibahas apa kesulitan merekrut calon indolog, bagiamana merekrut orang-orang indo yakni orang keturunan belanda yang beribukan orang jawa... jenis-jenis tes ujian untuk mereka, dsb. syukurlah ada dokumentasi seperti ini, suatu pencapaian yang tidak mungkin lahir bila tidak ada tradisi dokumentasi.