What do you think?
Rate this book


340 pages
First published September 1, 2004

“Tiba-tiba tanah yang dipijaknya amblas dan ia pun terperosok. Bahunya membentur benda keras dan ia berteriak kesakitan. Ia terjerumus lebih dalam lagi, terungkal, dan sesaat kemudian kepalanya serasa dipukul palu. Ia jatuh telentang, menatap langit senja keabuan dengan satu tangan terjepit di bawah tubuhnya.” – halaman 8.