Jump to ratings and reviews
Rate this book

Cazadores de letras: Minificción reunida

Rate this book
En cada una de sus obras comprobamos, como ella apunta, que sus propuestas esenciales y breves están despojadas de carne, escapan a la lógica, son como fantasmas que burlan al lector poco atento. En el presente volumen se reúnen sus cuatro libros: La Sueñera, Casa de geishas, Botánica del caos y Temporada de fantasmas. A ellos se unen un grupo de inéditos bajo el nombre de Fenómenos de circo.

894 pages, Paperback

First published January 1, 2009

19 people are currently reading
146 people want to read

About the author

Ana María Shua

250 books108 followers
Ana María Shua has earned a prominent place in contemporary Argentine fiction with the publication of many books in nearly every genre: novels, short stories, short short stories, poetry, children's fiction, books of humor and Jewish folklore, anthologies, film scripts, journalistic articles, and essays.

Her award-winning works have been translated to many languages, including English, French, German, Italian, Portuguese, Dutch, Swedish, Korean, Japanese, Chinese, Islandic, Bulgarian, and Serbian, and her stories appear in anthologies throughout the world. Born in Buenos Aires in 1951, Shua began her literary career at the young age of sixteen with the publication of El sol y yo (The Sun and I), a volume of poetry which received two literary prizes in 1967.

She went on to study at the Universidad Nacional de Buenos Aires and worked as an advertising copywriter and journalist during the early stages of her career. Since then, she has received numerous national and international awards, and a Guggenheim Fellowship for her novel El libro de los recuerdos(The Book of Memories, 1994).

Her other novels include Soy Paciente (Patient, 1980), Los amores de Laurita (Laurita's Loves,1984), which was made into a movie, La muerte como efecto secundario (Death as a Side Effect, 1997). and El peso de la tentación (The Weight of Temptation, 2007).

Her first four microfiction books have been published in Madrid in one volume: Cazadores de Letras, (Letter’s Hunters, 2009). Her complete short stories have been published as Que tengas una vida interesante (Buenos Aires, 2009). Her last microfiction book is Fenómenos de circo in 2011.

She published Contra el tiempo, short-stories, in 2013

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
30 (19%)
4 stars
72 (46%)
3 stars
48 (31%)
2 stars
3 (1%)
1 star
1 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 49 reviews
Profile Image for Aya Canina.
Author 2 books44 followers
May 1, 2018
jika seorang putri mencium seekor katak dan katak itu tidak berubah menjadi seorang pangeran, jangan buru-buru menyalahkan si katak. pangeran-pangeran yang kena tenung itu jarang, tetapi putri-putri sejati juga tidak banyak (Katak dan Sang Putri I, Hal. 41)

mungkin ini buku fiksi mini pertama yang serius saya baca -yang memang dengan gamblang diberi sub tajuk Sepilihan Fiksi Mini. benar kata testimoni di belakang buku ini: jarang yang panjangnya lebih dari satu paragraf (Publishers Weekly). bukan jarang lagi, hampir semuanya disajikan dengan satu paragraf yang fantastis. hanya beberapa yang punya dua-lima paragraf. ada keindahan yang elegan dan lugas dari kesehajaan ini (Coal Hill Review). aduh, cobalah kau baca lagi satu contoh di atas itu. sumpah, tidak pernah terpikir oleh saya (dan kamu, pasti) perkara putri sejati dan putri tidak sejati. dari dongeng-dongeng yang diajarkan kepada saya, semua putri pemeran utama selalu berarti cantik jelita (bahkan Putri Viona kekasih Shrek), baik hatinya, dan selalu butuh sesosok pangeran sejati. kalaupun ada yang jahat, sudah tentu aktor laki-laki pelakunya. entah itu rakyat biasa yang kebelet mencumbu sang putri atau pangeran angkuh, serakah, dan sok tampan yang rela jauh-jauh naik kuda menuju menara kerajaan hanya untuk menuai kekalahan yang sudah digariskan si penulis cerita (bukan cuma kekalahan, lebih buruk dikutuk jadi katak).

dan lihatlah bagaimana Ana María Shua mematahkan kepercayaan klasik itu. paradoks yang ciamik!

seringkali saya takjub membenarkan premis ceritanya, beberapa kali harus mengernyitkan dahi dan membaca lagi satu-dua kali dengan hasil yang sama: mengernyitkan dahi dan membaca lagi satu-dua kali dengan hasil yang sama: mengernyitkan dahi............

serius. karena waktu itu saya membeli buku ini atas rekomendasi Eka Kurniawan dan Aan Mansyur yang memang selalu berhasil menjatuhkan hati saya, saya rekomendasikan ini kembali untukmu yang sedang bosan dengan bacaanmu yang anu.

melompatlah, melompatlah ke dalam kepala Ana María Shua! dan kau tidak akan pernah cukup membacanya sekali -bisa karena terperangah takjub atas logikanya atau kau ingin menantang dirimu sekali lagi untuk tidak terlalu banyak mengernyitkan dahi.

Profile Image for ucha (enthalpybooks) .
201 reviews3 followers
June 11, 2018
tidak menyangka membaca fiksi mini semenyenangkan ini !
segar, dan liar
ingin lagi dan lagi

- ini contoh salah satu cerita yang bikin gemas :)

Kejadian-kejadian di masa lampau menentukan kejadian-kejadian di masa kini. Misalnya, jika kedua orang tuamu tidak bertemu, kau tidak bakalan ada sekarang ini. Semakin jauh kau mundur menyusuri rangkaian situasi-situasu yang membentuk sejarah dunia, semakin mengejutkan dan subtil jadinya dampak-dampak dari tindakan paling sepele, yang membuahkan serangkaian pertautan kompleks dan nyaris tak berhingga. Misalnya, bila selama Periode Cretaceous Akhir seekor plesiosaurus karnivora tertentu tidak memakan telur-telur yang dengan cerobohnya dilahirkan oleh seekor triceratops betina di tepi pantai, barangkali, siapa tahu, kau masih mencintaiku..
Profile Image for Nura.
1,058 reviews30 followers
July 25, 2019
Baru ini merasakan membaca fiksi mini yang nikmat dan bikin ketagihan. Padahal biasanya baca cerpen saja suka malas, karena berakhir terlalu cepat buat gw. Ceritanya sendiri banyak tentang refleksi dalam bentuk metafora penuh keseharian. Pokoknya berkesan!

#kopdarGRI12
Profile Image for Puty.
Author 9 books1,406 followers
December 6, 2021
Buku ini terdiri dari seratus lebih fiksi mini. Bukan puisi ya, jadi semacam cerita super pendek, seperempat atau sepertiga halaman. Singkat tapi liar menggugah imajinasi, beberapa bikin kepikiran. Salah satunya:

"Rumah bordil desa meniru rumah bordil terkenal di kota yang meniru rumah bordil di New Orleans yang meniru bayangan yang dimiliki orang-orang kaya Amerika tentang rumah bordil di Paris. Bordil desa, tiruan nun jauh: balkon-balkon berbeludru merah, perempuan-perempuan berbesi tempa."

Menarik. Menurut saya walau kesannya ini buku 'tipis', tapi rasanya cerita yang super singkat semacam ini justru butuh waktu untuk memaknainya 😊
Profile Image for Khaira.
34 reviews19 followers
Read
December 2, 2020
Walaupun buku ini berisi kumpulan fiksi mini yang rata-rata panjang satu ceritanya nggak sampai satu halaman, bahkan ada yang hanya beberapa baris aja. Bukan berarti tidak ada tantangan dalam membacanya, terutama untuk aku yang orangnya nggak "nyastra" dan lebih suka bacaan dengan bahasa yang nggak terlalu banyak menggunakan kiasan, memahami cerita-cerita dalam buku ini menjadi tantangan tersendiri buat aku. Banyak cerita yang bikin aku berpikir cukup keras sampai membacanya berulang kali agar bisa memahami maksudnya. Bahkan ada beberapa cerita yang tetap nggak bisa aku pahami, walaupun udah aku baca berulang-ulang kali.

Bagaimana pun, ini pengalam pertamaku dalam membaca fiksi mini dan aku nggak menyangka akan seseru ini. Cerita-cerita dalam buku ini cukup beragam, dari yang lucu sampai yang kelam dan beberapa diantaranya meninggalkan kesan yang kuat untukku.
Profile Image for Iyas Utomo.
586 reviews10 followers
November 21, 2018
Jika bisa disampaikan dalam beberapa kalimat saja, lantas kenapa harus bermuluk-muluk?


Membaca buku ini mempunyai tantangan tersendiri, karena semua cerita mikro yang disampaikan oleh penulis tak jarang membuat saya berpikir, "Ini maksudnya apa sih?", alhasil saya harus membaca satu bab beberapa kali, padahal rata2 dari mereka tak lebih dari satu paragraf saja isinya.

Saya membaca buku ini karena sedang tertarik juga dengan genre yang diusung oleh Maria Shua. Sebuah seni dan cara menyampaikan sebuah cerita utuh tanpa harus memubazirkan kata.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book272 followers
May 1, 2018
Kumpulan fiksi mini. Beberapa mudah untuk dicerna, yang lain agak sulit dipahami tanpa imajinasi dan nalar.

satu cerita yang saya suka berjudul 63
Aku tahu bahwa di dasar cangkir, takdirku tersembunyi dalam ampas kopi. Untuk menemukannya, selama berjam-jam aku meminum cairan yang menutupinya, berhari-hari berturutan. Cairan itu gelap, tanpa ada akhirnya. Meminumnya untuk selama-lamanya adalah takdirku.
Profile Image for Teguh.
Author 10 books334 followers
March 3, 2024
Sudah lama saya tertarik dengan judul ini, meski tidak juga membelinya. Ternyata seru juga, dibaca sambil menunggu MInggu habis dan hujan sedikit reda. Potongan-potongan fiksi mini seru.
Saya comotkan beberapa:

MENGHORMATI GENRE


Seorang lelaki terbangun di samping perempuan yang tidak ia kenal. Dalam cerita detektif situasi ini bisa diakibatkan oleh efek alkohol, obat bius, atau hantaman di kepala. Dalam cerita sains fiksi, si lelaki pada akhirnya paham bahwa dia berada dalam semesta pararel. Dalam novel eksistensialisme, ketidakkenalan tadi bisa jadi hanya karena perasaan terasing, absurditas. Dalam karya eksperimental, misteri ini akan tetap tak terpecahkan dan situasinya diatasi lewat permainan bahasa. Para editor makin lam amakin penuntut dan si lelaki tahu, dengan suatu perasaan putus asa, bahwa bila ia tidak lekas-lekas berhasil memosisikan diri dalam genre tertentu, selamanya dan dengan menyakitkan ia akan berisiko tidak pernah diterbitkan.


Kan, asooooy sekali ini.... Awalnya di mana, ujungnya ke mana.

Satu lagi....

PRIA MUDA YANG DITAKDIRKAN MENJADI KAKEKKU


Untuk menghindari agar tidak dikirim ke medan perang pria muda yang ditakdirkan menjadi kakekku mencopoti semua giginya, tapi tidak manjur. Lantas ia memotong semua jari di tangan kanannya, tapi belum cukup. Dengan kapak ia mengamputasi separuh kakinya, tapi masih juga belum cukup. Ia sorongkan benda tajam ke dalam telinganya untuk membuat dirinya tuli, tapi ia masih saja diterima. Akhirnya ia memutilasi diri sedemikian rupa sampai akhirnya ia mengubah takdir hidupnya: mereka tidak memberangkatkannya ke medan perang, tapi ia juga tidak bisa menjadi kakekkku.


Seru seru seru... buku edisi Indonesia-nya terbit 2018.
Profile Image for Travellinckx .
Author 2 books25 followers
October 23, 2020
Jika kau memimpikan beruang, kau akan dipermalukan. Jika kau memimpikan lobak, kau bakal kaya. Jika kau memimpikan.......,

Jika kau memimpikanku, maaf: aku ini benar-benar mimpi buruk. 😆😆😆 . .

This book really made my day. Ceritanya semacam Alice. Kalau Alice tersesat di lubang kelinci dan bertemu dengan mahluk-mahluk aneh, yang ini lebih banyak tersesat di dunia mimpi dan bertemu dengan mahluk-mahluk kontemporer dunia dongeng: pangeran katak dan putri yang jadi rajin mencium binatang-binatang lain, putri tidur yang dikhawatirkan akan bobo siang, calon-calon Cinderella yang operasi kaki, sampai si penulis yang mengomel karena pekerjaan para komisi mimpi buruk yang tidak efisien. .
Profile Image for B-zee.
580 reviews70 followers
August 2, 2019
Wow. 4.5 stars. Wow.

Buku ini adalah kumpulan fiksi mini pilihan yang diambil dari beberapa buku Ani Shua. Walaupun hanya satu-dua paragraf, banyak sekali yang mengesankan. Ada yang lucu, gelap, mengenaskan, merangsang imajinasi, dan membuat tertegun. Saya suka unsur 'liar' dari setiap narasinya. Ada kisah yang tampaknya sederhana, tapi tak bisa menyembunyikan kririk keras di baliknya. Ada yang tampak manis, tapi ditutup dengan pahit. Pun ada yang tampak magis, tapi dengan tega melemparkan kembali pada kenyataan.
Profile Image for Susan.
13 reviews9 followers
January 16, 2020
Beberapa cerita membuatku tertawa. Untuk pertama kalinya aku membaca fiksi mini.
Profile Image for sekar banjaran aji.
165 reviews15 followers
December 29, 2018
Fiksimini merupakan genre tulisan, jarang sekali dieksplorasi secara serius. Setidaknya itu pendapatku karena ini adalah buku pertama yang isinya seluruhnya adalah fiksimini. Dulu di beberapa majalah sastra ada rubrik fiksimini bahkan hari ini aku masih berpikir humor pojok di koran adalah fiksimini.
*
#PemburuAksara setidaknya mengajariku tentang dua hal. Pertama, bercerita tak perlu bertele-tele karena jika kamu kurang tokoh, kamu bisa mengajak pembacamu menjadi tokoh. Kedua, berhentilah menjadi perempuan baik-baik dalam sesuai standar sosial sebab menjadi sempurna itu tidak ada alias fiksi. Terima kekuranganmu, jadikan dia humor untuk memanusiakan dirimu sendiri.
Jangan hidup membosankan sebab kamu akan memakan dirimu sendiri dalam konteks mati bosan.
Saya tidak ingin mengkritik buku ini karena buku ini terlalu cantik. Namun sesungguhnya saya harus benar-benar memposisikan diri sebagai manusia #Argentina dengan segala konteks politiknya untuk mengerti beberapa hal. Selebihnya saya hanya cukup berpura-pura paham dunia altetis sebab #AnaMariaShua sepertinya hidup di gelanggang altetis. **
Terakhir, saya sudah mulai bosan sebenarnya memuji #MarjinKiri tetapi benar kata @gladhys bahwa tidak ada buku terbitan mereka yang gagal. Apalagi dalam buku ini dedengkot #MarjinKiri Mas Rony Agustinus sendiri yang menerjemahkan. Kampret betul, dia benar benar mengkontekskan bahasa Latin ke bahasa Indonesia dengan pilihan kata-kata yang menakjubkan dengan tetap mudah dimengerti.
Ilustrasi dan tata letaknya juga mantap. Barangkali saran buat penerbit Indonesia lain, tolong membuat buku seukuran ini saja sebab kami pembaca adalah pengabdi pembangunan. Kami sesuai dengan arahan Pak Jokowi harus bekerja tiga kali lipat supaya bisa makan layak dan membeli buku. Kami membaca dimanapun saat senggang atau sedang menunggu jadi buku kecil dan mudah dibawa sungguh menyenangkan.✨😭
Tips bagi #Bookworm lebih baik beli di website marjinkiri.com karena lebih murah. Kalian cinta rupiah kan?
Profile Image for Nike Andaru.
1,649 reviews112 followers
March 17, 2018
Buku ini sebenanrnya gak bisa dibilang kumpulan cerita juga sih, tapi kumpulan tulisan/cerita ringkas karena memang ringkas, pendek sekali.

Cuma, tulisan ringkas itu menarik sekali. Seringkali saya dibuat senyum, merasa aneh dan imajinasi penulisnya sungguh cerdas apalagi ketika bercerita tentang putri dan pangeran katak 😁
Profile Image for Ikra Amesta.
149 reviews29 followers
February 29, 2020
Sebutannya fiksi mini. Amerika lebih suka menamainya flash fiction. Saya suka dengan istilah microfiction. Terdengar lebih eksotis adalah minificción. Untuk era 4.0 ini twitterature mungkin terasa lebih relevan. 50 sampai 100 kata, atau terbatas 280 karakter, bisa juga 750 kata asal di bawah 1000, atau bahkan 6 kata saja seperti Hemingway, pokoknya singkat, pendek, mini.

Saya suka Ana Maria Shua, ingin coba jadi seperti dirinya, tapi saya sadar butuh proses panjang untuk membuat cerita sependek itu dengan bagus. Membaca 112 ceritanya di buku ini terbersit penghakiman tentang Ana Maria Shua bahwa beliau adalah seorang pelamun yang serius dan pengkhayal yang lincah. Saya membayangkan di suatu sore yang mendung ia duduk di sofa lalu tanpa bermaksud apa-apa, secara tiba-tiba ia sadar, asyik memandangi kusen pintu selama 2 menit. Pikirannya berkreasi, kemudian ia tersenyum geli karena tokoh utamanya harus ketiban nasib sial, dari situ ia tahu harus segera menuliskannya di secarik kertas, atau di buku catatan yang selalu ia bawa-bawa, segala kata-kata yang tepat untuk menggambarkan babak pertama dan keduanya. Beberapa jam kemudian ia membubuhkan judul di atas ceritanya.

Cerita-cerita sangat pendeknya ini punya roh dalam berbagai bentuk. Beberapa seperti diari mimpi, lalu tentunya ada juga fantasi, dan yang paling sering merambah ke ranah absurd dan surealis, di situlah memang yang paling mengasyikkan, paling berciri khas, dan paling kuat dari Ana Maria Shua.

Di cerita yang mirip diari mimpi ia berkisah tentang Komisi Mimpi Buruk yang menggelar rapat, namun tak mencapai hasil sampai malam tiba sehingga tokoh aku harus mengulang mimpi buruk yang sama ketika tidur. Di cerita fantasi ia memodifikasi dongeng Putri Tidur yang setelah 100 tahun tidur perlu 1 tahun buat meregangkan otot-otot, 2 tahun berpakaian, 5 tahun sarapan, dan si suami begitu sabar menemaninya sampai sesudah 14 tahun makan siang tibalah waktunya buat tidur siang. Cerita absurdnya mengisahkan seorang laki-laki yang terbangun di sebelah perempuan tak dikenal, dan ia harus segera menentukan dirinya sedang berada dalam situasi novel apa ─ detektif, fiksi ilmiah, atau eksistensialis, sebab jika tidak, ia berisiko tidak akan pernah diterbitkan.

Mungkin bentuk ini memang tidak baru, tapi pengalaman membacanya terasa baru karena ide-ide yang ditumpahkan ke dalamnya termasuk segar, masih berair, dan hijau. Formatnya yang pendek memudahkan untuk dibaca ulang, dan berulang-ulang untuk mendapatkan sensasi atau makna lain. Sepadat-padatnya cerita tetap masih bisa membawa imajinasi meluas ke mana-mana. Saya yakin bahkan beberapa cerita yang hanya 100 kata itu bisa diadaptasi jadi film durasi 2 jam.

Dan satu lagi kehebatan Ana Maria Shua adalah bagaimana orang-orang rela menghabiskan ratusan kata untuk menceritakan karyanya yang sangat pendek itu, bahkan sampai ke batas mereka harus kehabisan kata-kata.
Profile Image for Wiwit Astari.
35 reviews1 follower
February 7, 2021
Salah satu buku kumpulan fiksi mini yang membuat saya tersadar bahwa suatu peristiwa tidak mungkin hanya terdapat satu kemungkinan saja, banyak rahasia dan proses di dalamnya. Bacaan yang santai karena setiap ceritanya hanya terdiri satu halaman, terkadang setengah halaman atau bahkan 2 kalimat saja. Baca buku ini merasa ditampar dari segala sisi, menarik, unik dan rasa yang dimunculkan juga berbeda.
.
.
"Kalau aku lari, dalam keadaan kalah, menuju bangun, kekalahanku bakal tidak sampai tamat. Akankah aku memimpikan musuh yang sama lagi?" (Halaman 5)
.
.
Setidaknya ada 10 cerita yang saya tandai dengan sticky notes karena memang ceritanya "out of the box" dengan bahasa yang ringkas,konflik padat dan saya rasa nilai-nilai atau maksud dari cerita bisa dilihat dari sudut manapun. Saya benar-benar suka dengan pembawaan yang begitu berani dan terkadang membuat saya takut namun membuat kita tersadar akan kenyataan yang ada.
.
.
Buku ini saya rekomendasikan untuk teman-teman yang mungkin ingin membaca kisah-kisah dari kehidupan biasa namun dari sudut pandang yang luar biasa.
Profile Image for Lucas.
199 reviews10 followers
January 3, 2020
Brutal, como ya pasó con Casa de Geishas. Sinceramente, empecé a leer este libro antes que Casa de Geishas porque lo tenía más accesible y de verdad que es una delicia la forma de escribir que tiene Ana Maria Shua. En este caso, cazadores de letras fragmenta el libro en una mitad dedicada al insomnio que es brillante (valga la paradoja) y otra segunda parte dedicada a una falsa miscelánea que no deja de tener una relación intrinseca con la barrera entre lo onírico y lo pesadillesco.

Es muy interesante comprobar que la mayoría de buenos escritores de microrrelatos se mueven entre lo político y lo fantástico (como puede ser Augusto Monterroso o Fernando Iwasaki), pero que en Shua se despliega como una escritura del yo similar a la escritura de auxilio, como si el microrrelato se convirtiera en un mensaje encerrado en una botella que aullara ayuda desde el más lejano confín del mundo. Muy recomendable, la verdad
Profile Image for suaralam.
49 reviews
February 23, 2023
Kumpupan ratusan cerita (super) pendek dari penulis Argentina! Saya bilang super pendek ya karena ceritanya bisa 1/2 atau bahkan 1/3 halaman saja. Paling panjang ya 2 halaman.

Tapi keren sih dibuat mikir sama penulisnya buat menerka kira-kira apa sih yang mau disampaikan penulisnya kepada pembaca.

Beberapa ceritanya diambil dari dongeng suku asli Amerika--yang tentu dituliskan kembali dengan gaya bahasa penulis, juga dongeng yang sudah tidak asing dalam kehidupan sehari-hari. Ada cerita yang buat saya ketawa terpingkal-pingkal seperti cerita berikut:

"Ketika si kelinci yang cuek tertidur, kura-kura yang tekun terus maju mendekati garis akhir. Goblok sekali mimpi ini tadi, kata kelinci sambil terbangun dengan suasana hati dongkol. Ia meregangkan badan, berdiri, dan dengan tiga kali lompatan memenangkan lomba balap itu."

Ya bajingan bener sih =)) ekspektasi kita pasti kura-kura yang menang nih seperti dongeng yang sering didengungkan pas masa kecil.
Profile Image for liz.
185 reviews6 followers
September 28, 2021
Buku ini direkomendasikan oleh seorang mutual di Twitter yang tahu bahwa saya tidak gemar membaca buku kumcer. "Pokoknya ini bagus banget!"

Ternyata, memang sebagus itu. Dan ternyata, buku ini jauh dari kumcer. Cerita-ceritanya bahkan tidak sampai satu halaman. Baru tahu kalau ternyata ada genre fiksimini, atau microrrelato dalam bahasa Spanyol. Banyak cerita di dalam buku ini yang berhasil membuat saya tertawa geli, ada juga yang saking ironisnya membuat saya terdiam tak nyaman. Ada juga yang karena sangat pendek, saya harus membacanya berulang-ulang untuk memastikan bahwa saya sudah memahaminya dengan benar.

Lucunya, saya membaca buku ini karena tidak bisa tidur, dan bagian pertama dari buku ini berisi cerita-cerita tentang insomnia.

Thanks to this book, I'm falling in love with Latin American literature even more.
Profile Image for Mark.
1,284 reviews
December 19, 2018
Barangkali, membaca sekumpulan cerita mikro seperti ini bisa diumpamakan seperti sedang diet yang menyenangkan. Beberapa cerita, saking pendeknya, bisa ditamatkan dalam satu tarikan napas. Ringkas dan padat tapi masih bisa membuat pembaca merenung, tersenyum, manggut-manggut, atau sekadar mengerutkan kening karena merasa kurang paham maknanya. Tentunya lebih menarik ketimbang sebagian fiksi masa kini yang panjang dan ngalor-ngidul padahal ending-nya sudah terbaca sejak awal mula saking klisenya. (Sebut saja "Resign!" yang membosankan itu)
Profile Image for Randy Sofyan.
70 reviews6 followers
August 6, 2023
Pilihan fiksi-fiksi mini. Prosa yang lebih pendek dari cerpen dan pengalaman pertama buat baca cerita model ini. Membaca cerita-cerita mini ini lebih seperti lihat potongan-potongan mimpi. Ada yang bikin senang, lalu lanjut jadi suram, atau tiba-tiba saja berubah absurd. Ada rasa kebebasan menulis, namun tidak kebablasan. Ah, sepertinya model cerita seperti ini bisa jadi latihan corat-coret yang menarik. Oh iya, terjemahan mas Ronny Agustinus sangat menyenangkan untuk dibaca dan bagian favorit gue, tentu saja la sueñera.
Profile Image for Ageng Indra.
119 reviews24 followers
May 29, 2018
Perlu diakui, kalimatnya sangat efektif dan cerita-ceritanya menggelitik. Sangat cocok untuk jadi referensi latihan menulis yang ringkas. Hanya saja, kesenangan bermain-main itu terasa diulang-ulang terus. Sampai di halaman-halaman terakhir, rasanya sudah menjemukkan dan ingin cepat selesai. Saya tak bisa menemukan apa yang ingin saya rasakan ketika membaca buku. Buku ini mungkin akan menyenangkan bila dibaca bertahap sebagai selingan membaca buku lain, tetapi tidak untuk sekali duduk.
Profile Image for kucing premium.
3 reviews
October 21, 2021
Berisi 112 cerita sangat pendek (ada yang cuma 1 kalimat saja). Dengan tema tema yang beraneka macam, mulai dari masalah susah tidur, telur ceplok, saus portugis, malam pertama yang berdarah darah, kanibal, cinta tak sampai, pangeran kodok, cinderela, putri duyung kalengan sampai makhluk raksasa yang menelan bumi.

Meski ceritanya pendek pendek, tapi akan memanjang diingatan.
Bukan di bagian yang lain.

Full review di sini https://youtu.be/ZEpZvqTI1Oc

35 reviews
October 10, 2022
Ini adalah buku fiksimini pertama saya, dan sangat mindblowing bahwa memang benar fiksimini membuktikan menulis cerita bisa tidak panjang untuk membangun imajinasi si pembaca. Setiap halamannya memiliki banyak kejutan, keheran-heranan bahkan kadang berasa tidak masuk akal karena imajinasi semakin liar rasanya. Benar adanya, pemburu aksara untuk orang yang sedang lapar cerita.
Profile Image for Mare.
32 reviews1 follower
Read
April 9, 2023
i didnt know i would love this??? walau amat pendek, cerita-ceritanya berhasil menghibur. lucu, juga ironis dan tragis di bagian menjelang akhir. suka gimana kebanyakan ini tuh menghadirkan twist? atau alternative ending/plot dari dongeng yang kita udah gak asing sama kisahnya. suka juga sama kisah-kisah lain yang gak kalah absurd, ajaib, fantastis, tapi tetep thought-provoking. 🤔
Profile Image for Nitaf.
144 reviews2 followers
October 18, 2023
Nggak nyangka sih fiksi mininya bener-bener se"mini" itu.
Ini tipikal buku yang walaupun tipis dan isinya dikit, tapi nggak bisa diselesaikan dalam sekali duduk sih. Beberapa ceritanya ada yang lumayan absurd dan penuh teka-teki, jadi pembaca itu dibikin "hah hoh hah hoh" buat nebak maksud cerita itu.
Lumayan mikir keras sih, hahaha.
Sekilas agak mirip tulisannya Ziggy juga.
Displaying 1 - 30 of 49 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.