What do you think?
Rate this book


208 pages, Paperback
First published December 1, 2016
Contoh dari Inggris selama abad ke-18 yang panjang itu menggarisbawahi korupsi yang terlembaga tidak bisa diberantas dengan tindakan reformasi yang berdiri sendiri atau perubahan kelembagaan yang bersifat satu demi satu, tetapi oleh sebuah perubahan ideologi dan politik mendasar yang memicu suatu perasaan kolektif yang lebih kuat.
Memahami nasionalisme sebagai warisan, dalam pandangan Anderson, adalah tidak tepat dan kemungkinan besar memiliki konsekuensi fatal. Dalam kasus Indonesia, semakin berat dan mahal warisan tersebut, semakin besar upaya yang diperlukan untuk mempertahankannya. Konsep Demokrasi Terpimpin Sukarno diberlakukan dengan mengorbankan kesempatan dialog bersama unsur-unsur demokratis, termasuk Mohammad Hatta dan para politisi sipil lain dan sejumlah kecil perwira militer yang merasa tidak puas. Selama Orde Baru, hal ini melibatkan teror negara. Dalam kedua kasus, Indonesia menyaksikan erosi demokrasi dan kebangkitan sistem otokrasi.