Jump to ratings and reviews
Rate this book

The Tied Series #2

Tied The Knot: Cinta Datang Saat Terbiasa

Rate this book
Tiga hal paling penting bagi Rian dalam hidupnya; Mama, arsitektur, dan tidur panjang di hari Sabtu. apa pun akan dilakukannya demi ketiga hal itu. Ketika Mama menjodohkannya dengan seorang gadis yang tidak terlalu dikenalnya, meskipun ingin menolak, tapi dia tidak sanggup melakukannya. Terutama saat melihat binar penuh harap di mata Mama. Kebebasannya seketika terasa tidak sebanding dengan kebahagiaan mamanya.

Bagi Dee, Tante Ratu bukan hanya seorang atasan yang memberinya gaji. Beliau juga menggantikan sosok ibu yang nyaris tidak dikenalnya. Tapi, saat Tante Ratu memintanya menikah dengan putra tunggal beliau yang sudah memiliki reputasi negatif di kalangan perempuan, dia merasa berat untuk menerima. Setidaknya sampai dia melihat bagaimana lelaki itu memperlakukan ibunya.

Kata orang, laki-laki yang menghormati ibunya, pasti akan menghargai pasangannya.
Tapi, apakah rasa saling menghargai saja cukup untuk menjadi awal dari sebuah pernikahan?

424 pages, Paperback

First published January 13, 2017

62 people are currently reading
566 people want to read

About the author

Alma Aridatha

6 books186 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
183 (34%)
4 stars
145 (27%)
3 stars
139 (26%)
2 stars
43 (8%)
1 star
18 (3%)
Displaying 1 - 30 of 86 reviews
Profile Image for Crowdstroia Crowdstroia.
Author 11 books651 followers
July 26, 2017
Sebelumnya, I have no grudge against the writer. Menurut gue, penulisannya sangat memikat dan bikin gue baca terus tanpa perlu memaksakan diri. Tapi, yak, gue ada alasan kenapa gue cuma kasih satu bintang. Jujur, ini novel Wattpad pertama yang gue kasih bintang satu. Dan gue kasih bintang satu bukan karena teknik nulis, tapi karena konten dalam ceritanya. Gelo, gue nggak bermasalah sama cerita kawin paksa, gak bermasalah sama tokoh cowok dominan, tapi ini sumpahhhhh bikin gue frustrasi baca ceritanya. Lebih frustrasi lagi mengetahui bahwa banyak perempuan yang menganggap Rian adalah tipe suami-able dan rumah tangga Rian-Dee adalah rumah tangga idaman.

Oke, pertama, konflik.

Ini konfliknya apaan?

Kalau mau kasar, jujur aja, segala “konflik” yang ada di cerita ini itu… kayak bukan konflik. Cuma kayak permasalahan sehari-hari, tapi penyelesaiannya gampangan parah. Kayak… apa ya. Hidup gampang banget gitu. Mulai dari nikah paksanya, kondisi kesehatan Tante Ratu (mamanya Rian), kemunculan ibunya Dee, semua terlalu gampang. Like, kayak bukan konflik, soalnya jatohnya kayak sepele banget dan diselesaikan dengan terlalu mudah. Contoh? Rian jadi bad boy tobat setelah nikah, Tante Ratu sakit-sakitan dan akhirnya yaudah sehat, kemunculan tiba-tiba mamanya Dee yang mau baikan sama anaknya juga yaudah gitu, struggling pas kemunculan mamanya Dee itu cuma sifat kekanakannya si Dee aja.

Yak, sebenernya konflik just so so itu nggak bikin gue bermasalah amat sih. Paling kesel dikit karena kehidupan karakternya kegampangan. Yang bikin gue frustrasi berat itu ya karakter-karaternya.

Here we goes.


RIAN, THE BAD BOY “TOBAT”

Rian ganteng, suka ‘tebar benih’ sana-sini dengan alasan “Ceweknya emang mau sama gue, kami suka sama suka, udah gede dan tau konsekuensi”, dinikahkan dengan Dee oleh ibunya Rian sendiri. Alasan dinikahkan sama Dee? Karena Tante Ratu merasa Rian itu sayang keluarga, Tante Ratu sakit-sakitan, dan Dee cewek baik-baik. You can relate lah. Gue padahal nggak masalah dengan cerita bertema perjodohan. Yang jadi masalah?

Rian itu bangsat dan dia bangga dengan kebangsatannya.

Iya, dia bangga. Dia bangga dia pernah brengsek bahkan setelah nikah.

Tahu kenapa?

Soalnya, mending brengsek dari sekarang daripada ntar-ntar pas udah tua. Orang yang pas udah tua, udah nikah dan punya anak baru brengsek itu bakal diketawain sama Rian. Kenapa? Dia intinya hanya beralasan, “Ke mana aja mereka [baru ngelakuin itu sekarang]?”

Soalnya, dari yang gue tangkap sih, si Rian ini merasa manusia itu cuma wasting time kalau di masa muda nggak ngelakuin kebrengsekan, dan akhirnya bikin dia merasa bangga sama dirinya sendiri yang udah brengsek dari muda, jadi pas tua, Rian nggak akan bikin ribet keluarganya.
*sigh*

Tante Ratu tahu kebejatan seksual anaknya. And yet, tetap menikahkan Rian dengan Dee. Padahal, dia dikatakan sangat sayang dengan Dee seolah Dee adalah anak kandung dia.
Trus kenapa dia mau nikahin Dee sama anaknya yang suka tebar benih itu?
Biar si Rian sadar? Biar Rian tobat? Biar dapat cucu?

Oiya, ada beberapa adegan Rian dan Jessica (mantan pacar sekaligus mantan partner seks Rian juga) yang kelihatannya masih mau balikan sama Rian, makanya dia kelihatan godain Rian. Trus, si Rian nggak terpengaruh sama Jess karena menurut Rian, dirinya itu udah tobat. LOL.

Tobat ndasmu.

Gini. Gue tahu kok, memang ada cowok bejat yang tobat. Cuma, yang namanya tobat setahu gue itu MENYESALI perbuatan buruknya. Dan, idealnya, tobat itu karena Tuhan, bukan karena hal-hal fana yang bersifat duniawi. Manusia dan lingkungan di sekitar kita itu bisa jadi faktor pendorong kita untuk tobat, tapi jelas BUKAN untuk jadi alasan utama manusia tobat. Kalau manusia tobat karena hal selain Tuhan—let’s say, tobat karena cewek yang dia cintai—berarti tobatnya nggak ikhlas dong? Berarti kalau si cewek misal udah berubah dan mengkhianati dia, trus dia udah nggak cinta lagi sama si cewek, tobatnya berhenti karena nggak ada lagi cewek yang dia cinta? Wew.
Apa Rian tobat? Apa dia menyesali perbuatannya? Nggak, dia nggak nyesel. Dia justru bangga. Dan dia juga bangga karena cowok sebrengsek dia bisa mendapatkan cewek ‘sebaik’ Dee.

Dan, cowok seperti inilah yang dielu-elukan sebagai jadi suami idaman sama sebagian besar pembaca.

Ada apa dengan dunia?


DEE, THE GOOD GIRL MANUT KARO SUAMI

Gue kasar aja sih.
Dee ini bego.
Maksudnya, dia baik, dia polos. Tapi, dia bego.
Dan, bego yang gue maksud ini bukan ngomongin soal akademis.

Gue sedih banget ngeliat perempuan kayak Dee, yang lemah dan tak berdaya kepada Rian hanya karena Rian adalah suaminya. Istri harus patuh kepada suami? Kalau suaminya bejat, tetap dipatuhi? What a great way to hurt yourself. Gini loh, iya emang istri yang baik patuh kepada suami (gue ngomong gini karena latar belakang Dee-Rian itu Islam, akad nikahnya Islam soalnya), tapi, suami yang baik juga HARUSNYA MAU mendengarkan istri. Like, Dee, c’mon. Nggak semua manusia itu sempurna, termasuk suami lo. Bisa jadi suami lo salah. Dan lo punya mulut untuk berkompromi sama dia. Trus kenapa nggak dipake? Kenapa hanya manut wae? Kalau ternyata udah nyoba kompromi berkali-kali tapi Rian nggak mau diajak kompromi? Tanya aja ke diri lo sendiri kenapa lo mau nikahin cowok bejat macam dia dari awal.

Dude, dari awal, Dee ini dari TAU kalau Rian itu bejat, tau kalau Rian itu udah nidurin cewek sana-sini. And yet, dia tetap menikahi Rian demi Tante Ratu.

Hanya karena dia sayang Tante Ratu like????

Ya gue nggak ngerti sih gimana orang lain. Tapi, kalau gue di posisi dia, seandainya ada Tante Ratu yang gue anggap udah kayak ortu sendiri, minta gue buat nikahin anak dia yang suka nidurin cewek sana-sini, dan si anak cowoknya ini dan nggak ada tanda-tanda menyesali perbuatannya, gue pasti berpikir ulang ini si Tante Ratu beneran sayang sama gue apa kagak. Don’t judge Rian by the cover? I don’t. I judge him by what he does and the way he thinks. Tante Ratu bilang Rian itu sayang keluarga? Nope. I don’t think the same. Rian bukan sayang keluarga. Dia cuma Mama’s Boy, mau jadi yang terbaik untuk ibunya. Ini beda sama sayang keluarga. Logikanya gini, kalau dia sayang keluarganya, kenapa dia tebar benih sana-sini dan bangga karena dia brengsek? Apa dia bangga karena dia brengsek tapi nggak munafik dan “apa adanya”?
*sigh*

Trus masalah stroller… gue gatau sih harus ngomong apa. Itu bikin gue bertanya ulang apakah cowok emang egonya setinggi Rian? Yang setelah tahu istrinya pakai duit sendiri buat beli stroller (niatnya baik loh, nggak mau ngerepotin Rian) trus Rian marah karena dia merasa ‘dia adalah lelaki, harusnya dia yang menafkahi’ dan cewek-cewek menganggap itu perbuatan heroik.
Ada apa dengan dunia? (2)
Bro, lo lagi dibantu sama orang. Dan yang bantu Ini BINI LO. Bini lo nggak mau ngerepotin lo. Bini lo bukan orang asing. Haruskah marah hanya karena masalah sesepele ini? Kalau lo sayang bini lo, kalau lo memang merupakan “family man” yang diagung-agungkan sama ibu lo, dan lo khawatir duit bini lo ntar kurang, ya lo ngomonglah baik-baik. Tanyalah apa ada yang kurang, tanya apa lo harus provide money or something like that buat kebutuhan rumah tangga. Apa harus marah? Harus ngambek? Lo marah karena ego lelaki lo tercoreng akibat bini lo yang bayar stroller bayi kalian? Are you okay, dude?

Kesimpulan setelah membaca cerita ini dan melihat reaksi banyak perempuan yang menginginkan suami seperti Rian?

Oh, saya akhirnya tahu kenapa cowok baik-baik sering ditolak cewek LOL JK.
Profile Image for Oda Ayu.
Author 6 books167 followers
July 26, 2017
Ini buku pertama yang saya beri bintang satu di goodreads. Ini juga buku pertama yang membuat saya menulis review untuk sesuatu yang tidak saya suka. Mohon maaf jika mungkin banyak yang tidak setuju dengan pendapat saya.

Saya tertarik membeli dan membaca buku ini dari review baik yang muncul di laman muka goodreads saya. Karena berasal dari wattpad, saya mencoba melihat beberapa part yang masih ada di watttpad. Seketika saya tertarik. Ada gaya bahasa yang memikat saya di awal-awal pembukaan buku ini. Sayangnya, hal itu langsung lenyap begitu saya menuntaskan membaca buku ini sampai habis.

Mari kita mulai dari hal paling dasar. Setelah tamat membaca buku yang tebal ini, pertanyaan saya hanya satu:

Apa konflik yang diangkat dalam cerita setebal 400 halaman ini? Ada beberapa permasalahan memang tapi itu bukan major problem dan eksekusi penyelesaiannya terlalu mudah. Saya sebagai pembaca serasa hanya membaca kisah hidup pernikahan sepasang manusia yang … baik-baik saja, terlalu mengada-ada, terlalu mudah.

Setelah permasalahan dasar tersebut, hal berikutnya yang membuat saya merasa cerita ini adalah sebuah bentuk pembodohan massal adalah penggambaran tokoh utama perempuan yang sangat tidak realistis. Saya sangat miris karena ternyata banyak yang merasa Dee adalah gambaran perempuan sejati yang menjadi idola. Selain itu, penggambaran tokoh utama laki-laki juga sukses membuat saya memaki-maki siapa pun yang bisa saya maki-maki atas kelahiran tokoh ini.

Karakterisasi tokoh-tokoh utama dalam novel ini membuat saya mengelus dada. Berikut contoh-contohnya:

1. Tante Ratu (Mama Rian) dikatakan sangat sayang dengan Dee seperti anaknya sendiri, tapi dia menjodohkan Dee dengan Rian yang notabene adalah lelaki playboy yang menurut narasi sudah tidur dengan banyak perempuan. Mana ada orang baik yang tega menjodohkan perempuan baik-baik dengan lelaki penuh masa lalu yang tidak baik seperti Rian? Bukankah itu dilakukan Tante Ratu karena dia terlalu cinta diri? cinta anaknya? dan ingin agar anaknya mendapatkan perempuan baik-baik? juga ingin agar dirinya mendapatkan menantu yang taat pada mertua apa pun yang terjadi? SO SELFISH.



Sebagai perbandingan, saya akan menyamakan tokoh Rian dengan Erwin dari novel Alita@First karangan Dewie Sekar. Tokoh mereka sama secara general, baik namun tidak bisa menyingkirkan pesona wanita dalam hidupnya. Lalu tokoh Tante Ratu akan saya sejajarkan dengan Yusa (kakak Alita). Persamaan keduanya adalah menyayangi tokoh utama wanita dengan sangat dan mengenal perilaku playboy tokoh utama laki-laki. Lalu Dee yang saya bandingkan dengan Alita karena sama-sama berhubungan dengan laki-laki yang punya sejarah ‘playboy’.



Pada novel Alita@First, Yusa jelas-jelas sudah membentengi Alita dari Erwin. Bagi Yusa, Erwin seperti keluarga karena dia sangat baik sebagai manusia, tapi sejarah kelamnya dengan banyak wanita membuat Yusa tidak rela kalau Alita yang begitu baik & bersih harus dikotori oleh Erwin. Meski Yusa tahu Alita mencintai Erwin. Sekarang kita bandingkan dengan tokoh Tante Ratu, dia yang sudah jelas tahu betapa bejat perilaku seksual anaknya, dengan sengaja menjodohkannya dengan wanita sebersih Dee. Berbanding terbalik dengan perilaku Yusa meski dari penggambaran keduanya sama-sama menyayangi tokoh utama wanita seperti anak sendiri. Logika Tante Ratu sepertinya sudah hilang di balik tendensi untuk memberi wanita terbaik untuk anaknya. 



Bagi sebagian orang mungkin perilaku don juan itu bisa diubah setelah menikah. Toh, mengubah perilaku tidak bisa sesederhana itu. Pada novel Alita@First cinta Erwin pada Alita ditunjukkan dengan keengganan Erwin menjadikan Alita sebagai wanitanya. Bagi Erwin itu adalah penghargaan tertinggi yang bisa dia berikan pada Alita. Terbukti, Erwin memang tidak bisa mempertahankan rumah tangganya dengan istrinya, bahkan kemudian dia meninggal karena HIV AIDS (which makes sense given the circumstances of his past). Bagaimana dengan Rian? OH TOLONG. Silakan baca poin selanjutnya untuk mengetahui hal tersebut.

2. Rian adalah karakter yang sungguh mengesalkan. Dari narasi, Rian digambarkan sebagai sosok playboy yang sebetulnya sangat family man. Padahal menurut saya dia hanya egois, tinggi hati, cenderung menganggap remeh perempuan, dan emak oriented (semua tujuan hidupnya hanya untuk menjadi yang terbaik di hadapan ibu). Mengapa begitu? Satu, dia dengan entengnya menyatakan diri beruntung sudah menjadi lelaki bejat semasa muda tapi bisa mendapatkan perempuan sebersih Dee. Itu bukan penghargaan terhadap istri, itu penghargaan berlebih terhadap diri sendiri.



Dua, juga karena kejadian di mana Rian marah karena Dee membeli peralatan untuk calon bayi mereka dengan uang Dee sendiri. DIA MARAH FORGODSAKE! Dia bilang kepada Dee itu sudah mencoreng harga dirinya sebagai lelaki. Dia menganggap Dee tidak menghargai keberadaannya sebagai orang yang menafkahi keluarga mereka. Sayang, yang saya lihat, dia hanya tidak suka diremehkan dalam hal ekonomi. Padahal, Dee punya hak untuk mandiri dan berkontribusi secara ekonomi untuk calon bayi mereka. Apa memberi kesempatan pada istri untuk turut serta membeli sesuatu bagi bayi mereka adalah hal yang menyalahi aturan? Sebesar itukah ego seorang Rian? IYA! Sedihnya ternyata banyak orang yang melihat itu sebagai sebuah sikap gentleman.



Lalu Rian juga digambarkan memarahi ibunya dalam kondisi ibunya sedang sakit. Padahal seharusnya sikap Rian adalah family man. Family man macam apa yang mengamuk melihat ibunya sakit tidak berdaya? Sekali lagi, dia bukan memikirkan ibunya, dia hanya memikirkan cara untuk menjadi baik di depan ibunya. Hasilnya? Dia tidak benar-benar peduli terhadap beliau, Rian hanya ingin terlihat baik dan cenderung marah jika keadaan tidak sesuai keinginannya. 

Rasa kesal saya berlipat-lipat ketika Dee menyamakan Rian dengan Barney dari HIMYM. TOLONG! Barney jelas lebih baik dari Rian. Barney menghargai Robin, bahkan ketika Robin akhirnya memutuskan bahwa pernikahan bukanlah untuk mereka berdua. Rian bisa menghargai Dee seperti Barney menghargai Robin?! Saya tidak yakin karena bahkan urusan uang saja sudah menjadi hal besar baginya. 



3. Dee juga sama menyebalkannya. Selemah-lemahnya perempuan di hadapan cinta, tidak ada yang lebih mengesalkan dari bentuk kelemahan Dee dalam cerita ini. Rasa tunduknya pada suami membuat Dee terasa seperti tidak punya kepentingan lain di dunia selain membahagiakan suami. Selain itu dia juga terlalu menuhankan sosok Tante Ratu seolah orang itu sangat baik. Padahal sekali lagi, tidak ada orang baik yang menjerumuskan seekor domba ke sarang serigala.

Melihat Dee yang begitu menjadikan Rian sebagai pusat hidupnya membuat saya mengelus dada. Dia lemah dan tidak berdaya hanya karena satu alasan: ‘Rian sekarang adalah suaminya’. 

Satu-satunya kejadian di mana Dee terlihat mau mengimbangi Rian hanya ketika privasi hubungannya dengan sang ibu terusik. Sayang, konflik itu pun dieksekusi dengan cara yang terlalu mudah.

Sifat sabar Dee seakan menjadi tameng untuk menyempurnakan kisah pernikahan Rian dan Dee. Sekali lagi saya mengelus dada karena ternyata banyak orang yang mengagumi kesabaran Dee. Tolong, itu bukan kesabaran tapi kebodohan. Tidak seharusnya perempuan mengalah untuk lelaki seperti tidak seharusnya lelaki mengalah untuk perempuan. Hubungan pernikahan harusnya dilandasi oleh semangat berkompromi. Percayalah! Dee dan Rian tidak pernah saling berkompromi, yang ada hanya Dee yang selalu sabar menghadapi keegoisan Rian dan Tante Ratu.


Pada akhirnya novel ini bagi saya menawarkan sebuah konklusi: perempuan baik bisa mengubah lelaki bejat menjadi baik. Padahal, dalam kehidupan nyata perempuan baik seharusnya punya misi dan mimpi lebih besar daripada hanya untuk mengubah playboy menjadi good boy. Dalam sebuah hubungan (apalagi pernikahan), seharusnya pasangan saling melengkapi dan membuat yang lainnya menjadi lebih baik. Bukan hanya satu pihak yang melakukannya seperti yang ada dalam cerita ini.

Cerita ini membuat hati saya miris. Ini bukan kisah tentang bagaiaman sebuah pernikahan berjalan dengan konfliknya yang beragam. Cerita ini adalah pembodohan massal yang memberikan mimpi bahwa perempuan baik bisa mendapatkan lelaki bejat yang ternyata berujung baik seperti Rian. Juga sebuah khayalan tingkat ketujuh yang mengiming-imingi kebahagiaan dalam pernikahan. Padahal, Rian tidak baik, Dee tidak mengubahnya, dan kisah mereka tidak lebih dari mimpi siang bolong belaka. Jika pernikahan idaman dalam benak banyak orang ternyata adalah pernikahan seperti milik Dee dan Rian, maka sudah jelas mengapa hari Kartini tidak pernah dimaknai lebih dari sekadar memakai pakaian adat daerah. Ayolah, perempuan-perempuan punya mimpi yang seharusnya lebih besar daripada ini. Janganlah kita membodohi diri sendiri lagi dan lagi.

sebagai pertimbangan:

Tadinya saya tidak memberi rating pada cerita ini dan memasukkannya ke dalam daftar bacaan ‘FUN READINGS’ karena memang tidak ada isi yang bisa dimaknai. Saya memutuskan membuat review ini hanya supaya ada perspektif berbeda yang bisa dilihat dari berbagai review yang sudah ada mengenai novel ini. terima kasih.
Profile Image for Autmn Reader.
883 reviews93 followers
December 28, 2021
Baca di Ipusnas

2,5 🌟


...............

"Laki-laki yang hormat sama ibunya, pasti bisa menghargai isterinya."

Itu subtitle novelnya, tapi coba kuliat. Menurutku yang tepat adalah;

"Laki-laki yang hormat sama ibunya, pasti bisa menghargai perempuan."

Yup. Rian bilang kok dia itu menghargai perempuan dengan cara gak akan maksa cewek "tidur" ama dia. Itu kata Rian. Jadi berbeda persepsi sama akoeh. Gak protes kok, itu kan Rian.

Nah bisa dibilang novel ini emang lebih baik daripada novel yang pertama karena aku lebih menikmati gaya bahasa di cerita ini. Ku bahkan mengesampingkan novel Arya Buaya dan Avatar Korra buat baca ini.

Ceritanya ringan pake banget dan karena itulah ku kasih 2 🌟 karena gimanapun juga ku cepet baca novel ini dan menikmatinya (awalnya ku mau kasih 3 🌟 tapi kok rada gak iklas gitu, ya? Hehe). Masalahnya:

1. Penulis kadang terlalu detail sama deskripsi dan kadang bikin annoying. Contohnya, ada deskripsi yang ngejelasin apa aja yang dilakuin Rian di kamar mandi. Mulai dari buang air sampe cukuran sampe mandinya. Terus ada juga deskripsi yang nyeritain apa yang dibawa Rian pas dia panik. Di sebutin satu-satu di narasi kalau Rian bawa hpnya, hp Dee, dompetnya, dompet Dee. Well, you shouldn't do that. Dengan nulis Rian mandi, pembaca juga bisalah nebak ngapain aja. Dengan cuman disebutin membawa barang yang diperlukan pasti udah nyangkut dompet, ponsel, ama kunci mobil, kan. Kecuali kalau tokohnya emang pelupa dan kelupaanyatuh di jadiin konflik.

2. Bicara soal konflik, konflik di cerita ini bisa di bilang minim sekali. Menurutku ceritanya tuh gak punya tujuan. Gini lho, jadi di cerita ini ada konflik soal perjodohan, masalah ama ibunya dee, masalah tentang Radit dan Jessica, dan masalah sakitnya ibunya Rian. Tapi semua itu cuman masalah kecil yang selesainya gampang banget. Mungkin ini emang genrenya lebih ke slice of life kali ya. Jadi menurutku novelnya gak perlu setebal 400 sekian halaman. Padahal masalah-masalah diatas bisa dijadiin konflik gede. Sayang sih menurutku. Coba lebih di fokusin tujuan ceritanya kemana, apakah build relationships, atau apa gitu.

3. Karakter. Ku harusnya gak komen banyak disini karena karakter adalah trope bad guy married good girl. I don't mind it ya. Cuman ada beberapa hal yang mengganggu. Sifat Ryan itu spoiled banget dan Dee tuh alay. Wkwwk. Alay sih dua-duanya. Aku emang belom punya anak dan belom pernah juga ngerasain jadi ibu, jadi pas baca Dee sedih karena anaknya gak rewel pas mereka jauhan padahal anaknya sering deket ama dia, jadi rada ganggu gitu. Tapi kan dia udah jadi ibu, jadi ya mungkin beda rasanya. Dan masalah stroller yang Rian ampe marah. Itu juga alay menurtku. Hello, istri bisa beli dari tabungan tuh ya dihargain bukannya dimarahin, wkwkw. Tapi sekali lagi, aku bukan suami jadi gak tahu gimana rasanya. Cuman ya menurutku annoying aja sih.

Udah deh segitu aja. Ku mau lanjut buku ketiganya. Tapi mau lanjutin Arya Buaya dulu kali ya?

Hmm.

Profile Image for Ainay.
418 reviews77 followers
June 7, 2019
2.3🌟

Pertama-tama, gaya tulisannya aku suka karena enak banget dibaca. Mulus bangey semulus aliran sungai Mahakam si tol Sexy Killer. Tapi modal kepiawaian mengolah kata aja nggak cukup buat menyenangkanku.

Pertama, novel ini bisa dibilang nggak punya konflik. Arah dan tujuannya nggak jelas mau di bawa ke mana.
Kedua, dunia pernikahan Dee-Rian sesuai dengan stereotype pernikahan yang suka diteriakkan kaum feminis karena menabrak kesetaraan gender dan si Rian ini cukup seksis.
Ketiga, karakter-karakternya nggak seberapa loveable dan malah cenderung plinplan.

Tapi, aku tetap bisa membacanya sampai habis 424 halaman (yang) walau dipotong separuhnya nggak akan menghilangkan esensi cerita. Karena seperti yang kubilang di atas, tulisan kak Alma enak banget dibaca. Santai dan nggak bikin bosan.

Aku masih bakal baca buku penulis yang lain karena penulis punya modal yang bagus banget. Hal-hal nggak sreg yang aku tulis di atas bisa berubah dan berkembang (semoga)
6 reviews1 follower
March 26, 2017
Semua cerita Alma itu matang dan layak terbit secara major. Penulis favorit saya, dan yakin banyak orang lainnya yang cinta sama tulisan Alma yang ga menghayal tapi bikin halusinasi.

Berawal dari Rian yang sayang banget sama emaknya, Tante Ratu, yang nurut saja dijodohin sama Dee.
Rian yang HOT & PRO. Dee yang bikin gemes Rian dan para pembaca dengan kepolosannya. Pernikahan yang awalnya tidak berlandaskan cinta. Dan kalau kata Uwi; one of Dee's besties, orang buta juga bisa liat kalau mereka tuh udah saling cinta.
Hati-hati sama jantung kalian karena bakal berefek sangat bahaya dan bisa bikin senyum-senyum sendiri kalau udah baca cerita Alma tuh.
Dee memiliki tiga sahabat beserta suami-suami hot masing-masing.

Latar belakang pejerjaan tokoh-tokoh The Tied Series tuh anak arsitektur (Rian, Gio, dan Rania) dan ada banker (Radit dan Uwi; pasangan terHOT bagi saya).

Tied The Knot adalah seri ke dua dari The Tied Series. Seri pertamanya adalah Tied Up(Rania-Makiel)[self publishing], dilanjut Tied Knot Up (Rian-Dee)[ready at bookstore], Re-tied (Uwi-Radit; my favorit), dan Untied (Gio-Jess; my second fave).

Berharap semua cerita Alma (kinky_geek) bisa terbit secara major; The Tied Series dan The Broken-Heart Series. Jadi setiap kangen tokoh dan ceritanya bisa langsung "meet up".
Amin
Profile Image for Tjhin Carla.
4 reviews1 follower
June 21, 2017
THIS IS MY FAVE FOR TIED UP SERIES!!!
Siapa sih ga cinta ama karakter Papa Rian ama Mama Dee? syeeeedddd--- this is bootifull hahahaha. Berawal dari ga bs bobo n nyari2 cerita lucu di watty eh malah nemu ini, SUMPAH YA NAGIH ABIS!! Dari situ sy langsung bertekad klo nih author ngeluarin novel KUDU-WAJIB BELI!! Ga sia2 penantian seri kedua ini. Mnrtku ini paling the best krn karakter Rian dan Dee itu kuat mnrtku walo kadang kita mikir klo2 "ada ga sih cowo dan cewe macam Rian-Dee ini?" Kadang mikir ini mustahil tapi klo dipikirin lagi apa sih yg ga mungkin? hahahaha
Terus alur cerita ini ngalir dengan menarik, penggambaran scene settingnya juga asik! Adegan ehem2nya sungguh terasa sopan tapi bikin doki-doki loh /LOL
Pokoknya buku ini kepingin di re-read berulang2 terus deh hhehehehehehe

Semangat mbak Alma!!!
Profile Image for Arista Vee.
Author 6 books44 followers
December 22, 2017
Hal yang saya dapat dari novel ini:
1. Terlalu panjang
2. Konfliknya ringan tapi saya lumayan suka
3. Typo *ini sih pasti
4. Gaya bahasa Ryan yang kocak, saya suka hehe
5. Beberapa adegan yang agak over, kayak pas Ryan ngambek gara-gara Dee beli perlengkapan bayi sendiri, Ryan yang terlalu kekanakan, Jessica yang masih gantung (?) iya sih ada squelnya soalnya hehe tapi... Harusnya dikasih penjelasan dikit aja di cerita ini tentang sikap Jessica sebenernya ke Ryan. Kayak sikapnya Radit yang ternyata dia masih suka sama Dee meski akhirnya sama yang lain.
6. Manis kok tapi kadang bingung sama perubahan pov-nya
Profile Image for Nike Andaru.
1,644 reviews111 followers
September 9, 2019
178 - 2019

Ini buku ketiga Alma Aridatha yang saya baca. Bacanya justru dari buku yang paling akhir dulu nih.
Entah ini seri keberapa dari Tied series, kali ini ceritanya soal Rian dan Dee.
Setelah baca soal Gio dan Jess rasanya kok ya gak bakal banyak yang bisa diceritakan dari kisahnya Rian, ternyata saya salah, buktinya 400 halaman aja ini bukunya.

Kehidupan pernikahan yang diawali tanpa cinta dari Rian dan Dee ternyata menarik banget untuk diikuti. Masih dengan dua POV, dari sisi Rian dan dari sisi Dee, semuanya terasa banget pas dibaca.
Rian yang sebelas dua belas sama Gio harus menyatakan mau menikah dengan Dee yang dikenalkan Mamanya. Awalnya cuma biar Mamanya tenang, perjodohan pun terjadi.

Sebenarnya cerita cinta dijodohkan terus timbul benih benih cinta, jalaran tresno sokokulino itu udah banyak ya, tapi Alma menceritakan dengan menarik, sehingga pembaca bisa merasakan gimana jadi Rian dan gimana jadi Dee. Rian yang sayang banget sama Mamanya, rasanya emosinya dapet banget gitu buat saya. Sampe saya beberapa kali merasa mata saya berkaca-kaca (saking cengengnya).

Intinya, buku ketiga Alma ini saya suka, sama seperti buku sebelumnya yang udah saya baca.
Profile Image for Boo Boo.
361 reviews12 followers
March 1, 2022
Mumpung sudah kelar di lahap tahun ini. Satu novel wattpad yang begitu banyak disukai waktu pertama muncul penampakannya(?)

Satu sisi aku belum dibuat jatuh cinta sama karakter utama cowoknya, Rian. Tapi yang pasti dia lucu banget. Haha. Celetukan-celetukannya buat geli sendiri. Selalu mesum bangke. Bikin aku kayak dipentil tepat di dahi. Soalnya ngerasa sih :v

Diluar celetukan, Rian ini...... bejat banget sebelum kawin. Eh. Menikah. Sebenernya kasian Dee dapet suami begini😂 Bekasnya ampun-ampunan.

Profile Image for rhidayat.
119 reviews6 followers
July 14, 2017
Ingin dapet cerita yg komplit? Mulai dari g suka sampai suka? Maka saya rekomendasikan novel ini untuk Anda. Seputar dunia pernikahan, bagaimana rasa suka dan percaya itu berkembang.
Next time, mungkin label dewasa dicetak lebih besar :)
Profile Image for Shanya Putri.
350 reviews160 followers
August 27, 2018
Ditulis menggunakan dua sudut pandang: Rian dan Dee.

Ceritanya ngalir. Bisa dibilang ringan banget, (walau dengan beberapa adegan dewasa). Konfliknya tuh kebanyakan hanya yang di keseharian dunia pernikahan. Bukan satu konflik "besar" gitu.

Selain itu, MC-nya rada ngeselin, sih. Dari awal lucu juga si Dee kok mau aja gitu dijodohin sama cowok yang nggak begitu kenal dekat. Karakternya agak mudah cepat berubah. Tapi menurutku fine-fine aja.

Di sini ada Papa Gio dan Mama Jess!! Yap. Aku baca No Place Like Home duluan daripada buku ini. Dan ternyata cerita mereka ada di buku ke-4, yha.

Overall, aku suka karena ceritanya ringan dan termasuk page-turner untuk aku. Bakal lanjut buku selanjutnya dan mungkin beli buku ke-4 nya.
Profile Image for Caddictbooks.
76 reviews5 followers
September 27, 2021
Re-read, awal baca di Wattpad, terus kangen akhirnya beli bukunya dan baca ulang. Masih suka banget, tapi akhir2 bosen. Untuk novel romance terlalu tebel, apalagi gk ada konflik berarti di buku ini. Kalau cm 300an halaman kayanya bakal lebih pas
Profile Image for Yasfin.
119 reviews
April 21, 2017

Cinta datang saat terbiasa



Tiga hal paling penting bagi Rian dalam hidupnya; Mama, arsitektur, dan tidur panjang pada hari Sabtu. Apa pun akan dilakukannya demi ketiga hal itu.



Tied The Knot adalah salah satu cerita di Wattpad yang aku baca berkali-kali dan entah kenapa nggak akan pernah merasa bosan untuk baca ulang setiap kangen sama duta kelpon alias Rian. Mungkin karena gaya bahasanya yang nyantai dan alur ceritanya yang realistis, jadinya punya bawaan pengin dibaca terus-menerus. Salah satu yang kusuka dari cerita ini adalah karakter utama cowoknya, yaitu Rian yang terlihat sangat sayang sekali dengan mamanya. Salah satu hal juga yang mungkin sangat jarang ditemukan di dunia ini. Saking sayangnya pun diceritakan Rian juga bakalan nurut kalo dijodohin sama sapi.

Cerita diawali dengan Rian yang menikahi salah satu pegawai butik mamanya yang bernama Dee. Rian nurut aja apa kata mamanya, karena dia tau mamanya pasti memilihkan yang terbaik buat dia. So sweet banget nggak sih? Padahal Rian nggak mengenal lebih dalam Dee itu seperti apa, tapi tau-tau dia dipaksa untuk mengenal Dee setelah mereka menjadi suami-istri.

Ceritanya juga disampaikan dalam sudut pandang Rian dan Dee. Jadi kita tau bagaimana pemikiran masing-masing karakter dan itu nggak membuat aku lelah dalam mengikuti alur cerita ini. Bahkan ketika cerita ini dicetak dalam ke bentuk novel pun, kenikmatan(?) ketika membaca cerita ini juga nggak hilang sama sekali. Padahal aku nggak menemukan perbedaan yang berarti dari cerita versi Wattpad dan novel. Biasanya kalo nggak menemukan perbedaan seperti itu pun bawaannya males untuk baca ceritanya lagi, but not for this story. God, baca cerita ini tuh bawaannya pengin cepet nikah biar pas tidur tuh ada yang dipeluk, bukan meluk guling lagi. *eh*

Novel ini juga menceritakan bagaimana kehidupan nyata seorang pegawai kantoran secara realistis, karena aku juga sedikit muak dengan cerita karakter tokoh utamanya CEO mulu. Jadi, novel ini termasuk ke dalam seleraku. Nggak tau sih termasuk selera ke kalian juga apa nggak.
Aku merekomendasikan buat kalian yang lagi nyari cerita dengan karakter yang punya latar belakang pegawai kantoran atau termasuk lini MetroPop(?). Aku nggak merekomendasikan ini buat kalian yang masih di bawah umur atau masih sekolah. Kalau kalian masih ngotot aja pengin baca ini, anggap aja bacaan yang seharusnya belum saatnya kalian baca itu sebagai edukasi ya. Kalian kan sudah memilih mana yang baik atau buruk buat kalian, jadilah pembaca yang pintar dan bisa bersikap dewasa dalam membaca cerita.

Review ini dibuat atas dasar pendapat pribadi. Kalau anda tidak setuju, ini hanya masalah selera
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
November 18, 2020
3.5 🌟

Reread 18.11.20

Pernikahan ini awalnya terjadi karena perjodohan dari sang Mama, ya Rian gak bisa nolak karena dia sayang mamanya apalagi mamanya lagi sakit. Pernikahan serba mendadak ini membuat Rian dan Dee amat sangat canggung, secara mereka emang gak pedekate dulu.

Awal2 pernikahan, Rian menganggap Dee temen serumah. Ya diakui, Dee belum bisa membuat dia tertarik. Sebaliknya Dee pun bingung dengan keadaan rumah tangganya yg begitu2 aja. Ada ketakutan juga sih, apakah rumah tangga mereka bisa berjalan dg baik atau nggak. Dan kehidupan mereka pun dimulai dengan banyak hal.

Gaya bercerita kak Alma ini menarik.

Rian emang beneran orang beruntung banget bisa dapetin Dee, ya secara dia ini playboy bgt. Tapi semenjak nikah sikapnya berubah, cuman dia masih kurang bisa memanage emosi sih. Kesel sih pas ngelakuin hal kurang ajar itu. Dee sosok yang lembut dan dewasa, sikap dia bikin orang2 nyaman. Mungkin inilah yg membuat Rian akhirnya bisa luluh. Karakternya konsisten dr awal sampe akhir.

Gaya bahasanya ringan dan mengalir, memakai sudut pandang orang pertama POV Dee dan Rian. Membuat perasaan mereka digambarkan dg baik. Baper sih sama mereka ini.

Interaksinya ini hangat, chemistrynya pun berasa bgt feelnya.

Dan untuk konfliknya, konflik rumah tangganya pas awal aja karena butuh penyesuaian jg kan. Trus juga lebih ke konflik keluarga, Rian dengan mamanya dan Dee jg dengan mamanya. Tapi konflik batin Dee emang lebih ngena sih, secara masa lalu dia emang menyedihkan. Dan untuk berdamai dengan masa lalu itu emang agak sulit, semua butuh waktu. Eksekusi konfliknya apik, endingnya sukaaa 🤍.

Overall, yang suka tema marriage life  bolehloh dibaca mana tahu cocok 😊.

"Aku bukan pendendam. Tapi sekali sesorang menyakitiku dengan sangat, akan sulit bagiku untuk memaafkannya."
Profile Image for Amira Herlambang.
11 reviews1 follower
November 21, 2017
Menurut pendapatku, tema tersebut lumayan mainstream dan tergolong... emm, mengada - ada? Jujur, awalnya aku nggak terlalu tertarik buat beli novel ini. Tapi setelah direkomendasikan sama salah satu sepupuku yang sama gila bacanya, aku akhirnya baca buku ini juga.

Salah satu faktor lain yang membuat aku tertarik untuk baca buku ini? Hmmm, karena nama pemerannya. Oke, ini memang tergolong agak aneh. Begitu baca blurb dan menemukan nama dua sahabatku (Dee dan Ratu), tanpa berpikir lagi aku langsung masukkan Tied The Knot ke keranjang belanjaku. Agak aneh memang :v

Kisah ini berpusat pada kehidupan Rian dan Dee. Rian, seorang arsitek yang punya reputasi negatif di kalangan perempuan. Playboy yang sering gonta - ganti cewek. Tapi ajaibnya, dia bener - bener nurut sama ibunya alias Tante Ratu.

Dee sendiri merupakan karyawan kesayangan Tante Ratu. Dia sudah kerja di butik Tante Ratu sejak lama. Disini Dee digambarkan sebagai gadis yang lemah lembut, polos, dan nurut sama Suami. Karena dia sebatang kara, dia menganggap Tante Ratu sebagai ibu kandungnya sendiri. Sejak Tante Ratu sakit - sakitan, dia jadi cemas akan masa depan Rian. Dia pun berinisiatif untuk menjodohkan Rian dengan Dee - yang menurutnya calon menantu idaman.

Nah, disinilah kekurangannya.

Cerita ini - menurut aku - terlalu datar. Konfliknya hampir nggak ada. Mungkin ada satu - dua masalah kecil (seperti kemunculan ibu kandungnya Dee, kecemburuan Dee sama Jessica, dll). But I think it's not a conflic. Semua itu bisa dieksekusi dengan mudahnya, tanpa benar - benar jadi masalah.

But, at all. I love this novel. Cara Kak Alma menceritakan kisah ini dari dua sudut pandang (Rian dan Dee) sukses buat aku jatuh hati. Kita jadi tahu gimana perasaan masing - masing tokoh dari dua sudut pandang itu. Pemilihan bahasanya juga bagus. Nggak terlalu berat, mudah dipahami, tapi membekas dalam hati (eaaa).
Profile Image for Atria Dewi Sartika.
115 reviews10 followers
February 24, 2017
"Pernikahan yang bahagia bukan cuma campur tangan takdir, Yan. Tapi juga hasil kerja keras kedua pihak." (Hal. 94)

*

Novel ini dibuka oleh sesi ijab kabul pernikah Rian & Dee. Dua orang yang menikah tanpa cinta namun disatukan oleh kecintaan mereka pada Bunda Ratu, Mama Rian.
Mama Rian yang terkena kanker ovarium sangat ingin melihat Rian menikah. Dan berharap bisa segera menimang cucu. Akhirnya itu pun menjadi misi hidup Rian & Dee. —
*

Jika bukan karena Bunda Ratu, mereka berdua tidak akan pernah bersama. Bagaimana tidak. Rian adalah playboy dengan track record yang bisa membuat ayah manapun mengusirnya jika ingin melamar anak gadis orang. Dan Dee? Perempuan ini masih suci dan polos. Pegangan tangan aja sudah membuatnya tidak nyaman

*

Untuk ukuran novel dewasa, konfliknya memiliki intensitas rendah. Tidak tajam sama sekali. Too sweet. Tapi karena banyak adegan dan percakapan yang hanya diperuntukkan untuk usia dewasa, maka novel ini jelas tidak boleh dibaca oleh remaja—
*

Banyak yang bilang klo novel ini bikin kebelet nikah, karena memang menampilkan pernikahan yang sweet banget. Minim konflik besar.

*
Profile Image for Niken Pratiwi.
1 review
May 15, 2017
Rian "aku tahu kita awalnya nikah karena terpaksa. Nggak saling cinta sama sekali. Tapi satu hal yang aku sadari, kita ternyata bisa menghormati satu sama lain. Aku nggak tahu itu bisa berhasil nggak buat orang lain sebagai modal awal pernikahan, tapi jelas berhasil buat kita."

"Aku cuma mau bilang kalau sekarang aku bukan cuma menghormati kamu sebagai istriku atau ibu dari anak anakku nanti, tapi aku udah jatuh cinta sama kamu."

Damn it... i fall in love with the story...

Proses lamaran pas abis ngelahirin... i dunno if maybe just in the book ... hihi
1 review
June 4, 2017
cerita nya nginspirasi banget buat menjalani rumah tangga... apalagi yang berawal dari perjodohan... tak harus d mulai dari saling mencintai... setidaknya saling menghormati...

"laki-laki yang hormat pada ibu nya pasti juga bisa menghargai istrinya" keren bangeeett,

" laki-laki sejati gg pernah ngomong kasar ke perempuan, laki-laki sejati gg pernah ngebentak perempuan, laki-laki sejati gg pernah mukul perempuan " senakal2 nya rian dia ttap menghormati perempuan, bukan membenarkan kelakuan rian dulu setidaknya rian tau batasan2nya...
Profile Image for elisa.
Author 4 books5 followers
September 7, 2021
Baru pertama baca Novel Alma, dan gaya menulisnya asyik. Ngalir gitu.

Tapi sayangnya, novel ini datar abis. Konfliknya nyebar (Radit, Jess, kanker Tante Ratu, dan Mama Dee) dan ambyar gak jelas ke mana. Lalu ditambah lagi dengan penyelesaian yang "gitu aja".
Kayak nggak ada klimaks novel sama sekali.

Jadi baca part awal novel ini, seru-seru aja. Makin ke belakang, makin bosen. Karakter tokohnya nggak lovable juga sih. B aja.
Profile Image for Stefanny Lukman.
116 reviews16 followers
July 8, 2017
Ceritanya bener-bener mengalir. meski ini alur nya slow buat aku, tapi aku menikmati bacaan ini. karakter tokoh utama nya juga nggak neko-neko, ini yang bikin ceritanya kerasa syahdu. HAHAH iya syahdu. meski si Rian ini nggak ada syahdu-syahdu nya kalo udah ngeliat Dee. tapi bener deh, Rian ini husband material banget. ish. kenapa sih kenapa bikin tokoh yang bikin halu berkepanjangan begini?? salah besar nih aku baca beginian pas lagi seteres tingkat akhir, bawaan nya jadi pengen dihalalin aja. tapi sama cowok macam Rian gini HAHAHA
terus yang paling aku suka sih siklus kehamilan Dee yang bener-bener diceritain bangetttttt dari mulai beli tespek sampe lahirannya :') sumpah deh. gemas. ah gitu lah wkwkwkkw
Profile Image for Ariyanti.
57 reviews15 followers
June 20, 2017
bacaan super ringan yg dibaca pas lagi nunggu antrian di RS, ga tau jg tiba2 ebook nya ada d hp dan nyoba baca. lumayan koq. pemilihan kata nya enak, aku jg emang suka novel2 yang dibuat berdasarkan sudut pandang karakternya masing2 :D
Profile Image for Annie Green.
13 reviews1 follower
June 5, 2017
yang pengen jadi istri idaman super penyabara silahkan contoh Dee :D
1 review
May 24, 2017
suka dengan alur ceritanya menarik dan ga bikin bosen
3 reviews1 follower
April 25, 2017
Gue udah pernah baca Tied The Knot versi Wattpad. Dan, yah. Saat masih versi Wattpad pun gue udah jatuh cinta sama cerita ini.

Bermula dari Tante Ratu, atasan Dee yang meminta Dee untuk menikah dengan putranya, Adrian. Dee yang memang menganggap Tante Ratu bukan sekedar atasan, melainkan sebagai sosok Ibu yang telah lama hilang dari kehidupannya, ia menerima perjodohan tersebut. Begitupula dengan Adrian. Adrian merupakan sosok yang sangat menyayangi ibu. Kebebasannya tak berarti apa apa dibandingkan dengan kebahagiaan dan senyum ibunya.

Seperti karya tulisan Kak Alma yang lain, pembawaan di novel ini santai. Bahasanya ringan dan biasa digunakan sehari-hari. Penggambaran karakternya juga bagus. Bikin senyum-senyum kalau baca😂. Apalagi sama tingkah kocak Adrian. Tapi, novel ini juga banyak memberikan pesan moral. Mulai dari bagaimana anak yang berbakti kepada ibunya, sampai bagaimana cara menghadapi masalah dengan dewasa. Yang jelas, gue suka ini novel! Recommended banget buat yang suka latarbelakang pernikahan gitu!
Profile Image for Isa Sulistyorini.
168 reviews3 followers
April 14, 2017
1. Dari cover, sebenarnya saya lebih suka yang cetakan pertama. Warna ungu tulisan tied the knot-nya mencolok mata.

2. Kualitas kertas cover dan kertas isi bagus. Tebel, saya suka. Ukuran font juga ga bikin sakit mata.

3. Alur novel ini tertata rapi, tidak terburu - buru. Penggambaran karakternya juga jelas.

4. Pesan moralnya jelas banget. Well, kalau yang mau nikah dalam waktu dekat atau yang masih suka jahat sama mamanya, rekomendasi saya salah satunya adalah baca novel ini.
Profile Image for Tariy Viy.
25 reviews2 followers
February 24, 2017
ceritanya dewasa, gak bertele2, gak jaim.
akhirnya bisa nemu novel wattpad kehidupan org dewasa yg dikit berani hihihi
krn terus terang males aja baca kalo prolog muncul tokoh utama msh sekolahan, pasti lgsg berhenti ditengah jalan dah bacanya
Profile Image for Hani Risjad.
73 reviews16 followers
February 23, 2017
MY FAVORITE!!!
Nggak nyesel kenalan sama Rian & Dee.
Penggambaran tokoh yang realistis, alur cerita yang menarik, bikin betah bacanya. Jujur, aja nggak pengen pisah dari cerita ini. Salah satu wattpadlit yang masuk dalam jajaran favorite novel versi aku! Huah... Recomended deh buat kalian. But, ingat 20+ yaah.. under age nggak boleh.
Profile Image for Alexandra.
261 reviews12 followers
March 21, 2017
Satu dari sedikit novel Wattpad yang bagus untuk dibaca, dengan 400 lebih halaman yang benar-benar berisi.

Bertema perjodohan biasa, tetapi dieksekusi dengan sangat baik, Ryan -seorang arsitek- dan Dee -asisten mamanya Ryan di butik. Dua orang asing yang memulai pernikahan tanpa rasa, kemudian akhirnya saling jatuh cinta.

Banyak hal yang dapat dipelajari di novel ini.
Profile Image for Tesyasavika.
31 reviews2 followers
February 9, 2017
Ini cerita series fav aku.
Alur yang ga bertele-tele dan ga terkesan lebay, karakter rian yang dewasa dan berada didunia kerja menurutku sudah dapet feelnya. Proses jatuh cinta rian ke dee juga ga terkesan mainstream walaupun tema yang diangkat cukup mainstream yaitu 'pernikahan' dan 'perjodohan' tapi karakter rian ga dibuat brengsek walau dia tdnya playboy itu yg buat ga mainstream crita ini karena kebanyakan tema perjodohan masih ada adegan nangis" dan karakter cowoknya terkesan kejam banyak juga nilai positif yang diambil di cerita ini apalagi ada selingan humor nya di pov rian.

Tapi untuk cover jujur aku lebih suka yang di wattpad karena menurutku lebih menarik dari segi kertas halaman juga lebih bagus yang tied up tapi keluar dari situ keseluruhanya aku suka cmn beberapa bagian masih ada typo dan dibagian akhir ada typo yg bikin bingung kyk nama "audri" malah jadi "dee" aku sempet bingung pas bagian akhir kok ini dee yang minta gendong ke rian rupanya itu typo dibagian nama. Untuk segi fisiknya novel ini lumayan lah walau aku lebih suka yang gambar versi wattpad
Displaying 1 - 30 of 86 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.