Jump to ratings and reviews
Rate this book

Accidental Father

Rate this book
“Love is hard as hell,
and relationship is a nightmare.”


Dominique memutuskan untuk menutup rapat-rapat hatinya dari cinta. Dia kini hanya mendambakan anak, tapi tidak menginginkan suami. Meskipun terdengar absurd, di dalam kepala perempuan itu malah terasa sangat masuk akal. Dia hanya perlu mencari ‘calon ayah’ yang potensial, hamil, lalu membesarkan anak itu seorang diri. Dan ketika bertemu dengan Reynand, Dominique sadar dirinya sudah menemukan kandidat yang tepat.

Hamil di luar nikah jelas adalah aib besar bagi nama baik keluarga Reynand. Selain itu, di mata laki-laki itu, orang yang memutuskan untuk lepas dari tanggung jawab dan membiarkan darah dagingnya sendiri menjadi anak haram tak lebih dari seorang pengecut. Namun ketika memutuskan melamar Dominique... dia langsung ditolak mentah-mentah saat itu juga.

Reynand langsung memikirkan strategi baru: dia harus membuat Dominique jatuh cinta padanya. Dia sadar ini adalah misi yang sulit, mengingat perempuan itu membangun dinding tinggi dan kokoh di sekitar dirinya. Namun perasaan sayang yang meluap-luap pada Dominique dan anak yang dikandungnya membuatnya enggan untuk lekas menyerah. Mampukah Reynand menaklukkan perempuan berhati sekeras karang itu? Berhasilkah Reynand membuat Dominique menyadari bahwa cinta bukan sekadar emosi, melainkan juga janji untuk menjaga hati satu sama lain?

424 pages, Paperback

First published January 1, 2017

10 people are currently reading
125 people want to read

About the author

Dahlian

11 books224 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
21 (17%)
4 stars
38 (31%)
3 stars
43 (35%)
2 stars
12 (10%)
1 star
6 (5%)
Displaying 1 - 30 of 32 reviews
Profile Image for Natha.
780 reviews73 followers
October 12, 2017
Bukan berarti aku tidak suka, awalnya aku suka koq. Mendekati ke tengah malah semakin seru, terutama karena beberapa hari terakhir kebanyakan membaca buku terjemahan yang gayanya kaku, membaca yang lokal terasa seperti angin segar.

Hanya saja, mendekati kebelakang kenapa aku merasa seperti kehilangan chemistry? Bahkan setelah aku usai membacanya, dan ketika aku menuliskan ini, aku merasa seperti ada yang lost.

Overall, aku merasa seperti membaca kisah-kisah romance yang terbalik. Kalau biasanya wanita yang menuntut tanggungjawab setelah one night stand, di buku ini kebalikan. Si pria yang melakukannya. Bahkan tidak hanya itu, sifat keduanya seperti kebalikan dari novel-novel romansa sejenis. Si wanita aktif dan agresif sementara si pria tertutup, kalem dan pemalu.

Namun entah aku yang belum siap membaca yang keluar dari pakem seperti ini, atau memang feelingnya yang kurang dapat untukku. Rasanya seperti kebalikan saja saat membaca kepiawaian si pria di atas r*nj*ng (misalnya), atau bagaimana sifatnya menjadi terbalik menjelang klimaks di akhir. Aku merasa klimaksnya kurang dapat, seandainya bisa lebih naik lagi, mungkin akan lebih balik. Seakan belum puncak sudah dipaksa turun.

Tapi secara keseluruhan cukup oke. Aku membacanya cukup cepat, dalam satu kali duduk. Lumayan buat selingan saat aku membaca buku Brenda Novak. Atau pilihan waktuku yang salah? Karena aku membacanya justru di antara buku-buku contemporary romance terjemahan? :3
Profile Image for Lia.
515 reviews12 followers
February 15, 2017
Novel Dahlian yang baru ini terasa masih fresh karena memang sudah lama banget saya nggak baca novel lokal, mengingat tumpukan novel inggris saya terbengkalai.
Alur cerita dari awal sampai pertengahan begitu mengalir dan chemestry antar tokoh utama mulai ayik diikuti. Klimak cerita ini kurang mengena menurut saya, entah di narasi atau memang karakter tokohnya kurang ditonjolkan sehingga membaca bagian akhir novel ini terkesan... "oke.. ya sudah. Udah ketebak kok akhirnya" Tidak ada feel khusus untuk novel ini dibagian akhir.

Untuk mengisi liburan atau waktu novel ini bisa jadi rekomendasi untuk menghabiskan waktu. Bahasanya ringan dan enak mengalir sampai kelupaan waktu.
Memang tidak ada yang sempurna, saya hanya memberi komentar singkat "i like it"
Profile Image for Riva.
56 reviews5 followers
June 6, 2025
3.5 stars
Prompt-nya menarik, saya benar-benar excited untuk baca.
Di awal-awal, masih semangat. Dari tengah menuju akhir saya merasa malas untuk baca kekeras-kepalaan si Dominique untuk menerima Renand.
Kayak alasan yang sama aja diulang-ulang dari tengah buku sampai menjelang akhir. Bahkan cowonya harus maksa dia buat nikah.
Like, what!?
Tapi deskripsinya lumayan bagus.
Detail pekerjaan Renand dan Dominique, Vegan and Vegetarian (I seriously love it.)
Memperlihatkan penulis benar-benar riset panjang untuk menulis buku ini.
Keliatan niat banget.
Profile Image for Crowdstroia Crowdstroia.
Author 11 books651 followers
March 26, 2017
3,5 bintang. Dibuletin ke atas karena ga sreg aja rasanya kalo cuma 3 bintang.

Promptnya menarik. Si heroine, Dominique, mau punya anak tapi gamau punya suami. Jadi, dia mau having sex with a dude but no string attached. Pokoknya ONS-an aja. Dom tapinya gamau punya anak dari cowok gajelas yang biasa ada di night club dsb. Dia butuh target calon ayah yang 'berkualitas', jadi Dom gamau sembarangan milih. Eh tak taunya, setelah ONS ini si target calon ayah, Rey, itu malah berpikir dia harus nikahin Dom karena sebenernya Rey ini cowok baik-baik yg berpikir salah ya salah, dan segala kesalahan ini harus diluruskan dengan memberi tawaran pernikahan kepada Dom, karena si Rey mau tanggung jawab bodo amat si Dom bakal mengandung anaknya atau enggak.

Awalnya kupikir ini bakal jadi novel komedi romantis yang si hero bakal ngejar-ngejar si heroine trus heroine-nya bingung gitu kenapa malah diajak merit. Soalnya kan biasanya cowok yang dia kenal, kalau udah ONS ya yaudah aja gitu, dan malah seneng karena nggak dituntut ini-itu kalau misal si cewek yg abis ONS sama dia hamil.

Yah, itu awalnya kupikir bakal kayak gitu.

Turns out, ceritanya nggak komedi-romantis. Romance-drama aja. Tetep menghibur, tulisannya ngalir, proses pendekatannya masuk akal. Cuma aku setuju sama beberapa reviewer lain; ceritanya kurang greget, dan makin ke sana, chemistry Dom-Rey jadi berkurang. Aku paham sih, mungkin maksudnya mau bikin chemistry Dom-Rey terasa 'berproses', jadi nggak bikin berasa 'tetiba ujug-ujug nikah'. Alurnya nggak ketebak, tapi kurang greget.

Bahasanya ringan. Aku suka konsep Roots and Vegan-nya si Rey. Tapi tokoh Dom berasa kurang 'imbang' sama tokoh Rey sih. Kayak, Rey udah cukup manusiawi tapi kurang 'dimanusiawikan' agar bisa imbang sama tokoh Dom.

Typo minim. Penggunaan kata koma di awal2 chapter ada beberapa yang terasa kurang tepat peletakkannya. Korelasi dengan judul baru berasa di bagian2 menjelang akhir novel.

Overall, bacaan yang menyenangkan untuk mengisi waktu saat menunggu bus, nunggu antrean, atau pas nunggu dosen/guru datang.
Profile Image for Nola Andriyani.
180 reviews
August 15, 2018
"Bagian terburuk dari patah hati bukanlah kesepian, melainkan karena berhenti diingat oleh seseorang yang tak pernah bisa kau lupakan."
.
.
Kenal karya Kak Dahlian melalui buku Baby Daddy dan saat itu pula memutuskan untuk memasukkan penulis ke daftar penulis favoritku. Untuk gaya bahasa dan lain-lainnya nggak usah ditanya. Udah kece banget. Twist di buku ini juga ada beberapa yang meleset dari dugaanku. Tapi agak kurang puas sih aku dengan klimaks dan endingnya. Kurang greget menurutku.
.
.
Karakterisasi para tokohnya juga kuat dan konsisten. Dominique bikin greget dan Reynand yang minta dikekepin. Tapi kehadiran Diana yang sisterable banget minta dibawa pulang.
.
.
Pesan yang aku dapat dari buku ini adalah harusnya kita menghadapi ketakutan-ketakutan kita. Dan tetap harus berjuang untuk bahagia. Sayangnya buku ini nggak ada rate umurnya. Padahal ini buku bisa aku kategorikan di buku 21+ karena cukup banyak mengandung adegan yang buat kipas-kipas. Gawat banget kalau di beli anak dibawah umur.
Profile Image for Titi Sanaria.
202 reviews37 followers
May 15, 2017
Manis. pengin PO 1 yang seperti Reynand. hehehehe..
Profile Image for Desca Ang.
707 reviews36 followers
February 23, 2017
Dahlian is one of the Indonesian authors that I love the most. Kenapa? karena gaya bahasa, tema dan alur cerita yang Dahlian tawarkan biasanya itu berbeda dari novel-novel kebanyakan. Hal itu yang membuat saya membeli novel terbarunya ini. Sayangnya, setelah membaca novel ini dari awal sampai akhir, saya merasa novel ini "tidak seperti biasanya" dan ada yang saya rasa kurang...entah itu "feeling" nya atau gregetnya.

Hal yang paling menarik perhatian saya adalah perkembangan si hero. Si hero di novel ini seperti digambarkan sangat "flawless." Berbadan super sexy, a chef, bermuka ganteng, masih perjaka dan never been touched alias nggak pernah jiggy-jigy, sangat sabar menghadapi kelakuan si heroine yang angin-anginan (dalam pikiran saya, mas Ray si hero dalam novel ini saya gambarkan seperti Chef Juna-si lelaki metrosexual yang sering muncul di layar tipi ntuh). Okey, karena di awal novel ini si hero digambarkan sebagai perjaka yah...makanya si hero ini masih malu-malu dan masih "lugu." Tapi menurut saya perkembangan karakter si hero ini masih sangat minim. Ketika dia mengetahui bahwa akhirnya dia "menghasilkan" anak dengan si heroine, dia juga sepertinya terlalu pasrah dengan kelakuan si heroine yang angot-angotan, nggak mau dinikahi karena trauma masa lalunya, trus moodnya yang naik turun...ah, saya berharap kalau si hero ini sedikit lebih agresif. Paksa dikit kek si heroine, force her...beat her ego atau apalah. Jadi kesannya itu si hero ni nggak baikkkkkk dan lugu serta "nrimo" dari awal sampe akhirnya.

Untuk hal lainnya, saya nggak perlu mbahas sepertinya. Typo? minim. Alur cerita? the glue is there,sticking a part of the novel to one another.

So? 3,5 stars out of 5 for this novel. Sukses selalu Dahlian.
Profile Image for inas.
394 reviews37 followers
July 9, 2017
Ceritanya... datar banget. Wkwkwk. Sepanjang baca bab-bab awal, banyak yang kukeluhin. Mulai dari tata bahasa sampe dinamika karakter.

Kalo tata bahasa sih, kadang ada typo, terus kata yang diulang (“dengan dengan”, “juga juga”—seingetku, lupa halaman berapa, hwhw), pemenggalan kata yang kayaknya kena strip (-) otomatis dari aplikasi layout (??? #soktaubanget), nggak tau apa lagi. Nggak banyak, soalnya. Dan nggak terlalu ganggu juga. :3

Soal tokoh, aku awalnya agak gimana gitu sama Dominique. Dia kan ceritanya cewek populer pas SMA, terus rasanya kasihan banget sama Reynand yang nggak pernah digubris. Tipikal kasta populer-dan-nggak di SMA-SMA gitu. Tapi ternyata makin ke belakang, Dominique punya momen insecure juga di hadapan Reynand. Lumayan fair lah—maksudku, nggak Reynand doang yang terintimidasi, tapi Domi juga (jahat banget sih aku :v).

Yang jadi ganjel lagi, tokoh antagonisnya. Mereka jadi jahat karena hal-hal klise-yang-emang-salah-tapiii-gimana-yha. Menurutku sih, mereka kurang abu-abu.

Daaaan, kemunculan satu tokoh itu di klimaks kok agak gimana gitu. Dia “hilang” sejak masuk konflik kedua . Eeeh, tiba-tiba muncul dan menyebabkan sesuatu. Kenapa nggak muncul aja sekalian, biar porsi semua tokoh sepadan? :')

Aku berusaha menganalisis klimaks yang lebih greget, tapi kayaknya ya pas si tokoh itu keluar dan menyebabkan sesuatu doang. Kejadian sebelum dan sesudahnya dataaar semua. Berputar-putar di kerjaan Domi sama Rey (yang memang ngasih nilai berbobot).

Aku tahu cerita ini lebih ke plot-driven, dan intinya adalah konflik batin. Sayang, konflik batin itu kurang dibumbui sesuatu yang lebih greget—misal, dikasih batas waktu atau hal yang harus dikorbanin. Kayak, kalo Reynand nggak segera melamar dan menikahi Dominique, dia bakal kenapa-napa. Atau, kalo Dominique nggak menghindari Reynand, dia bakal kenapa-napa.

Tapi, hal-hal yang berpotensi itu nggak dibahas. Padahal potensial banget. Yah, apa daya kalo isinya lebih ngikutin konsep. :')

Mau nggak mau, aku jadi ngebandingin cerita ini sama cerpennya D. H. Lawrence, The Horse Dealer’s Daughter. Di situ, cowoknya dokter dan ngerasa salah kalo macarin si cewek, pasiennya sendiri. Masalahnya, kalo si cowok nolak, si cewek bakal ngerasa lebih terpuruk dan berniat bunuh diri lagi. Akhirnya, si dokter nerima, mau pacaran sama si cewek. Eeh, tapi belakangan—baca sendiri deh, eman kalo spoiler di sini. Hwhwhw.

Aku penginnya sih, konflik batin Reynand sama Dominique bisa meleber ke mana-mana kayak di cerpen itu. Ancamannya kerasa banget. Pembaca jadi ikut gelisah dan khawatir kalo si tokoh kenapa-napa. Coba nih ya, Yah, itu sih versiku sendiri. Emang dasarnya suka mempersulit diri sendiri aja pas bikin konsep. LOL.

Selain yang udah kukeluhkan di atas, aku tetep bersimpati sih sama dua tokoh utamanya. Aku pengin Reynand bisa bareng Dominique di akhir cerita; apalagi sepanjang perjalanan, plotnya nggak tertebak. Aku juga suka cara Dahlian mendeskripsikan penampilan tokoh tanpa terkesan sia-sia. Misal, pas Domi pake gaun, dan Reynand baru pertama kali lihat, cowok itu ngerasa Domi jauh lebih cantik. Jadi, “jauh lebih cantik” ini kerasa banget tanpa terkesan tiba-tiba. Sama kayak pas Domi menyadari perubahan Reynand pas pake baju tertentu. (Sayang, aku agak sulit ngebayangin Clara berambut pirang—jadi ngebayanginnya kayak tokoh anime atau manga gitu, LOL. Wkwkwk. #RIPimajinasi)

Kovernya juga lentur! Yeay! Biasanya kalo permukaan kover kasar(?), ngebukanya jadi keras, terus ninggalin garis menyeramkan dan mengerikan di tekukannya. Tapi ini lentur banget, jadi nyaman buat dipegang. :3

Terakhir, kutipan favorit:

- “Ia tak habis pikir, apa yang terjadi dengan teman-temannya. Apakah semakin bertambah umur, justru membuat mereka kemampuan berpikir logis?” —hlm. 190

- “Seandainya saja ia tahu, datang ke reuni sekolah hanya akan membuat ia tersiksa, lebih baik ia tidak datang. Rupanya, kebahagiaan sering kali membuat orang lupa diri dan menjadi tidak sensitif pada sekitarnya.” —hlm. 193

- “Ah, sudahlah. Semua orang juga tahu, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan. Daripada ia harus berakhir di rumah sakit jiwa karena tidak bisa menerima kenyataan, lebih baik mensyukuri saja apa yang telah ia dapatkan.” —hlm. 249

Harusnya aku merhatiin kutipan yang lebih romantis atau bijak gitu ya, tapi malah fokus ke yang kayak di atas. Wkwkwk.
Profile Image for Destrinda Haya.
11 reviews
April 13, 2017
sebenarnya ceritanya sederhana cuma terlalu betele-tele menurut saya membuat basan pembaca.
Profile Image for Caca Venthine.
372 reviews10 followers
February 16, 2017
Cuma bisa kasih 3,5 bintang aja.. Tadi nya mau klik di 3 bintang, tp gk ridho, jd yauda klik di 4 bintang deh ya.. Entah kenapa agak kurang greget gitu ya sama tulisan Dahlian kali ini. Kalo di tanya kekurangannya di mana, bakal bingung jawab juga. Hanya aja, yang gue rasain dari yang sudah2 baca novel2 Dahlian, begitu enjoy dan enak. Tapi gk tau kenapa kya ada yg kurang gitu sama cerita nya..

Agak gregetan juga sama tokoh cewenya si Dom ini. Dom, sang photographer terkenal, pernah 2x gagal menikah. Yang pertama, sebulan sebelum pernikahannya, calon suaminya meninggal karena kecelakaan. Yang kedua, pas mau nikah dia nemuin calon suaminya selingkuh sama Clara sang model. Nah dari kegagalannya ini, Dom jadi ragu buat merit. Dari sini Dom agak trauma untuk merit, dan dia mutusin buat gk merit sama siapapun. Tapi walau begitu, keinginan Dom untuk punya anak begitu tinggi. Dan akhirnya dia mutusin untuk punya anak dengan catatan dia gk merit sama orang itu. Dia mau tidur dengan lelaki sampai dia hamil tanpa berhubungan lagi dengan lelaki yang tidur sama dia.

Sampe akhirnya dia ketemu sama Rey, sang chef sekaligus pemilik restoran yang menyajikan makanan vegetarian. Rey, cowo baik, lumayan ganteng, hanya aja sedikit pemalu. Rey inget, kalau Dom itu temen SMA nya dan juga cinta pertamanya. Cuma si Dom nya aja yang lupa sama Rey. Singkat cerita, Dom akhirnya milih Rey buat jadi temen tidurnya alias cowok yang dipilih untuk menghasilkan anak. Ya akhirnya mereka tidur dan setelah kejadian itu Rey tang memang udah cinta sama Dom, makin tambah gencar lah ngejar Dom. Cuma sayang aja, Rey udah dijodohin sama Clara. Iya, Clara yang dulu selingkuh sama calon suami si Dom..

Tapi si Rey gk pantang menyerah ya. Dia putus in Clara dan ngejar Dom. Cuma Dom nya ngehindar. Bukan karena dia gk cinta juga sama Rey, justru karena dia cinta, makanya dia gk mau deket Rey. Dia takut kejadian dulu ke ulang lagi.. Kejadian yang dia kehilangan calon suaminya itu.. Dia tetep kekeuh gk mau juga nerima cinta Rey walau harus membohongi perasaannya sendiri *ceilehh*

Udah intinya begitu yaa.. Tetep suka dengan tulisan Dahlian. Hanya mungkin kurang greget aja, tapi for all semua oke. Tetep baca gk mau berhenti juga kalo belum habis..
Profile Image for Aruna.
8 reviews
March 16, 2017
Lama banget nggak baca novel roman. Buku ini merupakan novel roman pertama yang Aruna baca di 2017, sekaligus novel pertama Dahlian yang dibaca juga. Tertarik membaca karena dari dulu memang penasaran dengan karya-karya Dahlian yang selalu jadi best seller. Setiap menemukan preloved-nya, judul apapun hampir selalu jadi rebutan para pelanggan dan langsung terjual . Sampai kemudian, awal tahun ini ada novel terbarunya yang terbit, dan ketika membaca sinopsisnya, langsung tertarik.

Beruntung Aruna ada kerjasama dengan distributor penerbitnya, sehingga tanpa susah payah dapat harga 'miring' plus tanda tangan penulis. Hihihi.

Berkisah tentang Dominique, fotografer handal yang memiliki trauma pada komitmen untuk menikah karena satu dan lain sebab. Ia memang trauma untuk (mulai) menikah, tapi ia sangat ingin memiliki anak. Akhirnya, muncul ide gila untuk mencari 'calon ayah' yang potensial, tanpa harus menikahinya. Tak butuh waktu lama, Dominique berhasil menemukan 'mangsanya'. Cerita pun dimulai.

Pilihan jatuh pada Reynand, seorang lelaki berprofesi sebagai chef super pemalu jika berhadapan dengan perempuan yang dicintainya dan memiliki prinsip harus bertanggungjawab pada setiap hal yang telah diperbuatnya, termasuk ketika sengaja-tak-sengaja tidur bersama Dominique. Ia bersikukuh menikahi perempuan yang telah ditidurinya tersebut. Sementara Dominique, sama bersikukuhnya juga, tak ingin hidup dalam ikatan pernikahan.

Sama-sama bersikukuh dengan pendirian masing-masing, siapakah yang akhirnya berhasil meluluhkan pendirian salah satunya? Meski konfliknya kurang greget, Aruna suka karena ceritanya sangat mengalir. Baca tanpa loncat-loncat dan selesai dalam waktu kurang dari 4 jam. Dalam buku ini, ada sebuah kutipan favorit yang semacam pembenaran, "...Ia memang sama sekali tidak keberatan memiliki istri yang tidak bisa memasak. Yang ia butuhkan adala seorang istri, bukan koki." Maklum, nggak bisa masak. Hahaha.
Profile Image for Findafindo.
8 reviews2 followers
March 24, 2019
2 stars.

Ini bacaan ringan yang cocok dibaca saat lg stress sama kerjaan atau deadline-deadline lainnya.

Ide ceritanya sebenernya oke, tp eksekusinya kurang greget. Percakapan-percakapan yang terjadi terlalu monoton. Adegan-adegannya juga terkesan repetitive. Kalo aja penulis bisa menggali lagi karakter dari masing-masing tokoh, mungkin buku ini bisa jadi lebih bagus. Gue ngerasa semua tokohnya kaku dan kurang ekspresif.

Ketakutan Dominique akan komitmen juga agak konyol. Mungkin karena penulis gak menjelaskannya lebih detail dan masuk akal. Kalo aja penulis bisa menggali hal ini lebih dalam dan membuat pembaca mengerti perasaan Dominique, gue yg sebagai pembaca pasti bakal bilang “Ok. That makes sense. I get why she’s so afraid of commitment.”
Tapi karena kurang digali, reaksi gue jadinya “apaan deh? Lebay bgt sih Dominique.”

Dan ending-nya....

Hmmm. Terlalu abrupt. Kesannya kayak “lah berenti disini? Udah gitu aja?”
Entah kenapa gue dapet kesan kok penulis kayaknya udah males dan capek untuk nerusin cerita ini, jadi dibikin gitu aja endingnya. Padahal jelas-jelas masih bisa di explore lagi. A bit disappointing.

Overall, this is the kind of book that can be forgotten easily. Terlebih dasarnya emang ini buku bacaan ringan yang isinya gak terlalu memorable buat pembaca.
49 reviews
May 28, 2017
Akhirnya selesai baca novel ini.
Mau tidak mau, baca Accidental Father membuatku membandingkannya dengan Baby Proposal, di mana ada beberapa hal yang mirip.

Emang selesai dibaca dalam beberapa jam sih, tapi entah apa, aku merasa ada sesuatu yang kurang.

Dan baru sadar kalo menurutku buku-buku terbitan Twigora dan imprintnya itu menggunakan ukuran font yang cukup besar, sehingga menjadikan bukunya juga berukuran besar dan tebal. Dan ya, menjadikan harga bukunya lumayan mahal. Apa cuma aku yang ngerasa begitu?

Semoga sehabis ini bisa secepatnya menyelesaikan Glaze-nya kak Windry Ramadhina.
Profile Image for Adri Christy.
87 reviews
March 15, 2017
Entah kenapa buku mbak DAHLIAN selalu bikin hati deg deg seeeeer, begitu pula dengan Accidental Father ini.
Dominique yang paranoid bertemu dangan Reynand yang super polos merupakan perpaduan yang luar biasa unik bin ajaib menurut saya. Selalu menganut genre extreme romantic bikin pembaca penasaran gimana ending dari cerita2nya mbak Dahlian ini. Walau buku ini saya kurang merasakan efek "sedih bin galau" yang biasa ada di dalam setiap novel2nya, tapi alurnya memang ciri khas mbak Dalian yang selalu saya suka a.k.a sweet & cute couple story ^__^
Profile Image for Isa Sulistyorini.
168 reviews3 followers
April 15, 2019
Pertama kali aku baca novel ini sih aku mikir, mau dibawa kemana ini? .
.
Di awal novel aku sempet bertanya-tanya. Pertanyaku terjawab secara perlahan-lahan sih (Aku tau novel ini tuh ketebak, tp aku tuh penasaran dengan "proses" yang di pilih oleh penulis). Karena alur yang ada di novel ini cukup lambat. Yang buat aku pribadi ada beberapa bagian yang di pangkas. .
.
Untuk saat ini sih udah langkah kali ya laki² model Reynand gini. He was trying to take responsibility.
.
.
Overall aku terhibur. Thank you @liliyanahalim sudah merekomendasikan & meminjamkan novel ini. .
Profile Image for VaaRida.
133 reviews6 followers
September 12, 2017
sebuah keputusan yang besar untuk seorang wanita.
punya anak tanpa ada sebuah ikatan.
.
alurnya pelan tapi akhirnya sampai juga.
cuma agak kurang greget saat Clara mengetahui bahwa wanita yang selama ini dekat dengan Rey adalah Domi dan pertengkaran DOmi dan CLara kurang greget juga.

.
tapi karakter Rey sangat manis dan penuh pesona.
Profile Image for Sefryana.
Author 25 books278 followers
June 28, 2019
Novel ini khas Dahlian.

Saya suka dengan sosok Dominique yang mandiri dan kuat. Hanya saja, saya kurang suka tokoh Reynand--yang menurut saya--kurang heroik. Berbeda dengan Evan di Promises, Promises yang bikin meleleh. Tapi tidak mengurangi bagusnya tulisan Dahlian.

Profile Image for mariscapers.
15 reviews2 followers
May 5, 2017
Ceritanya bagus. Melting bgt sama Reynand. Terlalu to good to be true banget ada lelaki sesabar dan sebaik dia.
Profile Image for Nina Firmando.
1 review
May 7, 2017
Ratingnya 3 bintang aja..soalnya kurang bikin penasaran tp better sih dibanding novel yg sejenis .endingnya biasa banget..kurang seru kalau menurut sy..cover ok ..menarik!
Profile Image for Anita .
31 reviews1 follower
October 8, 2017
Suka,, secara keseluruhan suka hanya ya pas mendekati ending berasa kecepetan jdi kaya krg ergggggghhh nya.. semoga next karyanya bisa lebih baik.
Profile Image for Cherry Manopo.
28 reviews8 followers
February 14, 2017
Berawal dari kepincut covernya dan tentu aja penulisnya. Dulu pernah baca Baby Proposal dan After Office Hour. Terus baca sinopsisnya mirip novel terjemahan Katie Ashley, bercerita ttg perempuan yg menginginkan anak tanpa perlu adanya pernikahan, dan si cowok mau tanggung jawab. Terus baca, eh ga terlalu mirip dan rasanya bosen baca Rey yg pemalu dan naif menurutku.
94 reviews3 followers
July 18, 2017
Dominique ingin memiliki anak namun tidak mau terikat dalam komitmen. Trauma masa lalu masih melekat padanya. Saat berkenalan dengan Reynand, chef sebuah restoran vegetarian, Domi langsung tahu bahwa chef adalah pria tepat untuk menjadi ayah dari calon bayinya. Kualitasnya jelas. Domi pun mulai melakukan pendekatan. Tidak sulit karena Reynand memang menyukainya. Hubungan mereka berlanjut. Rey tentu saja bahagia karena ia sudah menyukai Domi sejak masih SMA. Awalnya Domi hanya memanfaatkan Rey. Namun perasaan cinta itu mulai tumbuh. Rey terlalu sempurna untuknya. Akankah Domi terus terbayang akan traumanya atau ia akan menerima cinta dari Rey?

Saya tidak menaruh ekspektasi yang tinggi. Jadinya pas bacanya juga santai dan tidak kecewa. Sayangnya setelah baca, saya jadi kangen dengan tulisan- tulisan Dahlian yang dulu. Saat membaca Accidentally Father di bagian awal membuat saya kurang nyaman karena saya bukan pencinta barang branded. Untungnya hanya di awalnya saja ya. Romancenya dapet, walau Rey rasanya too good to be true. Terlalu sempurna. Tapi nggak apa-apalah sebagai referensi tipe suami idaman pembaca 😆
Ceritanya lebih banyak menggambarkan proses hubungan Domi dengan Rey. Jadi nggak sampai anaknya lahir. Secara keseluruhan, masih okelah.
⭐3 dari 5 untuk Accidentally Father ⭐

https://ertalin.blogspot.co.id/2017/0...
Profile Image for Audrey.
28 reviews1 follower
February 14, 2017
Menurut saya cerita ini beda dari buku Dahlian yang lainnya, kurang begitu menarik tetapi bisa untuk dibaca bila ada waktu luang.
Profile Image for Agustina.
157 reviews26 followers
February 3, 2018
2,5 bintang. Kayanya judulnya kurang mencerminkan isinya, karena cuma 1/4 bab menjelang akhir baru muncul cerita kek judulnya.
Profile Image for Liliez Martiany.
15 reviews6 followers
Want to read
February 22, 2017
cuma baru ingat ternyata aku pernah baca cerita yg seperti ini di wattpad, tp itu udh lamaaaaaaaaaa banget cerita yg di wattpad. mirip.
Profile Image for Savitri.
26 reviews1 follower
April 12, 2017
Ringan banget, bahasanya sederhana, it is a good read in the middle of your hectic day.
Profile Image for pidaalandrian.
364 reviews5 followers
April 19, 2017
Baca Review lengkapnya disini >> https://collection-of-book.blogspot.c...

Accidental Father mengangkat tema tentang seorang perempuan yang mapan yang menginginkan anak tapi tidak ingin menikah. Tema yang unik dan ini pertama kalinya aku membaca cerita dengan tema seperti ini. Gimana yaa situasinya, jika dikehidupan nyata ada yang seperti Dominique ini yang menganggap dua masa lalu yang menimpa dirinya adalah kutukan (?). Karena takut dua kejadian itu terulang lagi dan keinginannya untuk punya anak, akhirnya Domi memutuskan untuk punya anak saja tapi tidak perlu menikah. Hanya perlu cari calon kandidat yang potensial supaya bisa membuatnya hamil, setelah itu selesai.

Overall, novel ini manis semanis senyum malu-malunya Reynand sampe akunya aja dibuat diabetes. Dan bagi kamu yang sedang mencari cerita romance dengan tema yang unik aku rekomendasikan novel ini dehh untuk jadi reading list kamu selanjutnya.
Displaying 1 - 30 of 32 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.