#2019-[36]
Whoa, cukup amazed sih awalnya, apalagi setelah tau mba authornya Indo. Feelsnya kaya lagi baca The Princess Diaries / baby nya Meg Cabot gitu. Tapi kayanya bukan my cup of tea lagi nih, jadinya rate ya cukup 2,5/5 deh ya.
Bosan dengan kehidupan istana yang penuh dengan protokol, Puteri Adele—pewaris tahta ke-3 Alerva seneng banget cari “kesibukan” diluar istana/puri kediamannya, which is nggak sesuai protokol kerajaan. Sampai suatu malam ia kabur dan kegap bapaknya yang langsung ngirim “seseorang” buat bawa balik Adele ke Puri. And tarra! Seseorang itu adalah Julien, sahabat masa kecil Adele yang 5 tahun lalu pergi meninggalkannya gitu aja. Adele yang merasa kehilangan Julien merasa marah dan kecewa sama Pria itu, well meskipun tampang dan badan Julien nggak bakalan bikin kecewa—LOL.
Setelah berhasil bawa balik Adele malam itu, Julien resmi jadi pengawalnya. Yah ibaratnya sih nostalgia gitu yah, meskipun si Julien bersikap dingin tapi menaruh perhatian penuh sama Adele dan Adele yang masih aja kecewa sama Julien. Masalah demi masalah hadir, serangan terorisme yang ada di Alerva, Keputusan penambahan kuota penambangan penyebab gempa bumi dan longsor yang bikin para demonstran menggila, masalahnya (re- Adele) dengan Papa yang selalu menggambil semua keputusan untuk Adele seaakan-akan dia bukan wanita dewasa, social networking dengan segala campur tangan orangtua, dan masalah Adele sendiri dengan Julien.
Persahabatan mereka saat kecil tumbuh jadi benih-benih cinta, ya, cuma orang buta yang nggak paham kalo Adele dan Julien saling jatuh cinta. Meskipun sempat nahan-nahan diawal, tapi akhirnya mereka memutuskan untuk bersama. Belum sempat drop the bombs ke Papa dan Mamanya berita “Pengawal yang jatuh cinta sama Puteri” udah nyebar aja ke seluruh penjuru Alerva. Meski sempet keder, akhirnya mereka bilang kalau saling mencintai. Buntutnya Julien resign jadi pengawal Adele dan kerjaannya.
Baru sedikit menghirup udara, mereka “dikejutkan” lagi dengan serangan teroris di rumah mereka sendiri. Teroris ini menginginkan penghapusan monarki di Alerva. Merasa pangeran Adolf dan puteri serena lah yang bertanggung jawab atas semua yang terjadi akibat penambangan berlebih penyebab bencana. Meskipun sampat bernegosiasi dengan para teroris, namun para teoris tersebut nggak bisa dikelabui dan tetap dengan misi awal mereka: menyingkirkan keluarga pangeran Adolf. Yea, beberapa tempat di dalam puri telah dipasang bom dan hanya tersisa 5menit hingga bom tsb meledakkan semua hingga hancur.
Then what? Kay capek nulisnya, baca aja yes 😂