Bahwa ketidaksamaan tak akan pernah kita buat untuk menjadi sama.
Kuswara
“Kita tidak mungkin bisa membenci seseorang yang tidak kita cintai.”
Melodia
Untuk apa menyatakan cinta jika kau tidak pernah benar-benar ingin bersama?
Arnandi
Seandainya aku cukup mensyukuri bahwa aku sudah punya orang-orang yang aku cintai dan mencintaiku.
Mereka berdiri di lereng sebuah bukit. Melepas pergi, berusaha menenangkan diri, tapi ada yang tak merelakan. Antara sakit hati dan kelegaan, bercampur menjadi satu.
Namun hidup akan terus berlalu. Terus berjalan pergi.
Novel Kolaborasi Mba Carra sama Mba Rinrin ini emang kece. Serasa baca cerita bersambung karena dibawakan oleh masing-masing tokoh. Baik itu si tokoh utama maupun pembantu.
Suka dengan karakter tokoh Aki Kuswara yang perhatian dan kocak, riweuh, gak suka diremehkan.
"Beberapa orang datang, lalu meninggalkan jejak pada diri kita. Dan, kita bukan orang yang sama lagi." Hlm. 208
Kelebihan dalam novel ini cerita tidak bertele-tele, gak kelihatan perbedaan bahasa penulisnya, kaya dibikin sama satu penulis gitu. Dan aku suka dengan endingnya. Jelas, di luar dugaanku. Tentang perasaan yang melanda Andro dan Aki, antara rasa penyesalan dan kelegaan. Walaupun agak terburu-buru si untuk menutup kisahnya.
Overall, aku menikmati novel Pulang. Ternyata arti pulang di sini adalah…. Silahkan baca aja deh ya langsung novelnya. *Hehe* Rekomen buat dibaca, ada sisi humorisnya juga.
Awalnya agak membosankan. Apalagi PoV Aki ini awalnya nyebelin banget. Namun, semakin ke tengah, semakin asyik aja dibaca. Aki yang tadinya nyebelin, justru menjadi bumbu utama bagi perjalanan move on Andro.
Scene favorit saya tentu saja bagian bapaknya Andro. Kelam. PoV-nya pun oke.
Tak ada tokoh yang hitam atau putih dalam novel ini. Jadi, bagi saya, justru itu yang membuat karakternya kuat.