"Jadilah orang dewasa yang bahagia, yang mencintai hingga kamu tidak punya alasan untuk membenci." (page. 286). Kutipan yang paling aku suka, sederhana tapi kuat & membekas begitu menyentuh, membuatku merasa begitu hangat. Akan selalu aku simpan baik-baik di hatiku.
Yang membuatku memutuskan membeli buku ini awalnya karena ini salah satu buku yang ditulis Ruth dan penasaran karena judulnya BLACK. aku sangat menyukai warna hitam, bahkan mungkin menggilai. Entah mengapa hitam selalu memberiku energi bold yang unik dan ceria, bukankah karena hitam gelapnya malam kita melihat sinar bintang yang terang dan indah? Hitam & gelap membuatku cepat menyadari sesuatu yang terang sekecil apapun itu. Black is my happy colour. Dengan alasan itulah semua barang2ku dan wardrobe ku di dominasi hitam bahkan kamarku ku dekor hitam dan warna gelap, kalo bisa semua yang kumiliki ku rubah jadi hitam wkwkwk
Tokoh favoritku Chesta dan Sigi.
Aku juga suka banget plot twist dibuku ini!
4,7/5🌟
Aku uda baca 3 buku Ruth Priscilia Angelina, dan aku urutkan berdasarkan ranking yang paling aku suka
1. Black.
2. Tokyo dan perayaan kesedihan.
3. Forever monday
(RD light yang udah kupunya tapi belum ku baca hehe)
Setelah membaca beberapa buku Ruth, aku menganalisis ciri khas dari tulisan Ruth, Ruth selalu bisa membangun karakter-karakter yang menarik, menarik disini bukan yang super sempurna tapi seseorang yang dari luar terlihat aneh, jahat, egois, dingin, nyebelin, dark intinya bisa bikin geleng2 kepala alias ga habis pikir, tapi Ruth lewat narasinya selalu menerangkan masa lalu dan masa kecil orang itu atau secara jelas memaparkan trauma apa yang membentuknya jadi orang seperti itu. Di sela-sela cerita atau saat seseorang seperti itu disayangi sepenuh hati atau saat seseorang yang bisa 'mengisi' bagian yang kosong atau mengidupkan kembali yang 'mati' dihati orang itu, orang itu tidak seburuk yang pembaca pikirkan, Ruth mengajak pembacanya memahami dan ber empati bahwa seburuk apapun orang kelihataanya pasti selalu punya sisi baik dan punya hati yang butuh dihangatkan dengan kasih sayang tulus. Itulah mengapa buku Ruth selalu berhasil membuatku penasaran.
Quotes yang kusuka::
" jangan minta maaf jika kau tidak merasa salah"
(Page. 78)
"Sudah kubilang, jangan minta maaf jika kau tidak tahu apa salahmu" (page. 132)
"Maafkan aku, aku tidak seharusnya marah. Aku hanya benci pada orang yang banyak bicara tanpa tahu kebenarannya" (page.133)
Chesta menggeleng-geleng. "Aku tidak mengerti kenapa wanita suka kepalsuan, ”
"Semua orang terkadang butuh kepalsuan, Chesta.”
"Aku lebih tidak bisa memahami itu. Orang senang menyembunyikan kenyataan untuk keindahan sementara, tanpa sadar itu hanya persoalan waktu, Pada akhirnya realitas akan menghantam dan rasanya akan ribuan lebih sakit karena kau sudah mencicipi kebahagiaan sebelumnya. (page. 158)
”Mungkin justru karena itu. Karena tahu pada ujungnya akan merasa sakit, beberapa orang memilih mencicipi kebahagiaan lebih dulu.” (page. 159)
Aku jatuh cinta padanya yang mau berusaha untuk jadi yang terbaik untukku. (Page. 195)
“Dan itu membutuhkan keberanian yang kukumpulkan sedikit demi sedikit. Kau berarti untukku, dan beberapa hal terasa sulit ketika kita melakukannya untuk seseorang yang berarti lebih. Begitu juga ibumu. Kau berarti untuknya dan sulit baginya untuk memberitahumu bahwa dia akan meninggalkanmu dalam waktu dekat.” (Page. 211-212)
Chesta menoleh dan menatapku lekat-lekat. Aku memberinya senyum tulus yang kuharap bisa membuatnya tenang, "Aku akan menemanimu.”
Aku menyalakan sebatang rokok lagi dan Chesta membuka sekaleng bir lagi, Aku tidak bisa memutar balik waktu dan memberikan kesempatan padanya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada ibunya. Aku tidak bisa menyembuhkan luka dan mengusir penyesalannya, Aku tidak bisa memeluk hatinya dan membuatnya melupakan masa lalu. Aku tidak bisa menjadi pelangi di harinya yang mendung. Tapi aku bisa mengisap ratusan batang rokok dalam semalam bersamanya, meneguk berbotol-botol tequila, dan memberikannya Alka-Seltzer di pagi hari. Aku akan menemaninya hancur. (Page 245-246)
"Ya, aku ingat perkataanmu waktu itu. Kau bilang karena aku anak yang baik, maka aku akan jadi ibu yang baik juga.” 273
"Aku tidak bisa mengembalikan ayahmu dan tidak bisa membunuh ibumu untukmu. Aku tidak bisa menghiburmu dan tidak bisa membuatmu menangis seperti yang Sigi lakukan. Tapi aku mencintaimu dan karena itu aku mengubah rumah ini menjadi hitam. Supaya kau bisa melihat ayahmu di sini. Setiap hari. Supaya kau bisa puas merindukannya. Aku hanya bisa melakukan sesedikit ini, tapi bukan berarti aku tidak mencintaimu sebanyak yang orang-orang lain lakukan.”
"Chesta—”
"Aku tahu bagaimana cinta mampu menghancurkan kita. Ayahku menikahi wanita lain setahun setelah ibuku meninggal. Ibumu berselingkuh dan ayahmu mati karenanya. Kau dan aku tahu sisi mengerikan dari cinta yang selalu orang-orang dambakan itu. Tapi, tak akan kubiarkan itu terjadi pada kita. Persetan dengan cinta. Aku akan ada untukmu seperti pakaian-pakaian hitammu. Seperti rokok yang kau isap, seperti vodka yang kau minum, dan Alka-Seltzer yang kautelan. Aku akan menyayangimu di malam-malammu yang tak lelap, di keinginanmu untuk mati dan meninggalkanku. Aku ada untuk masa-masa gelapmu dan menjadi tempatmu pulang.” (Page 283-284)