Warren Buffett, investor legendaris dan salah satu orang terkaya di dunia, dalam seminarnya di tahun 1984 di kampus Columbia Business School, Amerika Serikat, memaparkan tentang kinerja investasi dari tujuh investor saham penganut metode value investing, termasuk dirinya sendiri, yang kesemuanya sukses menghasilkan persentase keuntungan yang secara signifikan di atas rata-rata pasar. Menurut Buffett, ketujuh investor tersebut memiliki gaya investasinya masing-masing yang berbeda satu sama lain, termasuk pilihan sahamnya juga berbeda-beda.
Tapi pertanyaannya kemudian, bagaimana kita tahu sebuah saham itu bagus atau jelek? Dan bagaimana caranya untuk menilai apakah harganya mahal, wajar, atau murah? Nah, di buku Value Investing: Beat the Market in Five Minutes! ini, kita akan menjawab semua pertanyaan tersebut secara lugas dan lengkap namun mudah untuk dipahami, berdasarkan pengalaman penulis sebagai value investor itu sendiri. Yup, jadi buku ini tidak sekadar memaparkan teori tentang value investing, melainkan juga contoh-contoh penerapannya dalam berinvestasi di saham. Fakta menariknya adalah, ketika nanti Anda sudah menguasai dan mampu mempraktikkan metode value investing ini dengan baik, maka anda hanya akan perlu bekerja kurang dari 5 menit saja setiap harinya, tapi hasil profitnya tetap akan luar biasa!
Terima kasih saya ucapkan untuk penulis karena telah membuat buku ini. Banyak pelajaran yang bisa di ambil dari buku ini.
Buku ini bagus akan tetapi ada beberapa kalimat yang harus direvisi karena dapat membuat investor awam menjadi salah dalam berpikir.
Berikut ini beberapa kalimat yang menurut saya harus direvisi:
1. Halaman 84: "Jadi kalau perusahaan menderita kerugian, maka ngapain juga Anda membeli sahamnya? Tak pedyli meski harganya sangat rendah sekalipun.
Revisi: Kalimat tersebut tidak selalu benar, karena Lho Keng Hong pernah membeli saham Indika Energy pada saat perusahaan tersebut sedang merugi. Beberapa tahun kemudian saham tersebut naik.
2. Halaman 221: "Analisis IHSG ini sangat penting karena kalau misalnya dia bergerak turun, maka saham yang kita pegang juga akan turun, tak peduli fundamentalnya sangat bagus sekalipun".
Revisi: Faktanya adalah tidak semua saham-saham akan turun ketika IHSG turun. IHSG turun artinya kemungkinan SEBAGIAN BESAR (bukan semuanya) harga saham-saham turun.
Kita bisa melihat apakah hubungan suatu saham dengan IHSG menggunakan Beta. Jika betanya negative, artinya jika saham tersebut berbanding terbalik dengan IHSG. Jika IHSG turun makan kemungkinan besar saham tersebut naik. Begitupun sebaliknya.
Satu?! Kenapa cuma satu? Buku ini tidak jelek, tapi lebih dari ketidakjelekannya, buku ini tidaklah bagus.
Maksudnya apa? Nanti saya jelaskan di akhir. Sekarang saya mau bahas hal yang kurang dalam buku ini menurut saya.
Yang fatal dalam buku ini: 1.Berat sebelah, saya pribadi sangat menyukai konsep value investing, namun demikian bukan berarti boleh mengabaikan resikonya. Buku ini kurang membahas resiko yang datang bersamaan dengan reward yang ditawarkan value investing. 2. Dragging, alias dipanjang-panjangin. Banyak hal yang tidak penting dibahas berhalaman-halaman, tapi hal yang perlu penjelasan lebih lanjut malah tidak dibahas atau bahkan lebih parah lagi disuruh lari ke website milik penulis. 3. Materinya dangkal banget. Hanya sebatas ROE, PER, PBV dan sejenisnya. Itupun dibahasnya tidak begitu mendalam. 4. Konsep yang dijelaskan berulang kali, padahal rasanya cukup diingatkan saja dan tidak perlu dijelaskan ulang.
Yang sepele tapi mengganggu: 1. Terdapat beberapa perumpamaan yang saya rasa tidak apple to apple. Saya paham tujuannya agar pembaca yang masih awam lebih mudah paham. Tapi perumpamaan seperti ini malah dapat menimbulkan salah kaprah serta pemahaman akan konsep dasar value investing jadi tidak kokoh. 2. Ini sepele banget, tapi mungkin penulis bisa mengurangi penggunaan kata however, actually, well, dsb. Terlebih penempatannya tidak tepat. Jujur saja ini sedikit mengganggu.
Sebagaimana saya sebut di awal, saya rasa buku ini tidak bagus....untuk investor yang ingin belajar 'bagaimana' cara value invest. Bagaimana strateginya, kapan waktu jual dan beli yang tepat dsb.
Lalu cocoknya untuk siapa? Untuk pemula yang benar-benar pemula alias sekedar mau 'kenalan' aja sama value invest, bonus sedikit materi teknis yang sebenarnya mudah ditemukan di internet.
Catatan: saya baru baca sekali, nanti review ini akan saya update kalau sudah saya baca lagi. Itu kalau saya tertarik buat baca lagi ya.
Buku yang bagus untuk pemula yang tertarik mempelajari value investing. Tidak terlalu teknis, lebih banyak membahas tentang bagaimana sebaiknya kita memandang aktivitas investasi.
Gw suka buku ini karena halamannya polos gak ada embel2 hiasan di pinggirannya. Tapi serius, beberapa buku pengetahuan indo yg gw baca tuh suka ada ijo2 sama pink2 nya di pinggirannya woy, KNP YAK HERAN!! wkwk. Oke lanjut, menurut gw kekurangan buku ini cuma ada beberapa contoh tabel/gambar yang kurang lengkap label/captionnya (jadinya agak bikin bingung pas mau mempelajari), terus ada yg redundan dikit.
Dia bilang di bagian awal2 ‘kalo perusahaan rugi, ngapain beli sahamnya? – which is not necessarily true. Tapi, di bab selanjutnya dia emg bilang lagi kalo rugi itu bisa jadi emg kinerjanya “sedang jelek” aja. Nah, menurut gw seharusnya ada bagian dmn dia meluruskan semuanya secara komprehensif dalam 1 kalimat/paragraf gitu loh, yang intinya: sebenernya justru kesempatan beli saham di harga murah itu bisa jadi pas perusahaan lagi rugi. Kalo perusahaannya emg fundamentalnya bagus, mungkin tahunan/quarterly nya hampir gak mungkin rugi kali ya, tapi ada faktor2 penyebab kerugian lain yang sulit di kontrol, kayak krisis moneter 98 atau corona gini misalnya. Mungkin karena gue baca ini dlm 2 hari (apalagi kalo in one sitting) jd hal2 yg dia blg di awal buku gw msh inget. Tp kl bacanya dicicil mungkin lupa2 aja sih jd ga masalah😀 sm prior to reading this book you’d better familiarize yourself with some well-known figures in stock market.. khususnya ben graham, warren buffet & lo kheng hong. Jd biar lebih ngeh aja gitu pas baca.
Kalo buat pemula yg gak pemula2 amat overall bagus. Tapi kalo buat yg 0 bgt, kyknya baca buku ‘Yuk Belajar Saham’ atau ‘Yuk Nabung Saham’ dulu kali ya (tp gak tau sik, gw gak pernah baca itu hehe). Soalnya disini brief bgt pengenalan sahamnya, gak ada penjelasan risiko dll. Jadi langsung bahas value investing nya itu sendiri.
Buku berjudul “Value Investing: Beat the Market in Five Minutes” gue sebut sebagai “pengantar” buat pembacanya tentang bagaimana melakukan transaksi di pasar modal, terutama saham. Sesuai dengan judulnya, topik utama yang dibahas dalam buku ini adalah metode investasi saham dengan “Value Investing”. Dalam isinya juga, penulis sering menggunakan bahasa yang campur-campur, kadang baku, kadang tiba-tiba ada istilah Inggris ucapan, yang menurut gue masih bisa diterima sih karena pembahasan dalam bukunya juga masih ringkas.
Kenapa gue sebut sebagai “pengantar”? Karena buku yang tebalnya hanya 200-an halaman ini lebih berfokus ke “alasan investor untuk berinvestasi dengan metode value investing”. Makanya, hal-hal seperti pengertian saham dan gimana jual belinya, atau materi yang sifatnya lebih teknis kurang dibahas di buku ini. Teguh Hidayat juga sering memasukkan motivasi-motivasi di sela-sela pembahasannya, terutama cerita Warren Buffet yang berhasil menjadi kaya dengan metode value investing ini. Bahkan, di bab delapan khusus disajikan berbagai kisah sukses dari investor yang menerapkan value investing.
Melalui buku ini saya berkenalan dengan Analisa Fundamental secara lebih detail dan menariknya adalah paparan Penulis yang cukup jelas. Penulis memberikan langkah-langkah yang rinci dalam melakukan analisis fundamental, sehingga seorang awam seperti saya sangat terbantu dan mudah memahami penjelasan yang ringkas namun padat.
Ada banyak sekali bookmark yang saya bubuhkan, karena sepertinya buku ini akan menjadi salah satu buku tentang saham yang akan saya baca berulang kali.
Secara khusus terkait Value Investing, tersebab oleh buku ini pula yang mendorong saya untuk lebih banyak menghabiskan waktu menggali lebih jauh dari banyak penulis lain tentang salah satu kiat investasi saham tersebut.
Buku ini sangat layak dibaca bagi orang yang ingin berinvestasi saham dengan kaidah value investing. Bagi yang ingin berspekulasi di dunia saham mungkin kurang cocok dengan buku ini. Di dalam buku ini dijelaskan bagaimana memilih perusahaan publik yang baik dan dijelaskan juga mengenai menghitung nilai wajar suatu perusahaan. Bukan hanya tentang teknis berinvestasi saham, di dalam buku ini juga dijelaskan mengenai prinsip-prinsip berinvestasi yang bersumber pada tokoh sukses seperti Warren Buffett dan Bill Gates. Banyak juga dijelaskan mengenai nilai-nilai yang tidak hanya berguna di dunia investasi saham, namun juga pada kehidupan kita sehari-hari. Saya sangat merekomendasikan buku ini...
Buku nya sangat oke bagi pemula yang ingin masuk di dunia investasi. Mengenal apa itu value investasi, sejarah awalnya seperti apa, serta penulis memberikan analogi-analogi yang sangat mudah dipahami bagi pemula. Sangat rekomended bagi pemula ataupun yang udah lama di dunia investasi namun masih disitu2 aja. Mungkin kalau yang backgroundnya udah tahu dunia finance, investing, macro economy memang tidak banyak hal baru dari segi teori, namun dibalik dari makna angka-angka tadi penulis juga memberikan pemahan dan makna dari seorang investor.
Buku yg menjelaskan value investing dengan sangat sederhana, mendasar, mudah dimengerti, dan metodenya mudah diaplikasikan. Jika anda cukup malas membuat rumus valuasi di excel dengan banyak metode, buku ini cocok untuk anda.
Saya sangat merekomendasikan buku ini untuk yg ingin memulai mencoba value investing, bersama 3 buku ellen may bagi yg ingin baru mulai memasuki dunia pasar modal.
Teguh hidayat mengajarkan metode, Ellen May menekankan pada manajemen psikologis, risiko, keuangan. Semuanya sangat penting.
Ini adalah buku how-to pertama kali yang saya baca tentang investasi saham dengan metode value investing ala Warren Buffett. Penulis menganalogikan bahwasannya value investing itu ibaratnya seperti naik sepeda motor. Memang di awal-awal kelihatan susah dan mengerikan. Namun jika sudah paham konsep dasarnya dan langsung take action, maka bisa dibilang value investing ini sangat simple dan menguntungkan, bahkan untuk orang seperti saya yang sama sekali tidak memiliki background Finance.
This is a crystal-clear basic instruction for beginners to start their investing career, especially in the Indonesian Stock Exchange. Teguh Hidayat explains clearly in daily colloquialism the 5W+1H of stock investing; including but not limited to the economics parameters of fundamental analysis, which I find really useful. Not stopping there, Hidayat also gives example for every single concept he's elaborating. He even present a dedicated motivational chapter in the end of the book, reminding the readers to not just focus on generating money from the stock market, but to also have goals and aims that can benefit not only ourselves, but, more importantly, the people around us.
Cocok buat pemula sih ini, jujur. Secara garis besar bukunya menjelaskan cukup clear dan komperehensif analisis fundamental di bab awal-awal. Lumayan pusing ada table-table gitu tapi worth the value bgt!
Di bab-bab akhir juga penulis menyuguhkan kisah-kisah inspiratif dari para "value investor" baik dalam dan luar negeri.
A must read book sih buat yang mau mengenal lebih dalam dunia investasi saham😊
Buku ini sangat bagus terutama untuk saya seorang pemula yang ingin memulai mencoba berinvestasi terutama di saham. Dalam buku ini kita diajarkan bagaimana sorang investor awam dalam mencari saham murah dengan fundamental yang bagus melalui cara memahami dan membaca laporan keuangan, mengenal rasio-rasio perusahaan yang sering digunakan para investor berpengalaman dan lain sebagainya.
Bukunya lugas dan memberikan bimbingan secara konkret terkait cara menjadi seorang value investor atau investor jangka panjang yang mementingkan membeli saham undervalue. Ilmu yang dimuat di buku ini juga dapat dengan mudah diaplikasikan langsung ke saham secara nyata.
Bahasa yang digunakan juga tidak bertele-tele, tidak banyak istilah yang sulit dimengerti, enak untuk dicerna.
Teguh menjelasakan dengan penjelasan yang mudah dimengerti dan disetiap penjelasannya disertai contoh. Teguh bukan hanya menuangkan pengetahun tentang value investng namun juga diselipkan motivasi untuk mencoba berbuat baik setelah mendapatkan keuntungan dari saham. Sangat cocok untuk pemula yang belajar saham. Jangan ragu untuk membelinya atau meminjamnya dari perpustakan kesayangan anda.
Lumayan mudah dipahami penjelasannya untuk pemula seperti saya. Hanya saja ada terlalu banyak penggunaan kata However yang menurut saya tidak pada tempatnya. Bahasanya seperti orang ngasih seminar dan motivasi. Buku ini ditulis lebih dari 5 tahun lalu, jadi kita bisa tahu juga prediksi2 yg ditulis terbukti atau tidak.
Buku yang bagus bagi yang ingin memulai metode value investing dan tidak cocok untuk yang sudah lama berkecimpung di pasar modal karena pembahasannya kurang mendalam. Rasio yang digunakan pun dasar sekali sehingga dirasa kurang puas jika hanya membaca buku ini saja.
Buku yang mengenalkan value investing secara sederhana dan sangat mudah dipahami bagi pemula. Banyak sekali hal baru yang dpt diketahui melalui buku ini. Recomended bgt
Pembahasan tentang investasi dengan bahasa yang mudah dipahami. Suka sekali dengan karya pak Teguh Hidayat. Buku ini ku baca waktu pandemi, dan membuka pemikiran bagaimana berinvestasi dengan baik.