Jump to ratings and reviews
Rate this book

True Stalker

Rate this book
Lo udah tahu kelakuan gue di sekolah. Satu cara supaya gue bisa tahu kalau lo beneran tutup mulut. Mulai hari ini lo jadi cewek gue!

Nama gue, Adiba Ayudia. Gue kelas X SMA. Hari-hari gue berjalan biasa aja: rumah, sekolah, belajar, maen bareng temen... dan stalking kakak kelas ganteng.

Yap, gue adalah stalker sejati. Jika dibilang itu sebuah hobi? Mungkin.
Dan, hobiku itu menjadi awal dari bencana...

508 pages, Paperback

First published February 13, 2017

386 people are currently reading
2885 people want to read

About the author

Sirhayani

12 books205 followers
🌷

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
528 (40%)
4 stars
264 (20%)
3 stars
222 (17%)
2 stars
130 (10%)
1 star
149 (11%)
Displaying 1 - 30 of 76 reviews
Profile Image for nabbski.
106 reviews48 followers
May 28, 2018
This book is full of cringey shiy. Period.
Profile Image for Fara Nepe.
2 reviews
July 21, 2020
terlalu banyak dialog dan narasi yang sebetulnya tidak terlalu penting dan bisa dihilangkan.

well, kalau niatnya memang agar cerita tidak terkesan 'hanya berfokus pada masalah utama'. tapi yang aku dapatkan, bukannya menjadi pengiring cerita, malah menjadi pengganggu. padahal, jika narasi tidak penting itu dikurangi, mungkin novel ini lebih layak dibaca.

dan kalau boleh jujur, tebal halaman dan isi bukunya sangat sangat enggak worth it ^^
Profile Image for Naza N.
359 reviews10 followers
July 15, 2017
(Rating sebenarnya: 2,5 bintang)

Dari judulnya aku mengira kalau isinya bakal menceritakan tentang keseharian cewek kelas sepuluh yang demen stalking kakak kelasnya, tapi ternyata....

Meleset.

Seriusan, hampir nggak ada unsur stalking di sini--cuma sedikit, dan itu pun kurang signifikan juga. Untuk ukuran novel yang punya 508 halaman, ceritanya cenderung nggak terarah dan ada beberapa adegan yang maksa. Plus groupchat-nya... (kayaknya lagi trending banget ya pakai groupchat).

Aku juga kurang relate sama tokoh-tokohnya. Banyak yang tiba-tiba muncul begitu aja, dan mungkin penulis mau bikin Agam jadi cool atau gimana, tapi menurutku jatuhnya malah nggak jelas (buatku dia rasanya jadi kayak cowok moody yang keinginannya sering berubah-ubah).

Sisi baiknya, entah kenapa novel ini menghiburku. Dan sedikit ajaran agama yang disisipkan secara halus juga cukup bagus .

Dua bintang bukan karena novel ini jelek kok, tetapi karena butuh lebih banyak polesan, dan dua bintang di Goodreads berarti 'it was ok'.
Semoga tulisan Kak Sirhayani semakin mengalami peningkatan nantinya! Fighting! ^^9
1 review
August 6, 2020
1.Bener² gk berasa apa² saat baca buku ini
2. Terlalu membosankan
3. Terlalu banyak part yang gk penting sampe bukunya bisa setebel 500 halaman
4. Cerita tentang stalker nya cuma diawal terus kaya ada nggak ada nggak kaya gk niat bikin karakter "true stalker"
Profile Image for Candelabris.
Author 1 book1 follower
December 18, 2019
Maaf, menurut saya membosankan.

Saya baca ini ngga merasa apa pun, feelnya ngga sampai, lalu masalahnya juga menurut saya biasa saja, kurang menemukan poin menariknya di mana.

Akan tetapi, bahasanya bagus. Saya suka bagaimana penulis menuliskan setiap adegannya, percakapan dan lain-lain.

Maaf jika menyinggung.
Profile Image for Rinita Virgo.
9 reviews1 follower
June 1, 2017
Di bilang suka sih nggak terlalu lah. mungkin sekedar simbiosis mutualisme dimana aku sedang dimasa jenuh-jenuhnya dan butuh bacaan baru, terus nemuin buku ini, yaudah aku habisin aja.
Langsung saja, review singkatku:
[•] Disini aku cukup bisa ngikutin alur ceritanya, paham maksud penulis dari awal sampai akhir, gaya tulisan juga bisa di katakan lumayan untuk penulis pemula. Meskipun cerita stalker itu ide yg mainstreem banget, aku terhibur kok dengan intraksi semua tokoh-tokohnyanya yg malah bikin aku mengingat jaman SMA-ku dulu. Oiya, Ini karya pertama dari penulis yg ku baca, dan kurasa aku tak kecewa, mungkin kalo di suruh nyoba-nyoba karyanya selanjunya pun aku nggak keberatan.
[•] Tapi...agak di sayangkannya (menurutku) adalah Buku ini terlalu tebal. Mungkin tidak masalah kalo ketebalan itu punya andil untuk mendetailkan isinya atau menonjolkan konflik atau mengutip beberapa quotes, namun yg ku dapatkan adalah terlalu banyaknya diskripsi maupun dialog tidak penting yang padahal kalo di padatin ataupun dihilangkan di beberapa bagian itu, pengaruh pada ceritanya akan makin bagus untuk menyelamatkan beberapa bagian yg kurang feel dan melenceng dari alurnya.
7 reviews
June 19, 2020
Review jujur, buku nya aku kasih rate dibawah rata2 dengan harga segitu. Banyak bagian ga penting dimasukan dan menurut ak bertele2 banget. Kentara kalau sang penulis masih bener2 belajar
Profile Image for Rumah.
Author 1 book41 followers
April 13, 2017
Baca reviewnya disini yuk >> http://www.peekthebook.com/2017/03/tr...

True Stalker ini menceritakan tentang kisah kehidupan seorang Adiba atau biasa dipanggil Diba. Diba merupakan siswi SMA kelas X. Diba yang hobinya kepo alias stalking membuatnya berurusan dengan kakak kelasnya, sang Ketua OSIS, Agam. Berawal dari tanpa sengaja melihat Agam melakukan hal yang pantas dilakukan oleh seorang murid dan Ketua OSIS, akhirnya malah membuat Diba terjebak dalam satu hubungan bersama Agam.

Diba dipaksa pacaran oleh Agam demi menutup mulut Diba agar tidak membocorkan hal yang dilihatnya. Agam benar-benar cerdik. Diba hanya sempat bercerita kepada sahabat-sahabat barunya, Lia, Alya, Saphira. Teman-teman Agam pun mengetahui hal yang sama. Hanya saja bedanya, teman-teman Agam juga ikut-ikutan menggoda teman-teman Diba.

Ghali yang merupakan teman Agam selalu membuat Diba ketakutan. Ada saja ulah Ghali yang membuat Diba gemeteran setiap kali bertemu. Namun, saat mereka dekat, satu per satu masa lalu diantara Ghali dan Agam terbuka lebar. Diba terkejut tentu saja, tapi Diba meyakinkan dirinya jika dia baik-baik saja.

Kira-kira apa yaa masa lalu diantara Ghali dan Agam? Lalu bagaimana dengan kelanjutan hubungan antara Agam dan Diba? Akankah perasaan cinta tumbuh di hati mereka?

Membaca novel ini seriusan, penulisnya ngajakkin aku buat baper, gemes, pinginnya nyubitin tokoh utamanya. Pertama kali baca novel dari kak Sirhayani ini. penasaran sama judul novelnya. Plus covernya cantik banget. Sebelum baca blurbnya, mikirnya ini jangan-jangan fans yang stalking artis. Tapi, nggak tahunya cerita SMA. Sukaaaa banget. Bikin aku berasa awet muda. Eh, emang masih muda. Kan masih 17 tahun. Haha..

Banyak sebenarnya cerita dengan tema yang sama, yaitu stalker atau stalking, tapi eksekusi dari penulisnya bagus banget. Diceritain dengan gaya anak muda dan bahasa yang gampang banget dipahami. Ditambah keseruan antara tokoh-tokohnya. Galau-galaunya anak SMA dapat banget. Terlebih lagi konflik yang diceritakan, bikin pembaca gemes banget sama Agam dan Diba. Gengsi-gengsi gimana gitu. Apalagi saat masa lalu Agam datang dan bikin hubungan Agam dan Diba merenggang. Uggh, rasanya pingin jitakkin Agam.

Aku suka dengan interaksi antara kedua tokoh utamanya. Awalnya canggung namun karena keterpaksaan akhirnya bisa dekat dan menjadi sangat dekat. Hingga semuanya terasa mengalir apa adanya. Kalau kata orang, masa SMA adalah masa yang paling indah. Mungkin ini berlaku juga untuk Agam dan Diba. Segala macam kesalahpahaman, ketakutan, kenekatan, jatuhnya tetap sama. Susah berpaling ke lain hati.
21 reviews
January 5, 2021
Menurut aku, ceritanya lumayan membosankan. Banyak dialog yg rasanya cringe gitu. Dan sebenarnya, judulnya gak sesuai ya sama isi ceritanya. Bahkan gak se-true stalker itu T.T , untung minjem punya temen.
Profile Image for ☆.
7 reviews
March 23, 2022
Siapa yang buang-buang waktu dengan membaca buku setebal 500an halaman ini? Aku.

Awalnya sempat baca di Wattpad, tapi sebagian sudah dihapus untuk keperluan penerbitan. Jadi, karena terlanjur penasaran sama kelanjutannya, aku memutuskan buat beli bukunya. Nggak kepikiran buat cari-cari dulu info perihal jumlah halamannya, karena average harganya juga seperti novel-novel lainnya.

Satu bintang untuk sampul, dan satunya lagi sebagai ungkapan rasa terima kasihku untuk penulisnya, Kak Sirhayani. You've always been this great, Kak! Sejujurnya, kalau nggak terlalu diulik dalam-dalam, ceritanya lumayan menarik, tapi ya... basi. Baru tahu fakta kalau Agam ternyata ketua OSIS, dan Diba yang merupakan junior-nya saja, sudah bisa ditebak 'kan bakal seperti apa?

Ada banyaaaak banget part dan karakter yang menurutku bener-bener nggak penting, yang mana malah semakin mempertebal bukunya. Apalagi obrolan chat itu... lumayan mengganggu. Nggak apa, sih, kalau yang dibahas benar-benar penting, tapi ini kebanyakan isinya cuma gibah, bercandaan yang padahal bisa saja ditulis dengan dialog.

Diba menurutku terlalu menye-menye. Banyak banget hal yang kalau semisal dihapus pun, nggak bakal mempengaruhi keseluruhan cerita. Tapi penulis memilih buat tetap menambahkan bagian tersebut, entah sebagai pelengkap (yang mana menjadi terlalu lengkap sampai buat aku bingung sendiri), atau cuma sekadar selaan karena konfliknya juga nggak panjang-panjang banget.

Terakhir, buat layout-nya, huft. Ukuran bukunya saja sudah kecil, harusnya ukuran hurufnya bisa disesuaikan, biar jatuhnya gak boros kertas. Buku lain saja satu halaman bisa muat empat sampai lima paragraf. Tapi, saking besar hurufnya, buku ini cuma muat sekitar dua sampai tiga paragraf. Mungkin itu salah satu faktor kenapa bukunya bisa setebal dan gak seefisien itu. (Tambahan: saking tebal dan bukunya yang kecil, beberapa halaman di tengah-tengah buku sangat sulit dijangkau, jadi nggak nyaman bacanya. Bisa-bisa lepas jilidnya kalau dipaksakan.)

Over all, bagus. Pesanku, buat kalian yang memang ingin baca, jangan menaruh ekspektasi terlalu tinggi pada novel fiksi remaja, karena entah kamu setuju atau tidak, ya... jalan ceritanya pasti selalu begitu-begitu saja.
Profile Image for An-nisa Pratiwi.
76 reviews1 follower
January 30, 2019
Review jujur saya:

1) Judul tidak merepresentasikan isi. Oke, pada awalnya memang ada pembahasan mengenai stalker ini. Tetapi kemudian timbul tenggelam seiring cerita berjalan. Seolah penulis melupakan esensi judul dan menyebutkannya lagi jika ingat.

2) Terlalu banyak dialog, sedikit narasi. Dialognya banyak banget asli, sampe-sampe hal minor kyk mau ke wc aja didialogin. Ada juga beberapa halaman yang isinya chat saja, bukankah ini pemborosan? Sementara Narasi yang menunjukkan perasaan sedikit sehingga feelnya nggak berasa.

3) Ini masih berkaitan sama poin dua, banyak hal tidak perlu. Baiklah jika penulis ingin menunjukkan kedekatan antar tokoh dengan saling curhat. Tetapi apa perlu juga diceritakan semua sampai tanpa sadar mengulang cerita dua kali? Sebut saja chat grup, dan curhatan ke temen, ini banyak saya skip dan masih paham ceritanya. Jadi bisa dibilang nggak terlalu krusial kan? Coba kalau curhatan itu dialihkan dalam bentuk lain, misalnya memperpanjang narasi perasaan, mungkin akan menambah feel dan tidak perlu 500 halaman juga.

4) Karakterisasi tidak jelas.
Dalam membaca novel ini saya tidak menemukan karakterisasi serius selain ganteng, misterius, slengean, ganteng lagi. Dilihat dari dialog pun tidak ada yang khas, misal tokoh utama yang secara percakapan tidak ada beda dengan kawannya. Mungkin perbedaannya dia mendapat porsi lebih.

Sebenarnya saya juga tidak bahagia dengan endingnya, tapi nanti spoiler terlalu banyak. Saya sesungguhnya tertarik pada buku ini karena reputasi sang penulis di wattpad. Tapi kenapa pas dijadikan buku jatohnya jauh dari pohon ya? Padahal saya salut sama kemampuan penulis dalam membuat plot, cerita ini pun, sebenarnya memiliki plot menarik.

Oke segitu saja, maafkan saya dan terima kasih. Saya juga belum tentu bisa nulis begini sih.

Bintang 2,5
7 reviews
June 13, 2017
bukunya sih lumayan tebel buat harga jual segitu terus aku belinya online juga , jadi lebih murah daripada di gramed :D
bukunya lumayan bagus, aku sukak.
Nah judulnya kan true stalker, tapi si diba gak stalker-stalker bgt sih kalo menurut aku. hehe

Cuma agak sebel aja sama alur ceritanya hohoho
142 reviews4 followers
October 22, 2019
Kecewa sih sama hubungan kedua tokoh utama, chemistry nya gak dapet lebih kearah kakak adik tp tiba2 jadian aja gitu. Endingnya pun kurang tuntas agak ngegantung sih apakah kedua tokoh utama akan bersatu lagi atau tidak. Konflik terasa kurang lebih flat aja jadinya pas baca.
Profile Image for CottonBlue.
3 reviews
June 10, 2020
Kirain pas liat judul bakal seru ni novel, karna kan ya menurut gue pasti ada unsur stalking²nya kan. Eh dan ternyata malah yang diharapkan gaada. Dikit banget unsur stalkingnya dan itu ngebuat gue ga demen sama ni novel. Cringe si ya.
Profile Image for fayana .
16 reviews
June 19, 2023
Udh lama baca tp baru nulis review sekarang.
Isinya gaada kaitan sama judul. Satu-satunya alasan kenapa saya baca buku ini sampai tamat adalah karena sudah terlanjur saya beli. Itu aja bacanya skip skip yg penting tamat. Haduh.
Profile Image for Safira Nurul Aqidah Safitri.
1 review
March 27, 2018
ceritanya terlalu naik turun atau banyak konflik.Tokoh adiba yg harusnya ditunjukkan sebagai cewek setia malah tergambar menjadi cewek yg mudab di permainkan dan terlalu baperan
Profile Image for fira.
108 reviews7 followers
June 12, 2020
Cocok untuk yg ingin memulai hal literasi. Bacaannya ringan. Endingnya mudah ditebak 😂
Profile Image for D'fls.
16 reviews
September 25, 2024
Cerita seorang gadis yang sedang Pubertas, tipikal Wattpad banget.
.
.
.
Iseng-iseng buka dan baca buku novel lama yang jarang dibuka karena tahu ceritanya "boring" yang bahkan untuk nuntasin 500+ halamannya hanya butuh kurang lebih 2 bulan saking gak berbobotnya. Dari judul bukunya 'True Stalker' memikat aku untuk membuka kembali buku yang hampir tak tersentuh ini karena temanya yang lumayan agak beda dari yang lain; Anak SMA baru yang 'nguntit' kakak kelasnya yang sangat populer di sekolah karena 'Ganteng' (Bad boy type). Diba yang naksir sama Agam mengurung niatnya ketika Ia akhirnya tahu sisi gelap yang dimiliki cowok tersebut, terpaksa harus menjadi pacarnya karena di 'Blackmail' olehnya.

Jujur, untuk buku yang hampir seharga 100.000 sangat² tidak worth it dengan cerita Romansa Remaja Sekolahan boring & banyak narasi panjang yang tak penting (menuhin halaman tapi gak ada intisarinya), juga basa-basi Group Chat baik kelompok Diba maupun Agam yang sangat basi. Karakterisasi Protagonis yang 'Stalker' kurasa hanya sekadar menjadi 'Pemanis' dalam cerita yang bahkan tidak berasa kental karena hanya lewat begitu saja. Kupikir tema itu jadi camilan utama dalam sajian buku ini, ternyata jadi 'Leftover' doang yang bahkan menurutku gak usah dipake sekalian kalau emang gak niat.

Sifat Agam yang 'Bad Boy', Cool tapi suasana hatinya gampang berubah² (Nah I'd Pass) jadi populer dikalangan remaja puteri di sekolah. Pepatah 'Lu Ganteng & Kaya, Lu aman' sangat-sangat berlaku di Novel ini, mau kelakuan lu sebusuk apapun gak akan terlalu digubris/dipermasalahkan di Sekolah, contohnya kayak Ghali yang berandalan berantem sesama pelajar sampe benjut dan Agam yang ngerokok diruangan OSIS (Guru²nya pada lembek kek NPC ya, beraninya cuman ngediskors muridnya, beda lagi kalau di real life udah pasti digebukin sampe babak belur sama guru BK & kena SP bahkan di DO).

Banyak kata-kata yang alay nan lebay (bahasa gaul) yang gak begitu amat di real life, sumpah saking Cringenya gak kuat nulis reviewnya.

Bagusnya apa dong? Dunno, masih nyari juga nih wkwkwk, agak heran juga sih kenapa bisa beli buku novel ini dulu.
Profile Image for Secondory.
1 review
May 28, 2022
Sejujurnya tergantung selera pembaca aja sih. Kalau orang-orang yang baru pengen mulai suka baca seumuran anak SMP, pasti mereka suka sama buku ini, soalnya buku ini bakal ngasih ekspetasi tentang kisah SMA yang katanya kisah paling menarik selama hidup.

Tapi, buku ini nggak wort it buat aku. Jujur, nggak ada hubungannya antara isi buku dan judul. Dari awal aku cari definisi 'stalking' yang dilakukan pemeran utama, tapi nggak nemu sama sekali. Dan, untuk ukuran buku yang lumayan tebel—500 hlm tsai—dan isinya 'ngalor-ngidul' aku nggak terlalu ngerekomendasiin karena agak bikin mager.

Buat yang cari bacaan fiction, tapi udah punya selera yang lumayan tinggi. Buku ini nggak cocok buat kalian.
Profile Image for nasya.
845 reviews
July 15, 2025
Untuk buku dengan halaman sampai 500an, konflik di buku ini santai banget sih, jadi menurutku bisa dipangkas supaya nggak terlalu banyak dan jadi nggak membosankan. Judulnya pun menurutku kurang merepresentasikan isinya, iya sih, memang ada bagian Diba stalking, tapi itu cuma di awal aja, dan nggak bisa dicap sebagai "true stalker". Karakter Agam ni juga aneh njir, cowok tapi kayaknya sering banget ngomong putus, alasan dia ngerokok pun kayak menurutku nggak make sense, dan dengan penggambaran dia ngerokok dari SD trus kaga dijelasin tiba-tiba berhenti tuh aneh, soalnya perokok seaktif itu mah mau berhenti pasti nggak akan segampang itu. Tapi untuk mengenang masa-masa putih abu buku ini okelah.
Profile Image for Rei Laurent.
1 review
March 13, 2023
i buy this book when i was 7th grade i guess (?) i buy it cuz i'm really interested with the cover.

ekspektasiku awalnya tentang "stalker" gitu, buttttt ternyata stalker yg ada didalam buku ini cuman ada beberapa line aja. lil bit upset sih karena kurang dari ekspektasi, walaupun endingnya tetap happy for all characters.
Profile Image for Meyva.
33 reviews
September 4, 2021
Tidak menemukan apa yang aku cari, stalking. Saya sih berharap banget kalau di buku ini penuh dengan hal-hal tentang si cewek yang stalking ini, dari mulai how to, dan lain-lain. Tapi itu dikit banget.
Profile Image for Hana.
11 reviews
March 17, 2022
Untuk seukuran teen fiction OMG INI BAGUSS😭😭 TS bikin kayak pengen punya cowok aja habis bacanyaaa

Dari gaya kepenulisannya rapi, bagus, gak berantakan yang HAH APA NIH?! Nggak kok nggak gitu🤣

I will recommend this novel buat yang pengen baca novel ringan, santai, tapi bikin gregetan maksimal.
Profile Image for vaeyazch.
23 reviews
January 10, 2026
too cringe again, sayang banget. judul sama isi novelnya (yang tebel itu 🫩🫩) gaada korelasinya, maybe ada, tapi super super dikit banget. baca ini beneran ga kerasa apa apa, terlalu klise dan yaaa gitu deh…
Displaying 1 - 30 of 76 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.