Yasraf Amir Piliang is a nationally known scholar of cultural studies and postmodernist theories. He has published in journals of cultural studies and social sciences. He has written several groundbreaking books that excite Indonesian humanities community. He finished his bachelor of design degree at ITB and a master’s degree at St. Martin College of Art and Design. His research interests include design and culture, product semantics, design postmodernist theories, and cultural studies.
Bibliography: * Sebuah Dunia yang Dilipat: Realitas Kebudayaan Menjelang Milenium Ketiga dan Matinya Posmodernisme, Penerbit Mizan , 1997. * Hiper-realitas Kebudayaan: Semiotika, Estetika, Posmodernisme, LKIS, 1999. * Sebuah Dunia Yang Menakutkan: Realitas Kekerasan dan Hiperkriminalitas, Penerbit Mizan, Bandung, 2000. * Hiper-moralitas: Mengadili Bayang-bayang, Penerbit Belukar Budaya, Yogyakarta, 2003. * Dunia yang Berlari: Mencari Tuhan-tuhan Digital, Penerbit Grasindo. * Hiper-semiotika: Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna, Penerbit Jalasutra, Yogyakarta, 2003. * Hantu-hantu Politik dan Matinya Sosial, Penerbit Tiga Serangkai, Solo, 2003. * Pos-realitas: Realitas Kebudayaan di dalam Era Pos-metafisika, Penerbit Jalasutra, 2004
Journals: * ‘Terkurung di antara Realitas-realitas Semu: Estetika Hiper-realitas dan Politik Konsumerisme’, Jurnal Ilmu dan Kebudayaan Ulumul Qur’an, nomor 4, Vol. V., 1994. * ‘Tamasya di antara Keping-keping Masa Lalu’, Jurnal Kebudayaan Kalam, Edisi 2, 1994. * ‘Estetika dan Abnormalitas: Seni dan Komponen Komoditi’, Majalah Kajian Ekonomi dan Sosial Prisma, LP3ES, No. 11, 1994. * ‘Merayakan Abnormalitas: Identitas di Zaman Pluralisme Kebudayaan”, Jurnal Kebudayaan Kalam, No. 5., 1995. * ‘Wawasan Semiotika Posmodernisme’, Jurnal Seni Rupa, Volume I, 1995. * ‘Etnosentrisme: Isyu Politik Kebudayaan Dunia Ketiga’, Jurnal Seni Rupa, Volume II, 1995. * ‘Kekuasaan dan Kecepatan’, Majalah Kajian Ekonomi dan Sosial Prisma, LP3ES, No. 8, Tahun XXV, 1996. * ‘Global/Lokal: Mempertimbangkan Masa Depan’, Jurnal Seni Pertunjukan Indonesia, Tahun X, 2000. * ‘Fenomena Sufisme di Tengah Masyarakat Pos-modern: Sebuah Tantangan Bagi Wacana Spiritualitas’, Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Islam Al-Huda, Volume 1, Nomor 2, 2000. * ‘Public Sphere dan Cyber-democracy’, Jurnal Demokrasi & HAM, Vol. 1, Nomor 2, November 2000 * ‘Cyber-space, Cyborg dan Cyber-feminism: Politik Teknologi dan Masa Depan Relasi Gender’, Jurnal Perempuan, No. 18., 2001. * ‘Posmodernisme dan Ekstasi Komunikasi’, Jurnal Komunikasi Mediator, Volume 2, Nomor 2, 2001. * ‘Terkurung di antara Ruang-ruang Kegilaan: Ekstasi Kapitalisme, Posmodernisme dan Cyberspace, Jurnal Pemikiran Kebudayaan Insight, Edisi 1, 2001.
setelah 'Hipersemiotika,' ini buku Yasraf yang saya suka. setelah bermain-main dengan 'Kultur' di hipersemiotika, Yasraf mulai menjelajah jagat Politik. membaca buku ini pada tahun 2006-an, terasa sekali relevansinya dengan kondisi politik Indonesia kontemporer, terutama ketika konsultan politik dan para politisi bapuk makin giat bernorak-norak ria dengan TANDA!