Setelah dilanda dilema yang tak berkesudahan, akhirnya saya telah memutuskan untuk lanjut membaca Light Novel FSF ini.
Alasan pertama, saya sudah membeli dan membaca versi komiknya yang tebal dan besar itu, memang mudah dan lebih cepat ketika membaca sesuatu yang ada visualnya tapi rasanya saya kurang suka dengan gaya penggambarannya terkesan seperti sebuah sketsa yang belum matang dan disempurnakan, sialnya lagi saya terlanjur membeli 2 volume versi komiknya.
Alasan kedua, sesudah menonton versi anime movienya saya kembali merasa kecewa (atau memang saya yang terlalu berharap), padahal studio yang menggarap adalah salah satu studio yang terbiasa membuat anime action yang bagus, cantik dan sat set sat set namun tidak demikian.
Nah berhubung dengan kedua alasan itulah saya memutuskan untuk kembali membaca dan mengikuti Light Novelnya.
Terlepas dari itu di volume ke 4 ini intensitas ceritanya bertambah naik dengan pesat, banyak karakter baru bermunculan, dilanjut dengan aliansi sementara dari karakter yang tidak terduga, juga pengkhianatan di tiap fraksi, ah sungguh kompleks. Karena di sampulnya terpampang wajah Flat saya menduga fokus utamanya berada di karakter tersebut dan benar saja diceritakan asal usul keluarga Flat dan pertemuan awal Flat dengan Profesor El Melloi II. Dan yang pasti kejengkelan saya muncul sesaat di bagian akhir, lantas terucap "ah bangke lah, curang kali" dengan lantangnya.
- kebetulan sudah punya volume 5 yang juga dibeli bebarengan dengan volume 4 ini hehe.