Membaca buku ini sejak awal bab sudah bikin saya memutar bola mata. Banyak kelemahan alibi yg dibenar-benarkan malah makin membuat aneh jalan ceritanya. Yg pertama, Molly adalah mantan simpanan Thayer Ryan yg sudah meninggal, dan sekarang istri Thayer yg sedang sekarat mengundang Molly utk tinggal bersamanya dan menjanjikan Molly sbg ibu dari Lucas, anak kandung haram Molly dan Thayer. Ini juga ANEH mengingat Molly dikatakan seorang wanita yg percaya diri koq bisa tidak tahu bhw Thayer sudah beristri dan author membuat seolah-olah Molly tidak bersalah dgn ketidaktahuannya. PRET!!!!
Kekonyolan kedua adalah Psyche berusaha memanipulasi Keegan dan Molly agar menikah. Saya sudah sebal dari awal bab dgn pernyataan Psyche bhw seharusnya dia menikahi Keegan BERULANG KALI!!!!
Ketiga, ketika Keegan dan Molly akan berhubungan sex pertama kali, Molly melakukan kesalahan fatal dgn pernyataan bhw dia bersedia hamil (LAGI???? setelah Lucas, masih mau melakukan kesalahan yg sama lagi????). Saya tidak tahu jalan pikiran wanita yg gak bisa cari duit scr layak (saya tidak bisa bilang Molly sama sekali tidak bisa cari duit krn dia toh penulis tapi DIPECAT!!! dan jelas Molly bukan seorang penulis yg sukses krn dirinya jg rela "dibiayai" Thayer). Saya jadi curiga motifnya jika hamil lagi, lumayan bisa sbg alat pemerasan kpd Keegan.
Keempat, kalau saya punya suami, jelas sekali saya tidak mau punya suami spt Keegan yg menganggap duit 10 juta dollar seimpas utk memperoleh anak yg bukan anak kandung. Bukan saya meremehkan kasih sayang seorang ayah, tapi cobalah realistis. Lagipula dgn pemberian uang tsb kpd mantan istri yg hobi memeras, sama saja buang2 uang ke laut. Jelas sekali Keegan adalah pria yg tidak punya otak, yg hanya mengandalkan kekuatan fisik belaka.
Kesimpulan saya, Molly dan Keegan memang cocok satu sama lain. Sama2 bodoh dan konyol. Gaya tulis author sebenarnya cukup baik, hanya sayang saja TOO MUCH DRAMA di novel ini membuat saya muak. Saya serasa nonton sinetron hidayah selagi membaca novel ini. Saya TIDAK SUKA CERITA dgn sosok-sosok yg dibuat-buat kelewatan dramatis.