Jump to ratings and reviews
Rate this book

Momiji

Rate this book
Patriot Bela Negara lelah punya nama seperti itu, terutama karena dia memiliki fisik dan mental yang sama sekali tidak seperti patriot, apalagi yang siap membela negara.

Seumur hidupnya, Patriot diolok-olok hingga akhirnya dia memutuskan memberontak. Dia jadi gandrung Jepang, belajar bahasa Jepang, dan punya cita-cita pergi ke Jepang untuk bertemu Yamato Nadeshiko-tipe wanita ideal versi Jepang.

Di usianya yang kedua puluh, Patriot akhirnya berada selangkah lebih dekat dengan cita-citanya itu. Dia menginjak Jepang untuk ikut program pendek musim gugur di Osaka dan beruntung baginya, orangtua inang tempatnya homestay punya anak gadis seusianya!

Shiraishi Momiji, gadis itu, mungkin adalah buah penantiannya selama ini.

... Atau mungkin bukan.

210 pages, Paperback

First published May 1, 2017

26 people are currently reading
306 people want to read

About the author

Orizuka

33 books1,744 followers
Books written by Orizuka:

1. Me & My Prince Charming (Puspa Swara, 2005)
2. Summer Breeze (Puspa Swara, 2006)
3. Duhh... Susahnya Jatuh Cinta...! (Tanda Baca, 2006)
4. Miss-J (Tanda Baca, 2006)
5. High School Paradise (Puspa Swara, 2006)
6. Fight for Love! (Puspa Swara, 2007)
7. High School Paradise 2nd Half: Love United (Puspa Swara, 2008)
8. The Truth about Forever (Gagas Media, 2008)
9. 17 Years of Love Song (Puspa Swara, 2008)
10. The Shaman (Gagas Media, 2008)
11. FATE (Authorized Books, 2010)
12. Our Story (Authorized Books, 2010)
13. Infinitely Yours (Gagas Media, 2011)
14. Oppa & I (Penerbit Haru, 2011)
15. I FOR YOU (GagasMedia, 2012)
16. Best Friends Forever: High School Paradise Golden Goal (Puspa Populer, 2012)
17. With You (GagasMedia, 2012)
18. After School Club (Bentang Belia, 2012)
19. Oppa & I: Love Missions (Penerbit Haru, 2012)
20. The Chronicles of Audy: 4R (Penerbit Haru, 2013)
21. Oppa & I: Love Signs (Penerbit Haru, 2013)
22. The Chronicles of Audy: 21 (Penerbit Haru, 2014)
23. INTERTWINE (Penerbit Haru, 2015)
24. The Chronicles of Audy: 4/4 (Penerbit Haru, 2015)
25. Apa Pun selain Hujan (GagasMedia, 2016)
26. The Chronicles of Audy: O2 (Penerbit Haru, 2016)
27. Momiji (Penerbit Inari, 2017)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
44 (14%)
4 stars
93 (31%)
3 stars
136 (46%)
2 stars
19 (6%)
1 star
3 (1%)
Displaying 1 - 30 of 82 reviews
Profile Image for Maggie Chen.
145 reviews85 followers
September 29, 2017
Ceritanya biasa saja.
Dikemas secara rapi, dengan bumbu humor di sana-sini. Yang sayangnya, entah mengapa kurang ngena. Tapi beberapa kali tertawa sih.
Konfliknya sebenarnya cukup sederhana dan penyelesaiannya ala-ala manga. X"D Benar-benar mengingatkanku pada manga serial cantik yang dulu sering kubaca waktu SMP. Sayang banget bukunya tipis karena menurutku konfliknya bisa lebih ngena lagi seandainya dijadikan novel saja, bukan novela.

Overall, it was okay.
Profile Image for Utha.
824 reviews401 followers
June 20, 2017
Semacam novelet, diterbitin dengan font yang renggang-renggang. Yhaaa. Tapi yah tetep menghibur. Favorit gue sih mamake si Momiji: Namami-san! Konfliknya yang berat karena macem novelet jadi sederhana aja penyelesaiannya. Menghibur kok ceritanya.

Ngomong-ngomong, latar tempatnya buat kangen Osaka. Kangen duduk di toilet-toilet Jepang sih... :)))
Profile Image for Biondy.
Author 9 books234 followers
March 12, 2018
Momiji bercerita tentang Patriot Bela Negara, seorang pemuda dengan nama yang tidak sesuai dengan sifat dan penampilannya: kurus kering, berkulit pucat, alergi debu, dan lebih tertarik dengan negara lain daripada Indonesia.

Ketertarikan Patriot akan Jepang membawanya ke Osaka untuk mengikuti pendidikan bahasa. Di sana dia tinggal bersama keluarga Shiraishi dan bertemu anak mereka, Momiji, yang memiliki penampilan dan tingkah laku layaknya preman. Kehidupan Patriot di Jepang, yang semula dia rencanakan untuk mencari Yamato Nadeshiko (wanita ideal dalam ukuran tradisional Jepang), justru jadi jungkir-balik karena Momiji.

Satu halaman pertama dan saya langsung tertarik dengan novel ini. Humor tentang nama Patriot memberi kesan lucu yang bagus dan berhasil dipertahankan hingga akhir. Di sepanjang buku, pembaca akan disuguhi segala tingkah laku canggung dan ajaib dari Patriot dan Momiji.

Ceritanya bagus sih kalau buat saya. Selain tentang Patriot yang mencari jati diri, ada juga teka-teki tentang alasan Momiji meninggalkan rumah selama dua tahunan. Keduanya berhasil membuat saya tertarik higga akhir.

Yang kurang memuaskan buat saya datang pada saat menjelang akhir buku ini. Ada bagian yang terasa dilompati. Tiba-tiba saja Patriot hanya punya beberapa hari sebelum dia kembali ke Indonesia. Bagian ini mungkin dibuat agar efek dramatis lebih terasa (ada penyelesaian konflik saat kedua tokoh mau berpisah), tapi membuat plot terasa kosong dan harusnya bisa diisi beberapa puluh halaman lagi.

Secara keseluruhan, Momiji menyajikan cerita yang lucu dan menghibur. Rasanya banyak bagian yang bisa ditambahkan lagi supaya ceritanya terasa lebih berisi.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book268 followers
May 29, 2017
Patriot Bela Negara, seorang pemuda kelahiran Indonesia, yang sangat kesal dengan nama pemberian Ibuk-nya. Salah satu alasannya adalah karena kenyataannya postur tubuhnya sangat jauh dari gambaran patriot. Pabel (begitu teman-temannya menyingkat namanya) adalah sosok pemuda kurus, pucat, dan alergi pada debu. Trauma dengan namanya, membuat Pabel tidak mencintai negaranya sendiri. Dia justru ingin pergi ke Jepang, terutama karena dia sendiri adalah seorang otaku.

Maka Pabel mati-matian belajar bahasa Jepang dan menabung untuk pergi ke sana. Dia mengambil sekolah bahasa selama 1 bulan. Pabel ternyata punya misi lain, ingin mencari sosok Yamato Nadeshiko (istilah orang Jepang untuk menggambarkan wanita ideal) yang mau menjadi pacarnya. Di Jepang, Pabel tinggal di rumah keluarga Shiraishi. Nanami-san (ibu keluarga Shiraishi) mengatakan kalau dia mempunyai anak gadis seusia Pabel yang bernama Momiji.

Momiji dalam bahasa Jepang berarti dedaunan yang berubah menjadi berwarna merah saat musim gugur. Pabel sudah membayangkan sosok gadis impiannya. Ternyata tidak perlu lama-lama menemukan Yamato Nadeshiko-nya. Sayangnya ketika Pabel bertemu dengan Momiji pertama kali yang ada dia pingsan karena dipukul dengan menggunakan pedang bambu oleh Momiji, setelah dituduh sebagai pencuri susu.

Sosok Momiji yang seperti preman berambut merah dan kusut megar ternyata tidak seramah yang dibayangkan Pabel. Momiji, yang ternyata telah meninggalkan rumah selama 3 tahun, akhirnya pulang. Namun bukannya disambut dengan baik, Momiji justru selalu bertengkar dengan ibunya. Ketika Momiji memaksa untuk menjadi pengawal Pabel selama di Jepang membuat hari-hari Pabel di Jepang langsung berubah drastis dari rencananya.

Ketika saya melihat di toko buku online langganan ada novel karya Orizuka yang terbaru, secara impulsif saya langsung membelinya. Apalagi sampulnya yang sangat eye-catching ini sungguh menggoda. Belum lagi nama tokohnya unik, Patriot Bela Negara. Saya sendiri termasuk orang yang tidak habis pikir kalau ada orang tua yang memberi nama anaknya se-aneh itu. Jadinya saya penasaran sekali dengan kisahnya Pabel ini. Dan saya tidak kecewa, gaya tulisan Orizuka yang mengalir lancar sangat menghibur. Seandainya saya penyuka anime dan segala yang berbau Jepang-jepangan, pasti saya memberikan nilai sempurna untuk novel ini.

Saya membaca novel ini hanya dalam waktu 2 jam. Saking menikmatinya, saya merasa novel ini terlalu singkat. Ada bagian dimana tiba-tiba hari-hari Pabel di Jepang melompat ke hari ke-24 dan dia sudah mau pulang. Padahal saya masih ingin tahu tentang Pabel dan Momiji.
Profile Image for Sherry Heather.
199 reviews3 followers
March 30, 2019
Momiji ini buku yang simpel, ringan dan singkat. Walau begitu, maknanya tetap dalam dan karakter-karakter dalam buku ini punya kepribadian yang membekas!
.
3.5 🌟
Profile Image for Bila.
315 reviews21 followers
June 14, 2020
(Untuk novel ringan yang bisa jadi pilihan renyah mengisi waktu luang dan menghibur, bisa aja kuberi 4. Tapi untuk mengambil pelajarannya, sayang cuma bisa kasih 3, bahkan 2.)

Lagi-lagi ide dasar yang sama: main character sial bertemu dengan manusia absurd (terutama mirip kaya After School Club karena MC-nya sama2 cowok) - dimana untuk di buku ini Pabel sial banget ketemu Momiji yang ajaib. Oke, jika dibandingkan dengan After School Club (dan Meet the Sennas - ingat, keluarganya aneh) memang Momiji lebih punya alasan kuat untuk menjadi "aneh". Tapi kurang nendang kisah masa lalunya. Tetep aja disini Momiji unggul sih.

Sejujurnya secara garis besar kisahnya menarik, tapi gara-gara ide dasarnya sering diulang (atau akunya yang kebanyakan baca buku beginian), jadinya agak bosen. Untung ada bagian yang bikin kaget, kalau engga...selain ketawa aku bakal jenuh (walau lagi-lagi aku memikirkan jika MC dan orang-orang mulutnya ternganga bagai di kartun - ciri khas otakku ketika baca bukunya Orizuka 🤣)

Hey, tapi sisi baiknya Pabel bukan MC yang bakal bikin kamu jengkel. Dan, kalau kalian butuh ketawa haha hihi plus jalan-jalan gratis di Jepang ya buku ini bolehlah dibaca. Wkwkwk.
Profile Image for Caca Venthine.
372 reviews10 followers
July 8, 2017
Patriot Bela Negara. Well, emak2 mana yg tega2 nya kasih anak nya nama kya begini?? Kalo anak nya gagah berani, perkasa sih gk masalah. Lah ini mah kebalikannya ya. Penakut, lemboy, klemer2, lemah lembut.. Inti nya gk laki banget yaa..

Ya itulah penderitaan dan beban Patriot, atau yg biasa dipanggil Pabel dengan nama doi yg sungguh berat seberat2 nya buat dia.

Singkat cerita, Pabel ke Jepang untuk mengikuti hhmmm apa ya disebutnya? Kelas kursus gitu atau apa? Ya inti nya dia belajar di Jepang selama sebulan, dan dia tinggal di 1 keluarga yg bisa di bilang harmonis walau anak gadis dr keluarga tersebut kabur.Yap, dialah Momiji, si gadis pemberani dan pembuat onar.

Jujur aja, bagian akhirnya agak berat ya konfliknya. Baca ini cukup menghibur, gk terlalu berat dan ya mungin karena genre nya gk sesuai sama gue, jd ya gk gitu nikmatin juga.. Bisa di bilang dr karya kak Okke ya ini bukan favorite gue sama sekali.
Profile Image for Oktabri.
147 reviews4 followers
May 26, 2017
'MOMIJI' KARYA ORIZUKA

Spoiler: Setidakfasihnya kamu terhadap negaramu sendiri, bisa dipastikan kamu akan terusik jika ada yang berbicara buruk tentangnya, apalagi bagi pemuda yang terlahir dengan nama Patriot Bela Negara.
Profile Image for Wardah.
953 reviews172 followers
May 27, 2017
3,5 tapi digenapin 4 karena naksir berat sama kovernya <3

Suka banget sama gaya cerita Orizuka. Lugas, komikal, karakter Pabel dapet banget. Seandainya nggak ujug-ujug udah hari ke 24 mungkin bakal lebih menikmati. Ahaha. Ulasan lengkap segera.
Profile Image for April Silalahi.
227 reviews213 followers
August 9, 2017
Buku yang bagus seperti karya Orizuka biasanya.

Patriot adalah seorang laki-laki asal Indonesia yang merasa namanya tidak sesuai dengan dirinya. Di sekolah dia sering diledek dan cenderung menjadi rendah diri.
Hal itu membuat Patriot hijrah ke Jepang dan mengambil sekolah bahasa singkat memakai uang tabungannya sendiri.
Pabel - begitu dia menyebut dirinya juga bercita-cita mendapatkan seorang pacar Jepang. Seperti tokoh idamannya.

Namun ternyata harapan Pabel tidak berlangsung mulus.

Di Jepang Pabel tinggal dengan keluarga yang cukup menerimanya dengan baik.
Sampai suatu hari Pabel bertemu dengan Momoji.
Seorang gadis dengan penampilan nyentrik dan cenderung arogant.

Momoji dengan rambut merahnya terlihat sangat garang sata pertama kali bertemu dengan Pabel.

Hal itu belum selesai juga saat Ibu nya Momoji menyuruh Momoji untuk menjadi pengawal Pabel selama di Jepang.

Banyak kejadian unik yang terjadi. Sampai akhirnya Pabel mengenal kenapa Momoji menjadi sosok yang berbeda.

Buku ini penuh dengan pesan moral. Penulis membawa perubahan sosok Momoji dengan perlahan.
Pembaca mengikuti petualangan Momoji serta Pabel dengan santai. Tanpa terasa pembaca sudah dibawa ke ending cerita. Cepat banget -__________-

1 hal yang aku pelajari dengan membaca Momoji ini : Kadang kita hanya butuh berbicara biar tau fakta yang sebenarnya.

Menunggu buku seru lainnya dari Orizuka :D
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,446 reviews73 followers
April 7, 2022
It's a good quick read. Jengkel pas baca karakterisasi Pabel sebenarnya. Tapi somehow ngerasa familiar dengan rasa sesaknya kalau terjebak bersama orang yang nggak menyenangkan itu. Dari awal baca aku udah membayangkan ini jadi semacam dorama. Hahaha, bakal ada yang mau angkat jadi live action ga ya?

Now karena udah kelar baca novelnya, kuharap versi webtoonnya di Ciayo juga bakal dibikin versi cetak kalau ini udah tamat ntar.

***

Baca ulang untuk kedua kalinya habis ikut kelas kilat zoom-nya A.S. Laksana yang diadakan dengan bekerja sama dengan grup Nulis Aja Dulu di Facebook. A.S.Laksana menekankan pentingnya pembukaan cerita yang bagus, porsi show (adegan plus dialog) dan tell (narasi) yang seimbang, juga dialog yang hanya menampilkan hal penting, mengandung ketegangan untuk membangun konflik serta memberi kesempatan pada karakter untuk memperkenalkan dirinya pada pembaca. Dan semua elemen itu rasanya bisa dengan sangat baik ditampilkan oleh novel ini.

Lihat saja pembukanya:

Seandainya waktu bisa diputar kembali, aku ingin dilahirkan dengan nama Budi.

Tidak masalah kalau namaku dibilang pasaran. Tidak masalah kalau aku diolok dengan 'ini ibu Budi' setiap Ibuk mengambil rapor. Tidak masalah walau aku dijodohkan dengan Wati sekalian. Aku yakin akan bisa hidup dengan bahagia... atau setidaknya dengan normal.

Entah apa yang ada di pikiran Ibuk saat dia memberiku nama Patriot Bela Negara. Nama itu sebenarnya keren --sangat keren, malah --kalau kau tumbuh menjadi sosok pria tegap berdada bidang, berkulit cokelat terbakar matahari, dan siap mengangkat bambu runcing kapan pun diperlukan, bukannya kurus kering berkulit pucat dan selalu bersin-bersin setiap terpapar debu.


Sederhana tapi sukses langsung membuatku tergelincir membuka halaman demi halaman lainnya dalam waktu singkat. Masyaallah. Dan aku baru menyadari ini saat membacanya dalam kondisi agak lelah dan kepala berat. Dalam keadaan seperti itu pun narasi dan rangkaian adegan serta dialog buku ini tetap bisa terasa indah dan mudah untuk diikuti.

Karena itulah, rating bintang empat yang kuberikan beberapa tahun lalu, kuperbarui menjadi bintang lima. Yeeey.

Senang sekali rasanya kalau bisa mengurai narasi kisah para tokoh dalam kepalaku jadi serenyah narasi dalam buku ini, yah.
Profile Image for Yulia Ang.
Author 5 books10 followers
September 5, 2017
PATRIOT BELA NEGARA, Bayangkan jika kau menyandang nama itu. Bangga? Merasa hebat karena berbau nasionalisme? Tidak! Sayangnya bukan itu yang dirasakan Patriot - pemuda asal Bandung yang memutuskan pergi ke Jepang sebagai pelarian sementara atas akibat tidak menyenangkan dari nama yang disandangnya. Bukan karena dia malu atau bagaimana. Tetapi orang-orang jadi berekspektasi tinggi atas nama itu. Sehingga dia memilih dipanggil Pabel; singkatan dari nama depan dan tengahnya.

Di Jepang dia tinggal bersama sebuah keluarga inang yang terbilang unik. Mereka memiliki anak gadis berpenampilan nyentrik, berambut merah megar, dengan pakaian yang jauh dari kata serasi layaknya seorang preman.
Namanya Momiji, orangnya pemberani dan bermulut pedas, kontras dengan pribadi Pabel.

Tema cerita dalam buku ini terbilang ringan dan sederhana. Namun penulisnya berhasil meramunya menjadi bacaan yang menyenangkan. Ada beberapa bagian yang membuatku terpingkal ketika membaca interaksi yang terjalin antara Pabel dan Momiji. Sungguh sangat lucu 😆😆 Overall, buku ini recomended terutama bagi kalian yang menyukai budaya Jepang. Good job Orizuka 😙😙

4/5 ☆
untuk Momiji karya Orizuka
Profile Image for Hani Risjad.
73 reviews16 followers
November 20, 2017
Baca novel ini udah berbulan-bulan lamanya dan aku lupa buat bikin reviewnya di sini.

Selalu dibuat jatuh cinta dengan tulisan kak Okke apapun itu. Untuk Style menulis dia nggak perlu aku bahas lah ya di sini. Yang jelas, Orizuka sangat menunjukka perkembangannya di buku ini. Buku bertema Jepang dengan tokoh utama laki-laki memang sedikit berbeda dari cerita2 kak Okke sebelumnua walaupun dari sudut pandang laki-laki dia sudah membuat beberapa cerita.

Tapi di Momiji ini benar2 beda. Jepangnya sangat terasa tanpa terasa seperti tempelan. Karakter2 yang kuat dan ini benar- benar sangat menghibur!

Satu hal yang aku suka dari novel2 Orizuka, dia nggak pernah melupakan unsur keluarga dalam ceritanya walaupun tipis. Dan di Momiji ini, benar2 keluarganya berasa banget!
Gimana interaksi Pabel dan keluarga Shiraishi dan bagaimana kisah Ibu dan Putri yang kocak banget! *Hidup Sukeban Nana!!!*

5 stars worth for this novel!
aku nggak bermaksud berlebihan, nyatanya aku sangat-sangat cinta dengan kisah ini.
Sangat setuju sih kalau ada sequelnya! 😄😄😄

Sukses terus penulis favoritku! Masih selalu menanti karya2 terbaik dr Kak Okke.
Profile Image for Aleetha.
486 reviews29 followers
August 17, 2018
I read this book for its primary setting, Osaka. Unfortunately it does not fulfil my expectations. I can not see how beautiful the Osaka castle or how confusing its huge train station. I wish she would describe them including that Dotonbori better. The only thing that I can easily picture is how Pabel and Nanami-san's family had their tamagoyaki and had those conversations in Japanese. How I envy his Japanese skill and that N2. Aaa...She might need to write a longer story than this.

But overall I still enjoy the story. One thing for sure, the author actually can keep that "Patriot Bela Negara" for another book of hers. I think even if he has different name, the story itself can stand alone.
Profile Image for Boo Boo.
361 reviews12 followers
December 2, 2017
Bukunya tipis😂 Tapi isinya bikin saya ngakak sampai mau pipis😂
Profile Image for Putri Indraswari.
17 reviews1 follower
August 9, 2017
"... Setiap bersamanya, aku seperti selalu dipaksa melampaui batas-batas yang kubuat sendiri. Dan setiap bersamanya, aku selalu berhasil mengeluarkan keberanian yang tidak kutahu keberadaannya,..." (hal. 202)




Namanya Patriot Bela Negara. Unik, ya? Namun ia tidak menyukai namanya walau orang banyak mengatakan bahwa nama adalah doa, tetapi apa iya namanya adalah sebuah doa? Jika namanya memang sebuah doa, mengapa namanya dijadikan bahan bullyan teman-temannya?

Sampai nama panggilannya berubah menjadi 'Pabel'. Tidak diketahui siapa yang membuat nama panggilan itu, tetapi ia merasa bersyukur dan sangat berterima kasih kepadanya.

Jangan salahkan Pabel karena dirinya tidak segagah namanya. Tidak keren, tidak percaya diri, dan tidak dapat diandalkan. Sekiranya itulah pemikirannya. Juga, Pabel merupakan seorang 'otaku' yang pergi ke Jepang untuk bertemu dengan Yamato Nadeshiko.

Kepergiannya ke Jepang bukan sesuatu yang mudah, ia harus belajar mati-matian bahasa Jepang sampai N2 dan memakai uang tabungannya sendiri tanpa pamit kepada ibu yang sudah merawatnya selama ini. Pemikirannya hanyalah untuk balas dendam atas penderitaan (re:pembullyan) yang selama ini ia rasakan.

Tinggal di rumah keluarga Shiraishi yang ia lakukan ketika sampai di Jepang karena harga sewanya murah. Selama satu bulan kedepan, ia akan tinggal disini untuk sekolah bahasa Jepang.

Ada banyak hal yang tidak ia ketahui tentang keluarga Shiraishi ini, salah satunya adalah kenyataan bahwa anak gadis keluarga tersebut yang ia pikir mirip dengan 'Chitanda Eru' ternyata seorang yankii?? Bagaimana mungkin? Jelas-jelas ibu Shiraishi mengatakan bahwa anak gadisnya -Momiji tengah kuliah di kota orang. Sungguh diluar dugaan.

Jika yankii itu benar Momiji maka tidaklah indah pertemuan mereka. Pertemuan yang membuat Pabel disangka sebagai 'pencuri susu' karena meminum langsung dari kotaknya tanpa menuangnya di gelas. Ironi.

Memang benar ia adalah Momiji dan Pabel medapat tugas baru dari Shiraishi, yaitu menjadi mata-mata Momiji, semua hal yang dilakukan dan dikatakan harus dilaporkan tanpa ada kebohongan sedikitpun, tetapi siapa sangka bahwa Momiji sangat-sangat berandalan walaupun wajahnya secantik bulan.

Mau dibagaimanakanpun Momiji telah membantunya untuk berkencan dengan seorang gadis Yamato Nadeshiko yang dikatakan bahwa Pabel adalah 'orang kaya' dan membuat Pabel harus membayarnya seharga 2.000¥ bahkan uang pembayaran dari ibu Shiraishi saja tidak cukup.

Sebulan tinggal di Jepang dan sebulan juga Pabel hidup bersama Momiji juga keluarga Shiraishi membuat Pabel sedikit mengerti tentang Momiji. Bagaimana masa lalunya, apa yang disukainya, dan bagaimana ia akhirnya memilih menjadi seorang yankii. Bagaimana Momiji tidak menyukai warna rambutnya yang merah sama seperti Pabel yang tidak menyukai namanya. Persamaan itulah yang membuat mereka menjadi semakin akrab.

Bagaimana dengan akhir ceritanya? Sudah jelas bahwa Pabel menyukai Momiji :D Akhir ceritanya begitu menyenangkan karena Pabel bisa melihat Momiji sebagai Momiji anak gadis keluarga Shiraishi bukan sebagai yankii.

Saya sangat merasakan suasan Jepang yang begitu damai pun momiji yang merah di musim gugur. Sepertinya indah, saya ingin sekali pergi ke sana hanya saja kesempatan itu belum ada untuk saya. Ceritanya pun sangat santai, tetapi saya merasa alur ceritanya terlalu cepat. Ada hal yang dimunculkan secara tiba-tiba. Hanya itu saja. Overall, saya suka.

Ai,

Putri
Profile Image for Frida.
201 reviews16 followers
December 23, 2017
Patriot Bela Negara (serius, itu nama orang) selalu menderita karena dirinya sama sekali tak cocok dengan nama yang harus diusungnya seumur hidup. Ia sama sekali tidak kelihatan seperti "patriot". Ia pemuda ceking, sering jadi korban perundungan selama sekolah karena namanya dan karena dirinya, kekurangan rasa percaya diri, dan oleh karenanya, kalau bisa, ia menghindar jauh-jauh dari manusia. Ia punya nama panggilan "Pabel". Pabel menyukai banyak hal berbau Jepang, hingga dia bekerja keras belajar bahasa Jepang lalu pergi ke Osaka untuk belajar bahasa Jepang selama sebulan.

Di Osaka dia tinggal di rumah keluarga Shiraishi. Sebenarnya Pabel punya misi tertentu: mendapatkan seorang gadis ideal Jepang pujaannya. Impiannya itu seakan kurang sejengkal lagi saat ia tahu keluarga Shiraishi punya seorang anak gadis seumurannya yang sedang ada di luar kota. Namanya Momiji. Dari melihat fotonya di rumah, Pabel langsung antusias: dia akan benar-benar bertemu gadis idealnya.

Namun suatu hari terjadi insiden. Seorang gadis dengan rambut megar panjang dicat merah dan berpenampilan bak yankii (anak berandalan) tiba-tiba masuk ke rumah dan menuduh Pabel sebagai Pencuri Susu. Iya, Momiji yang sekarang bukan lagi Momiji seperti dalam foto.

Sejak saat itu, Pabel terlibat serius dengan Momiji, dengan hubungannya yg tidak akur dg ibunya, dan misteri kenapa Momiji menghilang dari rumah selama tiga tahun kemarin.
***
Ini pertama kalinya aku membaca karya Orizuka. Beneran. Dan memang, pengalaman memang "bicara". Karya seorang penulis yg telah menulis 27 novel ini memang enak sekali dibaca. Garis besar ceritanya sederhana, tapi bagaimana penulis membawakannya jadi terasa bermakna. Ini tentang pencarian jati diri seorang Pabel, yang tanpa dinyana malah menemukan dirinya dengan bantuan Momiji yang sering bertingkah mengesalkan dan melelahkan.

Dengan sudut pandang orang pertama Pabel, gaya bahasa yang renyah dan kadang lucu, novel ini enak sekali dibaca. Meski tipis, porsi alurnya terasa pas. Proses kebersamaan Pabel dan Momiji juga sama sekali tidak terasa terburu-buru ataupun kayak "dipaksa jadi dekat". Mungkin karakter Momiji sangat membantu di sini.

Kedua karakter itu memang cocok. Pabel yg kurang percaya diri, pasif, cenderung submisif, dipadankan dengan Momiji yg berandalan, pemberani, kelebihan kepercayaan diri, meledak-ledak, penuh kejutan, dan suka seenaknya sendiri. Namun ternyata Momiji tidak segarang kelihatannya. Ia jadi seperti itu untuk menutupi luka hatinya di masa lalu. Karakter Pabel berkembang seiring dengan Momiji yang berani berdamai dg masa lalunya. Bisa dibilang, mereka berdua saling menolong meski tanpa sadar. Manis sekali. Bersama Momiji, Pabel berani melakukan hal-hal yang sebelumnya bahkan tak pernah terpikir ia akan melakukan itu. Aku suka pasangan ini <3

Juga aku tak menyangka ada kejutan yang akan diberikan oleh penulis lewat tokoh Nanami, ibu Momiji. Itu keren sekaligus kocak.

Bicara tentang latar dan budaya Jepang, penulis sudah cukup membuatku merasa sedang berada di Jepang. Salah satu favoritku adalah filosofi yg diusung Momiji lewat daun momiji; ia tidak suka musim gugur karena saat itulah semua momiji berubah merah, tapi dia tidak pernah benar-benar "merah".
Profile Image for Stefanie Sugia.
731 reviews178 followers
November 8, 2017
"Kenyataannya, tinggal di Jepang adalah salah satu keputusan terburuk yang pernah kuambil dalam hidupku.
Lebih tepatnya, keputusanku untuk tinggal di rumah keluarga Shiraishi. Seharusnya aku memilih keluarga inang yang tidak punya anak gadis dan cuma memelihara kucing."
Akhirnya aku kembali membaca tulisan Orizuka setelah terakhir kali menyelesaikan seri The Chronicles of Audy . Menyenangkan rasanya bisa kembali menikmati penulisan Orizuka yang begitu mengalir dan selalu berhasil membuatku menikmati kisah yang ia bawakan. Di buku Momiji ini, Orizuka mengusung sebuah cerita yang sederhana dan tidak melibatkan terlalu banyak konflik. Dan jika sebelum-sebelumnya sang penulis lebih sering membawakan cerita dengan referensi Korea Selatan, kali ini ia menuliskan sebuah kisah dengan latar negara Jepang. Buku ini mungkin akan menjadi bacaan yang tepat bagi kalian para penggemar budaya Jepang dan bagi kalian yang menginginkan sebuah hiburan ringan.
"Aku tersadar bahwa setiap bersama Momiji, aku selalu dihadapkan dengan hal-hal yang kupikir mustahil kulakukan. Setiap bersamanya, aku seperti selalu dipaksa melampaui batas-batas yang kubuat sendiri. Dan setiap bersamanya, aku selalu berhasil mengeluarkan keberanian yang tidak kutahu keberadaannya..."
Untukku secara pribadi, kisah yang diusung dalam novel ini sangat sederhana dan bisa dibilang cukup mudah ditebak dari awal. Sejak penulisnya memperkenalkan karakter Patriot yang terkesan sangat payah, aku sedikit banyak bisa membayangkan arah ceritanya akan dibawa kemana—kurang lebih berkaitan dengan tema from zero to hero. Sedangkan karakter Momiji memiliki sedikit unsur misterius karena pembaca tidak mengetahui apa penyebab perubahannya yang drastis pada awalnya. Interaksi antara Patriot (atau lebih sering disebut Pabel-kun dalam buku ini) dan Momiji juga bisa dibilang tipikal; banyak perselisihan dan percekcokan di awal, hingga pada akhirnya mereka saling membangun satu sama lain. Karena ceritanya cukup singkat dan sederhana, tidak ada pendalaman karakter yang berarti dalam buku ini. Meski demikian, aku menyukai interaksi antar anggota keluarga Shiraishi yang dinamis dan menyenangkan.

Secara keseluruhan, buku ini tetap mengandung gaya khas penulisan Orizuka yang mengalir dan sangat menyenangkan untuk dibaca. Tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikan buku ini, terutama karena konfliknya yang sederhana dan ceritanya cukup singkat. Kisah yang merupakan bacaan yang tergolong ringan ini membawa pesan yang cukup bermakna; yaitu tidak peduli betapa payahnya seseorang, sesungguhnya ada keberanian yang terselubung di dalam dirinya sendiri. Dan dibutuhkan tekad serta kemauan untuk bisa keluar dari zona nyaman, hingga akhirnya bisa menyadari kemampuan yang selama ini sebenarnya hanya belum ditemukan. :) Looking forward to Orizuka's future works!

Baca review selengkapnya di:
http://www.thebookielooker.com/2017/1...
Profile Image for Rido Arbain.
Author 6 books99 followers
May 16, 2017
Mengintip tema-tema novel yang ditulis sebelumnya, kayaknya Orizuka memang sering mengambil tema novel remaja dengan pendekatan keluarga, termasuk di Momiji.

Novel ini bercerita tentang cowok berusia 22 tahun bernama Patriot Bela Negara, dengan ciri-ciri khusus: bertubuh tinggi kurang proporsional, berkepribadian kikuk, dan kadang sulit berekspresi. Karena nggak begitu bangga dengan namanya yang terkesan sangat nasionalis, ia lebih senang dipanggil dengan sapaan Pabel. Selain introver, hal paling menonjol dari Pabel adalah kecenderungannya terhadap Jepang dan budaya negeri sakura itu. Mendekati level weeaboo, mungkin. Alasan itulah yang kemudian mendorongnya untuk merantau selama satu bulan ke Osaka, Jepang untuk mengikuti program pendek musim gugur.

Selama berada di Jepang, Pabel menginap di homestay milik keluarga Shiraishi. Di sanalah ia tanpa sengaja bertemu dengan Momiji, gadis muda berambut merah mencolok dengan penampilan ala yankii (sebutan untuk anak muda Jepang yang dianggap badung), yang ternyata ialah anak gadisnya Nanami-san pemilik homestay. Pertemuan itulah yang mengubah nasib Pabel kemudian. Entah menambah gairah hidupnya, atau malah lebih buruk.

Novel ini ditulis dari sudut pandang Pabel, yang menurutku cukup berhasil dieksekusi oleh Orizuka—mengingat segelintir penulis perempuan sering gagal menulis PoV dari tokoh berseberangan gender. Cuma masalahnya, si Pabel ini cenderung mirip versi cowok dari tokoh Audy di serial The Chronicles of Audy, novel Orizuka yang lain. Sifatnya nyaris sama persis; canggung, agak ceroboh, dan suka menggerutu.

Yang aku suka dari Orizuka, tentu saja gaya menulisnya yang selalu mengalir dan naratif, dengan dialog-dialog witty yang nggak maksa mencoba untuk lucu. Kurangnya mungkin ada beberapa adegan yang agak repetitif, seperti kemunculan Kanon yang serba tiba-tiba, diikuti penampakan gumpalan merah yang membuat Pabel terperanjat.

Dibanding nasib Momiji di bab akhir, aku kok lebih tertarik dengan fakta masa lalu Nanami-san. Ditambah lagi kurangnya eksplorasi kegiatan Pabel selama belajar di program pendek satu bulannya—hanya disinggung bagian perkenalan budaya para murid, terus timbul-tenggelamnya tokoh Mai di situ.

More: http://www.ridoarbain.com/2017/05/rev...
Profile Image for Fadila setsuji hirazawa.
350 reviews4 followers
June 15, 2020
Lelucon tentang namaku memang tidak pernah lucu, tetapi lebih dari cukup untuk menghancurkan rasa percaya diriku... (Hal. 5)⁣
.⁣
.⁣
.⁣
Merasakan ketidaknyamanan dengan nama sendiri karena nama yang sama sekali tidak mewakili gambaran diri kalian-secara fisik,misalnya, adalah sedikit gambaran masalah yang di alami oleh pemuda bernama Patriot Bela Negara. Nama yang terdengar tidak biasa dan tidak jarang memancing ledekan pada masa masa pemuda itu bersekolah. Pabel,nama akrabnya, kemudian mendapat kesempatan untuk mengikuti program Pendek Musim Gugur di Osaka dan tinggal bersama orangtua inang yang ternyata memiliki anak perempuan sebaya dengannya. Gadis berambut merah,Shiraisi Momiji,yang entah dapat di katakan sebagai harapan Pabel yang terwujud atau tidak sama sekali.⁣
.⁣
.⁣
.⁣
Bumbu bumbu permasalahan dalam keluarga yang hampir selalu terasa serta terdeskripsikan dengan detail dan mendalam pada karya-karya mbak Orizuka bagi saya sendiri merupakan hal keren sebab tidak jarang permasalahan yang hadir dalam hidup seseorang berakar dari pada situasi dann masalah dalam keluarga.⁣

Saya pribadi menyenangi gaya tulisan mba Orizuka yang menyajikan konflik dengan bahasa yang mudah di pahami namun tidak menghilangkan keseruan konflik yang dapat menaik turunkan emosi serta pesan pesan moril yang saya rasa cukup berguna untuk kehidupan jika mampu di maknai secara baik oleh pembaca. Hanya saja untuk novel Momiji ini, saya pribadi masih belum merasakan kedalaman konflik yang di hadirkan apalagi jika di hubungkan dengan permasalahan terkait nama Patriot Bela Negara itu sendiri.⁣

Untuk tokoh, saya pikir mba Orizuka telah mendeskripsikan dengan baik dan untuk hal lainnya dari novel ini yang saya senangi adalah situasi serta beberapahal tentang Jepang mampu menyatu dengan alur dan sekali lagi, di deskrikan dengan bagus. Untuk pembaca yang menyenangi hal hal 'berbau' Jepang, novel ini bisa jadi bacaan menyenangkan. Mengapa demikian? Hayuk, sisihkan waktu,energi, dan sedikit dari uang tabungan/gaji kalian untuk membeli novelnya 😊🙏⁣
49 reviews
July 17, 2017
Okay, belakangan terakhir ini susah banget nyari waktu untuk baca novel lagi.
Sejujurnya pula, mood untuk membaca itu berkurang drastis. Well, memang semua kesibukan ini serasa membunuhku. Enough said.

Back to topic. Akhirnya bisa baca Momiji. Anggaplah ini sebagai pemanasan untuk mencoba menumbuhkan mood baca lagi.

Momiji. Jepang.

Negara yang sangat ingin aku kunjungi sejak SMA. Sedang menumbuhkan niat untuk belajar Bahasa Jepang lagi sih.

So, why not?

Udah ngalur-ngidul ke mana-mana, reviewnya mana?

Okay, kali ini langsung ke reviewnya.

Momiji tidak bisa dikategorikan sebagai novel, ya karena halamannya hanya berjumlah dua ratusan halaman dengan jarak spasi yang cukup rengkang. Jadi bisa dikategorikan sebagai novelet kan?

Dan karena novelet ini tadi, konfliknya tidak bisa dijadikan terlalu berat seperti novel biasanya.
Patriot Bela Bangsa lelah karena nama yang terlalu memberatkannya. Nama itu membuatnya selalu menjadi olok-olokan. Membuatnya kehilangan rasa percaya dirinya.

Untung saja namanya bukan Patriot Bela Bangsa Indonesia sekalian. Kalau begitu, bagaimana bisa ia menyandang nama itu jika ia bahkan bisa dikategorikan sebagai seorang otaku? Ia bahkan menghabiskan seluruh tabungannya demi bisa ke Jepang dan belajar Bahasa selama sebulan di sana.

Dan di Jepanglah ia bertemu Momiji, anak perempuan dari keluarga inangnya. Berbeda jauh dengan perempuan yang ia harapkan selama ini, Momiji bahkan baru kembali ke rumahnya setelah pergi selama tiga tahun.

Untuk ceritanya sendiri, bisa dibilang ceritanya ringan. Yaiyalah ya, udah dibilang tadi juga kan >.< Kekhasan gaya bercerita kak Orizuka masih aku temukan di sini. Penggambaran Jepangnya cukup bagus menurutku, walaupun tidak terlalu mendetail.

Overall, aku suka baca Momiji. Tiga setengah bintang untuk ceritanya dan setengah bintang untuk covernya ^^




Profile Image for Carolina Tedjapranata.
70 reviews
May 23, 2017
"Menjelang pingsan, aku belajar satu hal baru soal Jepang.
Minum susu langsung dari kotaknya langsung di rumah orang adalah suatu kejahatan besar."


Asli! Masi di bagian2 awal, Si Pabel sama Momiji kocak abis. Gak nyangka Momiji bakal se-'garang' ini😂.


'Momiji' bercerita mengenai seorang pemuda yang bernama 'Patriot Bela Negara' atau yang akrab disapa 'Pabel' dan seorang gadis asal Jepang bernama, 'Shiraishi Momiji'. Pabel sangat benci dengan namanya karena sering diolok-olok oleh teman sekolahnya. Karena kepribadiannya memang tidak mirip sekali dengan seorang patriot. Makanya, ia memutuskan untuk ke Jepang, negara dengan orang-orang yang tidak mengetahui arti namanya itu.


Diawali dengan pertemuan yang mengejutkan antara Pabel dengan Momiji dan diikuti aksi-aksi Momiji yang tidak kalah mengejutkannya, aku sukses dibuat kagum oleh sosok gadis berambut merah ini. Benar2 unexpected banget dengan kecuekkan dan ke-to the point-annya. Pokoknya tingkahnya lucu.


Nama kedua tokoh utama memiliki peran penting dalam cerita. Aku suka dengan bahasa yang ringan. Karakternya juga cukup unik. Hanya saja, karena aku bukan otaku Jepang, aku agak susah ngikutinnya karena gak ada bayangan sama sekali. Aku cuma mengikuti satu komik, yaitu 'Detective Conan'. And that's it. Memang ada catatan2 kaki yang ditulis di dalam buku ini, tapi aku tetap kurang paham. Lebih suka karya sebelumnya yang mengangkat latar Korea karena emang aku basicnya lumayan ngerti hehe. Tapi, buku ini cocok untuk dibaca bagi kalian para remaja, khususnya yang pecinta Jepang. Aku rasa kalian bakal jatuh cinta dengan novel ini karena memang latarnya full Jepang banget hehe! Oh iya, tak lupa ada unsur budaya Indonesia juga loh! Jangan sampe kelewatan~
Profile Image for Mahesa Gaeng.
39 reviews1 follower
June 1, 2017
Ini buku pertama orizuka yg saya baca, dan dari kalimat pertama saya sudah ketagihan baca kata demi kata, kalimat demi kalimatnya. Menikmati alur ceritanya tidak membosankan, sehingga tidak ada alasan berhenti membaca karena jenuh dengan alur ceritanya.

Momiji merupakan novel daily life yg menceritakan seorang Patriot Bela Negara, alias pabel, alias paberu, alias hiiro, alias pencuri susu (panggilan dari momiji) yang mengambil kelas sastra jepang level menengah selama sebulan di Osaka. Saya tertarik untuk membeli, membaca dan menyelesaikan novel ini karena kesederhanaan ceritanya dan konfliknya pun terbilang ringan, pas untuk saya yg membutuhkan bacaan ringan dikala banyaknya tugas kuliah.

Terbilang gak biasa juga, karena karakter utamanya dalam cerita ini masih bisa dibilang realistis, alias karakter utamanya tidak sempurna seperti kebanyakan novel teenlit atau metropop lainnya. Malah saya suka dgn karakter yg biasa saja, alias msh realistis utk terjadi, dibandingan dgn karakter yg serba (serba kaya, serba cantik/ganteng, fisik idaman, dll)

Sempet ikutan naksir sama Sanjo Kanon yg muncul mulai halaman 52. Seolah2 saya pun membayangkan sosok realnya. Diakhir cerita pun sosok momiji membuat saya penasaran, sehingga sempat membuat saya berimajinasi akan sosoknya ketika sdh berubah 180° sejak kejadian di Dotonburi. Gak nyangka jg sama Nanamisan, unpredictable bgt XD

Sempat gregtan dgn sosok Pabel, yg sering tidak menujukkan opininya, tidak jd dlm bertindak, dan kekurangan2 lainnya. Namun sosoknya sukses membuat saya tambah ingin liburan ke Jepang (salah 1 alasan lagi saya membaca Momiji karena latarnya di Jepang)

Ditunggu novel2 berikutnya Orizuka, semoga tidak sering menyajikan karakter2 utamanya yg serba sempurna.
Profile Image for Jason Abdul.
Author 1 book19 followers
September 11, 2017
Orizuka memang jagonya nulis cerita untuk pembaca muda! Aku sangat menikmati cerita Pabel-kun dan Momiji-chan.

Call Me Miss J dan Meet The Sennas adalah dua judul teenlit karya Orizuka yang sempat kusunting saat diterbitkan ulang oleh Noura Books. Aku suka sekali gaya cerita yang ringan, cepat, kocak, dan punya pelajaran hidup mendalam. Asik.

Di Momiji aku menemukan suasana itu lagi. Novel ini tipis dan padat! Artinya tidak ada halaman yang sia-sia. (Sedangkan satu dua novel Orizuka di Penerbit XXX punya gaya yang cukup berbeda dan aku tidak terlalu menikmati. Yah, beda penerbit beda editor, beda pula gaya cerita terbitannya).

Jadi...

Pabel (tokoh utama) adalah cowok Indonesia yang sudah lulus ujian N2 Nouryu shiken, suka anime dan J-drama. Jadi masuk akal dia jago bahasa Jepang dan kebudayaannya. Masuk akal dia sangat menyukai Jepang. Sehingga novel Momiji ini lepas dari daftar novel remaja yang bikin latar luar negeri hanya karena penulisnya pengen, tapi sayangnya sekadar tempelan buat cerita.

Tapi, alangkah lebih relatable kalau Pabel masih kaget-kagetan sama kebudayaan di sana. Punya pengetahuan vs melakukannya di dalam keseharian sangat berbeda. Biar lebih dramatis juga.

Aku suka pelajaran di dalam buku ini. Tentang arti nama kita, tentang hubungan kita dengan negeri sendiri dan negeri impian macam Jepang. FYI, aku juga sama seperti Pabel-kun: sangat mendambakan pergi ke Jepang dan tinggal di sana beberapa saat, ...dan kalau bisa dapat pasangan orang Jepang. Asik.

Kuharap ada kelanjutan cerita Momiji datang ke Indonesia! Kumohon, Orizuka-sensei!
Profile Image for Jessica.
1,220 reviews40 followers
February 26, 2019
This is actually a short reading, but lately I have been unable to concentrate on 1 book at a time, so I finished this in between re-read Blind Date by Aliazalea and Life of 150cm.

Ceritanya, Patriot Bela Negara atau disingkat Pabel, sangat ga suka sama namanya sendiri. He’s an otaku dan introvert, ga pede sama sekali. Karena kesal sama situasinya dan ingin menemukan Yamato Nadeshiko, dia memutuskan untuk sekolah bahasa ke Jepang selama sebulan. Disitu dia homestay di rumah keluarga Shiraishi.

Keluarga Shiraishi ini baik banget, apalagi Nanami-san, ibu rumah tangga yang menggambarkan Yamato Nadeshiko menurut Pabel awalnya. Sampai kemudian anak perempuan keluarga Shiraishi pulang ke rumah. Adegan lucu banget dimana Pabel dan Momiji pertama kali ketemu. Disini awal mulanya Pabel dipanggil Pencuri Susu.

Momiji ternyata dulunya kabur dari rumah selama 2 tahun, sepertinya, ga inget juga berapa lama. Tapi ya dia kabur dan join yankee. Makanya pas pulang gayanya yankee banget, tindikan, rambut dicat merah (katanya orang yg ngecat rambutnya salah taruh pewarna gitu).

Dari sini dimulai petualangan Pabel selama sebulan di Osaka.


Menarik banget bukunya, sebenernya, kalo ak ga distracted sama buku lain, pasti udah diselesaikan selama 1 malam aja. Tapi apa daya, pas baca setengah buku, ak agak bosan karena teenlit. Tapi hari ini ak selesaikan setengah buku dalam 1jam dan endingnya is just too cuteeeee. I ship Pabel and Momiji. Ternyata siapa sangka dibalik Nanami-san yg lemah lembut ternyata dia....

It’s for you to find out in the book!
Profile Image for Radita Peketo.
14 reviews
March 7, 2018
Ceritanya ketika novel ini keluar, ekspektasi saya cukup tinggi. Mengingat saya bersedih-sedih setelah membaca Apapun Selain Hujan. Ternyata dugaan saya salah.

Saya pikir saya bisa membaca novel ini dengan penuh semangat seperti sifat Momiji. Ternyata tidak. Saya mati-matian berpikir "ayo ini seru kok ini seru" tapi tetap saja saya membaca dengan perasaan bosan. Saya setuju, ceritanya biasa saja. Penyampaiannya juga kurang menarik sehingga pembaca bisa bosan membacanya. Jujur, bahkan saya lebih menyukai Apapun Selain Hujan meskipun itu novel sendu, karena saya bisa dapet feelnya, ketimbang novel ini yang harusnya menjadi novel dengan warna baru, malah menjadi novel yang takkan saya baca dua kali.

Riset yang dilakukan cukup detil sehingga novel ini bisa dibilang "kaya". Orizuka pandai mencampuradukkan macam-macam hal menjadi novel yang apik, namun rasanya ia 'gagal' di novel ini. Mungkin karakter Pabel (Patriot Bela Negara) yang lenjeh membuat novel ini tidak menarik. Mungkin juga karena cerita berputar hanya di sekitar Momiji dan Pabel.

Novel ini mengusung banyak hal-hal unik, seperti Pabel yang nama aslinya adalah Patriot Bela Negara, di mana nama itu menjadi beban bagi dirinya yang tidak gagah-gagah amat. Juga Momiji yang awalnya seorang gadis manis seperti nadeshiko berubah menjadi yankii. Namun saking uniknya dua tokoh utama ini, hal-hal di sekelilingnya menjadi biasa saja.
Profile Image for kaylin lee.
10 reviews
September 1, 2022
Bukunya sangat cocok untuk menemani kamu di sore hari sambil menikmati cemilan atau hanya chilling saja, ceritanya sangat mengalir begitu saja, cukup singkat tetapi membekas di hati..
selain itu saya jg berharap author akan membuat series selanjutnya jika ada karena saya telah mengibarkan kapal cinta antara patriot dengan momiji(sy tau kok ini ngga ada genre romance nya tetapi sy kadang suka melihat kelakuan dua org itu hehe), bayangkan jika di series selanjutnya(jika ada dan author berniat) akan diceritakan bahwa mereka akan bertemu kembali(krn patriot pada saat itu mengikuti program pendek bahasa di jepang dan masa program pendeknya sudah hampir habis) atau mungkin momiji akan datang ke indonesia dan menjadi keluarga inang di keluarga patriot.
saya dapat mengambil makna bahwa jika kamu merasa namamu berbeda dengan dirimu atau kebalikkan dari bentuk maupun sikapmu itu merupakan hal yang normal dan biasa karena manusia itu tidak sempurna dan tidak selalu harus mengikuti nama yang diberikan orang tua nya, memang banyak orang tua memiliki banyak harapan untuk menamai anaknya dan berharap bahwa anaknya akan menjadi seperti yang mereka inginkan atau harapkan tetapi hal itu tidak selalu akan terjadi dan itu tidak apa-apa, bukan dengan terpaksa kita harus mengikuti harapan orang tua dari nama kita tetapi yang paling penting itu kita dapat menerima serta mensyukuri nama yang diberikan oleh orang tua kita :3
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Fathiyah.
128 reviews4 followers
September 5, 2017
Judul: Momiji
Penulis: Orizuka
Penerbit: Inari

Novel ini mengisahkan seorang cowok kikuk yang bernama Patriot Bela Negara atau Pabel. Dia merasa bahwa nama itu memberinya beban, karena dia nggak sehebat namanya. Tapi dibalik itu, Pabel punya cita-cita pergi ke Jepang untuk bertemu Yamato Nadeshiko(tipe wanita ideal versi Jepang). Akhirnya Pabel selangkah lebih dekat dengan cita-citanya. Dia ke Jepang dan mengikuti program pendek di Jepang, Osaka. Di sana Pabel tinggal di homestay. Beruntungnya, ternyata di rumah orangtua inangnya memiliki gadis seusianya. Shiraishi Momiji. Mereka akhirnya bertemu dengan cara yang tak terduga.

For honestly, sejak pertama baca sinopsis dan beberapa review, aku kira Patriot Bela Negera itu bukan sebuah nama! Awalnya kukira, itu adalah sebuah sebutan kelompok/geng anak-anak atau semacamnya 😅 Dan aku salah. Seriously? Patriot Bela Negara adalah sebuah nama. Ini yang membuat kalian bakal rugi kalau nggak baca novel ini. See? Dari pemilihan nama aja udah jelas membuat novel ini berbeda dari yang lain. Aku suka banget dengan idenya. Crunchy dan manis. Sangat fresh. Ditambah gaya bahasa yang luas tapi simple. Lugas tapi ber-style. luwes tapi kece. Novel ini bukan kisah cinta remaja biasa. Di beberapa bagian, ada yang membuatku terkejut gara2 plot twist yang nggak bisa ketebak.
Displaying 1 - 30 of 82 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.