Jump to ratings and reviews
Rate this book

135 Hours

Rate this book
Eros mendorong pintu di hadapannya. Tubuhnya menyelinap cepat masuk ke dalam ruangan. Dalam sekejap pintu kembali tertutup di belakang punggungnya. Napasnya masih terengah saat gadis dengan gaun pengantin itu menatapnya bingung.
“Apa aku mengenalmu?” ucapnya. Bibir merahnya bergerak di antara riasan sederhana.
Eros berhenti. Matanya tidak berkedip seiring dengan kakinya yang terpaku. Butuh sekian detik sebelum akhirnya ia tersenyum kecil, I want her.
Ia kemudian berjalan lambat ke tengah ruangan, mendekati gadis itu, dan berhenti tepat di ujung terluar gaunnya. “No. But you will.” Tangannya kemudian mengeluarkan selembar foto dari saku dalam jas hitamnya.
Dan tepat seperti dugaannya, gadis itu melebarkan mata tak percaya saat terpatah-patah bertanya, “Bagaimana kau memilikinya?”
Eros tersenyum lebih lebar, menampakkan lesung pipinya, dan mengedipkan mata saat dengan sangat perlahan menjawab, “I’ll give you the answer, Sweet heart. But, first of all, you must say ‘no’ in your vow.”

216 pages, Paperback

First published June 5, 2017

1 person is currently reading
32 people want to read

About the author

Stefiani Emasurya

5 books9 followers
I'd spent more than a decade of writing for big publishers while pursuing my study and corporate career in pharmaceutical and art. Now that I'm an official cross-science graduate and experienced formulator, I'd love to use my skill and passion to write what I believe will bring strong and meaningful experience for the readers.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (5%)
4 stars
8 (14%)
3 stars
31 (54%)
2 stars
11 (19%)
1 star
4 (7%)
Displaying 1 - 22 of 22 reviews
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
June 8, 2017
Sampai di halaman 100, dan nggak ngerti sama alur ceritanya. Too slow...Eros sok misterius tapi nggak juga, Zoe seperti cewek yang tegar tapi ya nggak juga...

Ceritanya Eros memanfaatkan Zoe supaya Teo (mantan calon suami Zoe) mau membayar utangnya pada Eros. Trus akhirnya Eros malah jatuh cinta sama Zoe. Dan sebaliknya. Dan seterusnya. Dan ya gitu deh... Ibarat dari A mau ke C harusnya lewat B, ini mutar dari Z, Y, X, W, dst dulu....

Padahal saya tadinya penasaran dengan tema dark romance yang diusungnya.
Profile Image for Yasfin.
119 reviews
June 18, 2017
3/5

ide cerita sebenarnya bagus, cuman perlu adaptasi karena alur cerita yang kurang bisa kumengerti. Masih banyak typo, kelupaan sama spasi. Dan yang paling fatal, ada kalimat yang sepertinya belum selesai diketik tapi mungkin nggak kena radar sang editor

untungnya novel ini 200-an halaman. Nggak kebayang kalo sampe 500-an halaman.
Profile Image for Tika Nia.
226 reviews4 followers
February 16, 2023
Kamu suka baca romance? Semacam romance dengan konflik yang cukup rumit? Mungkin novel ini cocok untukmu... 💖❣️

Saat menemukan seseorang yang tanpa permisi tiba-tiba telah singgah dalam hatimu. Kau tidak sadar sejak kapan perbincangan singkat atau momen hening antara kalian berdua menjadi bagian yang kau rindukan setiap menjauh darinya (h.135)

⏳135 HOURS⏳

Setahun belakangan Zoe Samantha bagaikan mati rasa. Setiap harinya hanya diisi dengan kerja keras di toko roti lalu malamnya dipenuhi dengan air mata. Bagaimana tidak? Orang tuanya meninggal sesaat sebelum ia tiba di Indonesia. Setelah sekian lama menahan rindu, saat hendak bertemu justru kedua orang tuanya itu telah meregang nyawa 🥺 Meninggalkan Zoe dengan rasa sedih teramat dalam.

Selepasnya, Zoe seakan tak bisa untuk sekedar tersenyum. Kebahagiaan seakan tak bisa menyentuhnya. Dia terpaksa harus menikah dengan pria yang tidak dicintainya! Semua dilakukan untuk membayar hutang keluarganya. Menyediakan bukan?

Namun sesaat sebelum pernikahan dilangsungkan, terjadi sebuah kejadian tak terduga. Seorang pria asing bernama Eros menawarkan sebuah permainan. Mengajak Zoe membatalkan pernikahan! Juga berjanji untuk mengungkapkan rahasia di balik kematian kedua orang tuanya. Segala kemungkinan kini terbuka lebar.. Seakan-akan Zoe mulai memiliki pilihan dalam hidupnya...

Akankah Zoe mengikuti permainan pria asing itu? Permainan seperti apa yang ditawarkannya? Berhasilkah Zoe mengungkap kematian orang tuanya? Atau justru sebaliknya, Zoe justru salah langkah?

⏳💖⏳
Membaca novel ini sungguh menyenangkan! Bukan sekedar kisah cinta kacangan, melainkan dibumbui konflik yang menegangkan. Juga perasaan gemas dengan tindakan dan cara berpikir tokohnya! Ditambah lagi dengan plot twist! Itu semua membuat tak butuh waktu lama untuk menyelesaikan novel ini!

Romansa yang dibumbui teka-teki tentang kematian.. Juga pencarian makna tentang keluarga.. Jadi bagaimana, tertarik untuk membacanya?

Baca review buku lainnya di IG ku @tika_nia ☺️
Profile Image for Dhea Safira.
Author 8 books2 followers
December 27, 2017
Blurbnya juara. Serius, bikin penasaran
Di awal-awal halaman juga bikin penasaran.

Sayang, makin ke belakang saya makin nggak menikmati ceritanya.

Banyak saltik, kalimat yang nggak dispasi, dan bahkan ada kalimat yang belum selesai ditulis (kepotong).

Mengenai plot, jujur saya bingung ngapain Zoe pakai acara diculik segala. Toh, menurut saya Zoe nggak diculik pun nggak gitu ngefek. Aneh aja sih menurut saya.

Terus, kalau saya nggak salah ingat, seorang ahli hipnotis pernah bilang kalau hipnotis nggak bisa dipakai buat membeberkan rahasia orang, dsb. Karena, kalau dengan hipnotis aja bisa membuat orang mengakui kejahatannya, nggak perlu ada detektif dan kawan-kawannya.

Banyak karakter yang cuma nempel. Ceritanya kayak ada yg kurang.

Ehm, apalagi, ya?
Intinya, ada sesuatu yang kurang dengan novel ini.
123 reviews
December 15, 2017
3,4⭐
Btw, ini ceritanya udah banyak di peredaran tapi dengan penambahan plot, gagasan cerita, dan karakter yang meyakinkan membuat cerita ini serasa fresh. Ya, biasanya kan menikah terpaksa karena hutang orang tua lalu dia ttp menikah dan akhirnya luluh dg pasangannya. Atau menolak menikah dan bertemu pangeran kuda. Di sini, cefita ini dikuatkan dengan latar belakang menikah terpaksa, bisnis-bisnis keluarga, kemunculan tokoh-tokoh yang memengaruhi adanya pernikahan itu, dan karakter sang oangeran yang tidak dengan mudah menjadi pangeran berkuda (harus ada ysaha).

Ada yang belum selesai ditulis. Ada banyak typo seperti spasi yang hilang, ada huruf yang maduk ke kata.

Aku sula epilog dan prolognya!!! Aaahhh yah setidaknya, selain menghibur, cerita ini punya sisi sinisme akan sistem hukum. Aku suka kalo pada nyinyir soal itu hahah

Baca ini lumayan cepat walau beberapa kali harus diulang krn sulit dicerna. Kadang aku gk paham yg lagi ngomong siapa/maksudnya apa.

Udah setengah buku dan yg dimaksud Dark Romance bukan yg "gitu-gitu". Moga emang bukan "gitu-gitu"😄😂 LOL

Eh, maksudnya Dark Love. Iyakan itu nama serialnya?

Ada sisipan dari tokoh novel lain di cerita ini. Judul novelnya Cupidity Dance. Ada yg pernah baca? Menarik nih profesi tokohnya 😄😍

Semalam udah selesai sama 135 Hours. Gimana ceritanya? Bagus! Ide dasarnya sih banyak di pasaran, tapi di sini ada plot dan karakter yg beda

Plot & karakter yg kuat & saling mendukung membentuk cerita yg terasa baru. Apalagi di sini ada emosi pembunuhannya😂 prolog & epilognya ugh😍

"Selamat datang dalam permainanku. Kau hanya butuh sedikit air mata, lalu berbalik dan berlari. Kujamin, permainanku tidak akan membosankan."―hlm. 12

"Mencari alasan masuk akal tentang mengapa kau menyayangi seseorang akan menjadi hal paling konyol yang pernah kau lakukan seumur hidupmu. Terkadang otakmu tidak perlu bekerja terlalu kerasa saat hatimu telah mengambil alih."―hlm. 149

"Hou ik van jou? (Apa aku menyukaimu?)"―hlm. 138

"Kasus itu biasa terjadi di persidangan. The stonger, the winner. Doesn't matter who's right or wrong."―hlm. 162

"'I don't believe in magic'
The young boy said.
The old man smiled.
'You will, when you see her.'
-Atticus

I do
From the very first time I saw her.
-Eros Dominik."―hlm 315
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books461 followers
Read
March 12, 2020
DNF.
Sorry :(

Awalnya agak keder dengan beberapa review DNF di sini. Tapi aku meyakinkan diri untuk baca. Soalnya, cover dan judulnya bagus banget. Warna dasarnya cantik dan seksi. Blurb-nya juga juara. Lagian aku pernah baca karya penulis lainnya (lupa judulnya, pokoknya pakai angka juga) dan lumayan suka. So, kupikir, mungkin aku bakalan suka juga yang ini.

Tapi tapi tapi. Sampai halaman 100 lebih, aku kurang paham plot cerita. Banyak adegan yang bikin aku bertanya-tanya, dan bingung "eh gimana sih?". Misalnya ketika Eros ngajakin Zoe ketemu Karl dengan iming-iming informasi, kupikir itu soal orangtua Zoe. Soalnya sampe bela-belain nunggu berjam-jam. Eh ternyata info yang diceritain adalah soal Eros dan sejarah keluarganya. Soal kakeknya Eros dan kakeknya Karl. Lah, kalo begitu, ngapa Eros nggak cerita sendiri dah? -___-

Karakter mereka juga cukup aneh, terutama Zoe. Dia yang tadinya menggebu-gebu minta "bicara" dijelasin soal janji cerita soal orangtuanya, sampai maksa bicara di kolam renang, eh tiba-tiba kayak lupa gitu aja pas udah bicara sama Eros. Malah bilang "aku nggak siap dengar semuanya, soalnya aku barusan membatalkan pernikahan". Loh?

Aku juga kurang paham dengan dialog-dialog mereka. Kayak nggak bisa ngikutin, karena rasanya kayak baca potongan-potongan dialog berbagai film yang digabung.

Banyak typo juga. Dan kadang ada line yang sama di paragraf berbeda. Kayaknya pas diedit, dipindahkan posisinya, dan yang lama lupa dihapus. Entahlah.

Sebenarnya aku lumayan kepo sama soal-soal pemerintahan, politik, yang sempat disinggung di sini. Juga aku menduga ada rahasia besar soal Eros dan Ayahnya ini. Tapi rasanya aku sulit menikmati alur ceritanya.

Well, untuk sementara aku DNF dulu. Dan karen DNF, sementara aku nggak akan kasih bintang dulu. Mungkin akan kulanjutkan lain waktu, dan kuberi bintang setelah itu.
Profile Image for Deva Aksara.
47 reviews2 followers
December 15, 2017
Saat dimana kita ditawarkan pada pilihan antara masa depan yg menyedihkan atau masa depan yg berbahaya, mana yg akan dipilih?

Pilihan yg cukup sulit ini datang dihadapan Zoe. Ia harus memilih diantara dua pilihan yg keduanya sama2 tidak mendatangkan hal yg bagus bagi masa depannya. Tapi inilah jalan yg harus Zoe tempuh.

Pernikahan yg tidak diinginkan, tawaran informasi kematian irang tuanya yg menggiurkan, petualangan yg tak diinginkan bersama pria penuh pesona, semua harus Zoe jalani.
.
.
Diawal cerita, saya sudah disughkan pada konflik yg cukup membuat saya bertanya-tanya, kenapa Eros meminta Zoe membatalkan pernikahannya? Apa yg diinginkan Eros dari Teo?

Dua pertanyaan besar ini melambungkan semangat baca 135 hours. Semua berlalu begitu deras, setiap potongan misteri terkupas satu persatu. Meski diterangkan secara eksplisit rahasia demi rahasia yg ada, hal ini tidak menyurutkan semangat membaca sampai halaman terakhir.
Konflik nya dikemas dengan baik, penyelesaiannya juga menambakan kepuasan pembaca. Karakter tokohnya kuat, meski di ada beberapa hal yg tidak saya sukai dr beberapa karakter, karena terllau hiperbol dlam mengungkapkan perasaanya.
135hours, saya pikir alur nya akan terasa cepat, tapi ternyata tidak. Bahkan jam demi jam yg tertera di beberapa part, tidak mempengaruhi tiap detik masa yg terlewatkan. Tetap saja saya merasa waktu terasa begitu lama 😂. Overall, saya suka dgn 135Hours. Saya suka tiap adegan misteri dan aksi yg di suguhkan. Saya merekomendasikan buku ini pada penikmat genre action romance.
Profile Image for Eksa.
292 reviews25 followers
June 15, 2018
Akhirnya selesai juga baca seri "dark love". Di antara ketiganya, aku paling sukaaaa 135 Hours!
Padahal blurbnya gak begitu bikin penasaran, tapi pas bacaaa.....omg dark love-nye bener-bener kerasa! Aku suka latarnya di Bandung, jadi ngerasa deket😂
Oke, mulai dari konflik asdfghjkl awalnya aku bener-bener gak punya clue tentang apa kerjaan si Eros sampe nyulik Zoe kalau dibilang dark ya memang dark, tapi gak segelap itu, konfliknya lokal banget lah, sukakkkkk, ada unsur pengadilan: jaksa pengacara, utang, hipnoterapi, aaah pokoknya sukaa lahhh titik.

Alurnya juga gak lambat dan gak cepet, pas👌 tapi di gaya bahasanya aku agak senewen tiap nemu pengulangan nama misal di paragraf satu dimulai dengan kata Eros bla bla, eh paragraf keduanya pake Eros lagi wkwk😂 nga penting bgt tp agak ganggu👌

Aku paling suka karakternya hahahahaha Eros ini ya, tipe tipe dingin tapi nyebelin(?) kesel, pengen digulung-gulung(?) suka banget sama Eros😂😂 apalagi Zoenya! Duhh jarang-jarang aku bisa suka sama dua karakter utamanya sekaligus. Biasanya suka cowoknya doang, ceweknya biasa aja (atau sebaliknya). Tapi mereka itu tuhhh cute banget dua-duanyaaaa😍
Aku paling suka adegan pertama kali Zoe bangun dan bukannya ngedrama, dia malah nyapa Eros😂
Novel ini juga termasuk tipis dan gaya bahasanya gak bikin bosenin, setiap scene menurutku menyenangkan, aku suka✨
Padahal mereka kebanyakan diem di satu tempat dan ngobrol berdua, tapi karena Eros-Zoe yang ngelakuinnya, tetep aja menarik😂

Anyway, aku masih gak tau kenapa judulnya 135 hours...../?
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
December 27, 2017
135 Hours adalah novel pertama Kak Stefiani Emasurya yang kubaca sekaligus novel ketiga dari Dark Love Series yang kubaca. Mengusung tema dark romance,aku diajak berkenalan dengan kisah ini.

Baru membaca bab awal saja sudah cukup menjanjikan. Bagaimana tidak? Aku begitu penasaran dengan sosok Zoe dan kenapa seseorang yang asing tiba-tiba datang di hadapannya hanya beberapa jam sebelum pernikahan digelar. Orang itu tiba-tiba saja meminta Zoe membatalkan pernikahan,jika ingin tahu rahasia kematian orang tuanya. Mengejutkan? Tentu saja.

Jika aku berada di posisi Zoe tentu saja kaget dan bingung. Sekali pun aku tidak menginginkan pernikahan ini, aku tidak mungkin begitu saja percaya terhadap orang asing. Hingga kemudian Zoe nekat membatalkan pernikahannya dan mengikuti Eros, orang asing itu adrenalinku terpacu. Aku semakin ingin tahu ada apa sebenarnya di balik semuanya.

Membaca kisah ini aku diajak berpetualang selama 135 jam bersama Zoe dan Eros untuk menyelesaikan suatu kasus besar yang melibatkan Teo, pria yang akan dinikahinya dan orang tua Teo. Kasus yang menjadi konflik awal kenapa Eros "menculik" Zoe dan meminta Zoe membatalkan pernikahannya. Kasus yang rumit dan melibatkan hukum.

Semakin membaca, aku dibuat penasaran benarkah Teo dan keluarganya terlibat dengan kematian orang tua Zoe? Bagaimana penyelesaian kasus ini?

Untung saja di tengah ketegangan, Kak Stefiani masih menyelipkan bumbu-bumbu romance antara Zoe dan Eros.
Profile Image for Denaner.
9 reviews
January 29, 2018
Untuk review lengkap bisa cek di blog saya.

Singkatnya...

Untuk buku kelima, masih ada banyak kekurangan. Novel ini irit sekali deskripsinya dan lebih banyak dialog. Karakterisasinya sangat kurang dan kian lama kian labil. Ada banyak label-label keren yang ditempel di sini, seperti nama negara, nama lagu, merk mobil, dsb. Akan tetapi, penulis hanya menempelnya saja, kurang penjelasan. Bagian yang paling saya gak suka adalah saat bahas sejarah keluarganya Eros. Kompeni. Saya gak sensi soal itu, tapi sensi dengan cara deskripnya soal itu. Detilnya? Cek blog saya.

Lalu yang lebih parah lagi, selain typo, adalah catatan kaki yang nanggung. Ada kata bahasa Inggris yang diterjemahkan padahal ketara sekali artinya apa, tapi dialog malah gak diterjemahkan.

Plot? Picisan. Menarik? Awalnya. Kenapa? Deskripnya.

Ini gak hiperbolis, saya baca novel ini bawaannya kesel. Saya hanya baca sampai halaman 141.

Menurut saya, Stefiani ini tulisannya berpotensi. Dia bisa mendeskripsikan dengan kata-kata sederhana bagaimana karakternya bergerak. Plotnya juga menarik, tapi kurang digali. Poin plusnya itu saja, makanya saya masih berbaik hati mau kasih bintang 2 untuk novel ini (1-nya untuk blurb dan cover).

Saya harap Stefiani Emasurya ke depannya lebih rajin membaca, riset, dan menambah deskripsinya yang irit.
Profile Image for Nur Ai.
3 reviews
March 7, 2020
Akhirnya Aku menyelesaikan novel ini meski dengan rasa tak nyaman.
Pertama, terlalu banyak dialog. Namun, dialog ini yang membangun romance di novel ini, tapi esekusi seperti ini lebih umum di shoujo manga (komik untuk kalangan perempuan) daripada novel.
Kedua, deskripsi di novel ini kurang jelas dan alur yang terlalu cepat, Aku baca dari reviewer sebelumnya, pada gagal paham sama ceritanya but I don't give a fu*k about story (persetan ama ceritanya, Aku biasa manga slice of life jadi ga tak pikir)
Ketiga, penyelesaian konflik yang aneh, apakah hipnotis begitu "over power".

Dengan kekurangan itu, kenapa Aku masih kasih 3/5? Masih ada yang dapat di nikmati, imajinasi penulis terhadap cowo flamboyan. Karena belakangan ini aku sedang banyak membaca shoujo manga.
Profile Image for Nela Hela.
21 reviews
June 18, 2018
Hanya 216 halaman, tapi lumayan lama juga untuk selesai membaca novel ini, karena awal2 saya rada bingung 'ini cerita tentang apa sih' 'ini tokohnya pada ngomongin apaan sih' gitu. Tapi semakin ke sini cukup mengalir dan saya menikmatinya, apalagi dibumbui dengan kisah romansa antara kedua tokoh utamanya.

Yaa meski sedikit di luar ekspektasi , tapi gapapa, saya suka dengan bahasannya yang tentang politik, pengadilan, pengacara dan kawan2 nya.
Profile Image for Aulia  Rofiani.
326 reviews4 followers
August 12, 2019
Baca ini karena tergiur sama iming2 'dark love' nya
Cukup dark sih dgn cerita skandal yg cukup memusingkan
Nuansa yg dibawa cerita ini juga terasa dark
Berkali-kali gue kasian aja gtu sama tokoh Zoe kaya kok kasian banget ya dia :')
Pas baca udah takut aja ada konten explicit wkwkwk, taunya engga kok gais jadi ini aman dibaca sama yg udah punya ktp 👌
Pengungkapan rahasianya juga cukup oke dan mengagetkan sih 😂
Profile Image for Irna Yulinar.
8 reviews
February 24, 2018
masih awal cerita dan sudah berhenti karna bosan.
caranya penulis kurang mendeskripsikan sesuatu dalam cerita, dan membuat bingung pembaca (my opinion)
Profile Image for pidaalandrian.
364 reviews5 followers
May 5, 2019
Di buku ini, aku nggak ngerasa dark lovenya sihh.
Uutk alurnya sendiri lumayan dengan pemilihan judul yg bisa menarik perhatian pembaca karna dibuat penasaran dengan ada apa dibalik 135 hours itu.
Profile Image for Nurul Huda.
27 reviews
April 25, 2020
Lumayan seru. Agak membosankan ketika pengarang mengulang sebuah scene hanya untuk menerjemahkan perasaan tokoh Eros dan Zoe. Plot twistnya lumayan mengejutkan.
Profile Image for Wenny.
134 reviews31 followers
July 20, 2017
Dark Love Series sudah menarik hatiku sejak pertama kali muncul. Sebagai penggemar romance, sekaligus penggemar cerita-cerita dark, penggabungan dark dan romance jelas sangat membuatku penasaran. Apalagi ditambah sampul buku-bukunya yang asyik banget dan nama besar penerbit Grasindo. Namun di antara ketiga buku dari seri ini, 135 Hours jelas paling membuatku tertarik karena blurb-nya terbaca paling menjanjikan. Bagaimana tidak, siapa juga yang tidak penasaran mengapa mempelai wanita diminta untuk membatalkan pernikahannya, tepat pada hari-H, oleh orang yang bahkan belum ia kenal?

Rasa penasaran itu masih ada saat aku mulai membuka halaman-halaman awal buku ini. Semua pertanyaan soal siapa sesungguhnya Eros dan apa yang sebenarnya terjadi membuat novel ini terasa seru.

Selengkapnya di https://widybookie.blogspot.co.id/201...
Profile Image for Boo Boo.
361 reviews12 followers
March 1, 2022
buku kedua darklove series, yang aku baca. hihihi... buku ini agak lebih kerasa dark-nya. namun proporsional omancenya lbh dapet di buku sebelumnya.

tebak-tebakan, kukira tukang palak😂 satu sisi gak paham sama Zoe. Gak mudeng sama cahayu ini :v
1 review
June 20, 2017
2. 1 buat ceritanya, 1 buat covernya (ya, salah satu alasan yang membuat aku tertarik adalah covernya)

mari kita bahas blurbnya dulu. sumpah demi apapun blurbnya menjanjikan banget, aku langsung tertarik buat beli pas baca blurb itu. dan ya, aku beli. pulangnya, nggak butuh waktu lama, aku langsung baca.

tapi, entah gimana rasa tertarik aku mulai menguap ketika sampai di halaman puluhan. gaya penulisannya terasa aneh, putus-putus, sok terjemahan yang entah gimana terasa seperti pengen ngasih clue buat pembaca tapi juga nggak pengen pembaca tahu clue itu apa. sampai akhirnya aku bener bener nggak tau maksudnya itu sendiri apa.

alurnya lambat, padahal cuma 200 halaman. berkali kali aku nahan diri buat nutup bukunya, entah karena aku yang capek waktu itu, atau emang aku capek baca ceritanya kayak nggak maju maju, ditambah gaya penulisannya yang menurut aku ga enak dibaca. entah ini aku doang atau gimana, tapi yang jelas ketika aku ngerasa nggak terlalu suka sama gaya bahasanya sampai akhir pun aku nggak bakalan enjoy. dan... ya... itu yang aku rasain.

aku ga merasa jatuh cinta sama karakter eros ataupun zoe. bahkan aku ga suka sama sifat zoe yang tiba tiba aja bisa jadi sok kuat yg menjunjung tinggi harga diri, tapi juga bisa jadi konyol. apalagi setiap kali dia teriak teriak gara gara kram kaki. sumpah demi apapun, itu annoying banget. rasanya ga cocok aja gitu.

aku baru mendapatkan kemistri antara zoe dan eros di halaman 80an, percakapan mereka di sana aku suka. dan aku berpikir "ah mungkin serunya mulai dari sini nih" tapi ternyata enggak, bahkan ending yang membahagiakan dr mereka sekalipun ga ngefek apa apa di aku.

terlalu banyak karakter baru yang muncul, meskipun mereka cuma tempelan, tapi menurut aku minim deskripsi. emang ga penting sih, tapi ketika aku nemu nama baru disebut, yang ada di kepala aku itu selalu "ini siapa sih?!?!?!?!?"

aku ga simpati sama masalah zoe tentang dia dan keluarganya. bahkan masalah antara zoe, rahasia kematian orang tuanya, theo, dan kekejaman ayah eros pun nggak membuat aku tertarik. ada beberapa bagian yang aku skip karena terlalu malas bacanya.

aku nemu ada kalimat yang belum terselesaikan, tapi udah masuk aja ke paragraf baru. padahal aku yakin kalimat itu penting banget

dan, ada satu yang seketika bikin aku meringis. pas tau latar ceritanya di dago pakar, bandung, indonesia. itu ga cocok banget. rumah mewah bak istana, asisten rumah tangga yang pake baju putih putih, mobil mobil mewah yang katanya di tengah tengah ruangan entah gimana ga bisa aku bayangkan berada di indonesia, apalagi dago pakar. apalagi narasi yang kayak terjemahan, penggunaan "aku-kau", rasanya ga cocok aja. (entah ini mungkin cuma aku aja kali ya...)

sekali lagi, mungkin karena gaya bahasa makanya aku nggak terlalu enjoy. padahal ide cerita yang diambil menurut aku bagus, tapi sayang karakternya kurang loveable. dan aku merasa sepertinya lebih cocok kalau cerita ini menggunakan sudut pandang zoe, karena dia sama sama cluelessnya sama para pembaca (apalagi aku), dan bisa jadi sikap misterius eros yang sebenernya nggak keliatan misterius itu bisa jadi misterius beneran lewat sudut pandang zoe.

dan, lagi lagi aku bilang, covernya cantik banget!! tp maaf, buat ceritanya, aku kurang suka hehe
Profile Image for Elisabeth Beatrice.
161 reviews8 followers
December 25, 2017
Rate: ⭐⭐⭐ (3.5/5)

Final Review~

"Aku menyayangimu untuk kau mau memberikan hatimu. Jadi, apa aku layak? Apa kau merasa cukup aman memberikan hatimu?" - Pg. 213

Finished! Kisah yang menarik dari Eros dan Zoe. Bagaimana Eros mengikuti Zoe sebelum akhirnya mendekati cewek itu tepat di hari pernikahannya dengan Teo. Bagaimana akhirnya mereka saling jatuh satu sama lainnya. Kadang gemes banget liat Eros yang menggoda Zoe. Tapi kusuka melihat interaksi keduanya.

Dari segi cerita aku merasa agak sedikit cepat alurnya dan banyak tokoh-tokoh baru yang kurang kupahami. Tapi tetap seru saat membacanya kalau aku. Buat yang penasaran siapa dalang kematian orangtua Zoe, segera baca bukunya ya!

#BookReview
Profile Image for Meilinda Candra.
14 reviews
May 9, 2018
Novel ini masuk dalam Dark Love Series, yang berarti didalam novel akan ada unsur - unsur kegelapan, bukan cerita horor, lebih condong kepada dunia hitam, para mafia dan sebagainya.
Di novel ini emang dunia hitamnya terasa banget ya. Politik serta bankir masuk didalam novel. Tapi, penggambarannya tidak terlalu menyeramkan kok. Terlebih bagian yang menceritakan tentang Zoe dan Eros. Sangat amat manis banget, mungkin pembaca akan terkena diabetes.

Sayangnya, alurnya terasa lambat dan sedikit sulit untuk dicerna. Untung hanya ad 216 halaman jadi pembaca enggak akan merasa terlalu bosan. Teka - teki yang disajikan kurang greget dengan penyelesaian yang sangat minim. Ada beberapa kalimat yang sepertinya belum selesai, sehingga agak menyulitkan pembaca.

Yang akan menjadi nilai plus disini adalah karena adanya Eros. Cowok misterius yang sangat lembut ketika berhadapan dengan Zoe. Kalian pasti pengen menggantikan posisi Zoe, karena si Eros ini sangat sempurna dijadiin pacar atau suami.

Kalo Zoe, sifatnya agak kurang bisa ditebak ya. Dia sedikit labil, tapi hatinya juga luluh setiap berhadapan dengan Eros.
Pokoknya dari kekurangan novel, bisa ditutupi dengan adegan manis si Eros dan Zoe.
Dan, ceritanya Happy Ending kok.
Displaying 1 - 22 of 22 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.