Jump to ratings and reviews
Rate this book

Anna & Bara

Rate this book
ANNA
“Kikuk, rambut berantakan, kacamata tebal, berotak udang pula. Itulah Bara. Masalahnya aku malah terperangkap buat bantuin dia menghadapi ujian nasional. Rasanya jadi buang-buang waktu! Pokoknya jangan sampai teman-temanku tahu soal ini!”

BARA
“Cewek populer dan pintar, tapi bermuka dua. Itulah Anna. Mau enggak mau aku harus belajar bersamanya. Tapi gimana bisa belajar kalau mood-nya gampang berubah dan dia suka melempar-lempar benda apa pun setiap aku salah jawab soal?”

Yang satu populer. Yang satu nerdus.
Keduanya terpaksa harus bekerja sama untuk meraih satu tujuan.
Tapi jangan sampai siapa pun tahu apa yang bisa terjadi setelah jam pulang sekolah, ya....

248 pages, Paperback

First published July 1, 2017

17 people want to read

About the author

Ghyna Amanda Putri

24 books62 followers
Major in Japanese Language of Education, love to read manga and several kind of novel (but of course not the novel which written in kana or kanji). Active in text based roleplay forum, and now still manage her day to finished the final assessment. Besides write, she loves to draw a doodle manga-style, but she gets upset to be a mangaka.

Favorites Author: Haruki Murakami (novel), Dee (novel), CLAMP (mangaka-circle), Yumeka Sumono/Sahara Mizu (mangaka), all my writting-partner :'3

Author of: Haru no Tabi (de-TEENS), Scarlet Love Song (DIVAPress), Heartsease (de-TEENS), Matryoshka (de-TEENS), Howls(dot)com (de-TEENS), FUURIN (Ice Cube Publisher KPG), The Heritage (Grasindo)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (10%)
4 stars
7 (36%)
3 stars
10 (52%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 11 of 11 reviews
Profile Image for Ika.
103 reviews3 followers
December 15, 2017
Novel ini dibuka dengan cerita Bara, Bratadikara Darmaji, yang mengalami sesak nafas karena terjebak di dalam keramaian bus fasilitas sekolahnya, SMA Winata Bhayangkara. Di tengah keramaian itu, tidak ada satupun yang mengajaknya bicara. Ya!! Bersosialisasi bukanlah kemampuan yang Bara punya.
.
Bara kembali mengalami sesak nafas, untuk alasan yang berbeda, kali ini ia sesak nafas karena kehadiran seorang cewek manis yang memilih duduk di sebelahnya. Bara berusaha berkenalan dengan cewek manis itu. Berhasil kah Bara?
.
Anna, Annika Saraswati, merupakan seorang murid teladan, penerima beasiswa tetap, memiliki banyak bakat dan sering memenangkan perlombaan, intinya Anna itu pintar dan populer.
.
Anna sempat menolak ketika diminta untuk bergabung di program Peer Tutor. Baginya, Peer Tutor itu adalah buang-buang waktu berharganya.
.
Aku jelasin dulu yak, Peer Tutor itu belajar bersama anak-anak berotak kurang pandai.
.
Nah, awalnya Anna sempat menolak, namun ketika sang Kepsek mengucapkan "Dana Khusus" membuat Anna menimbang tawaran untuk jadi tutor.
.
Bisa ditebak kan, yang jadi pasangan Anna di program tutor adalah Bara.
.
Awalnya peer tutor dilaksanakan di kelas, namun karena kepergok Natalia, rival Anna, akhirnya pertemuan selanjutnya dilakukan di rumah Bara dikarenakan Anna tidak mau satupun dari temannya mengetahui program tersebut.
.
Bagaimana kisah Miss Genius versus Mister Nerdus ini?
.
Ahh sejauh ini aku ingin menggetok Anna.. Apakah cewek pintar dan populer selalu bersikap semacam Anna ini? *serius nanya 😂😂😂*
.
.
Anna dan Bara, dua orang yang memiliki persamaan. Sama-sama berusaha mengubur apa yang diinginkan.
.
Bara mengubur cita-citanya untuk jadi pramugara dikarenakan orang tuanya tidak setuju dan menginginkan Bara menjadi seorang dokter. Sedangkan Anna berusaha mengubur mimpinya untuk melanjutkan sekolah jurusan kedokteran dikarenakan Ibunya menginginkan Anna langsung bekerja untuk membantu finansial keluarganya.
.
Dengan persamaan yang mereka miliki, Anna dan Bara saling bantu untuk mencapai mimpi mereka masing-masing.
.
Selain jadi tutor, tugas Anna yang lain adalah make over project untuk Bara. Penasaran kan make over project seperti apa yang Anna lakukan untuk Bara?
.
"Si Annika itu, katanya dari keluarga miskin. Dia itu populer gara-gara deketin anak-anak kaya. Jadi bisa nebeng-nebeng gitu, deh. Dulu dia putus dari pacarnya, Kak Ramon, kan karena ketahuan ternyata cuma manfaatin doang." — Hal. 64
.
Nah lho.. Percayakah Bara dengan ucapan Natalia ini tentang Anna? Bahwa Anna mau jadi tutor nya karena ia termasuk anak orang berada?
.
.
Anna demam dan mau tidak mau Anna mengijinkan Bara untuk mengetahui keadaan sebenarnya. Keadaan yang membuat Anna kesal tidak hanya pada Ayahnya tetapi juga pada dirinya sendiri.
.
"Kamu harus jadi orang realistis. Enggak mungkin anak dari keluarga enggak punya kayak kamu bisa masuk sekolah bagus! " — Hal. 122
.
Perkataan Ibunya ini membuat Anna makin semangat untuk membuktikan bahwa ia mampu dan bisa masuk ke sekolah bagus.
.
Bara yang dibesarkan oleh orang tua yang super sibuk bertumbuh jadi sosok yang selalu memperhatikan orang-orang disekitarnya.
.
Kemunculan Ramon, sesosok dari masa lalu yang hanya memanfaatkan prestasi dan popularitas Anna untuk bisa meraih eksistensi yang lebih tinggi, sukses membuat mood Anna berantakan di pagi Senin.
.
Sepulang sekolah, Bara mengajak Anna membuat kue untuk "memulihkan" mood Anna sebelum peer tutor berlangsung.
.
Dan pada sore yang sama, Bara kedatangan tamu, sang Tuan Besar keluarga Darmaji, yang tak lain dan tak bukan adalah kakeknya. Nah lho.. Apa yang membuat sang kakek mengunjunginya dengan tiba-tiba?
.
Terjangan badai dengan tiba-tiba menguji "kedekatan" Anna dan Bara.
.
"Kamu ternyata selama ini malu jalan denganku, kan? Kamu bukan mau dukung cita-citaku. Kamu cuma ingin pamer." — Hal. 202
.
Bara terluka dengan omongan Anna. Semua sudah jelas. Bara merasa bahwa dirinya bermimpi terlalu jauh.
.
Setelah kejadian itu, Anna berusaha mencari Bara untuk meluruskan masalah diantara mereka. Ketika Anna berhasil mencegat Bara, sebuah pertanyaan yang terlontar dari mulut Bara sukses membuat Anna terpaku di tempatnya dan ada kesal serta kesedihan yang membuat dadanya begitu sesak.
.
"Di matamu aku enggak pernah ada. Dan kalaupun sekarang aku menghilang, apa bedanya?" — Hal. 214
.
Apakah Anna dan Bara bisa melewati badai itu?
.
.
Novel ini menceritakan tentang Anna, seorang cewek populer dan pintar —yang ternyata harus memasang topeng selama berada di sekolah— yang diikutsertakan pada program peer tutor. Di program inilah Anna dipertemukan dengan Bara, seorang cowok kaku nan kikuk namun jago buat kue yang terkenal dengan sebutan cowok culun aka Mr. Nerdus.
.
Novel ini menceritakan tentang Bara, seorang cowok kaku nan kikuk yang harus mengikuti program peer tutor. Di program inilah Bara bertemu dengan Anna, seorang cewek populer dan pintar, yang ternyata telah disukai Bara dari tahun pertama mereka di SMA.
.
Anna dan Bara, 2 orang dengan kehidupan yang bertolak belakang, yang memiliki banyak sekali perbedaan; mulai dari kepintaran, status sosial bahkan sampai status ekonomi. Hanya satu persamaan mereka, sama-sama mengubur apa yang mereka cita-citakan. Dengan persamaan itulah, mereka saling mendukung.
.
Lagi, aku dibuat jatuh cinta dengan tulisan Kak Ghyna. Novel yang menggunakan POV 3 ini memiliki alur maju, dengan cerita yang ringan namun apik dan sukses membuatku penasaran dengan emosiku teraduk lho. Walaupun latar belakang keluarga mereka tidak dieksplore terlalu dalam.
.
Anna dan Bara, novel remaja yang sukses membuatku kesal dengan tingkah Anna, gemas dengan sikap Bara. Dan ikutan sakit hati seperti Bara saat dia mendengar ucapan Anna.
.
.
Sukses terus untuk Kak Ghyna. Semoga karya-karya selanjutnya menjadi lebih baik. Fighting!!
Profile Image for Nisa Rahmah.
Author 3 books105 followers
December 28, 2017
Buku ringan yang cukup asyik dibaca saat santai. Premisnya unik, tentang teman belajar yang berakhir dengan saling jatuh cinta. Namun, apakah hubungan mereka bakal sesederhana itu?
Profile Image for Fahri Rasihan.
478 reviews124 followers
December 4, 2017
Novel teenlit selalu menjadi pilihan yang tepat untuk bacaan yang ringan dan menghibur. Seperti novel Anna & Bara yang cocok dibaca ketika sedang terkena reading slump. Novel ini mengajak kita untuk tersenyum dan geregetan melihat kisah Anna dan Bara. Kehidupan remaja yang masih labil dan penuh dengan keceriaan memang seru untuk diikuti. Jika melihat cover buku Anna & Bara, saya langsung teringat novel-novel teenlit. Dimana cover bukunya yang sederhana, tapi cantik berhasil membuat saya penasaran akan ceritanya. Terlihat gambar seorang pria dan wanita yang saling terbalik, sangat menggambarkan karakter tokoh Anna dan Bara yang memang sangat berbanding terbalik.

Tema yang diangkat dalam buku ini adalah kehidupan remaja yang dipenuhi dengan keceriaan hingga romansa. Dimana Anna harus menjadi tutor bagi Bara, di satu sisi Anna takut popularitasnya akan turun, tapi di sisi lain dia juga menginginkan uang tambahan. Lain halnya dengan Bara yang malah senang diajari oleh Anna, karena dia menyukai Anna sejak pandangan pertama. Saya suka dengan tema novel teenlit seperti ini. Dimana tema yang diangkat sederhana dan tidak bertele-tele. Apalagi kehidupan di masa remaja tak pernah bosan untuk dibahas. Selain terhibur, saya juga menjadi kembali mengingat masa-masa putih abu-abu yang penuh dengan kenangan.

Tokoh Anna digambarkan sebagai siswi populer di sekolahnya. Kepopuleran Anna didapatkan dari prestasi akademik yang dia peroleh. Anna selalu menjaga sikapnya di sekolah sebagai murid teladan dan populer. Akan tetapi kehidupannya di sekolah berbanding terbalik dengan kehidupannya di rumah. Dimana Anna sering berdebat dengan ibunya akibat faktor ekonomi. Hingga akhirnya Anna bertemu dengan Bara, sosok pria yang bisa membuat Anna tampil apa adanya, tanpa memakai topeng yang selalu dia kenakan di sekolah. Sementara tokoh Bara digambarkan sebagai siswa yang culun, kikuk, dan tidak terlihat di sekolah. Bara juga kurang bisa mengikuti pelajaran, sehingga akhirnya dia dipertemukan dengan Anna yang akan mengajarinya. Meskipun Bara terlahir dari keluarga yang berada, tapi kedua orangtuanya tidak pernah mendukung dan memperhatikan cita-cita Bara. Maka saat Anna memberikan dukungan pada Bara untuk menjadi seorang pramugara, Bara semakin menyukai Anna. Meskipun sikap Anna terhadap Bara yang tak jarang membuatnya kecewa. Kedua tokoh utama dalam novel ini digambarkan sebagai anak remaja pada umumnya. Dimana ada si populer dan ada si nerdus yang saling dipertemukan. Menurut saya penggambaran tokoh Anna dan Bara sudah cukup baik, meskipun latar belakang keluarganya masih kurang dieksplor. Padahal saya berharap penulis akan membahas latar belakang kedua tokohnya secara lebih dalam lagi, agar saya bisa merasakan simpati yang lebih terhadap Anna dan Bara. Tetapi berhubung ini merupakan novel teenlit, saya bisa memaklumi jika cerita latar belakang tokohnya tidak terlalu dibahas.

Diceritakan dengan sudut pandang orang ketiga melalui tokoh Anna dan Bara secara bergantian. Alur ceritanya berjalan dengan cepat layaknya novel teenlit kebanyakan. Gaya bahasa yang digunakan juga sangat sederhana dan mudah untuk dimengerti. Typo yang saya temukan juga tidak terlalu banyak, sehingga tidak terlalu mengganggu kenyamanan pada saat membaca.

Konflik yang terdapat dalam buku ini adalah bagaimana Anna si Ms. Populer harus dipertemukan dengan Bara si Mr. Nerdus. Pertemuan mereka yang pada awalnya dipenuhi dengan perjanjian, hingga secara tidak langsung hubungan mereka yang semakin dekat. Konfliknya bisa dibilang sangat sederhana, dimana penulis membuat konflik yang memang pas untuk novel teenlit. Saya sendiri sangat menikmati konfliknya yang tidak bertele-tele Namun menurut saya penulis sepertinya terlalu terburu-buru ketika menyelesaikan konflik.

Anna & Bara berhasil membawa atmosfer masa SMA yang penuh dengan kenangan. Alur ceritanya yang cepat dan mengalir berhasil membuat saya betah untuk mengikuti kisah Anna dan Bara. Tapi, sayang sekali latar belakang tokohnya kurang begitu dibahas lebih dalam lagi. Selain itu penyelesaian konfliknya pun cenderung terburu-buru. Namun secara keseluruhan Anna & Bara merupakan novel teenlit yang ringan dan menghibur. Bagi pecinta novel teenlit, sepertinya harus membaca Anna & Bara.

Selengkapnya : https://www.facebook.com/notes/fahri-...
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
December 27, 2017
Membaca kisah Anna dan Bara ini sungguh menyenangkan. Novel remaja yang ringan dan cukup menarik untuk diikuti. Mengisahkan tentang 2 orang berbeda kepribadian, strata sosial dan latar belakang harus berinteraksi karena program peer tutor. Menarik bukan? Bagaimana mereka harus saling beradaptasi satu sama lain.

Anna yang malu jika nanti ketahuan dia dekat dengan Bara, si cowok nerdus dan Bara yang malah berasa durian runtuh bisa dekat dengan siswi yang sudah disukainya sejak menjadi siswa baru. Interaksi yang dibangun secara perlahan. Suka sekali bagian mereka berbicara soal impian masing-masing yang kurang disetujui keluarganya. Bagaimana mereka saling membantu mewujudkan impian mereka.

Novel yang bisa dibaca sekali duduk saja dan bisa menemani saat santaimu. Walau memang latar belakang Anna dan Bara juga keluarganya kurang dieksplor lebih jauh, begitu pun dengan hubungan Anna dan Ramon, aku bisa menikmati kisah Anna dan Bara. .
Profile Image for Wardah.
965 reviews172 followers
November 23, 2017
Overall 2.5 bintang, tapi digenapin jadi 3 buat kover dan pembatasnya yang cantik.

Premisnya menarik. Karakternya menarik. Interaksi Anna dan Bara juga menarik. Sayangnya eksplorasi karakternya kurang. Masalah di balik sosok Anna, sifat aslinya, keadaan keluarganya nggak ditulis dengan cukip. Apalagi Bara. Masalahnya cuma muncul dalam bentuk 'kata Bara' tanpa ada intrik Bara dan keluarganya.

Tapi secara keseluruahan bacaan ringan yang asik. Khas teenlit.
Profile Image for Asmira Fhea.
Author 8 books31 followers
August 6, 2018
Selesai, baca buku kedua Teh Ghyna yang pakai nama dua tokoh utama buat judulnya, setelah Bora & Nok. =))

Cerita yang amat ringan dan mainstream, bisa ditebak dari tagline judulnya; Ms. Popular meets Mr. Nerd after school. No one can know about it. Layaknya teenlit yang populer di zaman dulu tentang kisah anak sekolah yang pinter versus anak yang sebaliknya.

Seperti biasa, gaya bahasa Teh Ghyna ringan bercampur kiyut. Nggak banyak konflik batin, dan ending yang manis.

-AF
Profile Image for alineafajr.
27 reviews5 followers
December 20, 2017
Ide cerita Anna dan Bara sebenarnya cukup umum diangkat dalam novel atau pun script film remaja, tapi dengan formula ringan dan manis, Anna dan Barra sukses dibawakan dengan baik oleh Ghyna.

Memiliki alur maju dan konflik khas remaja, membuat saya betah membaca novel ini hingga selesai dalam sekali duduk, walau pada akhirnya saya tetap membaca dua kali demi memastikan, apa yang saya lewatkan sebelumnya😂. Chemistry yang dibangun antara Anna dan Bara—selepas sekolah pun dibuat dengan manis dan tidak berlebihan.

Hal utama yang saya sukai dari novel ini adalah interaksi antara Anna dan Bara sebagai partner peer tutor, tipe novel remaja favorite saya, yang mana ceritanya tidak melulu soal cinta-cintaan

Premisnya, menurut saya sangat cukup dan bagus untuk ukuran #TeenFict, penokohannya juga baik. Untuk typo sepertinya tidak saya temukan, kecuali penggunaan kata asing (bahasa daerah (?)) dalam deskripsi, yang akan jauh lebih baik jika menggunakan bahasa yang sesuai EBI.

Kekurangan novel ini menurut saya karakter yang kurang tergali, tokoh sentral yang kurang memiliki kesan kuat. Selebihnya buku ini menyenangkan, sangat ringan dan manis. Untuk pasaran remaja, buku ini sangat cukup, menurut saya.💕
Profile Image for Fataya.
Author 3 books17 followers
March 9, 2018
Baraaa~
Membaca kisah ini seperti menonton TV. Hihii...
Baik-baik yahh sama Anna! :)
Profile Image for Jurnal Si Bugot.
225 reviews7 followers
April 15, 2018
Cowok nerd vs cewek populer. Premis yang sudah sangat sering diangkat dalam novel atau FTV. Tapi novel Ana & Bara punya cerita yang unik dan tak biasa. Sehingga, meski bukan hal baru, tetap menarik diikuti.
----
Ana adalah siswi populer yang cantik dan pintar. Ia memenangkan olimpiade sains tingkat nasional. Sebaliknya Bara adalah cowok cupu berkaca mata tebal yang kikuk dan sulit berinteraksi sosial. Seolah itu belum cukup, Bara juga lemah dalam pelajaran 😥😫 (poor Bara).
----
Di sekolah mereka ada program peer tutor yang mempertemukan siswa pintar dan yang agak ketinggalan pelajaran. Sebagai imbalannya, akan ada yang saku buat tutor. Nah dari sinilah kisah Ana dan Bara dimulai. (Sebenarnya "bagi Bara" sudah dimulai sejak lama).
----
Novel ini sangat menghibur dengan cerita manis kayak gulali 😄😘. Aku suka perkembangan hubungan mereka, juga perkembangan karakter keduanya. Mereka berubah, tapi kita tetap tahu itu mereka. (Aduh, ini gimana maksudnya ya 😁). Karakter-karakter lain juga ikut meramaikan cerita.
----
Sayangnya, aku merasa tidak terlalu dekat dengan mereka. Aku bersimpati pada Ana maupun Bara, tapi aku tak benar-benar bisa memahami perasaan mereka. Aku merasa narator benar-benar berperan sebagai pengamat saja. Tapi dalam beberapa hal bagus sih, penulis jadi nggak berat sebelah pada satu tokoh. Baik Ana maupun Bara diperlakukan sama 😀. Selain itu aku juga masih penasaran dengan interaksi Bara dengan kedua orang tuanya yang hanya dibahas sekilas.
----
Di luar itu, novel ini menarik dan menghobur banget kok. Mengingatkan kembali pada masa-masa SMA yang indah. Recommended!! 😆.
----
bookstagram : @harovansi
Displaying 1 - 11 of 11 reviews