re:ON Comics Infinite menghadirkan antologi komik misteri: Shivers, komik dengan cerita dan materi yang lebih menantang dan dikhususkan untuk pembaca yang lebih dewasa. Shivers, merupakan kumpulan komik thriler karya para komikus muda berbakat Indonesia yang pantang untuk dilewatkan.
Rumah Tengah Hutan | Story: Fukushi Eigo, Patrick Roon, W.Ritter Art: Dini Marlina Not Alone | Story: Fukushi Eigo, W.Ritter Art: Novian Kurnia The Lift Ritual | Story: Kristedy Rinto Art: Erde Uji Nyali | Story: Fukushi Eigo, Aizawa Aya Art: Yossy Juwita Sari Night shift | Story: Andik Prayogo Art: Matto Haq Not So Silent Night | Story: Fukushi Eigo, Patrick Roon, W.Ritter Art: Maghfirare Special Delivery | Story: Chris Lie, Gita Juwita Art: Felix Setiawan Another Special Delivery | Story: Chris Lie, Gita Juwita Art: Felix Setiawan
[Cerita dalam komik ini mengandung materi yang diperuntukkan bagi pembaca dewasa. Tidak dianjurkan untuk dibaca anak-anak di bawah umur.]
Pergh! Layan beb antologi seram indonesia ni, memang jauh mengatasi komik-komik seram tempatan moden, antara faktornya ialah semua komik2 yang ada dalam ni menggunakan penulis, tidak sepenuhnya ditulis dan dilukis oleh seorang pelukis seperti yang gempakstarz selalu buat. Sebab tu jalan cerita dia kreatif sikit sebab pakai 2-3 otak untuk satu cerita.
Malaysia ada berlambakkan penulis2 cerita seram,gunakan la...
Senang sekali saya akhirnya bisa membaca komik ini meski dari vol.2nya. Tapi toh isinya antologi kopen (komik pendek) thriller. Jadi ya, nggak apa2 :)
Kita bahas dari yg paling simpel,, mengenai artnya dulu. Menurut saya komik2 Indonesia, makin hari artnya makin keren-keren asoy d(※ w ※)b Kagum saya. Gambarnya di setiap panel nyambung dengan feel dan dialognya. Latarnya juga dapet. Ada yg ikutan mamarikan style, japanese, ato Indonesian style. Puas-puasinlah!! Cuman kalau mau diranking, di komik ini, yg judulnya Uji nyali artnya kurang "nggrennng" kalo dibandingin dengan yg lain
Lhaa, mari kita masuk agak lebih dalem, ke storylinenya. Berhubung saya orangnya sangat picky dengan cerita horror,, jadi storyline punya nilai besar. Lebih besar dari artnya (meski udah keren). Dari 8 kopen horror,, mari kita kupas satu2 detailnya.
Rumah Tengah Hutan: cerita nenek peyot kesepian yg doyan menjanggal pengendara mobil apes yg kebetulan mampir ke pondok si nenek di tengah hutan. Plotnya lemah karena mengandalkan unsur kebodohan korban yg berlapis-lapis serta keapesan korban yg amat-sangat.
Not alone: cerita pembunuhan semi sinetron abg. Kurang cocok dijadiin kopen karena kesannya jadi terburu-buru. Selain itu, ada juga 2 poin yg nggak logis banget di cerita ini. Horror dari pembunuhannya dapet, sih, dapet. Cuman kalo kita pake logika, pembunuhannya jadi berkesan nggak realistis.
The Lift ritual: lumayan bagus sebenernya. Cuman sayang nggak dijelasin kenapa lantai-lantai yg dipencet harus lantai-lantai itu dengan urutan begitu. Padahal konsep ceritanya udah keren, lho. Rasanya jadi seperti makan pizza yg ujungnya udah digigit orang lain.
Uji Nyali: aahhh.....ini komik yg ceritanya paling lemah dan terburu-buru menurut saya.
Night Shift dan Not so silent night: ini 2 cerita paling greget menurut saya. Sama-sama tentang syaiton. Tapi asli gregeetttt. Ngagetin juga d(°w°)b
Special Delivery dan Another Special Delivery: ini juga greget dan membekas di hati. Cuman kalau untuk kasus pembunuhan berantai pertama, jika melihat siapa korbannya, harusnya si pembunuh udah ketangkep sama pulisi. Tapi kalo untuk kasus kedua (yg ASD),, itu baru masuk akal kalo pelakunya nggak ketangkep pulisi.
Kasik 2.5 bintang, bulat ke atas. Untuk kategori komik indonesia yg masih berkembang, kompulan kopen selevel ini, saya rasa bisa dapet 3 bintang. Saya rekomedasikan untuk yg suka thriller apapun. Untuk yg picky dan bawel seperti saya,, belilah jika anda ada uang lebih. Lunayan worth it, kok :)
Tbh, aku agak enjoy membaca kompilasi yang ada beberapa karya berbeza (daripada pelukis komik berbeza) ni. Cerita pun bervariasi & tak terlalu klise. Dalam jilid ni, favourite aku adalah Ritual Lif, sebab memang saspens. Uji Keberanian pun okey jugak. Stroke lukisan ala manga gitu.
Bagi mereka yang sudah membaca volume perdana dari Shivers Antologi Komik Misteri, tentu sudah familier dengan sekuelnya. Volume ke-2 ini memiliki delapan judul berbeda. Sebagian memiliki alur penceritaan yang seharusnya bisa lebih menarik andai saja memiliki lebih banyak halaman, sehingga tidak memberi kesan dituntaskan dengan terburu-buru. Namun ada pula yang terasa begitu biasa dengan plot twist yang relatif mudah ditebak. Secara keseluruhan, volume ke-2 ini masih terasa lumayan menghibur sebagai bacaan singkat untuk mengisi waktu luang.
Langsung menuju titik didihnya. Fragmen-fragmen ceritanya menarik, walau di beberapa cerita mudah ditebak, tapi buat audiens penikmat komik Indonesia, boleh banget ini bukunya dibaca. Bikin ide-ide yang langsung menuju klimaksnya dengan cepat dan tanpa banyak tikungan plot lainnya. Soal gambar-gambarnya sih sudah gak kalah dengan komik luar sih. Bener-bener bikin merinding kalo nyobain baca malem-malem.
Berderau jugak darah bila membaca komik ni. Saya memang suka stroke lukisan dalam komik yang berasal dari Indonesia ni. Memang kemas dan berkualiti. Memang layan.. -Awas 18 tahun ke atas je boleh baca.
Volume 2 ini lebih bagus gambarnya, lebih rapi, dan ceritanya juga, meski ada 8 cerita yang pendek-pendek, tapi gw lebih suka cerita2 yang ada di sini. Yang paling serem tentu saja cerita ke-6.