Jump to ratings and reviews
Rate this book

Mantra Lilith

Rate this book
“Kita sebagai sesama perempuan harus saling berbagi, termasuk berbagi neraka!”

Ini adalah kisah pengantar tidur tentang para perempuan yang tak akan pernah bisa terlelap nyenyak sebelum membalaskan dendam kesumatnya.

Mereka bukan perempuan luar biasa; mereka pasti sering kau jumpai di mana-mana para perempuan yang berusaha untuk menyembunyikan benci, amarah, dan murka di balik senyum dan pulasan kosmetik.
Bacalah dan temukan sosok mereka dalam dirimu sendiri….

264 pages, Paperback

First published July 31, 2017

9 people are currently reading
64 people want to read

About the author

Hendri Yulius

22 books12 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
17 (24%)
4 stars
34 (49%)
3 stars
14 (20%)
2 stars
4 (5%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 17 of 17 reviews
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
July 30, 2017
Siapakah Lilith?
Dia adalah perempuan yang diciptakan bersama-sama dengan Adam. Cawan tubuhnya mengandung hasrat, cinta dan pengetahuan. Tapi dia menolak dijadikan objek pemuas kebutuhan Adam. Dia pergi meninggalkan Adam, sampai akhirnya Hawa menggantikan dirinya. Lilith pun hidup dalam dendam. Bersama kegelapan, dia melahirkan anak-anak yang akan membalaskan dendam kepada kaum Adam.

Buku ini memuat kisah wanita dalam berbagai sosok. Ada sosok perempuan berambut ular, ada sosok ibu dalam wujud monyet, hingga manekin yang jatuh cinta pada manusia. Semua wanita ini berhubungan dengan Lilith, yang membawa mereka menemukan kepuasan.

Hampir semua kisah dalam buku ini beraura seram namun sensual. Bahasanya vulgar, tanpa basa-basi. Buku ini memang ditujukan untuk wanita dewasa, tapi para lelaki dewasa boleh membacanya supaya tahu cara menghindari mantra Lilith.
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
July 25, 2021
Menikmati buku ini adalah seperti berkunjung ke sebuah wahana permainan rumah hantu di sebuah pasar malam, di mana pembaca menyediakan dirinya untuk ditakut-takuti, diserami dan dikagetkan dengan berbagai makhluk dan tikungan cerita yg membuat jantung berdebar.

Semua tokoh dalam kumcer ini adalah wanita yang tersakiti. Dan alih-alih terus menderita, mereka didatangi oleh Lilith atau berbagai penjelmaan seramnya, dan membalas dendam dengan cara penuh sensualitas dan aroma erotis yg membara. Kewanitaan mereka berhenti menjadi kelemahan dan berubah menjadi senjata mematikan. Kelemahlembutan mereka menjadi topeng yg menyembunyikan ular berbisa beracun fatal. Semua dibalut dalam bahasa terbuka tanpa tedeng aling-aling namun tak bertendensi vulgar.

Beberapa cerita di antologi ini juga melandas pada dongeng kanak2 nan lugu, sebut saja Putih Salju, Gadis Kerudung Merah, Putri Duyung Kecil dan Timun Mas. Tapi jangan salah. Semua dongeng ini tokohnya sudah mrnjelma jadi sundal tak bermalu dalam jalinan kisah yg terpuntir dan membalikkan jagad. Mengagetkan, tentu saja!
Profile Image for Aqessa Aninda.
Author 5 books365 followers
November 11, 2017
GOKIL!
Ngeri2 sih ceritanya, tapi gaya bahasanya bikin kepalaku mindblooowwwnnn! Hehehe. Review panjangnya menyusul deh kalo ada waktu. :’)
Profile Image for Maria.
221 reviews1 follower
February 24, 2023
Suka aja bukunya benar-benar ngangkat kisah dari benci dan isu sexual soal wanita
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Yasfin.
119 reviews
February 12, 2020
Kita sebagai sesama perempuan harus saling berbagi, termasuk berbagi neraka

Kalau pengen tau sisi setan dari perempuan, harus baca buku ini. Karena menurutku, sudah menggambarkan gimana pendapat perempuan terhadap laki² yang menyakitinya, penampilan, dll. Pernah kepikiran kan "Kenapa sih dia cantik banget? Kok dadanya bagus? Badannya seksi? Rambutnya bagus? Kulitnya putih?". Luar biasanya, perempuan pengikut Lilith bakalan bunuh atau bikin perempuan yang punya penampilan menarik itu menderita.

Di buku ini juga ada nyeritain tentang dongeng atau cerita rakyat yang dibikin versi seramnya. Kayak cerita Perempuan Berkerudung Merah(?), Timun Mas, dan ada juga tentang Kuyang!
Jadi mikir sih mungkin gitu ya asal usul Kuyang.

Nggak semua ending cerpennya selalu pihak perempuan yang diuntungkan. Tapi ada satu-dua cerpen yang malah jadi 'azab' buat perempuan itu sendiri.

Ngeliat dari judulnya ini, kayaknya mengarah ke Lilith yang ada kisahnya ya? Dia ada peran di kisah Nabi Adam versi agama Kristen(?), CMIIW. Soalnya aku pernah nggak sengaja baca di Gramedia, dan disitu aku bingung kok namanya bukan Hawa. Kalau nggak salah juga, Lilith itu versi setan ya. Jadi dia kayak benci sama Hawa gitu karena udah rebut Adam.

Ya, wajar sih Mantra Lilith ini ceritanya berpihak sama setan dan identik dengan ular.

Luar biasanya, buku ini ditulis oleh laki-laki.
Kalau kalian nggak nyaman sama kalimat vulgar, mending nggak usah baca.
Profile Image for lexi.
155 reviews36 followers
June 22, 2020
actual rating would be 2.5 stars, idk, the stories are enticing but i found it really hard sometimes to get into them.. the last story even have a major mistake on the character’s name so i was?? rly confused???

also, i once again will say this: this is NOT the book that you want your parents to know that youre reading
Profile Image for Oda Ayu.
Author 6 books167 followers
September 26, 2017
aku hanyalah debu waktu baca ini. untung aku sudah datang bulan. saya rekomendasikan bacaan ini untuk semua perempuan yang sudah datang bulan, atau laki-laki yang tertarik pada dunia perempuan-perempuan yang sudah datang bulan.
Profile Image for Kiki.
22 reviews
September 17, 2022
"dongeng sebelum tidur untuk perempuan yang sudah datang bulan"

Begitulah kalimat yang tertera di cover buku ini. Secara eksplisit menegaskan bahwa karya seni ini merupakan novel dewasa dengan kata-kata vulgar dengan berbagai penggambaran sensual. Tetapi di balik itu semua, terdapat berbagai cerita perempuan dengan penderitaannya. Setiap bab di awali dengan cerita yang tidak terduga, dengan klimaks yang sebagian besar bikin sakit kepala.

Dari seorang perempuan dengan kanker yang menggerogoti kecantikannya, Kalongwewe yang mencintai anaknya meskipun kini telah berubah menjadi setan, hingga cerita maneken yang jatuh cinta kepada seorang laki-laki. 14 cerita dalam novel ini sangat menarik dan sulit untuk menjelaskan tanpa terlalu banyak menceritakan detail di dalamnya.

Menjadi perempuan itu menyakitkan, bahkan perempuan lain pun seringkali tidak memahami penderitaan yang mereka nikmati bersama-sama. Penderitaan yang harus ditanggung sejak ia lahir bahkan ketika ia sudah menjadi setan, ataupun bentuk lainnya.

Luka-luka yang tergores dalam bingkai takdirnya, mengantarkan perempuan untuk membalaskan dendamnya, meskipun dengan cara menyakiti perempuan lain.
Karena kita tidak pernah memikirkan perasaan boneka barbie yang kepalanya harus ditusuk-tusuk demi menempelkan rambut pirang sialan itu. Ataupun bagaimana perempuan-perempuan disunat dengan alasan untuk mengurangi hasratnya.

Pada akhirnya perempuan hanya didefinisikan dengan vagina dan diseragamkan dengan berbagai stereotip. Lilith menyadari betul siapa dirinya, meskipun takdir selalu berkata bahwa dia salah seorang pihak yang menjerumuskan Adam ke alam dunia. Meskipun hakikatnya ia adalah sumber kehidupan, namun namanya tak pernah diucapkan sebagai yang pertama dan yang utama.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Aldila Sakinah Putri.
83 reviews
February 20, 2022
"Kita sebagai sesama perempuan harus saling berbagi, termasuk berbagi neraka!" (Hal. 18)⁣

Tidak ada yang menyangka bahwa ternyata Tuhan menciptakan Lilith sebagai perempuan pertama yang sama-sama terbuat dari tanah sebagai teman Adam. Namun ia menolak bersenggama dengan Adam sebagai bentuk kebebasan diri, tubuhnya merdeka. Lantas Tuhan menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam. Lilith--si perempuan terbuang--menyerupai ular dan merajuk Hawa untuk memakan buah khuldi.⁣

Novel dewasa yang berisi 14 cerita pendek yang membuatmu bergidik karena tak lepas dari pembunuhan, mutilasi, yang berujung pada pembalasan dendam seorang perempuan. Entah kepada laki-laki atau kepada perempuan yang membuatnya iri hati.⁣

Menariknya, penulis membuat setiap cerita begitu lekat dalam ingatan karena berhubungan dengan dongeng-dongeng yang kita kenal seperti: Cinderella, Hansel and Gretel, Gadis Kerudung Merah dan Serigala, Mermaid, Sundel Bolong, Kolongwewe, hingga Timun Mas. Yang tentu saja berakhir tragis dipenuhi darah.⁣

Jangan coba-coba membaca buku ini ketika petang meremang, sebab sudah dua hari aku selalu bermimpi buruk. Terbayang-bayang akan cerita seramnya 😱 ⁣

Bagai sebuah kotak pandora, membaca halaman pertama bagai merapal mantra yang membuat Lilith--perempuan ular--keluar dari tempat persembunyiannya dan mulai menghantuimu!⁣

"Lihat dalam-dalam bola matamu. Jujurlah pada dirimu sendiri, juga pada hasratmu yang selama ini terpendam. Maka, di sanalah, kau akan temukan diriku--sang Lilith. Kau, Anakku, sekarang tak akan lagi bisa lari dariku. Kau adalah Aku." (Hal 240)⁣
Profile Image for Neneng Lestari.
295 reviews1 follower
October 31, 2017
Sebab tubuh adalah mesin pengingat yang baik, bukan sekedar daging dan darah. – hal 60

Kalau boleh jujur. Awalnya aku tidak tertarik ketika mengetahui buku ini merupakan kumpulan cerpen. Dan jujur sekali lagi, suka buku ini karena covernya yang super cantik banget menurut aku.

Ternyata, ketika aku baca prolognya, tentang Adam – Hawa dan diplesetin sedikit hingga wanita bernama Lilith bisa tercipta, aku langsung semangat baca buku ini dan habisin novelnya. Hanya dari prolognya aku bisa ngerasain tulisan ini seperti hidup. Horor yang ada di dalamnya benar-benar mempengaruhi aku. Ini bukan horor bertema hantu seperti pocong dan sejenisnya, ini horor tentang PEREMPUAN. Bagaimana perempuan mampu melakukan hal-hal di luar batas normal untuk mendapatkan keinginan atau membalas dendam. Dan ini adalah “aku banget!”

Full Review: https://ntarienovrizal.blogspot.co.id...
Profile Image for Erixa Putri.
127 reviews6 followers
July 27, 2022
Ratings : 3.0 ⭐

Kalau kalian tau, horor, thriller dan misteri adalah genre bacaan yang hampir ngga pernah aku baca. Selain susah buat mengimajinasikannya, ngebacanya pun ngeri dan kadang bikin bulu kuduk berdiri.

Ini yang kurasain waktu baca buku Mantra Lilith ini. Ngeri abis!

Di awal cerita keliatannya nggak seberapa seram, tapi makin ke belakang makin kerasa merindingnya. Untungnya aku baca buku ini pas di kantor, pas banyak orang, gimana kalo jadinya aku lagi sendirian, beh wkwkwkw

Buku ini bentuknya kaya cerpen gitu. Jadi ada beberapa bab di dalamnya yang menceritakan tentang kisah yang berbeda dari perempuan yang berbeda. Ada satu kesamaan diantara cerita-cerita yang dituliskan itu, kesamaan yang mungkin jadi latar belakang kenapa kisah itu muncul.

Pokoknya dari awal sampai akhir, merindingnya nggak berenti-berenti. Makin ke belakang makin merinding 😰😰😰
Profile Image for Liorde.
31 reviews1 follower
December 11, 2017
Tertarik baca buku ini karena kata pengantar di belakang covernya. Tapi setelah baca bukunya, ekspektasi runtuh seketika.

Bahasa pengarangnya agak ke arah sastra lama dan banyak sekali typo a.k.a salah ketik yang mengganggu, agak aneh untuk buku terbitan Elex Media. Apa editornya ga baikin? :(

Selain itu saya pikir akan banyak pembalasan dendam (seperti tertera di belakang cover) dan ternyata sebagian besar hanya berupa kemalangan kaum perempuan. Sosok Lilith yang menjadi judul pun tidak banyak mengambil peran di dalamnya.
Profile Image for Nathania.
140 reviews3 followers
January 26, 2022
Seperti dimantra, aku terus-terusan ngebalik tiap halaman novel ini. Awalnya kaget dengan penggunaan kata yang frontal, tapi nyatanya hal ini jadi daya tarik sendiri buat novel ini. Novel ini buat aku kagum, sesuatu yang sensual dan mistis dijadikan satu dan hasilnya bikin candu. Oh iya, novel ini juga kayaknya perlu diberikan trigger warning karena ada hal-hal yang jelas akan bikin beberapa orang triggered seperti pemerkosaan dan kekerasan seksual.
4 reviews
September 5, 2018
pertama baca, kaget. tapi pas terus baca malah terhanyut sampai habis halaman terakhir. selesai baca merinding juga, pas lagi sendiri di kamar pula. cerita-ceritanya agak seram tapi menarik. disarankan pembaca wanita yang udah dewasa karena bahasanya mungkin bikin kaget hehe.
Profile Image for Edotz Herjunot.
Author 5 books14 followers
February 18, 2018
Beberapa dongeng anak2 yang penuh keindahan diubah jadi dongeng yang penuh kegetiran dan suram karena memang buku ini ditujukan untuk perempuan yang sudah datang bulan.

Bahasanya vulgar namun asik untuk dinikmati.
Displaying 1 - 17 of 17 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.