Jump to ratings and reviews
Rate this book

Malaikat Jatuh dan Cerita-cerita Lainnya

Rate this book
Beppu, manusia bersayap yang cacat. Sayapnya yang hanya sebelah tidak dapat mengangkatnya terbang meniti angin. Louissa Manna, seorang ibu berusia ratusan tahun. Dia telah memakan jantung manusia bersayap untuk mendapatkan hidup abadi.

Pada pertemuan mereka yang dipenuhi kekejaman, Beppu dan Manna berjuang mempertahankan kewarasan, kesucian, dan di atas semuanya, cinta.

Sepuluh cerita. Tentang wajah perempuan. Dari ibu sampai pelacur, dari perawan sampai hanya pemeran. Semuanya dibingkai dalam dongeng-dongeng malam, kematian, dan narasi kelam.

160 pages, Paperback

First published July 1, 2008

27 people are currently reading
451 people want to read

About the author

Clara Ng

74 books299 followers
Clara Ng adalah pengarang sejumlah novel dewasa dan juga buku anak-anak. Ibu muda berbintang Leo ini lahir di Jakarta tahun 1973. Lulusan di Ohio State University jurusan Interpersonal Comunication ini tidak pernah bercita-cita jadi penulis, namun kini karya-karyanya mengalir tanpa henti.
Novel-novel dewasa yang sudah diterbitkan adalah Indiana Chronicle: Blues, Indiana Chronicle: Lipstick, Indiana Chronicle: Bridesmaid, The (Un)Reality Show, dan Utukki: Sayap Para Dewa.
Buku anak-anaknya yang sudah terbit adalah Seri Berbagi Cerita Berbagi Cinta.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
153 (22%)
4 stars
206 (29%)
3 stars
246 (35%)
2 stars
75 (10%)
1 star
12 (1%)
Displaying 1 - 30 of 101 reviews
Profile Image for Lila Cyclist.
856 reviews71 followers
November 14, 2018
Sebelumnya, saya pernah membaca karya penulis ini yang berjudul Dimsum Terakhir dan Blackjack. Dan keduanya membuat saya tidak ingin membaca karya penulis ini lagi. Tapi melihat karya-karyanya untuk anak-anak yang begitu banyak dan rating yang bagus-bagus membuat saya berpikir ulang, apakah saya menyia-nyiakan kesempatan baca yang begitu banyak tersedia di Gramedia Digital? Hehehehe... You know what I mean 😁

Akhirnya, saya mengunduh satu kumcernya secara acak. Saya tak berharap banyak. Saya hanya mengira kumcer ini adalah kumcer anak-anak dilihat dari sampul bukunya.

Dari pembuka penulisnya sudah mengatakan bahwa buku ini akan bercerita banyak tentang sosok ibu. Bagaimanapun sosok ibu digambarkan di setiap kisahnya.

Membaca cerpen pertamanya, membuat saya menganga. Ah, inikah hasil penulis yang saya hindari selama ini? I'm stunned with the diction, the theme, and the twist!

Malaikat Jatuh. Sebagai kisah pertama sebenarnya agak terlalu memenuhi ekspektasi saya dengan kisah gelap yang berakhir terlalu jelas. Saya pengennya tidak terlalu panjang dan ending yang membuat saya tertonjok 🙄😁. Tapi saya suka dengan kisah gelapnya. Fantasi gelap seorang ibu yang ingin hidup berdampingan dengan anaknya beratus tahun yang akan datang dengan cara sadis. Wowwww lah pokoknya...

Negeri Debu. Kisah kedua cerpen ini tidak kalah gelap. Dan saya baru pasrah jika kumcer ini memang bukan untuk anak-anak. Kolong tempat tidur berdebu pernah menjadi tempat persembunyian favorit saya ketika saya masih kecil. Tapi bersembunyi dari Ap itu yang membedakan saya dengan tokoh anak-anak di kisah ini. Sekilas, saya teringat dengan Coraline yang bertemu dengan ibu keduanya di dunia paralelnya. Menakjubkan tapi seram!

Makam. Kisah ketiga ini dari judulnya saja sudah gelap. Menghadapi kematian setiap saat adalah hari-hari yang selalu dihadapi oleh Neni. Kematian yang putus asa, kematian yang berdarah, kematian yang pasrah, dan segala bentuk kematian lain pernah ia saksikan. Menyesakkan sekali 😢

Di Uluwatu. Kisah keempat ini meski berlokasi di tempat nyata tapi berkisah tentang sosok antah berantah. Kedekatan seorang anak dengan ibunya hingga membuat berhalusinasi. Tak jelas mana yang nyata dan mana yang ada dalam fantasinya. Hiks, sedih 😢

Lelaba. Kisah kelima ini sekali lagi mengisahkan tentang cinta ibu pada anaknya, cinta seekor binatang yang menginginkan yang terbaik buat sang anak dengan cara apapun demi bersama dengan anaknya. Jangan lupa, ibu adalah model panutan bagi sang anak. Demikian juga di kisah ini. Serem!

Hutan Sehabis Hujan. Kisah keenam ini menurut saya yang paling absurd. Tapi tetap indah. Pilihan kata-katanya membuat saya reruns membaca perkata meski kisah yang diceritakan tak begitu bisa saya pahami 😁

Akhir. Kisah ketujuh ini tiba-tiba berpusar pada kejadian yang berhubungan dengan politik. Kisah gelap para pejuang atau calon pemberontak yang diciduk polisi pemerintah. Kejadiannya mengingatkan saya pada kisah-kisah penculikan para Yahudi di jaman Hitler. Menegangkan sekaligus menyesakkan 😢😢

Barbie. Kisah selanjutnya ini yang semakin menguatkan saya akan kumcer ini bukan kisah untuk anak-anak. Adegan dewasa antar tokoh disini meski berlatar belakang antah berantah tetap saja membuat bulu kuduk meremang. Pembunuhan dengan darah menggenang bukan fantasi yang enak dibayangkan 😌

Bengkel Las Bu Ijah. Kisah kesembilan ini sedikit cerah dengan munculnya sosok protagonist seperti Bu Ijah. Sayang, endingnya tidak seindah awal kisah.

Istri Paling Sempurna. Kisah ini adalah yang paling sempurna menutup seluruh kumcer ini. Ending yang bikin mangap beberapa saat, mengetes pemahaman bacaan saya menjelang akhir kisah. What?! Kok gitu? 🤔

Overall, saya suka sekali seluruh kumcer disini. Mungkin karena saya lagi mood dengan kisah kisah gelap. Atau mungkin saya lebih suka dengan kisah plot twist yang tak bisa saya duga sama sekali. Dan hampir semua kisah ini memenuhi ekspektasi saya. Dibalut dengan kata-kata yang indah, pilihan kata yang apik dan tema absurd yang asik membuat saya betah membacanya. Dan saya yakin,jika nanti saya ingin membaca ulang, mungkin saya masih harus menduga endingnya hahahaha...

Recommended buat penyuka kisah gelap nan sadis. 😊😊😊😁
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
November 24, 2018
Ah ternyata Clara Ng jg menulis kisah-kisah kelam seperti dlm antologi cerita ini. Maksudku, sblmnya aku hanya pernah membaca buku2 anak karyanya (yg bagus2 semua), dan novel Blackjack yg uhmm.... yah, ehm... ratingku 1*. Jadi sedikit penasaran waktu dapat rekomendasi kumcer ini. Dan karena tersedia di gd, kupikir gak ada salahnya lah mencoba mencicipinya.

Secara keseluruhan ada 1 novela dan 9 cerpen. Rata2 aku suka tema yg diangkat, unik dengan sudut pandang yg tak biasa, gelap, dan slashy. Sayangnya aku kurang cocok dengan diksi dan penuturannya yang -menurutku- terlalu berbunga-bunga.

Favku Barbie, Bengkel Las Bu Ijah dan tentu saja Malaikat Jatuh.

Kapan2 pengin nyoba Dimsum Terakhir.

#GD
Profile Image for Roos.
391 reviews
September 22, 2008
Agak bingung juga mau masukin buku Clara Ng yang satu ini ke rak yang mana...kalo dibilang teenlit ada dewasanya juga, jadi amannya masukin ke KumCer aja.

Berisi 10 Cerita pendek yang tujuh diantaranya pernah dimuat di media cetak. Cerita pertama, Malaikat Jatuh bercerita mengenai seorang malaikat Beppu yang bertemu dengan Ibu dan anak, Louissa Manna dan Mae yang ternyata membutuhkan pertolongannya, karena si anak kecil ini sakit. Manna ternyata punya kehidupan abadi karena dia pernah memakan jantung manusia bersayap ( malaikat ) untuk mendapatkan hidup abadi. Dan Mae berhasil menyatukan Beppu dan Manna dalam satu ikatan keabadian meskipun nyawanya sendiri taruhannya. Ehm sweet, tapi pekat.

Dari 10 Cerita pendek dibuku ini aku paling suka cerita terakhir Istri Paling Sempurna mengenai pasangan suami istri yang mendambakan anak, hingga kehamilan ketiga istrinya selalu keguguran, bahkan yang ketiga bayinya kembar tapi meninggal juga. Tapi Sang Suami mendampingi dengan setia hingga usia lanjut, dengan berpura-pura bahwa anak-anak mereka masih hidup...ck-ck-ck...Hebat Euy! Meski cuma cerita tapi cukup menyentuh.

Cerita-ceritanya Bagus Imaginatif bernuansa gelap, malam dan kesedihan, mengenai Cinta Perempuan dari Ibu yang penuh kasih hingga pelacur yang membuang anaknya, dan dibumbui ending yang tidak mudah ditebak...Ternyata Cinta tidak selamanya menghadirkan warna yang cerah dan ceria, tapi kadang diantara gelapnya malam dan kesedihan, cinta lebih terbukti adanya.
Profile Image for Nilam Suri.
Author 2 books141 followers
September 17, 2008
Buku ini mengingatkan gue sama buku Sihir Perempuan-nya Intan Paramadhina, karena memiliki nuansa dan model cerita yang sama.

Bisa dibilang covernya yang manis sangat menipu ya, karena cerita-cerita di dalamnya sangat gelap, dan nggak ceria. belum lagi gambar depan yang mengisyaratkan seolah2 buku ini adalah bacaan ringan yang diperuntukkan bagi 'young adult' akan membuat pembaca kecele, malah beberapa ceritanya terlalu dewasa untuk dibaca para young adult tadi.

Apart from those things, i quite enjoy this book, dan cerita2nya sukses membuat gue merinding beberapa kali. Tapi tetep aja entah kenapa gue ngerasa Clara Ng 'sangat terinspirasi' bukunya Intan. well, tapi itu mungkin cuma kebetulan.
Profile Image for Andita.
308 reviews3 followers
November 19, 2025
Tidak menyangka bahwa buku ini memiliki kumpulan cerita pendek yang bagus sekali. Terlebih, buku ini memilki tema tentang ibu, mostly bagaimana keibuan perempuan mempengaruhi kehidupannya.

Dari berbagai judul cerita, aku paling suka dan terperangah dengan cerita Malaikat Jatuh , Negeri Debu , dan Istri Paling Sempurna .

Pada cerita Malaikat Jatuh aku bisa merasakan keajaiban pada ceritanya, karena sampai akhir cerita, ceritanya dituturkan dengan sangat indah, aku seperti terserap di dalamnya.

"Kematian itu sangat menyakitkan, Sayang. Hatimu akan hancur lumat oleh rasa duka. Kau terpaksa dipisahkan selama-lamanya dengan seseorang yang kau sayangi. Kematian itu durjana tiada banding.”

Kemudian, pada judul terakhir yaitu Istri Paling Sempurna, kisah yang dituturkan juga sangat indah, di cerita ini bisa dilihat bagaimana kasih sayang ibu memang sangat besar untuk anaknya. Membayangkan perempuan-perempuan yang kehilangan anaknya dan harus melalui kedukaan yang panjang dan abadi, betapa beratnya. Kisah ini adalah kisah paling biasa namun paling besar dampaknya buatku.
Profile Image for Perpustakaan Dhila.
200 reviews12 followers
March 12, 2017
"Adalah dosa besar jika kita mengambil sesuatu yang bukan milik kita. Adalah dosa besar jika kita mengubah takdir yang telah digariskan oleh langit." (Malaikat Jatuh, halaman 24)

Malaikat Jatuh dan Cerita-Cerita Lainnya berisi sepuluh cerita yang beberapa di antaranya pernah dimuat di media cetak dalam kurun waktu 2007.

Cerita pertama yang juga dijadikan judul kumpulan ini, Malaikat Jatuh, berkisah tentang Beppu si 'Manusia Bersayap' yang kehilangan sebelah sayapnya sehingga ia tak bisa terbang tinggi ke langit. Ia lalu bertemu Mae pada suatu peristiwa yang aneh dan ganjil. Mae sendiri adalah gadis kecil yang memiliki ibu bernama Louissa Manna--yang ternyata--berusia 700 tahun lebih. Manna pernah memakan jantung manusia bersayap sehingga ia hidup abadi. Demi cintanya pada Mae, Manna rela melakukan apa pun, termasuk hal yang kelak mungkin akan ia sesali.

"Sebab cinta selalu membuat orang menjadi buta. Sebab cinta adalah kata kerja." (Halaman 62)

Banyak pembaca terkecoh dengan sampul buku ini yang terlihat 'manis'. Kenyataannya, meskipun sebagian besar kisah di sini tentang anak-anak, cerita di dalamnya sangat gelap, kelam, dan sedih.

Diceritakan dari sudut pandang perempuan atau tentang perempuan. Perempuan sebagai ibu. Perempuan sebagai anak. Perempuan sebagai istri. Perempuan sebagai teman. Clara Ng seolah-olah sedang mendongengkan pembacanya kisah-kisah penuh makna yang, meskipun terasa surealis, tetapi sangat dekat dengan kita.

Selain Malaikat Jatuh, cerpen lainnya yang berkesan buat saya adalah Makam, Lelaba, dan Istri Paling Sempurna. Bahkan pada cerpen Makam pembaca diberi kejutan tentang siapa sosok 'ibu' untuk gadis penyayang binatang. Dan 'Istri Paling Sempurna' menjadi cerpen penutup dalam buku ini yang cukup menyentuh. Berkisah tentang suami yang setia dan sangat mencintai istrinya.

Semua kisah gelap dan kelam dalam buku ini dikisahkan selayaknya dongeng pengantar tidur. Tetapi, seperti kata Eka Kurniawan, "Ada napas pengantar tidur, yang tidak membuat tidur."
Profile Image for Zahro.
162 reviews
October 8, 2024
Dari beberapa cerita, yg jadi favorit saya pribadi: malaikat jatuh, negeri debu, lelaba, dan yang terakhir adalah istri paling sempurna, ini paling-paling favorit, sebuah penutup yg pas!
Profile Image for Biondy.
Author 9 books234 followers
June 24, 2012
Peribahasa "Jangan menilai buku dari sampulnya" mungkin dapat kita terapkan artinya secara harfiah pada kumpulan cerpen "Malaikat Jatuh" karya Clara Ng ini. Sampulnya yang manis membuat saya mengira buku ini untuk anak-anak, apalagi mengingat Clara Ng juga dikenal sebagai penulis cerita anak-anak. Ternyata oh ternyata. Buku ini jauh dari kumpulan cerita anak-anak.

Pas baca cerita pertamanya, "Malaikat Jatuh", kening saya mulai berkerut, "Ok, ini tidak terlalu anak-anak."

Baca cerita kedua, "Ok, ini ada sedikit unsur anak-anaknya, tapi..."

Barulah di cerita ke-5 saya dapat mengambil kesimpulan, "Ok, 100% buku ini bukan buku anak-anak."

Yah, sebenarnya saya juga salah sih. Tidak baca sinopsis di bagian belakang sampai selesai. Padahal di sinopsisnya ada tertulis:
Sepuluh cerita. Tentang wajah perempuan. Dari ibu sampai pelacur, dari perawan sampai hanya pemeran. Semuanya dibingkai dalam dongeng-dongeng malam, kematian, dan narasi kelam.

Ya jelaslah ini bukan buku anak-anak.

Cerita-ceritanya cukup bagus. Saya suka pada cerita "Negeri Debu", "Barbie", "Bengkel Las Bu Ijah", dan "Istri Paling Sempurna". Untuk cerita yang menjadi judul kumcer ini sendiri sebenarnya cukup potensial, hanya saja perubahan POV dalam ceritanya sedikit membingungkan dan penuturan ceritanya kurang terasa mengalir.

Cerita "Barbie" sendiri rasanya paling disturbing dibanding cerita-cerita lainnya. Habisnya penggunaan tokoh dan peristiwanya benar-benar bikin imajinasi campur aduk dan membuat saya merasa, "Eww... Ini benar-benar aneh."

"Istri Paling Sempurna" adalah penutup yang baik untuk kumcer ini. Sebuah cerita tentang pahit manisnya sepasang suami istri dalam kehidupan berumah tangga dan dalam usaha memiliki anak.

Yeah, "Malaikat Jatuh" memang menipu secara sampul, tetapi isinya tidak terlalu mengecewakan. Tone ceritanya yang agak gelap membuat buku ini menarik untuk dibaca.

Profile Image for upiqkeripiq.
79 reviews4 followers
January 1, 2012
Brilian...

Kata itu yang saya berikan untuk kumpulan cerpen ini. Ide, Alur, Pemilihan Kata, Pesan cerita. Semuanya menyatu dan saling menguatkan. Saya seperti tidak sedang membaca. Tapi benar-benar seperti ada disana. Menemukan banyak kejutan waktu menyusuri setiap tikungan.

Wow...

Memang Mbak Clara pantas diberi julukan Seorang Ratu Dongeng ^_^
Profile Image for Taufiq Ramadhan.
49 reviews5 followers
December 11, 2011
sangat jauh tentang ekspektasi saya..
ceritanya mengalir begitu kelam., secara detail menceritakan detik2 menjelang kematian. Selain itu buku ini menceritakan sisilain hubungan antara Anak dan Ibu, entah apapun yang terjadi, hakikat Ibu dan Anak itu kekal adanya.
*saran saja jangan baca malem-malem --"
Profile Image for Ristiyani Wijayanti.
76 reviews5 followers
January 26, 2022
Buku ini merupakan kumpulan cerita pendek dari Clara Ng. Terdapat 10 cerita pendek yang dimuat, baru kali ini aku baca kumpulan cerpen hehe..
Berikut ulasannya..

1. Malaikat Jatuh
Awal baca agak bingung sama jalan ceritanya, karena baru pertama kali baca yang bergenre surealis. Lama-lama makin menikmati ceritanya. Di cerpen pertama ini, mengisahkan tentang seorang Ibu yang menginginkan kebersamaan selamanya dengan anaknya. Manna sang ibu, berusaha membuat anaknya hidup dengan darah seorang manusia bersayap. Tetapi, konsekwensi dari tindakan Manna dengan memberikan darah manusia bersayap adalah anaknya menjadi Iblis yang haus akan darah.
Selama baca Malaikat Jatuh, aku sebel banget sama karakter Manna. Dia itu egois dan menghalalkan segala cara demi kebahagiaannya sendiri. Padahal akibat dari tindakannya membuat orang lain menderita.

2. Negeri Debu
Membaca Negeri Debu sedikit ngingetin sama film Coraline yaa..
Setelah baca ini, aku berpendapat cerpen kedua ini punya nuansa lebih dark daripada Malaikat Jatuh. Mengisahkan tentang seorang anak yang Ibunya adalah pelacur, anaknya yang bernama Lucinda menemukan kebahagiaan dan keluarga yang diinginkannya di Negeri Debu. Negeri yang hidup dalam angan Lucinda yang berharap kesempurnaan keluarga.

3. Makam
Awal cerita kita sudah disuguhkan dengan kengerian tentang kematian. Terbuang dan tidak diinginkan menjadi premis di cerpen ke-4 ini. Menceritakan kehidupan Neni, yang bekerja dan tinggal di pusat keselamatan hewan-hewan yang terbuang. Neni menemani setiap hewan yang akan menemui ajalnya, menungguinya dengan sabar dan penuh ketegangan. Plot twistnya bikin melotot alias gak nyangka.

4. Uluwatu
Berlatar di Uluwatu, Bali yang merupakan lokasi nyata. Akan tetapi menceritakan suatu makhluk dari dunia bayangan, dunia antah berantah. Kerinduan dan kedekatan anak dengan Ibunya membuatnya tidak bisa membedakan dunia nyata dan dunia angan. Hingga dunia angannya menuntunnya kepada kegelapan.

5. Lelaba
Lelaba juga mengisahkan tentang cinta seorang Ibu kepada anaknya. Tanpa kentara, sang Ibu mengisahkan dongeng-dongeng menyeramkan tentang laba-laba pemakan manusia sebelum sang anak tidur. Menjelang dewasa, sang anak akhirnya mengerti bahwa dongeng itu adalah ternyata berisi kisah mereka sendiri.

6. Hutan Sehabis Hujan
Cerpen ini menurutku paling weird. Aku gak begitu paham apa yang mau disampaikan penulis lewat cerita ini. Sampai akhir cerita, aku harus ulang-ulang baca endingnya dan tetep gak paham wkwkwk..
Walaupun gitu, pemilihan kata yang digunakan menarik dan seperti mengandung unsur-unsur magis.

7. Akhir
Ini cerita paling sedih sih menurutku. Akhir ceritanya gak tertebak, walaupun awal-awal udah berspekulasi tentang isinya. Semuanya salah, bener-bener gak tertebak.
Mengisahkan tentang seorang oposisi dari seorang penguasa, dia bersama keluarga kecilnya awalnya hidup dengan bahagia. Namun, setelah beberapa waktu mereka hidup dalam ketegangan.
Endingnya agak sedikit ada plot twist, sebenernya kalau dari awal udah bisa meraba-raba premisnya. Gak akan kaget pas di ending. Cuma aku yang bener-bener gak kepikiran akan jadi kayak gitu, lumayan kaget sih.

8. Barbie
Kisah ini semakin menjelaskan kalau ini bukan cerita anak-anak. Agak kaget dengan adanya adegan dewasa yang dituturkan sangat ceplas-ceplos. Walaupun dibingkai dengan narasi yang kanak-kanak, namun isi dari kisah ini sendiri sangat kelam.

9. Bengkel Las Bu Ijah
Kisah kesembilan vibesnya agak cerah, gak sekelam cerita-cerita lainnya. Terlihat dari tidak adanya unsur seperti kematian, pembunuhan, atau fantasi yang dimiliki tokohnya.

10. Istri Paling Sempurna
Wow cerpen terakhir hampir buat aku nangis. Diawali dengan narasi yang indah, ceria, dan penuh cinta. Diceritakan dengan sangat halus seperti dongeng, Tapi diakhiri dengan kesedihan yang dibalut dengan cinta.

Overall, suka banget sama kumcer ini. Kenapa gak dari dulu dibaca yaa padahal udah lama banget di rak buku. Btw, aku jadi suka buku-buku yang bergenre surealis gini. Diksi dan narasinya magis, penuh aroma kanak-kanak. Seperti ada di negeri dongeng.
Sepertinya ini bakal aku rekomendasiin ke orang-orang yang pengin baca cerpen yang bikin mind-blowing.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for yunda..
66 reviews2 followers
March 9, 2021
Pertama-tama, ini bagus dan kreatif. Dunia anak-anak memang menarik, penuh imajinasi yang tak terduga. Khayalan tentang kota mainan atau hutan peri mungkin terkesan lumrah, tapi cerita yang dibawakan bisa bikin geleng-geleng; karena meskipun hawanya seperti itu, ceritanya lumayan dewasa, dan bahkan enggak cocok kalau dibaca anak-anak.

Seperti judulnya, cerpen Malaikat Jatuh adalah bintang dari kesepuluh cerpen yang termuat di dalam buku ini. Nuansanya memang sadis karena ada adegan pembunuhan berdarah, tapi jujur saja bayangan-bayangan tentang Beppu, Manna, Mae, dan Lelaki Tua terus bermunculan meski aku sudah melanjutkan ke cerita-cerita berikutnya.

Sepuluh cerita ini memiliki napas yang sama: cinta dan kematian yang mengikutinya. Lima cerpen pertama dengan pembawaan "dark", lima lainnya masih tentang kesedihan namun masih bisa diterima dengan batas wajar. Di antara kelima cerpen terakhir ini, aku paling suka yang terakhir--Istri Paling Sempurna--karena terasa manis sekali.

Sekali lagi, aku kagum dengan Clara Ng yang bisa menyatukan dunia anak-anak dengan dunia orang dewasa dalam satu buku. Terlebih, premis setiap cerpen cukup sederhana hingga aku enggak perlu susah-susah memahami ceritanya, meski beberapa kali aku sempat berhenti agak lama karena membayangkan sosok dalam cerita, salah satunya sosok lelaki yang terjerat dalam jaring laba-laba; apakah dia manusia serigala atau laba-laba jantan.

Sayangnya, beberapa cerita seeprti Negeri Debu kurang meninggalkan sesuatu yang semestinya bisa jadi sebuah "keunikan" yang mengesankan. Menurutku, ceritanya kurang menunjukkan konflik sehingga alur cerita terkesan monoton.

Meski begitu, buku ini tetap bisa jadi pilihan untuk kalian baca.
Profile Image for Taufan Sopian Riyadi.
29 reviews1 follower
March 27, 2020
Ada yang masih meragukan kekuatan cinta antara Ibu dan anak? Bahkan kematian pun tak bisa memisahkan mereka. Seperti Manna, yang selalu menjadi orang terakhir mengubur orang yang dicintainya.

Atau kisah bocah sinus yang mendapat ketenangan di negeri yang penuh debu. Yang setiap malam selalu diangkat Ibunya dari kasur. Demi memberi ruang untuk bersenggama dengan para lelaki. Atau kisah tentang darah pertama yang menetes dari liang kewanitaannya. Darah menstruasi yang mengundang mahkluk lain dan hantu untuk datang.

Atau kisah keluarga yang tinggal di rumah dengan arsitektur khas Belanda. Dengan langit-langit yang tinggi. Jendela yang besar dan lorong yang menghubungkan setiap ruang. Tak lupa kebun di belakang yang harum aroma bunga. Gemericik air kolam. Juga kodok yang muncul entah dari mana.

Semuanya tentang kematian. Kematian yang hadir dengan beragam cara. Kematian yang bukan memisahkan. Tapi kematian yang menunjukan hakikat dasar perasaan manusia manusia.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for ⭑.
187 reviews7 followers
November 19, 2024
Buku ini merupakan kumpulan cerpen yang terdiri dari sepuluh cerita, masing-masing cerita memiliki tema dan artinya sendiri. Kebanyakan, kisah yang ada di sini dituliskan secara eksplisit mengenai pesan moralnya. Tapi, jika ditarik satu hal kesamaan atas masing-masing cerita adalah: cinta. Seluruh cerita ini berpusat pada cinta baik itu kepada orangtua, pasangan, anak, juga diri sendiri. Oh, selain itu juga kematian.

Ada beberapa hal yang mungkin akan sedikit “mengganggu” saat dibaca. Tetapi sisanya, semuanya dituliskan dengan sangat indah. Kiasan dan gaya bahasa yang luar biasa bagusnya.

Cerita-cerita yang disajikan juga memaksa pembaca untuk “peduli” atau “aware” dengan kondisi diri sendiri juga lingkungan lainnya seperti, imajinasi seorang anak. Ada hal yang diangkat yang dikenal tabu seperti kepercayaan leluhur.

Intinya, buku ini mengisahkan banyak hal yang sangat berkesan dan bermakna.
Profile Image for Kiong.
44 reviews2 followers
October 1, 2017
“Ah, Maudi, maafkan Mommamu yang pikun ini. Aku lupa memberitahumu bertahun-tahun lamanya. Tahukah kau, sebenarnya tak ada peri di hutan yang berkelamin lelaki. Tahukah kau, sebenarnya perempuan berasal dari keturunan peri, bukan diciptakan oleh tulang rusuk lelaki. Karena itu, kita semua dinamakan perempuan; empunya peri. Aku memberitahukan rahasia ini, anakku, karena aku sangat mencintaimu.” (Kutipan dari Cerpen: Hutan Sehabis Hujan)

Kumpulan cerpen Clara Ng tidak pernah mengecewakan pembacanya. Kami selalu dibawa untuk berani masuk ke dalam cerita-cerita dengan fantasi kanak-kanak namun penuh makna dan isi jika kita menyesapinya dengan isi kepala orang dewasa. Alur cerita selalu unik dan kadang di beberapa cerita sulit ditebak. Fiksi dengan khayalan bebas yang jarang dipakai di fiksi-fiksi orang dewasa.
Profile Image for F. F. Laily.
34 reviews10 followers
January 3, 2021
"Hati sebenarnya adalah rumah Tuhan bernaung. Hati yang koyak wajib dibetulkan agar tempat Tuhan menjadi indah seperti sedia kala."
- Bengkel Las Bu Ijah, Clara Ng.

Malaikat Jatuh adalah judul untuk sebuah buku berisi sekumpulan cerita surealis. Menariknya, cerita-cerita surealis di sini digabungkan dengan banyak dongeng beraroma anak-anak. Namun, tentu saja cerita-cerita ini bukan untuk dikonsumsi anak-anak.

Ada 10 cerita pendek dalam buku ini dengan cerita yang beragam. Mulai dari cerita tentang peri pohon, malaikat cacat, boneka iri hati, seorang ibu pelacur, cinta terhadap diri sendiri, hingga kasih tulus seorang laki-laki kepada istrinya.

Ini karya Clara Ng pertama yang saya baca dan saya suka. Meski beberapa diksi dalam ceritanya agak sedikit sulit dikunyah otak saya yang sederhana namun pesan dalamnya ceritanya dapat saya cerna dengan baik.
65 reviews
December 24, 2018
Lucinda tidak ingin menjadi orang dewasa. Orang dewasa selalu melanggar aturan yang dibuat mereka sendiri. Aneh sekali. (p. 70; Negeri Debu)

1.
Semua cerpen menceritakan hubungan ibu dan anak. Penuh dramatisasi. Memiliki aroma magis, layaknya dongeng-dongeng kegelapan. Kematian. Persis seperti yang diungkapkan Budi Darma tentang buku ini. Juga diceritakan dari sudut pandang anak-anak (yang bukan anak-anak) yang penuh imajinasi, seperti kata Eka Kurniawan.

2.
Saya menyukai nama-nama dalam setiap cerpen: Beppu, Manna, Mae (Malaikat Jatuh); Lucinda (Negeri Debu); Neni (Makam); Sergio (Di Uluwatu); Linga (Lelaba); Sofia (Hutan Sehabis Hujan); dll. Nama-nama yang unik dan memiliki kesan magis untuk dongeng.
Profile Image for lazycalm.
48 reviews
July 18, 2019
Sebetulnya tiga bintang karena gaya penceritaannya tidak jelek. Hanya saja ketika menulis buku ini dan Himne Bunga-Bunga di Ladang dan Cerita Lainnya, sepertinya Clara Ng sedang kelewat gandrung pada Mermaid Saga-nya Rumiko Takahashi. Jadinya ada beberapa cerpen yang plotnya terlalu mirip dengan kisah-kisah di Mermaid Saga. Dan itu cukup bikin tercenung, sih.
Profile Image for naga.
450 reviews97 followers
August 9, 2020
kasih ibu sepanjang masa, kasih ibu tak ada batasnya~

itu yang ditunjukkan cerpen-cerpen dalam buku ini (kecuali tiga cerpen terakhir, yang fokusnya pada kasih yang lain). ini karya clara ng yang pertama kali kuselesaikan bacanya (bukunya yang lain cuma kubaca awalnya aja dan lupa dipinjam dari perpustakaan kampus untuk dilanjutkan). berhubung beliau terkenal sebagai penulis cerita anak, kukira buku ini adalah buku cerita anaknya. ternyata bukan, hmm, kayaknya anak dibawah 13 tahun jangan dibiarkan baca ini dulu. mereka belum belajar bab reproduksi.
Profile Image for glooriday.
26 reviews
April 10, 2022
3.8/5

Buku kedua Mbak Clara yang saya baca setelah Himne Bunga-bunga di Ladang, yang mana harusnya aku baca ini dulu sebelumnya tapi tak apa lah. Ketika saya membaca cerita ini, perasaan saya umm... bagaimana ya? campur aduk (?) Cara penyampaian Mbak Clara soal ceritanya benar-benar membuat saya jatuh cinta, saya bisa merasakan banyak emosi dari karakternya.

Cerita yang paling membuat saya tercengang adalah bab "Makam" lalu, cerita yang paling saya sukai di buku ini adalah, "Hutan Setelah Hujan" dan "Istri Paling Sempurna."
Profile Image for R-Qie R-Qie.
Author 4 books9 followers
January 13, 2020
Sepuluh cerita. Tentang wajah perempuan. Dari ibu sampai pelacur, dari perawan sampai hanya pemeran. Semuanya dibingkai dalam dongeng-dongeng malam, kematian, dan narasi kelam. (Back cover)

***

Suasana muram tergambar di sepanjang cerita. Lewat diksi memikat, kisah-kisah suram dibentangkan dalam narasi menyerupai dongeng. Amat imajinatif. Tak hanya renungan, kejutan demi kejutan menambah daya pikat setiap cerita. Lima bintang.

***
Profile Image for Arystha.
323 reviews11 followers
June 4, 2022
Terdiri dari 10 cerpen, dengan cerpen 'Malaikat Jatuh' yang ditempatkan sebagai cerpen pertama dan yang paling panjang juga. Saya suka cerpen berjudul 'Makam', 'Akhir', 'Bengkel Las Bu Ijah', dan 'Istri Paling Sempurna'. Seperti kata Eka Kurniawan di sampul belakang buku: "Ada aroma kanak-kanak di cerpen-cerpennya, tapi jelas tidak kekanak-kanakan. ... Anak-anak memiliki keliaran imajinasi yang nyaris tak terbatas. Seperti itulah cerpen-cerpen ini diperlakukan.", saya pun setuju.
Profile Image for Ipeh Alena.
543 reviews21 followers
July 6, 2017
Sudah dua kali rupanya, saya membaca buku yang saya kira sebuah dongeng dengan tokoh utamanya seorang anak. Tapi, ketika baru saja saya memulai pada halama selanjutnya, saya menggeliat sejenak. Hingga akhir, ternyata ini merupakan kumpulan cerita yang lumayan suram. Karena menyimpan kisah tentang kutukan, kematian, imajinasi dan misteri. Dikemas dengan bahasa dongeng yang apik.
Profile Image for wadesay.
355 reviews33 followers
July 28, 2017
meski horor buat gua, tapi gua suka XD.
kalimat-kalimatnya terjalin dengan indah. berasa banget lagi didongengin. dongeng gelap :P.

ini ternyata edisi cetak ulang. sampulnya bagus *makanya gua langsung maen ambil aja begitu liat :)).
Profile Image for Iyas Utomo.
566 reviews10 followers
December 31, 2019
Membaca buku ini tadinya mengalir begitu saja, hingga akhirnya entah sebab apa tertunda dan butuh beberapa waktu untuk akhirnya bisa selesai.

Kumpulan cerpen yang bisa dibilang cukup suram, namun terbilang ringan.
Profile Image for Indah Purwanti.
124 reviews1 follower
May 23, 2020
Luar biasa! Sebuah dongeng dewasa dengan penulisan yang ajaib! Berisikan 10 cerita pendek yg kebanyakan bertemakan hubungan ibu dan anak, cerpen-cerpennya mampu melukiskan ikatan kasih sayang tersebut dengan sangat bagus.
Profile Image for nur'aini  tri wahyuni.
896 reviews30 followers
April 21, 2018
kelam. beberapa mencekam. ada sisi romantis yg gelap.

kasih sayang itu, pembuktiannya memang bermacammacam, ya. :)
Profile Image for Sejedacerita.maya.
77 reviews6 followers
May 20, 2021
Aku suka gaya penulisannya, seperti baca sebuah dongeng. Agak sedikit terkejut dengan plot twistnya😁
Profile Image for Aurenia.
75 reviews2 followers
October 30, 2022
Baguss, apalagi cerita paling akhir, cuma aku sering ngga ngerti apa maksud dari tiap cerita :')
Displaying 1 - 30 of 101 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.