Di sini, burung hantu kerap diidentikkan dengan keberadaan makhluk halus. Di India bahkan suara burung hantu merupakan pertanda akan datangnya kematian. Tapi dalam mitologi Yunani, Athena digambarkan dengan simbol burung hantu yang melambangkan pengetahuan dan kebijaksanaan. Dikatakan bahwa jika ada burung hantu yang terbang berputar di atas pasukan yang sedang berperang, maka dipastikan pasukan tersebut akan menang. Makanya Troy berhasil dikalahkan kali ya. Atw si Athena emang sebel aja gara-gara kalah saingan ama Aphrodite yang ngasih Helen buat Paris.
Back to the story. Kisah ini tentang usaha sekelompok burung hantu yang mencoba menguasai burung hantu lain, bahkan dunia. Usaha itu direncanakan dengan sangat matang. Mulai dari pencurian telur, penculikan anak-anak burung hantu sebagai tenaga kerja, cuci otak aka pembingungan, sampai usaha mempersenjatai diri dengan cakar-cakar perang. As if their claws are not enough. Tapi tidak ada gading yang tak retak. Kalo ada ga jadi cerita niy buku :p
Soren, seekor burung hantu barn yang bersahabat dengan Gylfie, seekor burung hantu peri, berhasil menyelamatkan diri dari pembingungan. Berdua mereka berusaha melarikan diri dari cengkeraman St. Aegolius dan menyelamatkan kerajaan burung hantu. Satu-satunya harapan mereka adalah Ga'Hoole Agung.
***
Jadi tahu sedikit tentang beberapa jenis burung hantu. dan ternyata di Indonesia juga ada lho, burung hantu seperti si Soren ini. Namanya Serak Jawa (Tyto alba javanicus). dan mereka memang pemburu tikus nomor wahid.
Yang menyebalkan dari buku ini adalah banyaknya typo. Yang paling sering itu adalah penulisan 'kepakkan' yang seharusnya ditulis 'kepakan', trus penulisan ke- yg menunjukkan tempat seperti kemana --> ke mana, kesana--> ke sana. Belum lagi beberapa penggunaan kata tidak baku seperti coklat-->cokelat, ijin-->izin, hujam-->hunjam, jaman-->zaman. Tapi kalo emang gaya selingkungnya gitu siy gapapa, soalnya mereka emang konsisten dari awal sampe akhir begitu terus. tapi kalo nggak, jadi bertanya-tanya, proofreadernya ngapain aja sih? hehehe... maap, emang cuma kecil-kecil tapi tetap aja mengganggu. Kalo gw, pasti udah potong gaji kalo segitu banyaknya *curhat* Minjem aja segini cerewetnya... :D
PS: sambil baca buku ini malah ngebayangin gimana perasaannya stuart little ya? hehehe... abis burung hantu makan tikus sih. Tikus sepertinya ga dianggap sebagai makhluk berintelegensia di sini.
Makasi Ine pinjeman bukunya ^^