Sebuah novel yang mengisahkan tentang quantum love yang membawa jiwa-jiwa yang terlahir kembali ke dunia dan bertemu kembali untuk menyelesaikan segala urusan masa lalu yang belum selesai karena terhenti oleh ajal, yang menyisakan derita, penghianatan, penyesalan, cinta yang terlambat, dan intrik. Tak terelakkan, semua akan bertemu kembali jika waktunya tiba, larut dalam labirin semesta yang jalan keluarnya hanya bisa ditemukan melalui kesadaran jiwa.
Not because I feel a little bit bias or ambiguous about it. I love the idea of using reincarnation and history, albeit the truth about the details in the retelling of Singasari's history.
I enjoy how Prima slipped some of her knowledge in the story and the idea that spiritualism is not always equal to some BS, or some unreachable or incomprehensible thing, through her character Tantra.
However, I sense that Prima kept some details that in return crippled her characters and story. Especially Tantra and Raja.
On the other hand, I like how Prima played with names and made her reader (me red.) confuse and wanting some more. Particularly with her choice of ending for In The Sea of Stars. Menghunjam pelan, tapi meninggalkan kesan hangat, if I may say in Indonesian.
Dibalik konsep cerita menarik mengenai reinkarnasi dari masa lalu, astral projection, deja vu, ruh sukma dll yang saya nggak tau mana yang mungkin atau tidak mungkin terjadi, dan kadang terkesan digambarkan secara 'lebay', harus diakui story telling mbak Citra enak untuk dinikmati. Membawa mindset yang terkadang sudah 'di-stel' ke realisme, tiba-tiba berbalik arah ke surrealisme, dan begitu seterusnya.
Endingnya bisa jadi kurang diharapkan. tapi mungkin itu yang biasanya terjadi di dunia nyata. Mbak Citra mungkin ingin memilah kondisi dua dunia; kerajaan Tumapel masa lalu & di titisan mereka yang merupakan sosok2 pebisnis metropolitan di kondisi masa sekarang. Dimana kondisi kehidupan, dunia percintaan dan komitmen sudah berbeda.
Atau mungkin bakal ada sequel dari cerita ini ya mbak?
Suka sama ceritanya. Cerita urban legend dari Ken Arok dan Ken Dedes yang jiwanya bereinkarnasi di masa sekarang. Ga tau kenapa baca buku ini serasa seru banget bisa sambil mainin imajinasi. Jadi apa yang ku baca seakan-akan muncul gambarannya gitu dipikiran
ceritanya seru jadi page turner bacanya, entah ini aku yang ngerasain sendiri atau orang lain juga, bahasanya agak susah dipahami jadi harus bolak balik di baca, terus itu endingnya gimana yaaa aku nggak paham hhuhu overall ceritanya seru dan menarik. recommended!
"Jadi... kalau kamu Arok... dan sekarang kamu ada di depanku, lalu di mana Tunggul Ametung? Siapa dia sekarang? Apa dia akan masuk dalam hidupmu saat ini? Karena urusan kalian sepertinya berat sekali." - hal. 91.
Ken Dedes marah akan pernikahan paksanya dengan Tunggul Ametung. Ken Arok, seorang pengawal kerajaan, menjadi kekuatannya untuk bertahan. Ken Arok sendiri memiliki keinginan untuk memiliki Ken Dedes, hingga ia tega menghabisi nyawa Tunggul Ametung dengan keris Mpu Gandring. Ken Dedes memang mencintai Ken Arok. Namun seiring waktu, Ken Dedes pun mulai merindukan Tunggul Ametung yang sudah tiada... Begitulah singkat dari prolog novel ini. Pembaca akan memahami perasaan Ken Dedes, yang juga menjadi konflik dalam novel. Selanjutnya, pembaca akan diperkenalkan dengan Tarra yang hidup 8 abad kemudian.
Tarra, seorang parapsikolog, menjalin asmara dengan Raja yang semula adalah kliennya. Selama berinteraksi, mereka kerap mendapat penglihatan yang tidak lazim, seperti mereka terseret ke zaman lain namun dengan diri mereka yang menjadi tokoh di dalamnya. Hingga akhirnya mereka sadar bahwa mereka adalah penjelmaan Ken Dedes dan Ken Arok. Tunggul Ametung pun tidak luput hadir di kehidupan Tarra dalam sosok Arya, seorang pemilik galeri seni. Tarra dan Arya sering berjumpa dalam proyeksi astral kendati belum pernah saling berbicara di dunia nyata.
Quantum love telah terjadi di antara mereka. Siapakah yang akhirnya dipilih Tarra? Berhasilkah mereka bertiga menyelesaikan karma dari 8 abad lalu?
Penulis novel ini adalah Citra Prima, yang kondang sebagai pengisi acara Dunia Lain. Sebagai seorang parapsikolog, tak heran profesi Tarra dapat digambarkan dengan baik. Bahkan bisa jadi, sosok Tarra adalah penjelmaan dari penulis sendiri.
Tema novel ini adalah romansa dengan bumbu sejarah dan mistik. Tiga hal yang menjadi favorit banyak pembaca hadir dalam satu buku. Membaca novel ini dapat membuka kembali pelajaran sejarah. Selain itu, pembaca akan diperkenalkan pada teori reinkarnasi yang menjadi salah sebab konflik novel ini. Bahwa beberapa manusia terlahir kembali dengan membawa konflik di kehidupan lampaunya.
Tidak harus percaya pada reinkarnasi untuk memetik pesan dari novel ini. Setiap tokoh diminta berdamai dengan masalah mereka masing-masing, baik yang dimulai sejak zaman Singasari maupun yang baru timbul di masa tersebut. Begitu juga kita sebagai manusia, kita terus berusaha memahami proses hidup dengan segala lika-likunya. Hingga akhirnya, kita berhasil mempelajari hidup dan pada saat itulah, jiwa kita bertransformasi.
"Bintang-bintang yang setia menemani setiap jiwa dalam setiap perjalanan mereka untuk menemukan kembali apa yang pernah hilang. Bintang-bintang yang selalu menjadi saksi setiap jiwa yang selalu kembali lagi untuk menyelesaikan perjalanan yang belum tuntas..." - hal. 209.
#bookreview . Saya mencoba membaca buku ini gara2 seorang teman pernah bilang bhw Ken Dedes dan Ken Arok adalah cikal bakal seluruh raja2 di Jawa. . Novelnya ini sendiri adalah fiksi, tentang reinkarnasi Ken Arok, Ken Dedes, Tunggul Ametung, dan Umang, yang somehow menitis bareng2 di era 2017 ini, plus keempatnya bertemu lagi dalam versi raja masa kini dan perselingkuhan zaman sekarang 😅Saya sih gak mendalami topik past-life regression, tapi wondering juga apa memang ada kasus ketika jiwa2 yg menitis itu bisa ketemu rame2 dengan status yg sama persis dg masa lalunya. . Tantra, dulunya adalah Ken Dedes, kini berprofesi sebagai terapis past life regression. Raja, dulunya adalah Ken Arok, saat ini menjadi salah satu klien Tantra. Arya, pengusaha kaya raya, yang di masa lalu mewujud sebagai Tunggung Ametung. Umang, yang menjadi istri Raja saat ini, entah siapa namanya... lupa. . Mereka bertemu lagi, ketika Arya sudah beristri, Raja juga punya istri, sementara Tantra masih single. Entah gimana, jiwa2 mereka saling bertemu dalam mimpi, dan sesekali bertemu fisik. Tantra sempat menikah siri dg Raja karena Tantra tidak tahu bhw Raja sudah menikah sebelumnya. Tapi akhirnya mereka berpisah setelah istri Raja menelepon Tantra dan memintanya melepaskan Tantra. Akhirnya, Tantra bertemu dg Arya. Mereka masih mengingat peristiwa yang terjadi ratusan tahun lalu, ketika Arok membunuh Tunggul di depan Dedes. . ⭐️⭐️ 251hlm, 2017 . . . . . . . . . . . . #goodreads #goodreadsindonesia #goodreadschallenge2017 #bookstagram #bookish #bookporn #igbooks #instabooks #bookreviewnoni #novel #buku #akubaca #intheseaofcircle #citraprima #lingkarankesepuluh #bookworm #kutubuku #books #dante #bookshelf