Serena Heaven hanya seorang gadis biasa pada awalnya, yang melanjutkan usaha toko rental buku dan video di pinggiran kota Jakarta. Hingga pada suatu hari, keisengannya berselancar di dunia maya melalui aplikasi Instagram membuatnya terkenal dengan akun @SeventHeaven.
Ketenaran @SeventHeaven mempertemukan Serena dengan orang-orang baru seperti Maru dan Eru yang menawarkan diri menjadi fotografernya. Sosok Eru yang nyentrik membuat Serena percaya untuk ikut ke Tokyo dan memulai karier sebagai model.
Sayangnya, yang kemudian terjadi tidak seperti yang Serena pikirkan….
Major in Japanese Language of Education, love to read manga and several kind of novel (but of course not the novel which written in kana or kanji). Active in text based roleplay forum, and now still manage her day to finished the final assessment. Besides write, she loves to draw a doodle manga-style, but she gets upset to be a mangaka.
Favorites Author: Haruki Murakami (novel), Dee (novel), CLAMP (mangaka-circle), Yumeka Sumono/Sahara Mizu (mangaka), all my writting-partner :'3
Author of: Haru no Tabi (de-TEENS), Scarlet Love Song (DIVAPress), Heartsease (de-TEENS), Matryoshka (de-TEENS), Howls(dot)com (de-TEENS), FUURIN (Ice Cube Publisher KPG), The Heritage (Grasindo)
Jangan terlalu mudah percaya terhadap orang asing. Biasanya menipu sih seperti yang dialami oleh Serena. Hingga hidupnya hancur berantakan dan luntang-lantung di negeri orang, Jepang. Serena pun telah salah memilih jalan. Tapi, Tuhan selalu memberikan kesempatan kedua kepada setiap orang. Orang baik itu pasti akan selalu ada. Bahkan jodoh pun sudah diatur oleh Tuhan dalam pertemuan yang tidak pernah dia duga sebelumnya dan hanya beberapa hari saja Gesang sudah mulai menyembuhkan hatinya.
Terkadang kita pun salah memilih cara untuk melindungi orang yang kita sayang. Dan malah mereka yang terkena dampaknya.
Benar-benar banyak twist yang sayang untuk dilewatkan. Keren abis dah pokoknya.
novel ini ngajarin aku buat jangan percaya sama sembarangan orang, apalagi di zaman sekarang, banyak banget penipuan yang merajalela. bahkan di negara sendiri pun harus berhati hati, apalagi di negara orang. tapi ga semua orang harus kita waspadai, harus kita curigai kok. ga semua orang jahat. ada baiknya kita percayakan mereka