Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kohesi

Rate this book
-Rindai-
Ikatan itu tiba-tiba muncul. Melilit seperti ular yang datang tanpa kuharap. Bolehkah aku minta untuk bisa melepaskan diri saja? Lagipula, selama ini aku menyukai kehidupanku—kesendirianku.

-Rio-
Katanya, dia adikku. Walaupun tak setetes pun darah yang mengalir di tubuh kami berasal dari sumber yang sama. Aku tidak diberi kesempatan untuk menyatakan pendapatku, tapi yang pasti, aku tahu apa yang kuinginkan untuk menyambut kedatangannya.

-Drew-
Gadis itu aneh. Tidak kalah aneh dari Rio, temanku sendiri. Menjaga jarak dari gadis itu mestinya jadi pilihan terbaik. Hidupku santai, tak perlu memusingkan gadis itu—oh, dan juga keluarganya. Sialnya, gadis itu malah seperti magnet. Aku tak bisa menyuruh diriku sendiri untuk menjauh darinya.

Dalam satu hari, kehidupan Rindai berubah drastis. Ayah yang dikenalnya sebagai orangtua satu-satunya yang dia miliki, pergi untuk selamanya. Di saat yang sama, muncul seorang wanita yang mengaku sebagai ibu kandungnya. Wanita itu membawa Rindai masuk ke dalam keluarganya. Rindai tak punya pilihan untuk mengelak, sampai kemudian satu per satu fakta tentang keluarga barunya mulai terkuak. Sanggupkah Rindai terus bertahan dalam kotak kaca yang kini mengungkungnya?

232 pages, Paperback

First published September 1, 2017

2 people are currently reading
21 people want to read

About the author

Pia Devina

31 books47 followers
AUTHOR OF ONLINE NOVELS:
- Rose's Queen Anne (on going at Storial.co)
- Here and Where You Are (on going at Storial.co)
- (Un)Broken Wings (on going at Storial.co)

AUTHOR OF PUBLISHED NOVELS:
- Friends with Bittersweet-Love (2020)
- El Verano (2020)
- Placebo (2019)
- Little Secrets (E-Book) (2019)
- Camera's Eye (Memento Series) (2018)
- Afterword (2018)
- Pendulum (2018)
- Play with Fire (2018)
- Never Too Far (2018)
- Kohesi (2017)
- The Whole Nine Yards (2017)
- Pinocchio Husband (2017)
- Roma (2016)
- Dark Memories (2015)
- Kata dalam Kotak Kaca (2015)
- The Wedding Plan (2015)
- Two Lost Souls (2015)
- Weh (2014)
- Deep Down Inside (2014)
- Carrying Your Heart (2014)
- Love Lock (2014)
- Beautiful Sorrow (2014)

AUTHOR OF NOVELLA:
- Violet's Heart (E-Book) (2016)

CONTRIBUTOR OF ANTHOLOGIES AND NOVELS:
- My Beautiful World
- Heartsick (Novel)
- Senja yang Mendadak Bisu
- Januari: Titik Balik (Novel)
- Gadis 360 Hari yang Lalu
- Curhatku untuk Semesta
- Curhat LDR
- True Love Stories

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (10%)
4 stars
11 (36%)
3 stars
14 (46%)
2 stars
2 (6%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 11 of 11 reviews
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
December 27, 2017
"Baru sekarang aku memahami bagaimana rasanya saat seseorang (mungkin) memikirkan atau memedulikan dirimu. Sayangnya, rasa yang kutangkap bukanlah segunduk rasa senang, bahagia, atau haru. Kosong. Hanya itu." (Hal.58)

Selama ini Rindai hidup bersama Bapak. Rindai tak pernah mengenal sosok ibu kandungnya, yang diketahuinya telah meninggal dunia. Namun, beberapa hari sebelum Bapak meninggal, Bapak memberitahukan rahasia yang sudah dipendamnya sekian lama. Kalau Ibu kandung Rindai masih hidup.

Meninggalnya ayah, membawa perubahan drastis dalam hidup Rindai. Tiba-tiba saja seorang wanita datang mencari Rindai dan mengaku sebagai ibu kandungnya. Ibunya menawarkan Rindai untuk tinggal bersamanya. Ibunya telah menikah dengan Toni, dan memiliki seorang anak tiri bernama Rio.

Seharusnya, Rindai bahagia. Karena sekarang dia mempunyai keluarga yang utuh dan tampak harmonis. Tetapi, kenapa Rindai tak bisa merasakan kenyamanan itu? Yang ada Rindai merasakan hampa?

"Seandainya aku tahu semua hal akan berubah menyulitkan seperti ini, aku akan menjaga jarak dari mereka semua. Dan, seharusnya dari awal aku tidak pernah datang ke rumah ini." (Hal.58)

Hingga kemudian Rindai mulai menemukan fakta baru mengenai keluarga baru Ibunya. Tentang ibunya yang sudah tak sehangat dulu, tentang Rio yang tampak bersikap aneh dan selalu memperingatkan soal ibunya dan Toni yang tampak normal tetapi sepertinya menyimpan rahasia.

"Aku merasa seperti air di dalam gelas yang tidak tepat. Bukan gelasnya yang salah. Tapi aku, si air, yang seharusnya tidak menempati gelas itu." (Hal.119)

Semua terasa membingungkan. Puncaknya, ketika Rio ditemukan sedang melakukan percobaan bunuh diri. Sejak malam itu, Rindai melihat tatapan ibunya yang berbeda. Tatapan yang menusuk dan seakan membencinya. Apalagi kemudian muncul sosok Drew dan agenda milik Rio.

Apa yang sesungguhnya terjadi?

Membaca kisah ini sungguh menarik. Ini bukan pertama kalinya aku membaca tulisan Pia Devina dan kali ini aku begitu penasaran dengan tulisannya. Selama ini aku membaca tulisan Pia yang didominasi dengan kisah romansa, dan kali ini Pia berani keluar dari zona nyamannya dan meramu kisah keluarga dan psikologi yang begitu memikat.

Aku dibuat penasaran dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada Rindai dan keluarga ibunya. Pertanyaan-pertanyaan yang terus menantikan jawaban. Aku seakan diajak untuk mengumpulkan keping demi keping puzzle untuk melihat kisah Rindai secara lebih menyeluruh.

Novel ini memang menitikberatkan masalah keluarga, tetapi tidak lupa juga Pia menyelipkan kisah romansa. Kisah romansa yang hadir secara perlahan-lahan dan terasa manis sekali di balik semua kisah yang menghimpit Rindai.

Kamu ingin membaca kisah keluarga dan psikologi yang menarik aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.
Profile Image for ima.
102 reviews3 followers
January 30, 2018
Review :
Tidak masuk akal, kan? Anak perempuan yang kaku dan tidak suka bersosialisasi sepertiku bisa punya seorang ibu kandung seperti wanita itu. (hal. 8)

Sebelum Bapak meninggal, beliau berkata pada Rindai kalau nanti akan ada yang datang. Memang benar, wanita itu datang di hari kematian Bapak. Namanya Iriana Larasati, dan dia mengaku sebagai ibu kandung Rindai. Tentu saja Rindai masih belum mempercayainya. Toh, selama ini Bapak selalu mengatakan ibunya sudah meninggal dan wanita tersebut--kalau memang benar ibunya--tidak pernah mencarinya dan Bapak.

Tapi Rindai sudah tidak punya siapa-siapa lagi karena keluarga satu-satunya hanyalah Bapak. Dan kini Bapak sudah tidak ada. Maka Rindai pun pindah ke rumah Iriana. Di sana dia bertemu Toni, suami Iriana, dan Rio, anak tiri Iriana.

Semula Rindai mengira kalau keluarga ini baik-baik saja, tapi Rio ditemukan terkapar di lemari dan Iriana yang terlihat berbeda dari sebelumnya, tatapan matanya mengatakan demikian. Apa yang terjadi di keluarga tersebut? Bisakah Rindai bertahan dalam badai di sana?
Ada yang salah di sini. Kedatanganku ke keluarga ini sepertinya bukan hal yang benar. (hal. 16)

^*^*^*^*^*^*^*^*^*^

Okey, karena buku ini mengusung tema mental illness maka aku tertarik untuk membaca, dan tidak menyesal. Mungkin sedikit kesal saja. Penuh dengan misteri, jadi pembaca dibuat untuk terus penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada keluarga baru Iriana. Benar-benar membuatku penasaran. Dan sangat perlahan dikupas satu-satu rahasia di rumah tersebut.

Adegan-adegan yang bikin ngilu cukup banyak tapi tidak sampai parah seperti di film-film kok.

Ah, ya mungkin karena Rindai sudah terlalu nyaman dengan kesendiriannya dia jadi agak acuh (?) dengan keluarga barunya. Perlu mendapatkan dorongan dulu baru tergugah untuk mencari tahu. Jujur saja, Rindai tidak bisa membuatku bersimpati dan berpikiran sama dengannya. Dan awalnya aku suka Drew, karena dia di awal diceritakan sebagai teman Rio, yang otomatis sedikit banyak tahu tentang keluarga Rio. Tapi lama-lama kenapa aku merasa dia tidak lagi menjadi teman Rio, ya? Bukannya membantu temannya, dia malah membuat Rindai berpikiran untuk kabur. Sumpah, disitu aku kesal sekali sama Drew.

Untunglah, ending menyelamatkan perasaanku. Memang tidak mudah, tapi Iriana dan Rio perlu waktu agar mereka bisa menjadi keluarga yang membuat Rindai nyaman.
"Saya mencintaimu dengan sungguh-sungguh. Dengan raga dan nyawa saya. maaf karena saya tidak bisa menjadi ibu yang layak bagimu... tapi saya benar-benar mencintaimu...." (hal. 226)


_Pink's Review - https://pinksreview.wordpress.com/_
Profile Image for Nurila.
27 reviews35 followers
January 31, 2018
Awal membaca ini aku merasa di lempar ke sudut ruangan kosong bernuansa putih. Lalu mengajakku untuk menyaksikan sebuah adegan demi adegan yang tak mengizinkanku untuk berkutik sedikitpun. Diceritakan dari sudut pandang Ridndai yang membuatku semakun masuk ke dalamnya. Menyaksikan Rindai menjalani kehidupan barunya juga pikiran-pikiran yang terus meracau di otaknya yang tak bisa diungkapkannya. Rindai yang dibilang ‘aneh’ serta pemikiran-pemikiran yang membuatku turut berpikir, mengajak kita kepada satu hal.

Kohesi adalah karya kelima belas dari kak @piadeviani. Setelah ku ingat-ingat dan tidak ingat atau memang belum pernah, ini kali pertama aku baca novel karya kak Pia. Beberapa aku mengenal karya-karya beliau tapi belum membacanya. Maafkan. Namun, untuk perkenalan, aku langsung jatuh cinta.

Waah akhirnya aku bernafas lega dengan ending diterima Rindai. Membacanya seperti menyaksikan pergulatan batin seorang anak tentang keluarganya. Dan aku terkesan.
Pilihan diksi dan kata-kata yang digunakan terasa di sini. tidak terasa bahwa ada kalimat hambur dan setiap kalimat penting. Dan kamu harus teliti membacanya setiap kata. Karena memiliki kunci di dalamnya. Bahasanya tidak menye. Padat dan enak dibaca.

Kohesi berkisah tentang keluarga. tentang Rindai yang sejak lama tinggal bersama Bapaknya. Kurang kasih sayang, dan tiba-tiba tinggal bersama Ibu kandungnya dan keluarga ibunya. Membuat ia yang selama ini jarang bersosialisasi merasa aneh dan bingung dengan yang ada di depannya saat ini.

Alurnya menarik, banyak hal yang membuat penasaran hingga harus duduk diam untuk menyelesaikannya karena penasaran. Tidak hanya soal keluarga, tapi kak Pia juga meyuguhkan romansa yang tak terasa bahwa ia ada. karena kehadirannya yang perlahan dan membawa kelegaan. Karakter Rindai yang terasa. Rio, Iriana maupun Toni begitu juga dengan Drew. Entah kenapa Rindai membekas dalam ingatanku. Konflik terasa sejak Rindai pindah ke rumah ibunya. Pergulatan batin Rindai dimulai saat itu.

Kisah keluarga yang menarik, bukan tentang anak kandung dan keluarga Tiri. Bukan, tapi tentang apa arti keluarga sesungguhnya. Jika kalian ingin membaca kisah keluarga yang menarik, Kohesi rekomen untuk kalian.
Profile Image for Rina Fitri.
23 reviews2 followers
May 20, 2018
Novel ini berkisah tentang kehidupan seorang gadis remaja bernama Rindai. Rindai ini anaknya kurang suka bersosialisasi, maunya soliter aja. Tapi hal itu wajar karena sedari kecil dia memang cuma tinggal sama Bapaknya. Makanya ketika Bapaknya meninggal dan dibawa untuk tinggal di rumah ibu kandungnya, dia merasa tidak nyaman. Dan dari situlah masalah-masalah dalam keluarga ibunya mulai muncul dan mengintervensi kehidupan Rindai.
Dari segi cerita sih novel ini ngangkat tema mental illness di lingkungan suatu keluarga. Tokohnya nggak banyak, hanya ada tujuh tokoh dengan sekitar 3-4 tokoh utama. Segala hal diceritakan dari sudut pandang Rindai. Jadi apa yang Rindai nggak tau, kita juga nggak bakalan tau. Di sini menurutku letak keunikan novel ini, bikin penasaran. Ditambah lagi ada beberapa bagian yang agak ngeri, jadi berasa baca novel thriller deh. Narasinya padat dan enak dibaca serta penuh dengan kosa kata yang agak asing—longgok, merengsa, tergemap, antap, nanap, cuak (nah loh, ada yang tau nggak artinya apa?)—sehingga bisa menambah referensi. Jangan lupa siapin KBBI daring dan post it buat nyari dan nyatat arti kosa kata di novel ini. Satu lagi, kecuali satu kata, hampir nggak ada saltik loh di novel ini. Jadi nggak bikin sakit mata pas baca plus gatel tangan buat benerin. Hampir dari segala segi novel ini udah mantep pokoknya👍
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books102 followers
January 9, 2019
Buku kedelapan di awal tahun 2019.
Rindai yang semula hidup berdua dengan sang bapak, tiba-tiba harus hidup bersama Iriana. Bu Iriana ini bukanlah istri presiden saat ini, melainkan ibu kandung Rindai. Dulu, Rindai tahunya ibunya sudah mati, tapi bapaknya yang hobi mabuk itu tiba-tiba berkata kalau Rindai tuh masih hidup ibunya.
Menurut si Rindai, tinggal sama Bu Iriana, kayak tinggal sama orang asing. Masalah lalu muncul setelah Rindai menemukan saudara tirinya, Rio, bunuh diri di dalam lemari pakai cairan pel. Agar ceritanya seru, Rio ini tak mati.
Usut punya usut, Rio ternyata tak terima ada Rindai di situ. Meski ia tak keluar dari rahim Bu Iriana, tapi Bang Rio ini merasa Bu Iriana ini mamanya. Pelan-pelan, Rindai sadar kalau ada yang salah dan mengerikan di keluarga ini.

Kusuka dan menikmatinya. Menarik, dan kusuka si Rindai sebagai narator cerita. Hanya saja, kumerasa agak kentang di beberapa bagian. Entah sebab si R ini agak skeptis, dan datar hingga yang seharusnya bisa lebih terlihat kejam dan mengerikan terasa ngeri, jadi kurang terasa.
Sekian, dan sukses untuk Kak Pia ^^
Profile Image for Aro~.
234 reviews9 followers
March 26, 2019
Buku ini berkisah tentang Rindai. Seorang gadis yang tiba-tiba dihadapkan pada kenyataan jika ia masih memiliki seorang ibu setelah bertahun-tahun hanya tinggal berdua dengan Bapak. Sayangnya, hubungannya dengan keluarga barunya tak berjalan baik. Ada sesuatu yang ganjil dalam keluarga ini.

Baca buku ini bikin aku buka KBBI buat nemu beberapa kata baru yang jarang aku temuin di novel. Sewaktu baca bagian prolog, aku sama sekali nggak punya gambaran tentang apa yang terjadi. Rupanya penulis berniat membuatku penasaran melalui prolognya yang membuatku kebingungan.

Topik utama dari cerita ini berputar pada hubungan keluarga. Hubungan yabg terlihat baik-baik saja tak berarti benar-benar baik. Tak ada yang tahu jika sebuah rahasia tersembunyi di baliknya. Kenangan akan masa lalu yang menghadirkan rasa sakit di masa sekarang, maupun masa depan.
Profile Image for Yasfin.
119 reviews
November 2, 2017
Terlepas dari beberapa adegan yang sebenarnya masih ada yang bikin aku penasaran, tapi novel ini enak dibaca dan sekali duduk udah selesai. Nilai plusnya adalah bisa dapet kosakata baru yang belum dikenal.
Profile Image for Zia Nazaliah.
145 reviews4 followers
January 20, 2023
ceritanya bagus banget, sangat menguras emosi, alurnya ga ketebak, keren pokoknya!!!
Displaying 1 - 11 of 11 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.