What do you think?
Rate this book


Unknown Binding
Published January 1, 2017
"Ketika seseorang mengatakan, "Ayo makan bersama lain kali," sebelum menutup telepon, cobalah untuk membuat janji makan siang bersama. Tahukah Anda, ketika kita melihat wajah orang lain dan makan siang bersama, masalah yang kita hadapi di dunia ini seakan hilang dan kegiatan makan bersama bukan hanya berfungsi untuk menghilangkan rasa lapar, tapi untuk mengisi hati kita."
"Kata-kata dan tulisan akan terpatri dalam sifat seseorang. Kata-kata yang diucapkan sembarangan akan menjadi karakter seseorang. Kata-kata adalah jati diri kita. Diri kita yang berkata, diri kita pula yang mendengarkannya."
menghormati, ketulusan, simpati dan rasa kasihan, negosiasi, political dining, makna bawah sadar dari pertanyaan "Kau sudah makan?" momen hening, true but useless akibat kebiasaan berbicara tanpa tujuan, index quotient atau indeks koeksistensi (kemampuan hidup bersama orang lain!), perbedaan kejujuran dan sindiran, cara berkomunikasi sesuai situasi dan lawan (seorang ibu yang berbicara dengan anaknya dari sudut pandang si anak sebagai Spiderman), retorik, permintaan maaf sebagai cara berkomunikasi terkuat, self-serving bias, the burnout society, hard thinking & soft thinking, serta empat jenis pertemanan;
"Anda harus memutuskan dengan sangat hati-hati apakah kata-kata itu (merujuk ke kata-kata buruk) harus diucapkan atau tidak. Kata-kata dapat keluar dari mulut satu orang, tapi didengar oleh seribu orang. Kemudian kata-kata itu kembali diucapkan oleh sepuluh ribu orang."
"Jika kau bisa berbicara kepada satu orang teman dengan tulus, dengan perasaan yang sama, kau bisa berbicara pada beribu-ribu orang."
"Rata-rata dalam satu menit manusia bisa mengatakan dua ratus kata. Di sisi lain, otak manusia bisa menerima empat kali lipat lebih banyak, yakni delapan ratus kata setiap menitnya. Dengan kemampuan otak yang bisa menerima sepuluh ribu kata dalam empat menit, otak tidak perlu mengartikan setiap kata yang diucapkan seseorang sehingga kita tidak perlu mendengarkannya dengan saksama." (inilah mengapa kita sulit menyimak dan sebatas mendengar)
"Dalam tahap berbincang dengan orang lain dan memulai sebuah hubungan, kita harus melewati jembatan penghubung bernama obrolan ringan berkali-kali. Dengan kata lain, obrolan ringan adalah awal dari semua jenis hubungan."
"Anda tidak perlu terburu-buru menghadapi orang lain dan kehidupan. Karena kehidupan dan hubungan bukanlah diciptakan, tetapi dibangun perlahan-lahan."
"Anda harus menjadi orang yang lucu, jangan menjadi orang yang konyol."
"Dibandingkan perkataan, kesunyian lebih bermakna, tapi terkadang kita harus bertanya apa yang orang lain sukai dan apa yang mereka pikirkan. Itu adalah fungsi dari pertanyaan."
"Saat kita berbicara dengan orang lain, bagaimana kalau kita mengintip taman orang lain dari sudut dan perlahan berjalan masuk melalui pertanyaan? Karena bagaimanapun juga, kegiatan mendekati orang lain adalah dasar dari kehidupan."
"Semoga kata-kata yang Anda ucapkan dapat menjadi sekuntum bunga bagi orang lain."