Jump to ratings and reviews
Rate this book

A Thing Called Us

Rate this book
Ini kisah cinta yang biasa.

Tentang tiga orang sahabat.
Tentang mereka yang memendam perasaan masing-masing.

Shun, Kotoha, dan Shinji sudah bersahabat sejak kecil.
Sampai suatu saat, Shinji tiba-tiba memutuskan untuk menghilang dari kehidupan mereka tanpa memberi kabar secuil pun.

Setelah lima tahun berlalu, Kotoha masih menunggu Shinji pulang.
Sementara itu, Shun menunggu Kotoha melupakan pria itu.
Namun, mau sampai kapan mereka saling menunggu?

Mereka hanya bisa berharap, kisah cinta yang biasa ini tidak berakhir dengan penyesalan.

290 pages, Paperback

First published October 20, 2017

7 people are currently reading
159 people want to read

About the author

Andry Setiawan

31 books144 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
24 (18%)
4 stars
77 (57%)
3 stars
31 (23%)
2 stars
1 (<1%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 47 reviews
Profile Image for Wardah.
926 reviews171 followers
October 14, 2017
Ulasan lengkap dan GIVEAWAY novel ini bisa dicek di sini.

Saya suka banget dengan aura Jepang yang berhasil dihidulkan penulis di novel ini. Jepang bukan sekadar tempelan. Novel ini bertema friendzone tapi akhirnya sangat memuaskan!

Cocok buat pembaca yg suka novel Jepang dan kisah pertemanan.
Profile Image for Alvina.
732 reviews118 followers
November 1, 2017
Lima tahun sudah Shinji menghilang dari kehidupan Shun dan Kotoha. Waktu yang lama namun masih belum cukup untuk menghapus rasa harap yang mereka pelihara. Shun selalu bertanya-tanya, kapan Kotoha sadar bahwa ada lelaki lain yang juga menyayanginya selain Shinji. Sedangkan bagi Kotoha, hati adalah perkara yang rumit. Ia masih mencintai Shinji, dan melupakan bukanlah sebuah perkara mudah.

Shun masih sering berkomunikasi dengan Kotoha. Lelaki itu bahkan selalu ada kapan saja ketika Kotoha membutuhkannya, meski hanya sekadar duduk mengenang masa lalu mereka bersama Shinji. Sampai Aki, partner kerja Shun, masuk ke hubungan mereka.

Niat awal Aki sebenarnya ingin membantu Shun tentang perasaannya kepada Kotoha. Namun Aki tak tahu bahwa keterkaitan antara Shun dan Kotoha bukan hanya kisah asmara semata. Ada masa lalu yang mengikat mereka sampai merasa tak berhak untuk bahagia.

Waktu masih awal awal baca buku ini, saya bencinya bukan main sama si Kotoha. Bisa bisanya dia egois dalam urusan cinta. Udah mau Shinji, eh masih ngga rela waktu berhembus gosip Shun sedang dekat dengan orang lain. Kotoha ini digambarkan sebagai wanita yang perasa, sensitif, gampang tersinggung, tapi anehnya si Shun masih aja betah dekat dengannya. Ya namanya cinta sih ya.
Untuk Karakter favorit, saya malah lebih suka Aki. Gadis ini energik, setia kawan, pantang menyerah, ramah, ceria, dan penuh rasa ingin tahu. Kekepoannya ini cukup banyak membuat masalah atas hubungannya dengan orang lain. Tapi saya rasa banyak pembaca akan menyukai tokoh Aki ini.
Meski di awal cerita alurnya lambat, novel ini sebenarnya jadi makin asyik setelah Aki masuk ke hubungan Shun dan Kotoha. Suasana yang tadinya suram banget jadi kocak dan ceria. Meski ditulis oleh orang Indonesia, saya merasakan banget nuansa Jepang sebagai latar cerita, dan meskipun menggunakan beberapa istilah Jepang, ada foot note di tiap halaman yang membantu saya mengerti maknanya.
Profile Image for Yusda Annie.
221 reviews32 followers
June 27, 2020
Kurasa aku setuju dg #quotes novel #aThingCalledUs ini, "Terserah apa alasannya. Masalah hati tidak akan selesai meskipun kalian mengundang simpati orang lain dan bersikap menyedihkan."
.
.
Selain itu, sungguh mengesalkan melihat orang yg seperti ini lama kelamaan.. 🤧✌️ benar, tidak?
.
.
Ketika beberapa teman bilang novel ini manis, aku juga merasakannya. Memang manis selain cerita yg ringan

Cukup sedikitnya tahu karakteristik laki² Jepang melalui drama yg mirip dg karakteristik karakter cowok drama korea, tokoh laki² di buku ini jg memiliki sifat yg lembut dan sikap yg sopan, santun dan sedikit perasa. Terutama Shun. Tapi aku menyukainya. Walau lebih suka Hayato sih karena dia rada kocak orangnya dan paling realistis

Aku suka jalinan pertemanan yg dibangun keempat karakter utamanya; Shun, Kotoha, Aki dan Hayato. Saling mengisi, menguatkan dan mendukung satu sama lain walau mereka berasal dr latar belakang klg yg saling bertolak belakang

Konflik yg disajikan cukup seru. Yg paling mengesalkan Kotoha krn dia mencerminkan quotes di atas.. sikapnya juga menyebalkan.. 😅✌️
Yg plg menjengkelkan ayahnya Shun, pen ninju supaya sadar.
Yg paling gemes Shun- Aki.
Yg bikin terharu ketika Shinji kembali setelah menghilang selama 5 tahun. Aku sempat khawatir akan ada derama berlebihan, tp rupanya tidak

Next. Aku suka tulisan Andry @konstantin999 asik dan mengalir dan serasa ditulis oleh orang yg benaran lahir di Jepang krn setting, pemakaian dan penjelasan istilah Jepangnya bagus 👍🏻💛
Aku penasaran Andry menulis lagi dg setting Jepang tetapi pas musim Sakura. Karena kan, Andry pernah tinggal di sana agak lama jd gmn ya kalau menulis pd musim itu? Apa sdh ada karyanya yak? Soalnya aku blm baca semua tulisannya.. 😅✌️🌸💮
.
.
Rate 3.75 dibulatkan 4 ⭐ di #goodreads. Suka sampulnya yg kalem.. dan tentunya, suka endingnya.. 💕💛
Profile Image for Fiona.
14 reviews1 follower
December 10, 2017
Ini buku easy read bangett, abis ga sampe satu hari

REVIEW:

Jadi guys, aku jarang banget baca buku kisah cinta segitiga dan berlatar jepang. Disaat aku baca sinopsisnya, mungkin memang terkesan klise,bahkan sangat. Tapi gak tau kenapa tertarik aja gitu baru sekali baca sinopsis.
Diawal baca aku bener bener gabisa taruh buku itu untuk berenti bentar guys, kata per kata nya bener bener ga susah di cerna, jadi mengalir begitu aja. Menurut aku ini cerita yang lebih memfokuskan pada karakter which was ga ada masalah sama skali karena aku suka sama karakter karakter nyaaa
Oke so yang buat buku ini beda itu karena cerita nya lebih kompleks dari sebuah cinta segitiga. Hebatnya, cerita dibuat tidak klise dengan masalah lebih komplek dan BAHASA YANG ENAK DICERNA 👏. Jarang jarang kannn
Setiap karakter benar benar unikk dengan cara sendiriii
Walaupun menurut aku endingnya agak ngegantung atau emang aku yng msih pingin baca kelanjutannya gatau deh guys😅😅
Profile Image for Rain.
106 reviews18 followers
September 11, 2017
#AThingCalledUs by @konstantin999 @penerbitharu
.
.
Sinopsis:

Ini kisah cinta yang biasa.
Tentang tiga orang sahabat.
Tentang mereka yang memendam perasaan masing-masing.

Shun, Kotoha, dan Shinji sudah bersahabat sejak kecil.
Sampai suatu saat, Shinji tiba-tiba memutuskan untuk menghilang dari kehidupan mereka tanpa memberi kabar secuil pun.

Setelah lima tahun berlalu, Kotoha masih menunggu Shinji pulang. 
Sementara itu, Shun menunggu Kotoha melupakan pria itu. 
Namun, mau sampai kapan mereka saling menunggu?

Mereka hanya bisa berharap, kisah cinta yang biasa ini tidak berakhir dengan penyesalan.
.
.
Membaca novel ini seperti membaca novel terjemahan Jepang. Padahal penulisnya dari Indonesia. Satu lagi novel Indonesia rasa terjemahan. Love love love! .
.
Aku tipe pembaca yang lebih suka baca buku cetak sebenarnya daripada ebook. Tapi pas baca ebook ini kayak nggak bisa berhenti. Alhasil semalaman menamatkan baca novel ini
.
.
Cerita dan konflik yang dituangkan dalam novel ini bisa dibilang sederhana. Namun penulis dengan gaya berceritanya sendiri mampu membuatnya jadi istimewa. Tentang persahabatan, cinta, dan penantian. Menunggu seseorang yang pergi entah ke mana dan tak pasti kapan akan kembali. Menunggu seseorang yang tak pernah tahu apa yang kamu rasakan selama ini. Ah, dan ada tiga part cerita yang membuatku tak sanggup menahan tangis
.
.
Rekomendasi cerita untukmu yang pernah atau sedang kalut akan rasa. Karena terkadang, kita perlu orang lain untuk memahami apa yang kita rasakan. Apakah itu cinta? Atau hanya rasa sayang? Apakah harus melangkah dan melepas masa lalu? Atau kah bertahan dan membiarkan rasa itu perlahan membunuhmu?
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
October 27, 2017
Ini cerita yang sederhana, tanpa berindah-indah kata atau bertinggi-tinggi metafora. Tetapi, dalam kesederhanaannya ada kisah yang begitu hidup di dalamnya. Ulasan lengkap menyusul ya, terima kasih Mas Andry atas buku indah ini. Ulasan lengkap beserta satu bukunya GRATIS silakan meluncur ke https://dionyulianto.blogspot.co.id/2....

Profile Image for Nisa F.
52 reviews9 followers
January 2, 2018
Walaupun aku enggak menaruh harapan terlalu tinggi dengan cerita ini, apalagi di bagian awal belum nge-feel sama karakter utamanya, pada akhirnya aku dibuat bertekuk lutut dan baper. Dialog-dialog antar tokohnya terjalin sangat kuat dan sesuai dengan karakter masing-masing tokoh. Serta kehadiran orang-orang baru di sekitar Shun dan Kotoha yang memberikan warna baru dalam cerita.
.
"Terima kasih untuk tidak menyerah." (Hal. 278). Ini adalah dialog yang diucapkan oleh Shun, salah satu dialog favorit, yang kebetulan juga pernah aku temukan di drama Korea favoritku 😆.
.
Settingnya yang mengambil beberapa tempat di Jepang benar-benar terasa, nggak hanya sekadar tempelan. Kehidupan dan kebudayaan orang Jepang juga terlihat sekali dalam novel ini. Pembaca bukan hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga tetap nyaman menikmati jalannya cerita.
*
Penyelesaian akhir cerita sangat pas, sebab-akibat yang melatarbelakangi cerita dalam novel ini benar-benar terselesaikan dengan jelas. Nggak menggantung tapi nggak juga berlebihan.
*
🌟🌟🌟🌟🌟(5/5).
Awalnya bimbang, mau kasih bintang 4 atau lima. Tapi pada akhirnya memutuskan memberikan bintang 5, dengan alasan, aku nggak hanya sekadar dibikin nangis, tetapi juga banyak pelajaran yang bisa diambil dari novel ini dan para tokoh-tokohnya. Dan aku juga dibuat sadar, akan pentingnya memaafkan.
.
Novel ini sangat aku rekomendasikan untuk kalian, apalagi yang suka segala sesuatu tentang Jepang 😂.
Profile Image for alineafajr.
27 reviews6 followers
April 14, 2018
A Thing Called Us, cerita tentang persahabatan, penantian, dan ketidakpastian yang menyesakan.

Tentang #AThingCalledUs sendiri; "hatiku bolong" lagi :)

Pesan yang ingin disampaikan penulis dalam ceritanya benar-benar on point, sampai kepada pembaca,

yang saya sukai dari buku ini, Jepangnya terasa sekali!. Penggambaran setting tempat yang mendetail, baik tentang kantor, tentang tempat tinggal. Kemudian tentang kehidupan pekerja di Jepang yang seperti apa juga digambarkan secara lugas (mungkin karena berangkat dari pengalaman dari si penulis *tetiba Icha sok tahu*) yang sangat membantu cerita ini terasa begitu nyata.

Kamu butuh tisu ketika membaca ini.

Kamu tiba-tiba saja ingin minum susu stroberi ketika membaca ini (oke, sepertinya Icha doang yang begini).

Dan mungkin, kamu akan reflek mencari tahu kabar sahabatmu setelah selesai membaca buku ini.

Setiap tokoh di dalam buku ini datang dengan masalahnya masing-masing, yup itulah bagian yang menjadikan buku ini realistis. Bahkan ceritanya pun mengajak pembaca untuk menjadi lebih realistis untuk menghadapi hidup.

kenapa Icha tidak terfokuskan membahas tentang hubungan-hubungan dari setiap tokohnya?

Hmm... kenapa ya...? karena poin terpenting yang saya tangkap dalam cerita ini adalah; bagaimana cara kita dalam menghargai hidup.

Yah, tentu saja,

"Karena kamu juga berhak bahagia."

Bagaimana dengan para tokoh?

Ada Shun dengan kerumitan pikirannya,

ada Kotoha dengan trauma masa lalunya,

ada Shinji, sosok yang selalu menjadi pahlawan untuk Shun dan Kotoha,

ada Aki, gadis gila kerja dengan tingkah polosnya,

ada Hayato, atasan bijaksana yang selalu memperhatikan karyawan-karyawannya.

Tokoh favorite? ya, tentu saja Aki dan susu stroberinya. 😆😆
Profile Image for Erin  F.
135 reviews1 follower
December 6, 2017
“Kita tidak bisa menahan perasaan kita sendiri, kan? Apalagi memaksakan perasaan kita.” Hlm. 50

A Thing Called Us, mengambil tema cerita tentang penantian dan harapan Kotoha serta Shun terhadap Shinji yang menghilang tanpa kabar. Penantian Shun terhadap perasaannya pada Kotoha. Hingga selama lima tahun kepergian Shinji mereka berdua terus berkubang dalam masa lalu. Belum masalah keluarga yang harus dihadapi Shun. Hidup mereka menjadi rumit karena keputusan mereka sendiri.

“Ada hubungan di dunia ini yang tidak bisa dijelaskan hanya dengan satu kata 'suka'.” Hlm. 89

Lalu, kehadiran Aki dan Hayato sedikit mengubah pola pikir Kotoha dan Shun. Sayangnya, Aki yang tidak bermaksud ikut campur dengan masalah mereka harus merasakan kerumitan yang terjadi antaa Kotoha dan Shun. Lambat laun hati Aki yang memendam rasa pada Shun hanya mampu diam. Kotoha yang mengetahuinya pun tidak rela jika Shun dekat dengan orang lain. Cukup Shinji yang pergi, tapi tidak dengan Shun.

Namun, mereka semakin terjebak dengan kerumitan yang menanti penyelasaian. Bagaimana akhir cinta segitiga ini? Akankah Shiji berhasil ditemukan? Bagaimana dengan Aki?

Semua jawabannya silahkan baca di novelnya langsung.

“... Masalah hati tidak akan selesai meskipun kalian mengundang simpati orang lain, dan bersikap menyedihkan.” Hlm. 134

Dalam novel ini ada dua konflik yang menunggu penyelesaian, tentang penantian Kotoha dan Shun. Dan masalah Shun dengan keluarganya. Pengolahan konflik tidak bertele-tele. Untuk alurnya sendiri mengalir.

Btw, membaca novel ini serasa baca novel terjemahan. Penulis sangat piawai mengolah kosakata sehingga nuansa Jepangnya dapat. Tak terasa kalau novel ini asli Indonesia.

Karakternya kuat. Dan yang ditonjolkan adalah Kotoha, Shun, Aki dan Hayato. Kotoha dan Shun bisa saling memahami karena mereka sudah berteman sejak kecil. Aki adalah orang yang blak-blakan, namun karena sifat terbukanya itu menjadi bumerang untuk dirinya sendiri. Hayato, orang yang supple dan dewasa. Aku paling suka dengan Hayato karena dia dewasa banget sesuailah sama usianya yang sudah berkepala tiga lebih.

Ending, wah tak tertebak. Aku suka dan menjelang klimaks aku mewek. Sedih.

Pesan, melarikan diri bukanlah hal yang tepat. Karena dengan terbuka dan berbicara pasti akan ada penyelesaian yang lebih baik. Ingatlah, masa lalu tidak bisa diubah dan penyesalan selalu datang terlambat.

Overall, aku sangat terhibur walau awalnya aku gak dapat kesan bagus dengan novel ini. Agak monoton. Tapi dipertengahan novel ini wajib diselesaikan. Dan aku gak kecewa. Terima kasih untuk kisah tiga sahabat ini kakak author. Good Job.

“Ada segelintir orang yang tidak bisa ditolong karena mereka tidak mau ditolong, memilih berkubang di dalam lumpur.” Hlm. 241
Profile Image for Septiani Rahayu.
7 reviews3 followers
November 15, 2017
Awalnya aku mengira ini novel seperti kebanyakan novel cinta segitiga yang terjadi antarsahabat, yang saling memendam perasaan satu sama lain dengan sahabat sendiri. Lalu, salah satu diantaranya harus merasakan patah hati karena perasaannya tak terbalaskan. Itu yang pertama kali terbayang olehku tentang novel ini. Tapi ternyata, dugaanku salah.

Pertama kali membaca, aku justru dibuat penasaran dengan Shinji yang menghilang tanpa kabar selama 5 tahun. Hal itu membuat kedua sahabatnya, Kotoha dan Shun harus menunggu, terus mencari, berharap Shinji akan hadir ke dalam persahabatan mereka. Meski Shun sempat memilih untuk melanjutkan hidup dan berhenti mencari. Sementara Kotoha masih tetap bertahan untuk menunggu Shinji kembali dan menjelaskan mengapa dia pergi begitu saja.

Dari awal, aku sudah dibuat penasaran dengan cerita yang seperti itu. Ikut bertanya dan menebak, kemana sebenarnya Shinji pergi. Meski, tanda-tanda keberadaannya masih belum bisa ditemukan.

Ceritanya tidak hanya berkutat dipersoal Shinji yang pergi, tapi juga tentang perasaan-perasaan yang ada di hati keduanya. Mereka mencoba menemukan apa yang sebenarnya mereka rasakan tentang satu sama lain.

Di tengah-tengah Kotoha dan Shun, kehadiran tokoh lain seperti Aki dan Hayato sangat menghibur. Setiap adegan atau percakapan yang mereka lakukan memberikan novel ini sisi yang menyenangkan di saat kisah Shun dan Kotoha membuat perasaan campur aduk.

Aku cukup kesal dengan Kotoha yang sangat egois mementingkan perasaannya, tanpa memperdulikan keberadaan Shun yang juga membutuhkan sahabatnya itu.

Tapi, kehadiran Aki yang blak-blakan dan riang. Serta Hayato yang seorang playboy yang begitu percaya diri, membuat cerita terasa lengkap.

Aku semakin suka cerita ini, terutama dengan hubungan yang terjalin diantara tokoh-tokoh yang ada. Lalu, kehadiran dan alasan Shinji yang tak terduga benar-benar mengejutkan.
Profile Image for Perpustakaan Dhila.
200 reviews12 followers
March 11, 2018
"Apa seseorang bisa mencintai dua orang sekaligus?"

Shun, Kotoha, dan Shinji--dua laki-laki dan satu perempuan. Bersahabat sejak mereka kecil, hingga suatu hari salah satunya menghilang ... Shinji. Tak tanggung-tanggung, lelaki yang dianggap sebagai pelindung bagi dua lainnya itu menghilang selama lima tahun tanpa kabar sedikit pun.

Mereka masing-masing menunggu. Kotoha menunggu Shinji, lelaki yang ia pikir ia cintai. Shun menunggu Shinji, sosok kakak dalam hidupnya ... juga menunggu Kotoha. Namun, sampai kapan mereka menyiksa diri sendiri?

Lalu, ada Aki, gadis ekspresif dan riang. Juga Hayato, atasan playboy yang menyimpan kehangatan dalam hatinya. Mereka berdua hadir di antara Shun dan Kotoha ... bahkan Shinji. Akankah ada yang berubah dari siklus menunggu-ditunggu-menyakiti diri sendiri-menikmati kesunyian yang terjadi di antara mereka berlima?

Awalnya saya pikir novel ini HANYA berkisah tentang persahabatan, friendzone, menemukan cinta baru, penantian, bla bla tentang cinta. Sampai tiba-tiba NYESEK 100 halaman terakhir. Huh, saya selalu sensitif dengan tema-tema seperti ini! Koh Andry, sama seperti novelnya yang sebelumnya saya baca--Sayap-Sayap Kecil--lagi-lagi menyuguhkan kisah seperti ini. ZBL KZL.SEDIH AKUTUH.

Meski awal cerita alurnya masih lambat dan agak membosankan--iya, karena seputar Kotoha menunggu Shinji, Shun menunggu Kotoha, dan saya menunggu jodoh, saya menikmati kisah ini. Ada perasaan hangat saat membacanya. Ada haru saat tahu bahwa setiap karakter dalam buku ini menyimpan kisah mereka sendiri.

Terakhir, plislah ini Hayato tipeku banget!
Profile Image for Cepi Dini.
Author 2 books8 followers
January 27, 2018
🌸 Jujur, sebenarnya saya kurang suka tema cinta segitiga yang melibatkan persahabatan. Tadinya saya mengira akan menemukan adegan di mana dua sahabat saling bersaing dan memusuhi untuk mendapatkan cinta sahabat wanita mereka. Ternyata, yang seperti itu tidak ada di sini. Daripada cinta segitiga, novel ini lebih menonjolkan persahabatan tiga orang itu.

🌸 Meski secara terbuka mengakui perasaannya pada Kotoha, Shun sama sekali tak membenci Shinji atau menganggapnya saingan. Sama seperti Kotoha, dia juga merasa kehilangan dan kerinduan mendalam ketika Shinji menghilang.

🌸 Meski sejak awal sudah bisa diduga siapa akan berakhir dengan siapa, tetap ada satu yang masih misteri dan harus membaca sampai akhir untuk mengetahui nasibnya. Sebenarnya saya sudah menduga alasan Shinji pergi, tetapi hanya secara umum, dan masih sangat penasaran untuk mengetahui alasannya secara lebih mendetail.

🌸 Untuk penokohan, saya sangat menyukai karakter Aki yang ceria dan apa adanya. Agak sebal dengan Kotoha yang egois, tetapi setelah membaca lebih lanjut, saya bisa memakluminya. Lalu ada Hayato yang terlihat seenaknya, padahal sebenarnya bijaksana. Shun yang menyimpan kenangan buruk di masa lalu. Juga Shinji yang misterius.

🌸 Kehidupan dunia kerja juga ditampilkan secara baik dan mendetail. Penulis benar-benar melakukan riset dengan sungguh-sungguh. Saya sampai sempat berpikir, penulis memang bekerja di bidang konstruksi 😂

🌸 Overall, saya merasa nyaman membaca novel ini. Pas untuk prnyuka cerita bertema persahabtan atau cinta yang manis tapi tidak berlebihan.

1 review
March 10, 2018
Review (spoiler alert), start:


To be honest, ending dri buku ini, unexpected.
awalnya, aku agak bingung, penulis indo tpi buat buku tema jepang, tpi jdi penasaran.
akhirnya, bermimpi bwt bli buku ini, aku baca sinopsisnya, dan ya, bener2 bkin penasaran.


berawal dri Shun, pria yg menyukai tmn masa kecilnya, Kotoha. Tpi, Kotoha memiliki "pacar", Shinji, tmn masa kecil Shun jga. Shun sering mengungkapkan sukanya kepada Kotoha, namun dia menjwb, "aku masih menunggu Shinji"
Ah, saat itu, Shinji, menghilang.
Ya, menghilang entah kmn, meninggalkan Shun dan jga Kotoha.
Singkat cerita, Shun bekerja di bidang, (semacam) arsitek. Dia bertemu Aki, partner kerjanya, dan Hayato, atasannya.
Singkat cerita (lgi), Kotoha bekerja disitu jga, karna direkrut. Kisah cinta tumbuh didalam kantor itu, cinta yg sangat tidak biasa. Aki yg menyukai Shun dan jga Kotoha yg menghabiskan waktunya dgn Hayato.

sebenernya, dri situ aja, udh lumayan jelas gmn endingnya nanti, tpi, gk seru kan tau ending tpi gtw ceritanya.
alur yg santai dan mudah dimengerti, konflik yg gk terlalu rumit, romance yg misterius, karakter yg mendukung, perfect, perfect bgt. Pasangannya jga, saling melengkapi, Shun yg agak pemalu trs canggung sm Aki yg pengertian, mampu mengajak Shun dri malunya, trs, Hayato yg gaya bicaranya santai tpi kta"nya memiliki makna yg dalam trs ceria sm Kotoha yg takut sm kenyataan hidupnya.

Cerita yg sempurna, apa lgi yg harus dijelaskan. Prolognya gk bkin bingung, langsung ngerti, ending nya jga gk ngegantung. Moral yg bisa diambil jga banyak, kyk dri kata2 Hayato. Adegan dewasa, gk ada, klo ciuman, mungkin termasuk wajar, karna ceritanya tema jepang trs tentang percintaan dan jga bwt remaja.

Mungkin itu aja review singkat dri aku.
Ah, kyknya lebih ke komentar dripada review.


Review, end.
Profile Image for Nurul Fajar Pratiwi.
21 reviews
October 29, 2017
"Meninggalkan orang yang menjadi racun dalam hidupmu bukanlah tindakan kejam. Itu untuk dirimu sendiri. Tentu saja, setelah kau memberinya kesempatan." - A Thing Called Us by Andry Setiawan


Jepang bangeeetttt!!! berulang kali ingetin diri sendiri kalo koh Andry disini as writer not editor, krn suasana/budaya/feel jepangnya bener2 terasa tidak seperti penulis indonesia yg memaksa memasukkan budaya jepang ke dalam ceritanya. jadi semacem kayak baca bukunya Rikako sensei tp genrenya drama.

pas baru baca sinopsisnya, langsung suka sama yg namanya Shun. selain karena kanji Shun itu punya arti spring (cmiiw) yg menurut saya adl musim paling indah dan nyaman (baru feeling krn blm pernah ngerasain spring beneran 😁), juga mungkin karena ketertarikan saya sendiri dg nama2 seperti Shun, Shin, Shone, Shine begitu lah. dan bener aja ternyata karakter Shun ini bener2 likeable, dibalik mood suramnya ternyata ada sisi ceria dan jailnya.

sayangnya saya cuma bisa kasih 4 out of 5 star, kenapa gk ngasih perfect score? "Lambat-lambat Shun meraih kacamatanya dan mengaitkan lagi di telinganya." hah Shun pake kacamata? sejak kapan? kenapa karakter cowoknya dibikin kacamataan semua? kacamata itu lah yg bikin satu bintangnya terbang 🙈 gomennasai koh 😁
Profile Image for Evita MF.
92 reviews8 followers
November 12, 2017
"If a book is well written, I always find it too short" - Jane Austen

Adalah kutipan yang pas setelah saya menamatkan novel A Thing Called Us dari kak Andry Setiawan. Tidak membutuhkan berhari-hari untuk membaca buku ini, karena penasaran sekali, sekitar 5 jam saja saya sudah selesai membacanya. Saya suka bagaimana penulis menceritakan kisah 3 sahabat bernama Shun, Shinji dan Kotoha. Persahabatan mereka cukup complicated karena dibumbui masalah keluarga, cinta, dan pekerjaan. Namun kahadiran dua tokoh pendukung, Aki dan Hayato, menjadi penyelamat Shun dan Kotoha yang tenggelam dalam kesedihan dan rasa bersalah pada masa lalu mereka yang pelik. 

Kelebihan dalam buku ini bisa dibilang dari segi latar tempat, menurut saya penulis berhasil membangun latar tempat dan suasana Jepang dalam novelnya. Sejak membuka lembar awal buku ini pembaca langsung disuguhi oleh suasana Jepang lengkap dengan kebiasaan, adat istiadat, makanan dan tempat-tempat di Jepang, yang dapat penulis deskripsikan dengan sangat baik. Meskipun dimulai dengan topik persahabatan, namun ternyata novel ini membahas mengenai cinta, keluarga, dan pekerjaan. Penulis pun pandai mengemas topik besar tersebut dalam satu buku dan mengakhiri tiap permasalahannya secara tuntas. Namun saya masih kurang puas dengan penggambaran karakter Shinji. Saya berharap penulis lebih banyak menggambarkan momen ketika mereka bersama atau betapa baik dan bermaknanya Shinji bagi Shun dan Kotoha sehingga Shinji adalah orang yang pantas ditunggu meskipun 5 tahun menghilang tanpa kabar. 

Ketika membaca buku ini, tak terasa cerita telah sampai di akhir, dan tak rela rasanya harus berpisah dari Shun, Kotoha, Shinji, Aki, dan Hayato. Terutama pada Aki-yang mana merupakan karakter favorite saya.

Review lengkap silakan ke https://booknivore.wordpress.com/2017...
Profile Image for Iput A. Futhona.
29 reviews3 followers
December 3, 2017
Sejak baca blurb-nya, aku menyangka akan menemukan kisah cinta segitiga atau friendzone yang biasa.

Hmmm... Ternyata dugaanku salah. 😱😱

Masalah utama yang aku tangkap justru tentang menghilangnya Shinji hingga membuat Shun dan Kotoha terjebak masa lalu.

Aku suka karakter Shun dan Kotoha yang benar-benar kuat. Alurnya juga rapi, dan setting Jepangnya kental banget. Mulai dari berbagai istilah, dialog, sampai gaya berceritanya pun berasa novel terjemahan. Pembaca yang gak familier sama hal-hal berbau jepang pun gak akan bingung, karena ada catatan kaki yang siap jadi sumber informasi.

Aku bukan penggemar hal-hal berbau Jepang, tapi pas baca ini tetap merasa nyaman. Apalagi dengan ide cerita yang menarik. Thumbs up deh.
Profile Image for Dian Silviani.
46 reviews4 followers
September 25, 2017
.Judul : A Thing Called Us
Penulis : Andry Setiawan
Penerbit : Haru
Tahun : 2017


Review :

Aku inget banget baca buku ini ketunda satu atau dua minggu. Karena aku tiba-tiba ngerasa kesel banget sama Kotoha jadi kutinggal dulu, eh kelamaan. Lalu dari bab empat dalam sekali duduk langsung kuhabiskan.

Di bab-bab awal sifat Kotoha ini emang udah bikin aku kesel banget. Gatau kenapa aku nggak suka sama Kotoha, ngerasa Kotoha egois banget aja gitu hahaha

"Bersama Kotoha, selalu seperti ini. Hening, tenang, seperti sebuah musim dingin yang sepi saat salju turun, sunyi dan seolah...dunia berhenti bergerak." (Hlm. 11)

Kisahnya sederhana, antara Shun dan Kotoha dua sahabat yang masih sama perasaan masing-masing. bayangkan kalau kamu suka sama sahabatmu, ternyata sahabatmu suka sama orang lain dan orang lain itu sahabatmu juga? Sakit? Iya.

Memangnya ada orang yang gak mau memiliki apa yang dia cintai? Semua orang berhak sama perasaan mereka, dan bebas mencintai siapa aja kan? Termasuk itu sahabat sendiri.

Dari segi karakter, kayaknya Kotoha emang yang paling kuat sih, buktinya aku kesel banget hahaha.

Aku tapi paling suka Aki, cara Aki mendengar cerita Shun, cara Aki ngajak Shun buat sejenak melupakan beban fikiran Shun.

Aki yang cerewet
Aki yang suka susu stroberi
Aki yang suka ikut campur

Kalau cara bercerita udah nggak diragukan lagideh, luwes dan nggak bertele-tele. Mungkin alurnya lambat tapi oke kok.

Kalau kamu suka kisah percintaan antara sahabat dan konflik keluarga. Novel ini rekomendasi banget.

Glommy yet yummy. (apa ini)



"Saya akan terus menyukainya, kita tidak bisa menahan perasaan kita sendiri, kan? Apalagi memaksakan perasaan kita." - Aki
Profile Image for Zuhriaaa.
3 reviews
January 20, 2018
ini buku kedua dari kak Andry yang aku baca setelah aku kecantol sama sayap-sayap kecil. Dan, sama seperti novel sebelumnya, gaya bahasanya ringan banget, meskipun du novel ini alurnya terasa lambat. Aku suka latar Jepang yang disuguhkan. Buku ini kategori buju yang ringan buat dibaca. Cinta segitiga, Friendzone. huft. Meskipun cukup banyak yang mengusung tema seperti ini, tapi buku ini memiliki porsinya tersendiri. seperti setiap detail jepangnya yang begitu menarik. Untuk karakternya, Aku sedikit kesal dengan karakter Kotoha yang egois. Dia menunggu Shinji untuk kembali kepadanya, dan dia tidak ingin melepaskan Shun, sahabatnya. memang aku sedikit bosan diawal-awal karena drama dari Kotoha sendiri. Yang menurutku berlebihan. Tapi aku cukup terhibur dengan adanya Aki. Sifatnya yang sangat kepo, berhasil membuatku semakin tertarik untuk menyimak setiap halamannya. Dan tidak seperti novel sebelumnya, twist di novel ini cukup bisa ditebak. Tapi sejauh ini aku suka dengan endingnya.
Profile Image for Jess.
609 reviews141 followers
March 31, 2018
great story line with a strong caharcter
Profile Image for Yessie L. Rismar.
136 reviews2 followers
December 21, 2017
Salah satu kisah terbaik yang pernah saya baca. Meskipun konfliknya sederhana, tapi disajikan dengan sangat baik, membuat saya tidak bosan membaca. Kemuraman begitu kental terasa, tetapi berkat kehadiran tokoh Aki dan Hayato, kisah semakin berwarna.
Ulasan lengkap menyusul di blog www.yessielrismar.com ya. :)
Profile Image for Evi Mauliza Zulkifli.
1 review
September 19, 2017
#AThingCalledUs by Andry Setiawan

[Sinopsis]
Ini kisah cinta yang biasa.

Tentang tiga orang sahabat.
Tentang mereka yang memendam perasaan masing-masing.

Shun, Kotoha, dan Shinji sudah bersahabat sejak kecil.
Sampai suatu saat, Shinji tiba-tiba memutuskan untuk menghilang dari kehidupan mereka tanpa memberi kabar secuil pun.

Setelah lima tahun berlalu, Kotoha masih menunggu Shinji pulang.
Sementara itu, Shun menunggu Kotoha melupakan pria itu.
Namun, mau sampai kapan mereka saling menunggu?

Mereka hanya bisa berharap, kisah cinta yang biasa ini tidak berakhir dengan penyesalan.

[review]

Sangat-sangat menikmati kisah ini, setiap settingnya di uraikan dengan detail,membawa pembaca seakan-akan berada di tempat itu.
Watak setiap tokoh-tokohnya pun di uraikan dengan sangat pas,jadi pembaca bisa merasakan bagaimana emosi si tokoh tersebut.
Setiap tokoh punya konflik tersendiri, baik dengan keluarga atau dengan diri sendiri, pembaca di ajak untuk menebak-nebak bagaimana cara mereka menyelesaikan konflik itu
Luar biasa sekali, selama membaca aku sendiri hampir 5x salah menebak-nebak dan akhirnya aku putuskan membaca dan menikmati nya.
satu kehormatan aku dikasih kepercayaan buat early review, saya pribadi tidak terlalu suka hal-hal berbau jepang, tapi cara penulis menyampaikan detailnya, berhasil ngebuat saya buat kepoin novel bersetting jepang lainnya.
ga sabar nunggu buku cetaknya terbit ^^

sukses terus kak andry^^
Profile Image for Gita Karmani.
430 reviews15 followers
September 2, 2018
Realistis. Suka penggambaran pekerjaan karakternya, wilayah Jepang-nya. Ada sebelnya ada juga senangnya. Ekseskusi akhir ceritanya agak terasa buru-buru tapi tidak apa lah. Ditunggu karya selanjutnya👌
389 reviews4 followers
January 13, 2018
Suka banget buku ini

pertama, penulisnya orang indonesia tapi latar tulisannya jepang. dan kerasa banget jepangnya, dari kebiasaan, cara ngomong dll nggak ada indonesianya banget.

kedua, inikan penulisnya cowok tapi berhasil bikin baper dari awal soal cinta segitiga(dan segi segi lainnya), gaada narasi soal badan cowok yang terlewat bagus, tapi kata2nya, suasananya berhasil bikin baper
Profile Image for Sylvia.
86 reviews3 followers
September 27, 2017
Segala hal tentang Jepangnya begitu terasa dari setiap bab yang disuguhkan. Gaya penuturan penulis yang jelas mengenai deskripsi di dalamnya pun membuat aku yang belum pernah ke Jepang sekalipun bisa membayangkan dan menangkap maksud dalam ceritanya.

Selain itu, sepertinya penulis cukup matang untuk mengkonsep segalanya. Mulai dari karakter hingga konflik.

Masing-masing karakter memiliki jiwanya sendiri sehingga emosi mereka tersampaikan begitu nyata. Aku bisa merasakan bagaimana kesalnya menghadapi sikap Kotoha. Kemudian merasa gemas dengan langkah yang diambil Shun. Pokoknya, semua tersampaikan dengan begitu baik.

Untuk konflik ini termasuk paket lengkap. Konflik cinta ada, konflik persahabatan ada, hingga konflik keluarga. Salut kepada penulis yang mampu mengemas keseluruhan dalam satu cerita yang tidak terlalu tebal. 🤗🤗🤗
Displaying 1 - 30 of 47 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.