Dua bulan menjelang perayaan wedding anniversary kesembilan, Wisnu dan Dewi sepakat membuat acara lain daripada yang lain. Mereka ingin kisah cinta lokasi yang dialami dulu terulang kembali pada next generation karyawan di lingkup kerajaan bisnis Helman Corporations yang dipimpin Wisnu. Diam-diam mereka menyeleksi karyawan sehingga terpilih dua kandidat final untuk dicombangkan. Arga Saktiawan, karyawan baru di bagian marketing pengembang game Omega Dome, anak perusahaan Helman Corp, merasa hidupnya adalah serangkaian kegagalan dalam urusan pekerjaan ataupun percintaan. Pemuda inilah yang akan dijodohkan denga Ariana Nanda, pegawai baru Toko Buku Daring dan Kafe LookBook yang brilian sebagai penulis tapi kerap berpola pikir tidak umum karena masa kecil yang mengenaskan.
Perjodohan akan meliputi proyek adaptasi novel karya Ariana, Love in Pocong, menjadi aplikasi game interaktif juga film layar lebar. Arga akan menjadi asisten manajer proyek ini yang diharapkan bisa menemani Ari selama proyek berlangsung. Namun Arga sudah kadung jatuh cinta kepada Ari. Dan hal itu ditunjukkan secara terang-terangan sehingga Ari pun ilfil. Ari justru terlibat asmara dengan Reva, bos Omega Dome, yang seharusnya jadi kaki-tangan Wisnu dalam perjodohan tersebut. Padahal, Reva baru saja menikah dengan Salsa, sahabat Dewi. Arga yang patah hati melihat Ari yang terang-terangan menolaknya, melarikan diri ke pelukan Dena, kakak sepupunya. Perayaan wedding anniversary Wisnu dan Dewi terancam suram.
I was born on May 4, 1971, on a small village called Gedongan in Magelang County, the province of Central Java, Indonesia. Following the footsteps of my father who is a comicbook artist and cartoonist, I want to be a comicbook artist and a cartoonist too. Then, something happened that change my life completely. In 1985, I became a member of Perpustakaan Keliling or Mobile Library, a service provided by the Local Government Public Library Office of Semarang to urge young people to read. The Mobile Library comes in a small truck fully loaded by books, especially teenage romance novels, children storybook, and detective novels. It arrives in my neighborhood once a week every Wednesday at 3 PM. Through the Mobile Library I read books by Agatha Christie, Enid Blyton, and Indonesian legends such as Arswendo Atmowiloto and deeply impressed by them. Soon after, I switch my future dreams from comicbook and cartoon into literature and fiction. Then I swore myself to dedicate my life as a novelist like those big names. I started my writing career as a freelance writer at Cempaka Minggu Ini family tabloid in 1992. Five years later I became an editor at Dharma news tabloid and in Tren teens tabloid in 2001. My first big break on publishing world came exactly 20 years after I enrolled to become the member of the Mobile Library. In 2005, I published my first novel, Kok Jadi Gini?Kok Jadi Gini, literally means How Come It Could be Like This in English. To this day, I’ve written five novels which are all published by PT Elex Media Komputindo and 2 more which are published by Gramedia Pustaka Utama, both in Jakarta. Now I write novels and work as an editor at Gradasi teens magazine since August 2007.
NO. NO. NO. NOOOOOOOOOOOOO... apa yang kamu lakukan, Mas WW? Saya butuh nostalgia bareng Wisnu-Dewi, and what I got? THIS messy relationship's secrets. Oh, my. Enggak sanggup saya. Sepanjang baca, saya keteror pertanyaan di kepala, "Why oh, why?"
Wait, what? Dena itu pegawai Ditjen Pajak? Oke, fine!
Saya jadi kepikiran baca ulang Say No To Love beneran untuk nostalgia bareng Wisnu-Dewi lagi. Semoga bisa re-read tahun ini.
Worst book that I've read this year. So sad because I love Dewi-Wisnu relationship so much in Say No to Love, but in this book the story became so messy kayak benang yang benar-benar kusut. It was very disappointing.
But, masih suka dengan gaya penulisan authornya, tapi I don't agree with a lot of things in this book. Especially the closure. Absolutely hated it. I guess, this book just rubbed me the wrong way.
Akhirnya selesai juga baca novel ini. saat pertengahan membaca novel ini, seperti biasa, saya ngga sabaran untuk baca ending novel sehingga buka-buka halaman terakhir dan membaca sekilas2 alur menuju ending. dan untuk saya pribadi, jujur, saya ngga terlalu suka sama alur yang ada di novel ini huhu. Reva - Ari, padahal Reva udah punya istri. KENAPA HARUS NAKAL SIH MAS REVAAA? IHHH. Arga yang malah main-main sama sepupunya, dan oh kenapaaa sih Wisnu - Dewi harus 'diganggu' juga di novel sekuel ini? why why oh why? :')
2,5 ☆ dibulatkan jadi 3☆ dehh gara-gara 'gangguan' untuk Wisnu - Dewi ngga dibuat parah-parah amat!
2,5🌟 aja!!! soalnya ini novel bikin emosi. Apa kata Ari ya... sisi terang, sisi gelap?? Lelaki yg bersama Ari harus menerima kalo nggak akan jadi satu-satunya lelaki dalam hidup Ari? Preeeett, Riii. Preeetttt. sok cantik banget kamuuu. Ajaib banget kamu jadi orang, makanya affair panas pun kamu anggap sekedar makan permen karet. biasa2 aja. Nggak ada yang perlu dikwatirkan. ewh. Awalnya, aku suka nih sm Ari. Pemikiran dia (mas Wien maksudnyaa) soal konsep memiliki dan penerimaan itu oke loohh, tapiiii oh tapi kenapaaaa mas Wien, kau hancurkan hatikuuuuu dengan segala kisah-kisah terlarang ituhhhh. Hatiku tak kuat mas Wiennnnn. Tak kuaaattt😭😭😭😭 Jadi maaf, tak ada satu karakter pun yg bikin aku kesengsem. Aku mangkeeell. Sakit hatiiii. Sekian!!
Setelah baca "Say No to Love" emang wajib lanjut baca Novel ini. And I do like this book (tapi ada beberapa part storynya yg ga suka) & I enjoyed the story. Wlopun menurut aku yg emang otaknya agak cetek, Novel ini kok lebih berat ya bahasanya. Wkwkwkwk. Tapi jujurr aku lbh suka & lbh enjoy sama "Say No to Love" sih karna lebih menceritakan si Wisnu & Dewi. Kalo di Novel ini kan ceritain orang lain, jadi yaaahh ga se-enjoy di Novel sebelumnya lah. Unik sih ini jalan ceritanya & interaksi antar tokohnya tuh gemes. Lucu aja gitu bisa²nya Wisnu & Dewi sebagai boss kagak ada kerjaan, malah merangkap jd mak comblang buat karyawannya. Orang mah dimana² rayain anniversary tuh hangout, dinner cantik, travelling, saling kasih kado, dll. Pasangan suami istri ini bener² out of the box sekali 😂 Aku tidak mengharapkan adanya perselingkuhan, ya ampun Bang Reva 🥺 I'm not too satisfied with that (part) story. Dan Novel ini juga banyak ceritain adegan ranjang ya. Lol. Sex-nya kyk just for fun. I don't like it.
Iiih suka nggak ngerti deh, kenapa average rate nya cuman segitu ya? Padahal nih ya ide buku ini bagus dan eksekusi para tokohnya juga ciamik. Nih ya saya pretelin satu-satu deh.
Storyline. Layaknya metropop pada umumnya, bercerita tentang kehidupan ibu kota dengan segala hiruk pikuknya. Macet yang jadi keseharian, nyari kerjaan yang maha sulit, yeah semua ini diawalin dari rekber—recruitment bersama yes, bukan rekening bersama—Helman Corp dan segala anak perusahaan. Disonolah Arga dan Ariana bertemu, Ari yang berjalan tergesa ke arah Arga karena hampir aja nelat ikutan interview dan Arga yang bengong karena Ari yang masih aja cantik meski ngos-ngosan begitu. Singkatnya mereka berdua sama-sama ketrima, Ari di LookBook dan Arga di OmegaDome, meski beda perusahaan Arga yang love at 1st sight sama Ari jadi deketin Ari, tapi karena cara doi yang nggak smooth dan kelihatan banget kalo lagi pdkt Ari keburu illfeel duluan sama Arga.
Nah dilain pihak para petinggi Helman corp khususnya sang pimpinan tertinggi mau bikin semacam Kings&Queen gitu buat ngerayain ultah Helman Corp sekaligus nginget2 gimana doi—Bos besar dan isterinya dulu jadian. Setelah seleksi panjang nama Arga dan Ari yang jadi kandidat buat dicomblangin. Dan bagai gayung bersambut ide para bos-bos ini seakan direstui semesta karena Arga emang udah suka sama Ari, terus Ari yang ternyata penulis novel best seller itu bakalan collab sama OmegaDome buat jadiin novel ke game dan DreamFilm—atau apalah—buat jadiin movie versionnya. Yah kesempatan buat jodohin keduanaya makin lancar dong yaa, secara Arga jadi asisten PIC yang bakalan sering kontakan sama Ari, jadi kaya dibikin kebetulan—meski sesungguhnya semuanya campur tangan manusia, wkwk.
Namun tak semudah itu Ferguso, manusia berencana tuhan yang menentukan. Semua malah kacau balau. Arga yang ngerasa Ari beneran udah “nolak” dia malah mundur teratur. Dan Ari juga bener-bener nggak ada niatan buat hubungannya sama Arga, terlalu mainstream kata doi. Keadaan berbalik, Arga yang udah tinggal lama sama Dena dan Ren—sepupu hasil pernikahan & ponakannya—malah akhirnya “jalan” sama Dena karena insiden kecil didepan kulkas. Padahal udah bertahun-tahun merek tinggal bareng mereka malah baru fooling around setelah kejadian kulkas berdarah itu, wkwkwk. Dan hal ini otomatis mengalihkan pandangan Arga soal dirinya dan Ari, yeah doi nggak suka lagi sama Ari, titik. Ari gimana? Niat sang CEO OmegaDome—Rava buat pendekatan secara personal ke otak utama bakal games nya malah merembet ke yang lain-lain. Mulai dari bantu pinjemin duit dulu, bantu nyarik apartemen yang lebih layak buat Ari sampai temen main diranjang, mehehe. Ari dan segala pikirannya yang “aneh bin ajaib” serta parasnya yang cantik itu malah bikin Reva yang tergolong lurus akhirnya meleng juga, boys, duh. Cerita berikutnya sih soal how happy couple yang tertukar ini? Ya gitu lah pokonya, mereka menikmati apapun nama hubungan yang sedang mereka jalanin ini.
Sisi lain nih soal kehidupan sang bos besar dan isteri—yang ternyata ada bukunya eh? Yah emang ibarat air tenang menghanyutkan dan akan datang badai besar setelah keheningan yang lama. Setelah menikah hampir 10 tahun? Dewi—isteri bos besar—merasa kehidupan rumah tangganya dan Wisnu—puncak tertinggi Helman corp—terlalu tenang, iya kaya nggak ada ledakan-ledakan di rumah tangga mereka, bukannya seneng hal ini justru bikin Dewi cemas. Dan kecemasan Dewi terbukti, ternyata oh ternyata Wisnu punya anak lain selain anak yang diberikan Dewi, eng ing eng. no guys disini minim drama ala ala sinetron kok, saat tau siapa ibu anak Wisnu yang lain pun nggak ada tuh adegan cakar-jambak ala FTV gitu. Yups penyelsaiannya dewasa sekali dong, semua hal kan bisa diobrolkan ya nggak?
Dan untuk 2 couple tertukar itu? Sepandai-pandai tupai melompat bakal kepleset juga eh? Yups mereka berempat akhirnya ketahuan dan “disidang” sama Wisnu & Dewi. Meskipun malam sebelumnya mereka sudah sepakat akan mencari jalan tebaik akan hubungan mereka, namun akhirnya semua mantap back on the right track. Terutana Reva, doin dapet ultimatum khusus kalo sampai ketahuan jalan bareng Ari lagi.
Terus acara jodoh-jodohan Ari dan Arga yang jadi ide utama perayaan ultah perkawinan Wisnu&Dewi? Yeah let the time heals everything? Biarkan alam yang mengatur ya saudara-saudara, hihihi.
Yeah buku ini jelas bukan jenis cerita cinta yang tulus murni sampai kaya too good to be true gitu. Buku ini malah kaya ngasih liat real life kehidupan, baik kehidupan jetset jakarta sampai kehidupan malam kota Surabaya. Iyaa bukan cerita bahagia yang bikin aw aw, tapi bakal sukses bikin cengar-cengir kaya Rava. Ikut deg-deg an kapan ya hubungan terlarang mereka itu kebuka. Nggak membenarkan selingkuh lho yaa, jangan salah duga.
Bagus sih kalo kata saya, nggak harus cerita yang mulus dan happily ever after juga kan ya. Enjoy!
Saya penasaran dengan novel ini karena ada tagline "Lanjutan SAY NO TO LOVE". Berharap masih ada keseruan antara Dewi dan Wisnu. Memang ada, tapi jauh dari harapan.
Menjelang anniversary pernikahan mereka yang ke-9, Dewi dan Wisnu menyusun satu skenario untuk mengulangi office romance yang terjadi pada mereka 10 tahun yang lalu, dengan menjadikan dua karyawan baru di Helman Corp, Ari dan Arga, sebagai target. Seakan Dewi dan Wisnu masih kurang kerjaan aja ya setelah menjabat di pucuk tertinggi Helman Corp. Tapi orang kaya mah bebas. Apalagi skenario ini tetap melibatkan aspek bisnis.
Ari, seorang penulis buku teenlit yang sedang booming, melamar menjadi karyawan di perusahaan LookBook milik Dewi. Sementara Arga, menjadi karyawan di perusahaan Omega Dome yang dikepalai oleh Reva. Kedua perusahaan itu masih dibawah Helman Corp. Ari dan Arga dilibatkan dalam suatu proyek, adaptasi novel karya Ari menjadi sebuah ebook interaktif yang dilengkapi dengan mini game, dengan tujuan adar mereka bisa lebih dekat. Jika mereka berpacaran sebelum perayaan anniversary Dewi dan Wisnu, keduanya akan mendapatkan hadiah besar. Jika tidak, setidaknya bisnis proyek masih bisa berjalan dan memberi keuntungan bagi Helman Corp.
Di luar prediksi, Arga memang tertarik pada Ari. Sayangnya, PDKT Arga ditolak mentah-mentah oleh Ari yang nyentrik. Gadis itu malah terpesona pada Reva, yang baru dua bulan menikah dengan sahabat Dewi yang bernama Salsa. Perasaan Ari berbalas. Meski dia menyadari tak mungkin melepaskan Salsa, Reva tetap ingin memiliki Ari. Reva dan Ari terlibat dalam hubungan tanpa status, karena Ari menolak dimiliki oleh Reva yang sudah beristri. Pengalaman masa lalunya membuat dia tidak ingin merusak rumah tangga Reva dan Salsa. Bagi Ari, cukup perasaan mereka berdua saling menemukan satu sama lain, lalu saling menerima, dan menjadi sisi gelap untuk jangka waktu yang tidak bisa ditentukan.
Sementara itu, penolakan Ari terhadap Arga, membuat Arga berlabuh pada Dena, kakak sepupunya yang tinggal serumah dengannya. Karena satu kejadian, Arga dan Dena menjalin hubungan yang juga tak bernama. Di saat Arga masih menikmati hubungannya dengan Dena, Ari malah melihat ada yang spesial dalam diri Arga.
Reva yang selingkuh, mungkin bukan hal baru. Di buku prekuelnya pun Reva memang pernah melakukan hal yang sama, meski tak berlanjut karena tidak disambut oleh yang disukainya. Tapi di buku ini, ada dua hubungan yang kesannya dinormalisasi hanya karena pihak-pihak yang terlibat memilih untuk tidak membuat hubungan itu menjadi resmi. Jika antara Arga dan Dena, keduanya sepakat untuk berhenti saat itu, beda halnya antara Ari dan Reva. Cara pandang Ari tentang cinta dan hubungan antara pria dan wanita sepertinya masih akan membuka peluang keduanya bisa saja bersama lagi.
Dewi dan Wisnu juga punya masalah sendiri. Sembilan tahun yang mulus menjadi bibit firasat dalam benak Dewi bahwa akan ada badai dalam rumah tangga mereka. Tapi kalau berangkat dari cara awal Dewi dan Wisnu memulai hubungan sepuluh tahun yang lalu, masalah itu jelas bisa mereka atasi dengan logika yang lebih mendominasi atas perasaan. Terutama karena sumber masalahnya sendiri tidak membesar-besarkan persoalan itu.
Novel ini sepertinya masih akan berlanjut. Apalagi dengan sekilas epilog yang open ending seperti itu. Dan ada juga beberapa cuplikan cerita yang bisa dinikmati sebagai spin off pada novel-novel karya Wiwien Wintarto lainnya.
Astaga It left me speechless, in a bad way Entahlah gue sama sekali ga ada simpati ke Ariana ini Building characternya berasa aneh, terutama buat Ariana ini Emang sih di blurb nya dikasih tau kalo dia terlibat asmara sama Reva, yang sayangnya adalah suami orang Gue coba baca ulang awal pertemuan dia sama Reva nih, gue masih dpt kesan kalo dia cewek polos tapi dia tau batasan gtu loh Sama sekali ga dikasih remahan kalo dia bakal jadi cewek murahan kaya gitu Ga nyangka dan emang ga logis aja secara karakter yg dibangun di awal kalo terlibat asmara yg dimaksud terlibat asmara di atas kasur, what the hell? Ceritanya mau bikin dia jadi cewek munafik? Entahlah gue rasa ga dpt aja, terlalu mendadak kaya, astaga dibaikin gitu doang langsung mau nyodorin dirinya, literally Padahal ide cerita di awal udah bagus, tapi pas di tengah, ew Trus penyelesaiannya kaya "lah gitu doang anjirrr gampang banget 😭" Gue pikir novel ini bakalan eksplor hubungan Ariana dan Arga, taunya....hihhhh Dari sisi penceritaan sih udah bagus, cuma eksekusi endingnya berasa "gitu doang" Padahal gue mau tau reaksi Salsa waktu tau Reva selingkuh. Coba aja klo diceritain bisa agak nyelametin rating sih dan bisa dijadiin pelajaran juga. Lah ini? Gue cuma dapet harus nerima masa lalu pasangan kita, itupun dr pasangan Wisnu-Dewi. Makanya sbnrnya udah males banget lanjutin gara2 Ari dan Reva ini segampang itu buat main api, tapi dipaksain buat selesai buat tau reaksi Salsa bakal sedahsyat apa taunya. Hihhh dibiarin gitu aja sama temen2nya. Sialan lah kesel banget gue! It's a big no buat gue
Bahkan untuk buku lanjutannya, Say No To Me ini hanya mendapat rating di angka 2.5 dengan jumlah review yang masih puluhan.
Memang jika dibandingkan dengan buku pertamanya, buku kedua ini konfliknya jauh lebih kompleks. Dibandingkan experience membaca buku pertama yang lebih mempekerjakan otot bibir dan pipi karena kita kebanyakan akan dibuat nyengir membacanya, pada buku kedua ini dahi pembaca akan dibuat lebih berkerut karenanya. Tapi menurut saya di situ seninya. Pada buku kedua ini Anda ditawarkan dengan karakter-karakter baru lainnya selain Dewi dan Wisnu, yang punya prinsip hidup yang mungkin agak unik, tapi menarik untuk dibaca.
Premis utamanya masih di kehidupan kedua tokoh utama di buku pertama. Masih tentang kehidupan perkotaan para kaum urban dengan segala gesekan-gesekannya. Tapi pada Say No To Me ini, tidak hanya berpusat pada mereka saja. Cerita-cerita karakter lainnya juga menjadi sebuah sajian yang nggak kalah enjoyable. Enggak kalah menyita perhatian pembaca. Tentu hal ini berbeda dengan Say No To Love di mana pusat cerita ya hanya ada pada Dewi dan Wisnu.
*
Pada akhirnya, semua kembali kepada preferensi dan kesukaan masing-masing. Jika Anda mencari buku metropop yang ringan untuk dibaca di akhir pekan dengan tujuan menyegarkan pikiran, this books deserves a try.
Holy molly crap, ini salah satu novel yang harusnya gue hindari biar gk jadi moodbreaker seharian. Mostly bagus, tapi ya banyak tapinya ya. Gimana cerita kehidupan yang messy abis dan bikin geleng kepala bahkan dongkol. Dari mulai affair yg udah di jelasin di sinopsis dan penyelesaian yang begitu saja. Hell yeah.... Jadi bikin mikir, hal kek gitu kayaknya gak bakalan bisa jadi sebuah solusi di realita. Dan apaan tuh epilognya ??? Gusti nun agung ... 😭😭 Dena bunting gitu maksudnya ? Ke mess up an apa lagi ini tuhan. Baca ini bikin gila. Sampe-sampe minta tolong temen juga baca dan brainstorming biar gue kembali waras. Kasih rate 3 bcaus yah semua cerita nggak harus bercerita romansa yang baek baek mulu. Bisa lah buat selingan. Expect tinggi karena ya mungkin gk beda jauh, but yeah everything happend. Good job kak
This entire review has been hidden because of spoilers.
satu kata yg paling menggambarkan habis baca ini novel: capek! ekspektasi bisa dapat cerita wisnu-dewi yg seru dan menghibur kaya di say no to love, lah kok malah gini? konfliknya terlalu banyak & complicated! berasa ruwet dan padat banget, mana bisa dibilang agak dark gitu bikin emosi jiwa. bahasanya juga terlalu serius (banyak narasi yg ditulis kaya dibuat filosofis?). perkembangan karakternya big no-no :( tau ah, yg penting kelar. bukannya menghibur, yg ada malah capek aku baca ini. mana hampir 400 halaman pula.
Terlalu banyak kejutan yg non sense smpe mikir beneran bakal ada ga kejadian kek gini di dunia nyata? Hehhe.. tp overall nikmatin ceritanya (out of the box mgkn?) tp kaget krn knp tiba2 ada adegan arga dena dan ari reva begitu? Seriously surprised! awalnya ga mau lanjutin baca krn tp udh kadung hehe.. kesini krn ada lanjutan wisnu sm dewi yg kisah di novel sblmnya manis bgt :') thanks mas WW ditunggu karya selanjutnya :)
Cerita ini jujur banget bener-bener mind blowing. Gak nyangka aja karena Ari, tokoh utama cewe nya bener-bener gak polos dan malah menghalalkan perselingkuhan dengan dalih itu adalah pilihan hidupnya untuk memutuskan ada berapa banyak cowo disekitarnya. Memang, di akhir cerita Ari dan Arga jadian, tapi gue gak jamin kalo hubungan kedua orang ini nantinya akan dilandasi oleh kesetiaan. Abis baca cerita ini sih jadi agak ilfeel sih dengan tokoh utama cewe nya.
Nggak nyangka novel ini akan bergenre smut, yang bikin aku mengernyitkan dahi (banget). Salahku sih waktu memutuskan baca ini, nggak ngecek blurbnya dulu, walhasil aku shock banget sama jalan ceritanya. Lebih shocknya lagi dari hubungan-hubungan itu, endingnya cuma kayak ytta doang. Apalagi aku nggak suka novel tipe cheating gini, hufft
Ide cerita perjodohan di kantor (oleh atasan buat merayakan anniversary mereka) menggugah banget. Cukup penasaran dengan baca blurb-nya, ditambah percintaan persepupuan yang menurutku menarik buat jadi konflik. Tapi begitu baca .... review teman-teman pembaca lainnya membantu banget buat validasi sudut pandangku.
PHEW. first of all. aku gak suka, benci, dan gak ngefans sama cerita selingkuh-selingkuhan. udah beratus ribu kali kepikiran pengen dnf tapi kutahan karena masih pengen baca tentang wisnu dan dewi. tadinya juga mau aku kasih bintang satu, tapi karena ada wisnu dan dewi aku kasih dua deh. hehe