Jump to ratings and reviews
Rate this book

Dark Series #2

Perburuan dalam Kegelapan

Rate this book
Trisha tidak pernah suka dengan Grey, MVP tim futsal sekaligus cowok paling berisik yang pernah dia kenal. Namun, semuanya berubah saat cowok itu mendampinginya pada waktu paling sulit dalam hidupnya, yaitu saat teman satu kos sekaligus sahabatnya, Lely, terbunuh akibat gang rape. Bersama Grey dan teman-temannya, Trisha mulai menyelidiki satu per satu orang yang menjadi sasaran kecurigaan mereka. Pertama, Johan si anak bekas tim futsal yang mendadak muncul di TKP. Kedua, Mariko—teman satu kos yang misterius dan mengaku-aku sebagai pacar Johan. Lalu tiba-tiba Tari, sahabat Trisha yang lain, mendadak bertingkah aneh.

Sebenarnya kejadian apa yang ada di balik pembunuhan Lely? Kemudian terjadi gang rape berikutnya. Kejadian itu membawa Trisha lebih dekat dengan Erika Guruh dan teman-temannya. Akibatnya dia berhasil menemukan kaitan antara Erika Guruh dan Si Makelar yang disebut-sebut oleh Grey dan teman-temannya. Yang jadi pertanyaan, benarkah pelaku dari serangkaian pembunuhan keji di kampus mereka adalah Si Makelar, sekutu dari Erika Guruh dan juga sahabat Trisha yang bernama Valeria Guntur?

408 pages, Paperback

First published August 21, 2017

35 people are currently reading
369 people want to read

About the author

Lexie Xu

39 books901 followers
Lexie Xu adalah penulis kisah-kisah bergenre misteri dan thriller. Seorang Sherlockian, penggemar sutradara J.J Abrams, dan fanatik sama angka 47. Saat ini Lexie tinggal di Bandung bersama anak laki-lakinya, Alexis Maxwell.

Ingin tahu lebih banyak soal Lexie?
Silakan kunjungi website-nya: www.lexiexu.com
Facebook: www.facebook.com/lexiexu.thewriter
Twitter: @lexiexu
Instagram: @lexiexu47
Email: lexiexu47@gmail.com

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
155 (39%)
4 stars
138 (35%)
3 stars
82 (20%)
2 stars
12 (3%)
1 star
5 (1%)
Displaying 1 - 30 of 50 reviews
Profile Image for V Anne.
4 reviews
August 27, 2017
I dont really want to say this and im so sorry because of it, but Perburuan dalam Kegelapan so far, is the worst book Lexie Xu ever made :( [Mild spoiler]

Aku adalah penggemar karya-karya kalex since book one, which was Obsesi. Untukku, karya-karya kalex selalu menyajikan romansa-romansa yang menarik, cheesy, but still romantic. Bahkan untukku yg bukan seorang penggermar genre romance, aku selalu menunggu-nunggu romansa apa lagi yang akan disajikan kalex. And dont get me started on the action-thriller.

Tapi aku mendeteksi penurunan yang cukup drastis di buku kedua dari Dark series ini. Romansa yang disajikan terlalu klise. Penuh dengan tindakan-tindakan dan kata-kata yang terlewat cheesy dan tidak dapat menyampaikan feel tertentu. Romansa antara Grey dan Trisha sangat biasa dan tidak menarik sama sekali. I cant even exclamate any "awww" like i used to do with say, erika and vik's or tony and jenny's.

Sementara dalam sisi actionnya, penjahat dalam novel kali ini dibuat terlalu lemah, dan disodorkan terlalu dini dan terlalu jelas pada pembaca. Foreshadowing telah dilakukan pada chapter pertama dengan penyebutan nama sang penjahat. Sementara kita tahu, ketika karakter sampingan menghadapi penyebutan nama seperti itu, ia pasti akan menjadi penting pada satu titik dalam cerita, meski belum jelas peran apa yg akan ia mainkan.

Kemudian sosok karakter sampingan itu muncul kembali sebagai saksi satu-satunya dari konflik, dan tidak pernah muncul ataupun disebutkan lagi. Seakan sang penulis sengaja menyembunyikannya agar orang-orang tidak mencurigainya sedikit pun bahwa dia pelakunya. Sayang dengan melakukan hal itu kalex malah telah mengkonfirmasi kecurigaan pembaca tentangnya. Maka ketika sang penjahat akhirnya dibuka topengnya, aku hanya bisa ber "oh" ria membacanya. Tak lupa juga, sosok penjahat kali ini sangat sarat dengan perlawanan. Aku melihat sosok si penjahat sebagai orang-orang bermental twisted seperti johan. Namun apa yang membuat Johan hebat adalah perlawanan dibalik kecemenannya yang tiada tara, selain kejeniusannya tentunya. Karakter penjahat ini bahkan terlalu cupu untuk dibilang penjahat.

Poin kedua, aku jatuh cinta dengan karakterisasi kedua serial (Omen dan Johan). I even fell in love with Johan himself. Psikopat pengecut itu bagiku adalah salah satu karakter antagonis terbaik yang pernah kubaca. Tapi bukan cuma Johan yang berhasil membuat aku jatuh cinta dengan baik Johan series maupun Omen series. Menurutku karakter-karakter dari kedua serial itu hidup. Ada dengan segala kelebihan, kekurangan, kekonyolan, dan kesedihan masing-masing. Bagiku karakter-karakter itu sudah seperti teman-temanku sendiri, aku mengenal mereka dengan sangat baik, seakan mereka hidup.

Namun aku tidak bisa merasakan hal itu pada Dante dan kawan-kawannya. Dan hal itu terjadi karena dua alasan.

Satu, keenam karakter laki-laki ini menurutku terlalu 2 dimensional. Mereka dibuat hampir sempurna. Wajah tampan, perilaku yang gentle, hati yang baik, prestasi-prestasi hebat, dan roti sobek. Keenam karakter itu memang belum dibahas lebih jauh sehingga akan salah kalau aku bilang mereka semua tidak punya kekurangan. Maka dari itu untuk sekarang, aku hanya akan membahas 2 yang sudah dijadikan sudut pandang, Daryl dan Grey.

Dari keduanya, aku tidak bisa menyimpulkan bahwa keduanya punya kekurangan yang berarti. Cemburuannya grey bagiku bukan kekurangan yang akan membuatnya sebagai seorang hero mendapatkan nilai plus, setidaknya dimataku. Mereka terlalu sempurna. Dan kesempurnaan itu membuat mereka terlalu 2 dimensional.

Yang kedua dan yang paling krusial menurutku adalah, mereka jatuh terlalu dalam dibalik bayang-bayang para coming back heroes, alias Erika dan kawan kawannya. Aku mengerti konsep Dark series yang merupakan lanjutan dari Omen Series sehingga bisa dipastikan karakter lama akan kembali. Titik permasalahan yang kurasakan adalah keenam karakter baru tidak muncul lebih kuat dari karakter lamanya, sementara para karakter lama berlakon dengan serius terhadap plotnya sehingga mereka seakan menjajah tanah air para karakter barunya. Perhatianku sepanjang membaca serial ini, baik pertama maupun kedua, selalu tertuju lebih kuat terhadap Erika dan kawan-kawannya. Bahkan titik termenarik yang kurasakan ketika membaca Perburuan dalam Kegelapan adalah ketika Damian akhirnya kembali. Keberadaan karakter lama terlalu kuat sehingga perhatian, yang seharusnya tertuju pada keenam hero barunya, teralih dari mereka.

Tapi satu yang masih kusuka kalex pertahankan dari karyanya. Yaitu kejutan-kejutan yang disiapkan untung final gamenya. Aku suka betapa pola Johan series terulang lagi, tapi kali ini aku bisa merasakan sesuatu yang lebih dari apa yang terjadi di masa lalu. Dan suspense yang kurasakan mengingat bahwa Johan dan Leslie hanya terpisah oleh satu kabar dari salah satu dari Val dkk membuatku memutuskan apapun yang terjadi aku akan tetap mengikuti serial ini sampai habis. Selain itu aku percaya, tiap turunan, seterjal apapun itu, pasti akan diikuti oleh tanjakan.
Profile Image for Thalia.
3 reviews
November 28, 2017
Seriously.
Siang tadi saya mengetik review saya panjang lebar menggebu-gebu. Mendapati kalau review saya nggak kepost, ya jelas dong saya keki. jadilah saya nulis ulang. peduli amat kalau sampe review saya di sebagian besar orang jadi dobel (dobelnya dengan bahasa beda, lagi!). Tapi yah, saya terlanjur bete, jadi maaf kalau bahasa disini rada-rada…

Jadi, intinya, saya yang penggemar kalex ini merasa kecewa dengan buku ini karena beberapa alasan (Note: spoiler alert)

1. Timeline yang kacau
jarak antara kasus lely dan awal mula penyelidikan grey dkk sangat kabur. terdapat inkonsistensi dalam penggambaran timeline. coba ya, perhatikan:

- hal 112, pov Trisha:
‘Masa mendadak aku harus mengandalkan cowok yang baru kukenal hari ini? eh, maksudku, kami kan baru benar-benar berteman tadi pagi—tepatnya saat menemukan lely’

setelah itu, cerita bergulir. grey ketemu temennya –yang mergokin dia bengongin tangannya yang habis pegang-pegang tangan trisha. mereka terus berencana ciduk johan. dalam perjalanan menciduk johan, dia mergoki trisha sama gil. terus grey ciduk johan. abis ciduk johan, dia ngajakin trisha buat introgasi johan bareng-bareng.

sampai sini, nggak salah kan kalau saya mengasumsikan itu terjadi dalam jangka waktu sehari? Cuma beda beberapa jam saja dari penemuan mayat lely dimana johan bikin ribut? tapi anehnya, ketika grey dkk interogasi johan, daryl malah bilang gini:

- hal 154:
‘minggu lalu selasa pagi waktu terjadi pembunuhan, kenapa kamu bisa muncul di tkp?’

beda kan? pembunuhan yang sebelumnya dibilang terjadi pagi ini, mendadak sudah berlalu seminggu. waktu grey dkk ngecek ke mariko, waktu yang digunain juga sama: selasa. bukan hari ini. tapi ketika kasus tari muncul, Erika malah bilang:

- hal 251:
‘kemungkinan kasus yang sama dengan kasus tadi pagi’

inkonsistensi yang lumayan bikin saya bingung, tapi berusaha saya singkirkan.

2. Tokoh
Sejak pertama kali membaca dark series, saya sudah membatin, tokohnya nggak kebanyakan? Ada 6 hero baru yang diperkenalkan di seri ini. lalu saya inget: omen series juga tokoh utamanya 5 heroine, tapi pas baca itu, saya nggak protes. kenapa?

Itu karena 5 heroine omen series sangat distinguishable. Erika yang cablak dan mirip cowok. val yang lembut tapi diemdiem jagoan. putri yang jutek dan dingin. rima yang pintar dan mirip hantu. aya yang ceria dan matre. karakteristik mereka beda. penampakan mereka beda. saya tahu gimana bentuk wajah kelimanya, jadi nggak susah ngebayanginnya.

hal ini nggak berlaku untuk josh dante daryl grey hyuga Justin. mereka terlalu… serupa. yang paling memorable paling Cuma hyuga, karena karakter 4d dan darah jepangnya. penampakan 6 cowok ini mirip: sama-sama ganteng. ini bikin saya susah memvisualisasikan. padahal, ini nggak terjadi waktu saya bayangin Daniel, les, damian, gil, frankie, markus, johan, dkk.

namun, selain penampakan, tampaknya mereka punya kesamaan satu lagi: cara berpikir. saya kayaknya terlalu judgemental soal ini sih, mengingat saya kan baru baca pov grey sama daryl doang. tapi masalahnya, mereka berdua itupun, isi kepalanya sama aja. mereka sama-sama pembela kebenaran dan suka minder sama temennya kalo menyangkut cewek yang ditaksir. tidak ada tanda-tanda si grey ini adhd dari pikirannya. ini beda banget ketika saya baca pov Daniel, misalnya. dari isi povnya, keliatan banget dia playboy kelas kakap yang suka narsis muji diri sendiri. Pun dengan damian. keliatan bagaimana batin dia bergejolak karena harus bersebrangan dengan putri, ditambah nelangsanya karena jatuh cinta sama cewek itu. makanya isi pov mereka jadi distinguishable. beda dengan daryl dan grey.

…which leads us to point number 3:

3. uninteresting love story
kalo diperhatikan, semua heroine omen series punya kisah cinta menarik dan berbeda. kisah val beda dengan rima dan putri. tapi, kisah mereka sama-sama rumit dan memorable. ketika saya baca omen 4, saya sampe jerit jerit lihat kisah Tarik ulurnya Daniel dan rima. ketika saya baca kisah damian-putri, saya bete berminggu-minggu mereka harus pisah. ini beda banget dengan kisah grey-trisha. kisah grey dan trisha sangat datar. well, trisha dan grey sudah mulai tertarik satu sama lain habis malem di kafe 1230 itukan. dan habis mereka nemu mayat bareng, mereka pun deket.

udah begitu aja. mereka deket, dan kedekatan mereka disertai omongan dan perilaku manis. tapi itu aja, dari awal sampe akhir. tidak ada perkembangan berarti. hingga cerita berakhir pun, mereka tetep temenan kan? nggak menarik. cerita daryl-giselle yang agak klise pun lebih baik dari ini (saya cengar-cengir sendiri pas daryl cium Giselle di atap (apa ini tandanya saya suka baca orang ciuman?)). cerita Daniel-rima pun (yang di akhir omen 4 masih belum pacaran resmi) mengalami kenaikan, meski nggak langsung dikatakan pacaran.

4. uninteresting side chara
kalau ini sih, murni karena saya sensi kali ya (maaf kalex). tapi beda dengan omen series dimana saya peduli banget sama semua karakternya (kelima heroine dan love interest mereka), saya malah nggak peduli samsek sama trisha dan Giselle. mereka disandera, yah sok atuh. mereka jadi korban juga mungkin saya nggak bereaksi. soalnya mereka nggak penting, sih, menurut saya. Cuma jadi pajangan samping daryl dan grey aja. bisa berantem? nggak. pinter analisis? hmm lumayan sih. tapi mungkin aja kalex punya rencana sendiri untuk mereka, jadi saya nggak banyak protes ^^

5. terakhir, minor aja sih. cara kompol Lukas address dirinya sendiri. pertama muncul dengan trisha, dia pake aku. well, agak imut sih, but okaylah, saya kira waktu itu. tapi ternyata dibelakang dia berubah pake ‘saya’. terus pake ‘gue’. rasanya lebih top kalo dikonsistenkan aja.

meskipun saya rant sampe panjang gini, saya sih bakalan tetep menunggu karya kalex yang baru, karena:
1. ini buku kalex gitu lho.
2. selalu penasaran sama kasus yang baru dan bagaimana cara kalex mengolah misteri itu
3. narasi kalex yang rada-rada gokil still rocks
4. saya kepo sama kelanjutan tokoh omen series

begitulah review saya. terus berkarya ya kalex! you still rock!
Profile Image for Ardina Alth Mora.
487 reviews16 followers
April 22, 2024
Buku ke-2 ini lebih jelas reason casenya dan lebih buat emosi sih😒😏

Satu yg buat penasaran siapa sbnrnya makelar yg mendanai pembunuhan di kampus itu?😏
Profile Image for Desy Miladiana.
Author 10 books14 followers
January 28, 2018
Jujur, saya sempet agak keganggu pas tokoh tiba-tiba ganti kata “aku” jadi “gue”. Entah ini typo atau gak konsisten. Mungkin jika Tokoh A dan B tetap menggunakan kata ganti ‘aku’ dan ‘kamu, oke lah. Tapi kalau tokoh A dan tokoh B berbincang dan dalam satu kalimat dia menggunakan kata ‘aku’ dan berubah jadi ‘gue’, aneh banget rasanya.

Kemudian, saya sempet agak mikir apakah cowok-cowok tajir banget kebanyakan pecinta boyband korea atau yang berbau korea? Soalnya, selama ini teman-teman saya selalu bahasannya kalau bukan game, cewek sexy, film action/horor/superhero ya pasti ngomongin seputar politik dan isu yg lagi viral. Hehe, ini point of view saya sama seorang mahasiswi tingkat akhir ya. Ada beberapa teman cowok yang paham korea, tapi jujur mereka gak terang-terangan tunjukin bahwa mereka suka korea. Begitu lah.

Segi cerita, hm oke saya nggak bisa nebak kalau pelakunya memang pria itu. Cuma saya emang udah curiga dari awal bahwa nggak menutup kemungkinan satu dari beberapa itu pasti ada penjahat. Tapi saya belum tahu kalau cuma segitu doang. Saya rindu sosok Les juga dan sedikit penasaran sama kisah cinta mereka.

Oh ... apalagi ya? Hm, mungkin masalah jatuh cinta. Saya percaya sama cinta timbul karena proses. Jadi ... kalau melihat kisah cinta Grey-Trish, saya nggak akan bilang ini kecepatan, walaupun sadarnya cuma butuh 3 hari saling berdekatan.

Kayaknya cuma itu aja ya ... saya nggak banyak mengkritik, hehe.

Saya sabar banget tunggu next book. Semoga cepat rilis ya kak Lexie 😊😊
16 reviews
August 26, 2017
"Zaman sekarang berat banget jadi seorang teman. Nggak cukup cuma jadi pendengar yang baik, tapi juga harus jadi tempat pelampiasan"- Justin ( halaman 34)


Perburuan dalam Kegelapan Dark Series #2.

Ada banyak hal yang aku sukai dari buku ini. Terutama alur cerita dan tentunya perkembangan gaya kepenulisan Kak Lex. 5 tahun menjadi penggemar salah satu penulis Misteri- Thriller Indonesia, rasanya saat membaca buku Dark Series #2 ini, Kaklex banyak berubah. Diawal cerita Kaklex mampu membuat aku, senyum melihat interaksi antara Trisha dan Grey. Dan rasanya ini adalah suatu perubahan, karena selama aku membaca novel Kaklex jarang membuat adegan romantis yang bikin aku sampai "ah gila! Arghhh lucuuuuu!aaaaww >.<"

Karena kalau Kaklex sudah membuat adegan romantis rasanya kayak mimpi dan takut tersakiti (efek Damian-Putri :")).

Aku benar-benar menikmati buku ini dari awal sampai akhir, bagaimana Kaklex menyusun alur lalu memasukan tokoh-tokoh "legendaris" yang dimana hampir semuanya ngebuat aku "gila jadi pemilik...ohh .." dan tentunya banyak hal yang tak terduga dari buku kedua. 5 tokoh cewek legendaris mulai menampakan siapa mereka. Bukan hanya itu, adegan demi adegan yang bikin kalian tidak menyangka. Terutama kemunculan tokoh pria yang selama ini kalian nanti. Buat Erika dibuku Dark Series #2 "petjah gila!"

Untuk kasus dalam novel ini? Semakin sadis, dan gak tanggung-tanggung. Karena bagiku kasus ini paling keji.

Endingnya begitu gantung apalagi ada seseorang yang menambah daftar tanda tanya buat Dark Series #3 . Novel ini seperti permen nano-nano banyak rasa.

Tapi ada bagian yang menurutku sedikit janggal, (aku juga lupa sebenarnya mencatat point bagian ini, hanya beberapa memperkuat apa yang ingin aku tanyakan. tapi jika aku salah mohon di ralat/ aku kurang jelas tolong beritahu) gak mengurangi point bintang untuk novel ini. Pada halaman 100 menyebutkan bahwa Mariko itu mahasiswi kuliah di jurusan sastra Inggris. Sedangkan dihalaman 107 mengatakan bahwa Mariko kuliah di jurusan Manajemen. Jadi ini yang mana yang benar?


Untuk Perburuan dalam Kegelapan ( Dark Series #2)

5/5🌟

Nb: KAKLEX SEMANGAT YA NULISNYA, DITUNGGU DARK SERIES #3
Profile Image for Suci Noorjannah Novianti.
175 reviews3 followers
November 16, 2022
Wah, gokil! Buku kedua lebih seru dibandingkan sama buku pertama yang cenderung boring, ya walaupun menurutku POV di buku ini masih belum bisa ngalahin serunya POV tokoh-tokoh di Omen, tapi, ya okelah. Satu-satu perlahan menunjukkan kemampuannya, di buku ini si Val mulai menunjukkan aksi kerennya! Putri Badai juga mulai muncul dengan keanggunannya yang galak! Kangen banget, huhu. Juga ga nyangka sama epilog di buku, kayak 'hah?!' Wow, bener-bener ga sabar buat baca keseluruhan dari series ini!
Profile Image for Nining Sriningsih.
361 reviews38 followers
August 8, 2018
*bisa pinjam di bookabuku.com yaa..
=)

"suatu hari cowok yg tepat akan muncul dalam hidupku. cowok yg baik, sabar, dan mencintai diriku yg penuh kekurangan ini. sementara aku menunggu, aku akan menjalani hidup ini dgn sungguh-sungguh. aku akan menjadikan hidupku bahagia dan menyenangkan."
hal 29

sukaaaa..

kangen sama Omen Series, agak nggak rela gitu mesti tamat..
untung di Dark Series ada mereka lagi, cukup terobati rasa kangen'y..
:D

epilog'y itu loch yg bikin shock..
pokok'y super duper suka sama novel ini..
:*

di tunggu Dark Series selanjut'y kalex..
XD
2 reviews22 followers
September 23, 2017
Pembukaan dulu kali yah? Gw pembaca setia novel Lexie Xu sejak Johan series. Gw tergila-gila banget sama cerita yang disajiin di Johan series. Hal yang sama juga gw rasain pas gw baca Omen series. Dan begitu tau Lexie Xu ngeluarin novel baru yang berkaitan antara 2 series novel kesayangan gw, gw seneng banget. Buku 1, hmm, okelah. Lanjut buku ke 2, dan gw mulai bisa ngasih opini pribadi gw tentang buku ini. Berikut:
1. Tokoh-tokoh baru (Hyuga, Grey dkk) kurang menonjol. Karakter nya kurang kuat. Pas mulai baca buku ke 2, gw lupa banget siapa Hyuga, Justin, Dante, Dkk. Bahkan gw sampe buka buku 1 buat memastikan siapa mereka. Menurut gw pribadi, gw malah lebih deg-degan pas Erika dkk muncul. Yah mungkin karena gw udah kenal Erika dari Omen sampe Target terakhir (ditambah di buku 1, Erika dkk muncul lagi) sedangkan gw kenal Dante dkk baru di buku 1. Tapi biasanya, se pasif apapun tokoh itu, kalau kuat karakternya, gw pasti gaperlu buka buku sebelumnya buat memastikan lagi 'dia siapa'.
2. Cerita mudah di tebak. Bisa dibilang tidak beda jauh dari buku sebelumnya. Di buku selanjutnya , siapa yang bakal punya pacar? Hmmm.
3. Ending nya kecepetan. Kurang bikin bingung dan puter otak. Yang bikin gemes cuma tingkah nya Grey ke si tokoh utama.

Maafin review alakadarnya ini, gw gak pandai nulis dan ngejelasin. Tapi, walaupun buku ini agak mengecewakan menurut gw, gw akan tetep baca novel yang di terbitin Lexie Xu karna:
1. Gw selalu penasaran untuk baca novel baru
2. Gw (masih) berharap cerita selanjutnya akan jauh lebih seru dan menarik dibanding cerita sebelumnya
3. Gw mau kenal Dante dkk lebih jauh lagi.
4. Gw kangen Erika dkk, Ojek dan Obeng!

Sekian
Profile Image for Radita Peketo.
14 reviews
March 7, 2018
Bagaimana ya.

Saya penggemar berat karya-karya Lexie Xu (you can call me Lexsycopaths). Saya mengikuti karyanya sejak Ratu Preman, Johan Series, hingga Omen Series. Namun entah kenapa antusiasme saya turun untuk mengikuti Dark Series sesudah membaca buku ini.

Menurut saya, menggabungkan 2 tim yang superior (tim Daryl dan tim Erika Guruh) bukan hal yang bagus. Selama saya membaca cerita ini, saya tidak menikmati petualangan Grey dkk, yang saya tunggu-tunggu justru ketika Erika Guruh dkk nongol. Kesimpulannya, walaupun Grey dkk dan Trisha adalah tokoh utama, eksistensi mereka telah tertutup oleh para legenda yakni Erika Guruh dkk.

Penggambaran tokohnya membuat saya bosan. Seluruh teman-teman Daryl ganteng-ganteng semua dan Trisha adalah gadis yang cantik, nyaris tanpa cela. Berbeda ketika Kalex membuat tokoh Omen Series yang terkesan lebih realistis karena mereka tidak sempurna-sempurna amat. Ada yang seram, horor, cupu, galak, dan matre. Selain punya ciri khas, karakter yang mempunyai sifat yang cacat justru bisa menjadi karakter yang kuat.

Selain itu masalah kasus yang mereka tangani, saya merasa kasusnya dapat diselesaikan cepat sekali sehingga tidak ada tegang-tegangnya, seolah semuanya bisa beres dengan mudah karena ditangani 2 tim yang handal dan sudah berpengalaman. Daripada Dark Series, saya lebih suka menyebut serial ini dengan Omen Series Reborn.

Ada beberapa typo yang cukup fatal. Misal Kafe Duabelas Tigapuluh menjadi Kafe Duabelas Tigabelas yang membuat saya berpikir bahwa kafe ini memiliki cabang. Ternyata sampai halaman terakhir yang disebut tetap 1230, 1213 hanya disebut satu kali.
Masih ada 4 novel lagi. Saya sangat berharap saya bisa merasakan tegang seperti saat saya membaca Omen Series. And yes, Omen Series is still my best from all her series.
Profile Image for Amaya.
749 reviews58 followers
December 25, 2021
Oke, konfliknya relate dengan tragedi yang baru-baru ini terjadi dan jujur agak nggak nyaman juga di beberapa bagian, but selain itu aku menikmati alurnya. Kali ini dengan tokoh lain; Trisha dan Grey. Well, sebenarnya kalau ngomongin mereka berdua kemistrinya dapat aja. Grey tipe cowok yang nyebelin dan kayaknya bakal jadi pacar yang posesif. Sedangkan, karakter Trisha ini agak love-hate. Di satu sisi dia bisa berpikir sesuai keadaan dan nggak pilih-pilih teman, di sisi lain tingkat pedenya bikin gemes. Berkali-kali selalu bilang dirinya nggak pantas lah, cupu lah, nggak pandai bergaul lah, dan lain-lain. Mungkin karakternya dibuat seperti itu, tapi lama-lama jengkel juga kalau dia terus rendah diri kayak begitu hiks.

Sepanjang cerita, sih, kayaknya lebih banyak mengekspos Grey dan teman-temannya. Barangkali memang mereka berenam akan diikutsertakan di buku-buku selanjutnya. Dan ... epilognya astaga! Bikin nggak sabar ingin membaca kelanjutannya ㅠㅠ

As always, Kalex selalu bisa bikin cerita thriller menjadi lebih "fresh"!


Warning: Kalau kalian nggak nyaman dengan topik pemerkosaan atau kekerasan seksual, nggak disarankan baca ini.
8 reviews
July 12, 2018
As always, Lexie Xu selalu memuaskan. Apalagi di buku ini, geng Erica Guruh sering muncul. Jadi kangen baca seri2 beliau lainnya:')

Selain itu, karakter geng Trouble Makers bener-bener menghibur dengan kekonyolan mereka. Apalagi ada tokoh-tokoh dari buku sebelumnya yaitu Daryl, Giselle, dll. Novel ini menurut aku lebih spesial dari yang dark series #1. Soalnya di buku ini dipaparkan kasus yang realistis. Gang Rape. Ugh, one of my worst nightmare. Gak tau kenapa, baca ini bisa bikin ketakutan sendiri wkwkw.

Dan di novel ini juga, mbak Lexie (jiah sok akrab beud) mau menyadarkan kita buat lebih open minded tentang kasus kayak ini. Seringkali kita cenderung bersikap Victim blaming dan malah menyalahkan korban yang jelas2 udah meninggal. Apalagi aku masih sering denger kalimat "Pantes aja diperkosa" di media sosial dan kehidupan sehari-hari. Which is totally evil. Baca novel ini bukan cuma seru tapi juga ngasih pesan moral yang wow fantastic baby. Ehehek~
Profile Image for Windya Puspa Faradisa.
164 reviews12 followers
June 24, 2019
Actually, 2.5.
It's better than first book. Tapi, itu karena kemunculan lima orang cewek super duper jenius itu + selipan2 percakapan mereka, whatsapp atau email. Better.

Tapi hal-hal yang aku gak suka di buku pertama masih ada. Percakapan yang jayus, Erika yang tiba2 dapet rekaman (please correct me if i miss something), soalnya ini udah baca diulang2 tetep aja gak ada adegan dia dapet rekamannya :( tapi karena dia hacker, ya sudahlah. Trus ada beberapa ada adegan yang miss di awal bab, tapi di akhir bab jadi beda. Contohnya Trisha bilang gak kuliah karena sembab, tapi tiba2 di bawa ke kampus ama Daryl (?) --> please correct me (2) :(((
Dan, penyelesaian kasusnya lemah. Analisisnya kurang greget. Walau aku gak masalah sama motifnya sih.

Tapi, aku yakin kalau series ini mengesampingkan kejayusan dan lebih serius lagi dalam mengeksekusi, pasti bakal sekeren omen series.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Rin.
Author 1 book17 followers
July 3, 2024
Aku pikir bukunya jauh lebih asik dibaca daripada buku pertama dari Dark Series, tapi sebagai karakter-karakter utama yang muncul pov-nya; Grey dan Trisha kurang banget. Hik. Mereka kalah bersinar dari para karakter dari buku series Omen: Erika dkk yang unik banget dan muncul di sebagian besar cerita.

Jadi yah... aku pikir tidak salah kalau penulis mau nunjukin sudut pandang baru yang lebih segar dan lebih dekat dengan para korban kejahatan, cuma sayangnya masih kurang berkesan. Karakter-karakter dari series Omen tuh sudah terlalu kuat, sih. Haha.

Selain perihal karakter utama dan teman-temannya yang nggak terlalu menarik simpatik atau nggak berkesan, alur ceritanya seru. Berhasil buat aku penasaran sampai akhir, bertanya-tanya mengenai apa yang terjadi. Apalagi epilog ceritanya yang wew, malah bikin lebih kepo haha.

I like it, fun to read. ;)
Profile Image for Maharani.
19 reviews
August 19, 2024
Pertama kali baca buku ini waktu saya masih kelas 9 SMP, pinjam buku teman dan kadang-kadang baca di sekolah. Saya baca ini tanpa membaca buku sebelumnya yaitu Rahasia Terungkap. Beberapa bulan lalu saya memutuskan untuk cari buku ini hanya sekadar dengan ketik buku horor dan thriller Indonesia, alhamdulillah sekali dari situ saya tahu nama authornya dan saya coba cari Ipusnas ternyata banyak buku-bukunya tersedia. So, this is my second time read this book.

Bintang 3 bukanlah rate jelek, enjoy kok bacanya cuman merasa tidak puas aja, apalagi buku ini sampai 400 halaman tapi yang disuguhkan hanya itu saja ternyata, yah saya paham sih ini series cuman begitulah.
Profile Image for Jauza.
9 reviews
September 20, 2017
aduh.

waktu baca gabisa berhenti giggling.... i am in love with grey! dia gemes banget aku gakuat huhuhu. jalan ceritanya lebih seru dari yang pertama. erika dan teman teman juga banyak muncul jadi lebih seru. oh and i just knew kalau muse kalex for grey is gikwang (my favorite member of highlight) jadi makin suka hehehehhe. aku udah ngumpulin semua buku omen series (except omen //cries) dan semoga kali ini kesampaian juga ngumpulin dark series!! can't wait for your next book!
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
February 16, 2018
#2018-[21]

What am I expect? Yeah honestly kecewa ternyata Trisha-Grey ngga jadian diendingnya. Yaya fokus ceritanya kan mystery ya bukannya cinta-cintaan.

Lebih suka Dark Series #1 — kaya lebih greget aja, soalnya si Giselle kan berasa all out banget ikut di “action” mereka, bukannya si Trish ga bantuin tapi kayaknya porsinya dikit aja. Yang bikin seneng sih itu orang-orang Omen muncul semua! Bahkan si Damian sekalipun. Penasaran? Baca sendiri gih, wkwk.
Profile Image for Yasfin.
119 reviews
February 18, 2018
Yang menarik perhatian dari buku ini adalah endingnya, karena bikin mengumpat banget karena ada satu nama yang pasti dikangenin sama pembaca Lexie Xu. Nggak nyangka banget dia emang ngelakuin bisnis ilegal. Dan yang paling aku suka dari buku ini sih palingan kemunculan erika dan bab Whatsapp aja. Sama kelucuan geng Daryl juga sih. Secara alur cerita gak terlalu wow karena pelakunya mudah ditebak juga. Pokoknya butuh buku ketiga karena ngeliat satu nama di endingnya
Profile Image for Jefri S.
85 reviews2 followers
April 20, 2018
2.5🌟 actually.
Menyelesaikan buku ini tergolong cepat, karena ingin cepat meninggalkan buku ini:)

Disappointed. B banget. Ini bukan tulisan Ka Lex yang aku tau.

Mungkin karena aku mulai dewasa, jadinya saat membaca tulisan Ka Lex, merasa aneh. Seperti banyaknya pendeskripsian yang nggak penting dan berlebihan. Padahal aku suka banget dengan Omen dan Johan series.

Mungkin tokohnya kebanyakan, menurut aku.

Kayanya bakalan rest atau bahkan nggak baca buku Ka Lex lagi?? :)
Profile Image for Dety  Mutiara.
132 reviews6 followers
April 21, 2020
Wuahhh finish! Akhirnya rasa penasaranku terbayar setelah tau pelakunya. Lega? Jelas. Tapi setelah tau pelakunya yaudah.

Well, cuma mau jujur, aku lebih suka yang pertama dibanding ini :') Gatau kenapa di sini tuh terkesan lama (?) terus penyelesaiannya terkesan terlalu buru-buru dan kayak ada yang kurang gitu loh.

Gatau kenapa agak gedek sama tokoh yang lemah lembut macem Trisha 😭 sebel banget da wkwkwk
Profile Image for Amel.
207 reviews4 followers
October 13, 2023
3.5/5🌟

Masih dengan rate yang sama dengan part sebelumnya. Soalnya ya ceritanya sebenarnya 11 12, tapi aku tetep aja suka xixiixixi.
Kurangnya, sebenarnya ceritanya kurang logis aja sih. Terus ini lumayan banyak deskripsi yang jelasin detailnya, seakan-akan tokohnya lagi ngomong dalam hati, kalau misal di sinetron gitu si tokoh lagi diem terus ada voiceover gitulah. Mungkin akan bosenin bagi sebagian orang.
Profile Image for Galilea Jam.
21 reviews
July 22, 2024
Jujur dibanding buku sebelumnya, Perburuan dalam Kegelapan ini improve naik banget. Juga ada karakter tambahan yang jadi penjahatnya, Nigel. Udah ekspek kalo cowo pemimpin geng itu Dammy, kayak ya apa lagi gitu lo udah ketawan aja muwehehe. Bagus sih, tapi ceweknya ttp tolol, galak tapi nggak seru, ttp menye2 ngeselin, namanya Trisha. Cowoknya juga rada bacot ngga pinter, masa pake kekuatan Erika the gang mulu, namanya Grey. Oke deh 4,5 lumayan
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Natasha.
36 reviews
May 7, 2020
Selalu suka sama series yang dibuat sama kalex! ❤

Jujur karena aku pecinta series jadi menurutku cerita yg dibuat kalex sangat seru, setiap cerita punya keterkaitan tokoh satu sama lain dan punya rahasia sendiri2.

Meskipun lawan nya sama + bekerja sama satu sama lain juga dan hidup terus tapi tetep keren sih plot nya 😂

Happy reading! xx
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Alfin Rafioen.
181 reviews8 followers
September 1, 2017
Ceritanya seru banget. Aku paling suka dengan adegan Valeria yang berkelahi dengan anak buah Nigel. Saranku untuk buku selanjutnya, karakter-karakter di serial Johan dimunculkan di cerita berikutnya dan ceritanya lebih misterius lagi.
Profile Image for readwithsyll.
267 reviews
September 9, 2017
emang selalu satisfied sama buatan kalex😍😍 cant wait for the third onee! cuma menurut aku yg utk seri kedua ini rada ngebet tamat(?) kayak terlalu cepat pengelaran masalahnya. but i still like it kok.
Profile Image for ami.
45 reviews
January 14, 2020
di awal buku sebetulnya agak susah ya buat ngelanjutin. aku ngerasa terlalu banyak basa basi. tapi begitu geng erika mulai muncul baru deh semangat banget.

geng futsal daryl-grey itu lucu sih. jujur gue paling tertarik sama hyuga. SENENG BGT waktu epilog nya pov dia. AND I KNEW IT! it was damian!! jadi kepo parah hubungan mereka apa
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Cindy.
14 reviews7 followers
February 2, 2021
Seru dan menegangkan, agak bikin nyesek juga karena menceritakan tentang korban gang rape. Senang banget karena Erika dkk sering muncul di buku ini hahaha, Johan juga creepy banget !! Endingnya sangat memuaskan karena akhirnya Damian comeback !! 😍
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for nasya.
828 reviews
March 3, 2024
Menurutku, buku ini lebih baik daripada buku pertama. Candaan-candaannya bisa masuk ke aku, bahkan mungkin tanpa narasi humor pun aku bisa ketawa gitu dengan tingkah laku dan dialog antartokoh, tapi tentu saja merinding sama ngerinya juga dapet banget, pelakunya juga cukup plot twist
Profile Image for Dessy ⭐Get back into reading~⭐.
59 reviews1 follower
June 30, 2024
This book is some kind of big let down for me. Bagian awal sampai beberapa chapter terakhir seru banget, bikin deg-degan. Tapi the ending bener-bener kayak dipaksakan banget 😭 It's annoying because you have some kind of expectation but in the end you have nothing, you know?
Profile Image for Wardah.
953 reviews172 followers
September 18, 2017
Buku pertama Lexie Xu yang saya baca. Penjahatnya gampang ditebak sih, tapi yang jelas jadi penasaran sama buku-bukunya yang lain. Ulasan lengkap segera!
Displaying 1 - 30 of 50 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.