Jump to ratings and reviews
Rate this book

Bila Esok Ayah Tiada

Rate this book
Anakku, engkau kebanggaan Ayah. Engkau anugerah Allah yang terbaik. Ketahuilah bahwa engkau hidup di masa yang berbeda dengan masa Ayah. Engkau akan menghadapi beban yang lebih berat dan banyak fitnah. Orang saling tidak percaya, senang berbantah-bantahan, lebih mendahulukan akal daripada hati, dan sering mengecilkan perintah Tuhan. Sementara itu seiring dengan berjalannya waktu, Ayah akan bertambah tua. Kehidupan di dunia yang tidak kekal ini pun suatu saat pasti berakhir.

Ayah tak mungkin selalu bersamamu. Karena itu, Ayah ingin membagikan 67 pesan terbaik tentang kehidupan kepadamu. Ayah harap bukti cinta ini bisa menyentuh logika dan qalbu-mu, menemani setiap langkahmu agar engkau kuat menghadapi zaman penuh cobaan dan fitnah yang membentang di depanmu. Anakku, renungkan dan jadikan pesan-pesan Ayah ini sebagai bekal berharga bagimu, membantumu menjadi pribadi saleh-salihah. Sehingga kelak ketika Ayah tiada, engkau tak lupa mengirimkan doa-doa terbaik untukku. Baarakallahu fiik, semoga Allah selalu memberkahimu. Aamiin.

208 pages, Paperback

First published August 28, 2017

4 people are currently reading
36 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (33%)
4 stars
7 (25%)
3 stars
9 (33%)
2 stars
0 (0%)
1 star
2 (7%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for Marina.
2,042 reviews361 followers
September 2, 2017
** Books 253 - 2017 **

3,2 dari 5 bintang!

Kita seolah-olah diberikan nasihat pendek oleh seorang ayah mengenai kehidupan dan agama yang perlu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari

Terimakasih Scoop Premium!
Profile Image for Bahar Agastya.
27 reviews1 follower
January 20, 2022
Buku ini sangat menarik dibaca, berisi 67 pesan - pesan yang di dalamnya dikemas dengan kisah kisah islam yang inspiratif dan memotivasi. Beberapa pesan menyentuh dan mengingatkan pembaca agar tidak terlena dengan dunia yang sementara ini.
"Temanilah orang baik, Sebab ia akan mengantarkanmu kepada kebaikan. "
"Jangan lupakan kebaikan orang walaupun kecil, sebab dia paling berjasa atasmu. "
"Jangan ceritakan semua yang engkau tau, sebab itu perbuatan tercela."
"Banyaklah mengingat kematian, sebab kematian itu penasihat terbaik". Dan masih banyak lagi.
Sayangnya kemurnian karya tulis dalam buku ini sedikit, Beberapa kisah yang diberikan pernah saya baca.
12 reviews
April 20, 2025
67 nasehat Ayah untuk anaknya, diceritakan lewat kisah orang orang terdahulu dan riwayat kisah nabi Muhammad.

Ada 1 nasehat "dahulukan Rido Allah sebab Rida manusia mustahil dipenuhi"

Berkisah seorang anak dan ayahnya yg mengendarai keledai. Pertama ayahnya menunggangi keledai dan anaknya bejalan dibelakang lalu orang orang berkomentar teganya anak kecil harus berjalan sampai kelelahan.

Lalu mereka bergantian, anak menunggangi keledai ayahnya bejalan, orang orang berkomentar tega sekali anaknya harus menyuruh jalan ayahnya sendiri yg sudah tua.

Sampai akhirnya mereka berdua menunggangi keledai itu bersama, dan lagi lagi orang lain berkomentar kasian sekali keledai itu.

Komentar manusia itu emang ga pernah ada ujungnya, jadi teruslah lakukan sesuatu jika itu benar dan tentu berdoa semoga Allah ridhoi setiap langkah kita. Tak perlu pusingkan komentar orang karna manusia tidak akan pernah puas. Yang penting adalah keridhoan Allah.
Profile Image for Rafi'atul Hayati.
15 reviews1 follower
June 11, 2025
Buku ini berisi 67 nasihat singkat tapi bergizi.
Setiap nasihat ada kisah singkatnya dan di setiap bab ada sumbernya.
Bagus utk menjadi pengingat kala diri merasa butuh nasihat.
Profile Image for Ika Merdekawati.
77 reviews3 followers
August 7, 2020
"Banyaklah mengingat kematian, sebab kematian itu penasihat terbaik."

Baca buku ini, berasa lagi dengar Ayah cerita sebelum tidur. Dengan bahasa yang lembut dengan khas cara Ayah menasihati ke anaknya. Apalagi sosok Ayah itu tipe orang yang jarang sekali buat ngomong sesuatu langsung ke anaknya, pasti ada Ibu sebagai penerjemah dari ekspresi wajah Ayah yang sulit untuk di tebak.

67 pesan Cinta dari Ayah ini termasuk pesan yang selalu diucapkan Ayah, lengkap dengan contoh kisah-kisah nabi dan sahabatnya. Sepertinya buku ini bukan diperuntukkan untuk anak saja, tapi untuk calon orang tua.

Pesannya singkat tapi bermakna, sangat bermakna untuk kehidupan seorang anak ke depannya. Tanpa 67 pesan ini, sosok anak kesulitan beradaptasi dengan lingkungan sekitar, apa lagi kita manusia selalu hidup berdampingan ke orang lain.

Seburuk-buruknya orang tua, pasti tidak ada orang tua yang ingin anaknya terjerumus dengan kemaksiatan. Jadi, buku ini tidak hanya sebatas pengingat untuk anak, tapi pengetahuan persiapan untuk menjadi orang tua. Kita bisa juga loh menerapkan gaya cerita Ayah di sini untuk menasihati anak-anak kita nanti 😁
Displaying 1 - 7 of 7 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.