Nami Akimoto (秋元奈美) is a Japanese author of manga.
Loves traveling to places like Paris, or Italy. Especially if they have museums there, because she likes to draw them in her manga. She also has a younger sister, who sometimes comes along on her adventurous exploits. Loves foreign tea, especially from London.
Putri Marie dicuci otak oleh Mr. X sehingga dia menuruti semua kemauannya dan jadi lebih kejam.
Karena mengetahui Mr. X ada di Diamas, Mikage dan Tomomi melakukan teleportasi, tapi malah sampai ke Diamas 1000 tahun yang lalu. Di sana mereka bertemu Ratu Kembar pertama Diamas.
Setelah kembali ke ruangan Hideaki, Tomomi dan Mikage disuruh kembali ke Jepang. Tapi setelahnya Hideaki diculik oleh Putri Marie dan pengawalnya ke Diamas. Putri Marie juga sempat menembak Emma yang menjenguk Hideaki. Untungnya Emma sempat lari.
Mengetahui Hideaki ada di Diamas, Mikage dan Tomomi melakukan teleportasi lagi bernama Yuya, tapi malah sampai di tempat terpisah. Mikage dan Yuya di dalam istana, Tomomi di luar istana. Anak buah Mr. X pun datang untuk meringkus Mikage dan Yuya.
Beneran deh, aku nggak suka cerita soal kejadian di Kerajaan Diamas ini. Soalnya ga nyambung aja gitu. Si Kembar sama sekali nggak punya alasan kuat untuk ikut campur dengan masalah antara Putri Marie dan Emma. Lagipula hukum Diamas emangnya masih feodal? Masak percobaan pembunuhan yang dilakukan Putri Marie atas Emma nggak diganjar dengan tuntutan pidana? Masak mereka biarin calon ratu mereka mau bunuh saudara kembarnya sendiri? Aneh.
La Star Comics aveva provato, all'epoca, a pubblicare una rivista contenitore, come quelle giapponesi. I primi shojo manga sono arrivati in Italia proprio in questo modo: sulla rivista contenitore Amici. C'erano Miracle girls, Saint tail, Creamy e Sailor Moon. Un episodio di ognuna di queste serie per volume... Per me, con la memoria di un pesce rosso, era un disastro. Son stata felicissima quando la casa editrice ha deciso di cambiare metodo e raggruppare le storie in volumetti. Sailor Moon è stata l'unica a meritare la ripubblicazione, mentre le altre... SIGH! Difatti, in italiano esistono solo il settimo, l'ottavo e il nono - e ultimo - volume della serie.
Curiosità. Questa serie è stata pubblicata un paio d'anni dopo anche negli Stati Uniti con dei nomi tutti strani. Forse noi italiani dobbiamo essere orgogliosi del fatto che abbiamo sempre letto i manga con i loro nomi originali.
Comunque, questo rimane uno dei manga preferiti della mia adolescenza.
Come on, get over Diamas already! I don't like the turn of this manga. I wish it was more like the beginning when it was light-hearted and funny. I really dislike the queen of Diamas and everything that's going on over there.
On the contrary, I loved the bonus story at the end of the volume: it tells the story of the first time Yūya and Hideaki met.