Valerine dan kawan-kawannya yang sedang menghabiskan waktu di daerah pecinan, dikejutkan oleh berbagai hal aneh yang pada akhirnya membuka gerbang dunia sihir dengan dunia manusia. Apakah yang harus dilakukan oleh Valerine, setelah dunia tempat tinggalnya dan bahkan teman-temannya mulai berubah satu persatu...
Empat sekawan Valerine, Misa, Ara dan Sinder mengunjungi daerah Pecinan. Dari seorang penjaga warung teh mereka mengetahui lokasi sebuah toko barang antik. Namun, waktu mereka pergi ke sana, penjaga warung itu baru sadar bahwa toko itu sudah tutup lama sekali. Lah???
Tiba-tiba Valerine menerima telpon dari ayahnya dan terpaksa harus pulang lebih dahulu. Betapa terkejutnya Valerine ketika keesokan harinya sahabat-sahabatnya dinyatakan belum pulang ke rumah semua. Valerine segera kembali ke daerah pecinan dan mendatangi toko barang antik itu karena merasa ada yang tak beres tengah terjadi.
Di sana ia disambut oleh seorang wanita dewasa yang ternyata adalah seorang siluman pemangsa jiwa. Niat jahat iblis wanita bernama Lilith itu digagalkan oleh Zhang, seorang pemuda bersenjata panah. Sayangnya desain Lilith versi devil lebih mirip digimon daripada iblis. Malah lebih serem iblis-iblis bawahannya (yang muncul dari tembok toko dan lalu batuan tebing).
Terjadi pertempuran dahsyat. Valerine ikut terseret masuk ke dunia roh. Meskipun Lilith berhasil dikalahkan, dan roh para sahabat Valerine berhasil dikembalikan, Zhang malah memberi peringatan bahwa gadis itu harus bersiap jika para sahabatnya berubah.
Dan ternyata benar. Besoknya Valerine benar-benar melihat kawan-kawannya jadi seperti orang asing. Sinder yang biasanya polos tiba-tiba jadi populer di kalangan murid lelaki dan tak lagi peduli pada Valerine dan teman-temannya. Hal-hal aneh lainnya juga terjadi pada sahabat-sahabat Valerine yang lain. Misalnya ia sampai melihat salah satu temannya ada di dua tempat sekaligus. Rupanya proses pengembalian roh teman-teman Valerine tak berjalan lancar. Begitu Lilith dikalahkan, arwah-arwah penasaran berlomba mengisi raga teman-teman Valerine yang kosong tanpa jiwa. Valerine pun harus berhadapan dengan kawan-kawannya sendiri dengan dibantu Zhang yang datang ke sekolahnya dan menyamar sebagai murid baru.
Aku suka banget sama style gambarnya. Semua garisnya digambar secara manual dengan sangat telaten. Aku juga suka dengan variasi angle-angle di panelnya. Kalau ceritanya sendiri yha... biasa aja, sih. Banyak cerita serupa yang bertema pertempuran manusia melawan roh jahat. Mungkin akan lebih bagus kalau dijadikan serial saja. Ah dulu Komikers nih ada beberapa judul potensial tapi malah nggak dijadikan serial atau malah ada yang nggak dilanjutkan sampai tuntas. Huhuhu
Ngomong-ngomong, komikus bernama Rere ini sekarang berkarir di mana ya? Hmm... Anak-anak Komikers yang kutahu keberadaannya cuma pasangan suami istri Felix Novara dan Maria Regina Alacoque.