Lelaki ganteng dengan segala kemampuan yang ia punya. Jenius, jagoan, disegani banyak orang, dan mampu menaklukkan banyak hati perempuan karena ketampanannya. Sayangnya, Alfi terkenal galak. Nggak pernah sehari aja, nggak bikin orang lain sakit hati dengan ucapannya, selalu sarkatis, pedas, penuh kecaman dan menohok pada lawan bicaranya. Dia juga terkenal sadis, apalagi dengan orang-orang yang mengganggu ketenangannya.
Si Ganteng yang bengis, itulah julukan yang cocok diberikan pada sosok Genta Denalfian alias Alfi.
Tetapi, ada satu kekurangan yang Alfi miliki. Dia belum pernah pacaran, belum pernah merasakan pahit manisnya jatuh cinta terhadap perempuan. Hanya Alana Caroline, perempuan mungil yang sangat manis dan ceria itu yang mampu menghancurkan pertahanan Alfi untuk tidak memberi hati pada para perempuan. Sayangnya, Alfi terlalu gengsi untuk menyatakan perasaannya pada Alana.
Baiklah! Untuk pertama-tama, "Jika kalian memilih naskah yang tak terlalu menarik, namun punya potensi untuk di sukai para kawula muda. Yang menganggap cerita mainstream ini beda. Maka kalian bisa menerbitkannya pada Loveable." Saya bukanlah orang yang kritis dalam soal mengkritik, hanya saja begitulah realitanya. Novel Dignitate ini atau bisa di artikan 'Bermartabak'. Tak peduli seberapa panjang ceritamu, sebanyak apa typo dalam naskahmu, seklise apapun ide ceritamu, klimaks kah, anti klimaks kah. Semua itu kembali lagi pada point pasaran. 440 halaman. Yah! 440 halaman total halaman novel ini. Bagi mereka pembaca yang tak memikirkan hal tersebut pasti akan berfikir lain. Saya melihat ini, karena beberapa orang mengatakan bahwa novel ini sudah masuk cetakan kedua, dalam kurung waktu beberapa bulan saja. Ya! Sesimple itu alasanku, sedangkal itu pemikiranku. Rp 89.000, yang harus saya keluarkan demi novel remaja berjudul 'Dignitate' ini. Saya kadang tidak mengerti, letak istimewa dari novel karya author Wattpad itu apa? terdapat kata-kata yang bukan main typonya. Pembendaharaan kata hancur, logikanya bolong-bolong, tema yang bisa saya katakan BASI! Ucapan " Anjir, Fuck, Bajingan, Brengsek." Terus terang, saya baru tahu bahwa KKBI beserta EYD memperbolehkan, kata-kata kasar tersebut di pakai. Terlebih lagi untuk ukuran pembacanya pun masih belia. Lalu bagaimana negeri ini bisa menghargai sesama, ataupun yang lebih tua bila, jika edukasi yang di berikan berupa novel seperti ini! Hanya memperlihatkan adegan tidak berfaedah, kata-kata yang tak layak di tiru, serta mengajarkan anak SMA bisa memakai ninja. Tanpa STNK, tanpa SIM, berkeliaran keluar sekolah. Saya tidak berusaha mencari kesalahan disetiap novel remaja. Namun, saya berfikir negeri ini memiliki etika yang di bawah rata-rata. Lalu di berikan lagi pembelajaran yang tak jauh berbeda dari realitanya. Mau dibawa kemana martabak negeri ini? Saya juga bukanlah pribadi sentimen, atau dendam di setiap penerbit yang telah menolak banyak naskah saya. Untuk author, untuk penerbit, untuk pembaca yang masih memiliki logika, untuk semua anak muda Indonesia. Saya berharap kedepannya, editor, beserta semua kru penerbitan. Bisa lebih menyaring lagi naskah-naskah novel. Jangan karena dalih ingin meraup untung banyak dari penjualan novel tersebut. Kalian, mengabaikan semua hal yang terjadi pada novel itu. Kami membeli novel tersebut pakai uang, lalu kalian memasang nominal tinggi pada cerita novel yang tak jauh berbeda dari novel-novel sebelumnya. 1/5 *Bobrok*
Cowok ganteng tapi jutek vs cewek cantik dan bawel. Suka berantem, saling memendam rasa, tarik ulur lalu bersatu. Plis deh cerita super mainstream kayak gini udah banyak tapi kenapa masih saja laris manis? Apa orang pada nggak bosen y? Ceritanya gitu lagi gitu lagi.
Pertama tama, biar aku jabarkan beberapa karakter dalam novel ini :
1. Alana Digambarkan sebagai cewek yang agak agresif. Suka sama Alfi tapi tidak mengejar secara terang terangan. Tiap hari nempel terus ke Alfi meskipun dia selalu dijutekin. Kalau aku mah ngeri punya cowok model kek Alfi ini.
2. Alfi Penokohan Alana masih bisa aku terima. Tapi Alfi ini amit amit dah. Dia super ganteng, rajin belajar, punya prestasi akademik yang bagus (mainstream banget kan?) tapi jutek, kalau ngomong nggak di ayak, nggak punya sopan santun bahkan pada orang yang lebih tua, suka berkelahi, kalau emosi udah kayak orang kesetanan bahkan hampir membunuh orang. Alfi terlalu antagonis untuk ukuran seorang tokoh protagonis. Karakter semacam ini sangat tidak pantas untuk dijadikan sebagai tokoh utama dalam sebuah novel remaja. Tapi anehnya, banyak yang naksir sama Alfi. Kalau di real life mah orang bakalan sebel sama Alfi, nggak peduli meskipun Alfi adalah cowok paling ganteng sedunia sekalipun.
Dari pengamatanku selama ini. Anak anak yang memiliki prestasi akademik rata rata berkelakuan baik dan kalem. Bahkan anak anak yang masuk ke sekolah buangan pun prilakunya nggak seburuk Alfi. Bayangin aja, masa anak usia sekolah bisa punya niatan untuk membunuh orang? Punya jiwa psikopat kali ya Alfi ini? Alfi aku nobatkan sebagai The worst protagonis ever.
3. Regan Antagonis nya Regan itu kelewat jahat untuk ukuran novel remaja. Dia bertindak tidak senonoh ke alana, menghamili anak orang, mencuri uang orang tuanya, melakukan tindakan kriminal, suka mencelakai orang bahkan sampai membunuh.
Cukup tiga tokoh itu aja yang aku review, karena mereka yang paling bikin aku geregetan. Kalau tokoh Yang lain masih masuk akal dan manusiawi.
Yang aku nggak suka dari novel ini :
1. Banyak kata kata kasar
2. Kalau mau masukin adegan perkelahian ya monggo, tapi dalam novel ini terlalu banyak adegan kekerasan. Bukan hanya sekedar main pukul yang bikin anak orang sedikit bonyok. Tapi lebih mengarah pada penganiayaan, dan pemakaian senjata tajam. Entah berapa kali penulis bercerita tentang darah yang mengalir.
3. Banyak adegan tidak penting yang sama sekali tidak menunjang plot cerita. Misalnya soal keluarga Keenan, masalah antara sabitha dan regan juga perang mulut antara Alana dan Alfi yang terjadi berulang ulang.
4. Banyak scene tidak masuk akal. Beberapa yang sangat menggangguku misalnya :
Regan dengan beraninya bertindak tidak senonoh kepada Alana di rumah Alana sendiri . Tapi ketika mama Alana memergoki tindakannya itu. Mama Alana hanya marah dan mengusir Regan. Kalau aku jadi mama nya Alana udah ku laporin polisi itu orang.
Alfi udah kayak orang kesetanan saat menganiaya Regan, apalagi ketika dia tahu soal penyebab kematian ayahnya. Mestinya Alfi sedang sangat emosional saat itu. Tapi setelah itu dia pergi sama Alana, dan dia bisa berhaha hihi sama cewek itu di warung pecel lele seolah tidak pernah terjadi apa apa sebelumnya. Aduh dek hana margaretha, kamu pikir emosi seseorang bisa berubah secepat itu kah?
Ketika Alana mau ke bangkok, dia diantar oleh Alfi, Keenan dan sabitha ke bandara. Alana cuma liburan ke bangkok selama lima hari cuyy. Tapi kok cara mereka melepas kepergian Alana kayak dia mau tinggal di Bangkok selama lima tahun. Sumpah ilfeel banget aku.
5. Cara penulis menggambarkan tempat wisata di bali bikin aku agak cringe. Alih alih narasi novel yang enak dibaca malah kayak penjabaran di brosur wisata.
6. Alur cerita setelah kecelakaan pesawat menjadi sangat drama dan shitnetron sekali.
7. Menjelang seratus halaman terakhir, rasanya aku udah nggak kuat baca lagi. Tapi tanggung juga kalau mau berhenti. Akhirnya aku bisa menyelesaikan novel ini dengan cara membaca secara asal (tidak membaca setiap kata demi kata) yang penting dapat poinnya.
Yang aku suka dari novel ini : 1. Tidak ada Novel ini hanyalah serangkaian cerita mainstream. yah meskipun ada contoh baik nya juga soal Alfi yang rajin belajar dan ingin membanggakan mama nya tapi lebih banyak contoh buruk yang sama sekali nggak pantas untuk di tiru oleh remaja.
Penulisannya bagus, aku bisa bayangin berada dalam cerita, tapi seriously, plotnya SANGAT ketebak, dan sangat tidak make sense untuk sebuah buku yang mengambil genre reality fiction. So yea I was not satisfied.
Novel ini sempat booming banget ya, bahkan temen-temen aku banyak yg beli dan katanya bagus bangett, baper bangett dan bangett lainnya.
Aku sendiri gak suka sama novel ini. Penulisannya flat banget, bahkan dialognya sama sekali gak bikin aku gimanaa gitu dan sikap galak yang dimaksud ke si Alfi tuh malah kayak bukan galak pure dari sononya. Entahlah, aku cuma ngerasa ngeganjel dan rada "cringe". Ya mungkin emang tipikal cerita jebolan Wattpad. Oiya, aku juga gak bisa habisin cerita ini. Bukunya cukup tebal tapi saat dibaca, aku merasa kosong.
Menurutku pas bab-bab awal sampe pertengahan masih okelah khas remaja. Tapi sejak adegan Alana diceritakan menghilang dan malah mau tunangan dengan cowok lain yang membuat Alfi menjadi buta, aku kok merasa ceritanya jadi kayak cerita drakor banget ya yang bener - bener membuat buku ini kehilangan identitas sebagai cerita remaja yang sweet gitu walaupun akhirnya happy ending sih.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Menyerah di halaman 373. Konfliknya mulai kayak sinetron. Gangerti lagi deh. Tapi tetep baik kasih bintang 4, karena aku tahu kalau menulis itu gak mudah.
berawal dari cerita wattpad dengan pemeran lelaki ganteng yang disukai banyak pembaca. Cerita yang gabisa ketebak dan bikin pembacanya senyum-senyum sendiri. Kisah persahabatan, keluarga dan cinta menjadi satu di dalam buku ini. Ekspresi ketika membacapun tak kalah beragamnya, seneng, sedih, greget, mencak-mencak. Buku yang mengajarkan aku banyak hal, seperti rasanya berjuang, terabaikan oleh orang yang kita sayangi, dan banyak lagi. Banyak kejadian yang mengejutkan terjadi di buku ini.
Ini adalah buku novel wattpad Indonesia pertama yang pernah saya baca, ekspetasi saya memang tidak tinggi, tapi karena teman-teman saya bilang ceritanya beda dari buku lain dan akan dijadikan film, saya mulai penasaran. Saya jarang sekali membaca buku novel Indonesia apalagi terbitan Loveable yang selalu menerbitkan cerita dari wattpad yang mendapatkan jutaan pembaca. Awalnya saya kurang paham kenapa buku ini bisa mendapat hype yang sangat besar dari para pembaca Indonesia, tetapi setelah membaca buku ini saya paham karena kebanyakan dari orang Indonesia lebih suka baca buku genre Romance yang membawa topik “Bad boy and good girl” dan juga dengan dialog yang menurut saya sedikit “cheesy”. Banyak bagian dari buku ini yang menurut saya tidak penting untuk dimasukan karena saya sempat bosan saat membacanya, ceritanya hanya mengulang-ulang topik yang sama dan plotnya yang mudah ditebak. Ini adalah buku fiksi yang dasarnya menceritakan kehidupan anak SMA, tetapi entah kenapa saya tidak bisa “relate” dengan karakter-karakter yang ada, dan banyak bagian yang kurang masuk akal untuk novel ber genre reality fiction ini. Hal yang membuat saya tidak memberi bintang satu yaitu buku “Dignitate” ini memiliki beberapa dialog yang lucu dan bisa membuat saya ketawa, walaupun terkadang ada yang “cringe” tetapi tetap menghibur.
Bosen. Romansanya gak kerasa, kalaupun kerasa rasanya gak romantis. Klise dan mudah ditebak. Dari premisnya aja udah bisa dikira kira gimana jalan ceritanya. Cewek yg fun dan cantik ketemu cowok cool tp cuek. Jujur satu satu nya bagian yg asik dari buku itu drama keluarga alfi. Bener bener persis sama ekspektasi aku pas baca buku teen romcom peluncuran dari wattpad. :( Penulisan soal ikatan love kedua karakter itu gak maksimal, jadi mereka berakhir bersama ataupun pisah aku gk peduli samasekali. Menurut aku mereka lebih cocok jadi sahabat aja. Satu satunya yang aku suka dari buku ini cuma drama keluarga alfi, hubungan cinta sahabatnya alfi (meski gk dikasi bumbu seberapapun juga aku malah lebih srek ama hubungan temennya wkwkwkwk), dan cover bukunya. Sekiannn, klo ada cerita wattpad apapun itu yg worth it dibaca ksi tau donggg.
Mainstream. Yaa, rata rata cerita wattpad ya gitu. Cowok tampan dan dingin, cewek pindahan. Jatuh cinta. Tarik ulur. Ujung ujungnya bersatu. Semua cerita romance itu sama aja. Tapi cara pengemasan dan plot yang bagus itu pointnya.
Buat cerita dignitate, saya minjem buku ini karna lagi gabut dan butuh bacaan aja. Plus covernya juga menarik, jadi saya pinjam deh. Ceritanya mainstream. Tapi gimana ya ngomongnya, rasanya hampir semua cerita wattpad itu sama. Don't judge me please.
Plus sifat Alana. Sifatnya terlalu menye, jadi saya ga suka aja gitu bacanya. Juga waktu Alana buat tulisan tulisan puitis waktu dia rindu sama Alfi. Itu, bagi saya ga puitis samsek. Maaf ngomong nih, tapi saya ketawa.
Ya kalau kamu seorang pecinta cerita wattpad, mungkin ini bakal worth buat kamu.
Ah gila sih buku ini, bakal mengajarkan banyak banget hal ke kita mulai dari susahnya berjuang, diabaikan oleh orang yang kita suka dll. dan buku ini emang agak ngebosenin di awalnya, cuma kalo udah masuk konflik itu poll nampoll deh pokonya. masalahnya macem-macem juga. pokonya bener bener mantepp, recommended banget
Suka banget sama tokohnya Alfi yang gemesin banget! Galak tapi ngangenin! Gengsian jugaaa! Diem-diem perhatiannya itu yang buat aku senyam-senyum sendiri, suka banget!
used to read this every night in 5 hours for 2 weeks (real), got sick of it, and threw it away oops. my 13 year old self would've given this a 5/5 but alfi is a walking red flag tbh
Judul Buku : Dignitate Penulis : Hana Margaretha Penerbit : Loveable Terbit : 2017 Harga : Rp 89.000 Tebal : 440 hlm Ukuran : 14 x 20,5 cm ISBN : 978 – 602 – 5406 – 03 – 4
Dignitate adalah salah satu novel yang ditulis oleh Hana Margaretha. Buku Dignitate ini mendapatkan gelar “National Book Best Seller” dan akan segera difilmkan. Novel ini adalah novel kedua karya Hana yang diterbitkan. Dignitate adalah novel yang menceritakan tentang seorang remaja yang bernama Genta Denalfian atau biasa disebut Alfi. Yang dimana, ia disegani banyak orang tetapi ia mampu menaklukan hati perempuan. Sayangnya ia terkenal galak. Selalu membuat orang sakit hati dengan segala ucapannya. Alana Caroline adalah seorang gadis pindahan yang pindah ke sekolah Alfi. Ia adalah gadis yang berwatak ceria. Lalu bagaimana jadinya jika ia harus selalu berada dekat dengan Alfi yang sarkatis, pedas, penuh kecaman, menohok dan sadis kepada orang yang selalu mengganggu ketenangannya. ‘Si Ganteng yang Bengis’, itulah julukan yang cocok diberikan kepada Alfi. Tapi ada satu kekurangan dalam diri Alfi. Ia tidak pernah merasakan manis dan pahitnya jatuh cinta. Hanya Alana yang mampu mengancurkan pertahanan dalam diri Alfi. Namun Alfi terlalu gengsi untuk menyatakannya kepada Alana. Ada suatu peristiwa tragis yang mengancam nyawa Alana. Selain itu, ada lelaki lain yang juga merasakan hal yang sama sebagaimana Alfi terhadap Alana. Bagaimana jika lelaki itu datang dari masa lalu Alana? Apakah Alfi masih mempunyai kesempatan untuk menyatakannya kepada Alana? Novel Dignitate ini menceritakan tentang keluarga, sahabat, dan juga percintaan. Selain covernya yang juga menarik, novel ini cocok untuk dibaca oleh kalangan remaja. Ide/gagasannya mungkin dapat ditemukan di beberapa novel fiksi remaja yang lain. Tetapi alur ceritanya yang berbeda dari novel fiksi remaja lainnya yang membuat novel ini menarik.
Dalam novel ini saya suka dengan covernya, karakternyapun juga sesuai, alur yang digunakan runtut walau diawal ceritanya terkesan agak bertele-tele tapi disini tertutup oleh unsur humor cerita, dan yang terakhir saya juga suka konflik dalam novel ini susah untuk ditebak. Disini peran Alfi itu orangnya bener – bener langka udah rajin, pinter, pola pikirnya juga dewasa banget saat kebanyakan novel remaja jaman sekarang para tokohnya menikmati masa – masa SMA, namun Alfi gak ada waktu buat main – main yang ada di pikiran dia cuma pengen bahagiain orang tuanya dengan masuk ke perguruan tinggi negeri yang bergengsi. Novel ini sangat layak untuk dibaca karena isi yang terkandung hanya menceritakan tentang percintaan anak remaja, persahabatan, dan keluarga.
Buku fisiknya, cantik banget! Isi halamannya penuh dan font yang dipakai mudah dibaca. Penempatan nomor halamannya unik, beda dari yang lain! Dia ada di tengah kanan dan kiri sisi halamannya.
Untuk alurnya cukup mengagetkan, beberapa plot twist ada didalamnya. Penggunaan bahasanya mudah dibaca, terkesan ringan untuk fiksi remaja.
Mungkin kekurangannya ada timeline alur. Dari awal ke pertengahan konflik terlalu lama alurnya, tapi dari konflik sampai ke klimaks dan ending, terkesan diburu-buru, jadi feelnya kurang.
Ke depannya timeline aja yang yang harus diperhatikan. Karena penggambaran karakter dan tokohnya sudah sangat amat baik.
karakter alfi pas awal suka bangetttt, cuek, marah-marah ga jelas, jutek, galak, kayak jarang cowo modelan gini karena biasanya aku nemuin di cewe. alana yg bawel, ga bisa diem, selalu ganggu alfi, muncul terus depan alfi, kayak.. ALANA AYO BUAT ALFI GA JUTEK, GALAK LAGI😭😭🫵🏻🫵🏻🫵🏻 aku speechless pas tau kalo kakaknya alfi (genta) ADALAH MANTAN ALANA WTF. dia obsess banget sama alana sampe pernah mau ngegituin alana (tau lah ya) tapi endingnya OKE BANGETT AKU SUKA!!!😋😋💗💗💗
This entire review has been hidden because of spoilers.
ini kali pertama saya mengonentari karya orang lain, menurut saya jika diperbolehkan berpendapat, novel ini sangat bagus pada bagian awalnya, sangat amat disayangkan pada bagian akhir karena menurut saya itu tidak terlalu jelas. tapi, overall bagus banget, dibagian akhir gue sempet kangen alana yang suka godain alfi:(.
Novel karya Ka Hana yang sudah difilmkan ini sangat menarik. Alana yang digambarkan dalam cerita ini sangat menggemaskan, namun siapa sangka ia mempunyai masa lalu yang tidak akan kalian duga. Begitu pula Alfi, cowok dingin yang memiliki masa lalu kurang mengenakkan. Dan ada Keenan yang setia menjadi teman Alfi. Bahasa yang digunakan mudah dipahami, diksinya bagus.
Alurnya lumayan oke tapi masih ada beberapa part yang agak bosan. Paling suka dengan karakter keenan yang ceria dan peduli ke teman-temannya. Sedangkan, untuk 2 tokoh utamanya yaitu Alfi dan Alana juga punya ciri khas masing-masing yang bertolak belakang sehingga ceritanya jadi cukup kompleks permasalahannya. Overall suka dan berhasil dibaca sampai selesai.
i fell in love with this book when i first saw it on gramedia and when i read the synopsis. honestly one of the best buys i didnt regret buying it at all. i read it in a day despite having so many pages
setelah bertahun-tahun aku baca ulang, ternyata novel ini ceritanya klise dan gampang ketebak. mungkin karena dulu aku baca waktu aku umur 15 tahun dan emang jamannya cerita kayak gini, tapi setelah aku baca ulang ini ceritanya gak masuk akal
i've read it a long time ago, i only read it cz the visualization of the mc is manu rius WHICH IS he's the most handsome man i've ever seen in that time, but i kinda forget the whole plot but i wont read the book for the 2nd time