Jump to ratings and reviews
Rate this book

Moon Over Bali

Rate this book
Jesslyn pergi ke Bali bukan untuk berlibur. Ia kabur dari Daddy yang menyuruhnya memilih satu di antara dua hal: kuliah atau kawin. Jess mustahil memilih salah satunya. Ia memilih untuk mencari ibunya di Pulau Dewata saja. Tapi, perjalanannya di Bali tidaklah mulus. Jess tertipu dan kehilangan uang. Ia juga terpaksa tinggal di tempat kos sumpek bersama Komang yang hidup bersama seorang pria bule, mengantar turis mancanegara dengan Ayla mungilnya, dan belajar menari Bali untuk bertahan hidup. Puncaknya, Jess dihubungi oleh pemuda yang dijodohkan dengannya. Jess limbung. Akankah ia menuruti perjodohan yang diatur Daddy dengan putra rekan bisnisnya itu, atau akankah ia mengikuti kata hatinya yang telah dicuri Timmy yang ditemuinya di Bali? Itu tantangan yang harus dijawab Jess saat melompati tembok takdirnya.

248 pages, Paperback

First published September 25, 2017

1 person is currently reading
65 people want to read

About the author

Agnes Jessica

47 books360 followers
Agnes Jessica adalah mantan guru matematika SMUK I BPK Penabur Jakarta. Karena ingin mengembangkan bakat seni, walau ia suka mengajar dan murid-muridnya juga suka diajar olehnya, ia keluar dan memilih berkarya sebagai penulis novel. Selain menulis, ia juga suka menggubah lagu, main gitar, keyboard, dan menyanyi. Ia sudah melahirkan sebelas novel yang berjudul Jejak Kupu-Kupu, Rumah Beratap Bougenvil, Dua Bayang-Bayang, Satu Abad Sekajap Mata, Peluang Kedua, Dongeng Sebelum Tidur, Bunga Yang Terbuang, Angan Sang Cinderella, Jakarta An Undercover Life, Noda Tak Kasamata dan Maharani. Selain memakai nama Agnes Jessica, ia kerap menulis dengan nama samaran Yoshiko Agunesu. Keiginan utamanya adalah bisa berkarya terus; keinginan kedua: bisa diterima di hati pembaca; dan keinginan terakhir: happily ever after. Bila ada yang ingin berkomunikasi melalui surat, silakan kirim ke PO BOX 1410 Jkb 11014, atau ke alamat e-mail: agnesjessi@yahoo.com.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
12 (16%)
4 stars
23 (32%)
3 stars
31 (43%)
2 stars
4 (5%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for Utha.
824 reviews401 followers
May 11, 2023
Agnes Jessica balik lagi!

Resensi lengkap Moon Over Bali: http://www.tsaputrasakti.com/2017/09/...

Aku bukan penggemar beratnya, jadi sebenernya biasa aja, hehe. Pernah baca dua novel karangan beliau yang berjudul Three Days Cinderella dan Tunangan? Hmm....

Moon Over Bali mungkin jadi novel pelepas kangen para penggemar Agnes Jessica. Dulu ya, waktu aku SMP dan SMA, di toko buku banyak banget buku-buku karangan beliau, dan bukan cuma terbitan GPU doang. Banyak pula yang suka. Tapi dulu karena aku sukanya baca TeenLit, hanya dua novel yang aku sebut di atas yang kubaca. Apalagi aku agak kaget dulu pas baca TDC. Hahahaha.

Novel ini nyeritain tentang Jess si anak orang kaya yang supermanja. Aku sih nggak terlalu suka sama karakter manja begini, apalagi kayaknya kok bloon banget. Jadi si Jess ini sok mandiri dengan kabur ke Bali karena dijodohin. Dia pengin ketemu mommy-nya di sana biar acara perjodohannya gagal. FYI, orangtua kandungnya udah bercerai.

Ceritanya sih bakal disukain sama penggemar drama. Lengkapnya di sini yah http://www.tsaputrasakti.com/2017/09/...
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
January 28, 2020
#2020-[9]

While seru banget baca sampe ngga nyadar udah mau pagi, walhasil kudu pending dulu padahal tinggal 2chapter terakhir sekaligus epilog, duh.

Lupa sik kali keberapa baca buku kak AgnesJessi, yang ini ada sebenernya nggak ada diwaiting-list saya, nggak tau kenapa kaya pengen baca ini pas cap cip cup di kobo tempo hari.

Menarique.
Kalau kisah romancenya mudah ketebak, saya malah lebih suka dari sisi kemanusiaan yang diangkat kak Jess—lah sama kaya main character novel ini yak? Baiq, mari kita ulas sedikit ceritanya...

Jesslyn yang nggak suka sama semua opsi yang ditawarkan sang Daddy milih kabur ke Bali buat buktikan kalo dia bisa survive dan hidup mandiri. Separah apasik ordernya sampe si Jess kabur? Jadi pilihannya doi harus lanjut kuliah atau nikah sama si Thomas—anak temen bisnis bokapnya. Jess yang emang dasarnya ogah kuliah jelas gak pilih opsi pertama, dan liak profil si Thomas yang lempeng dan surem abis otomatis bikin Jess nggak setuju nikah ma Thomas, walhasil kaburlah dia. Kenapa Bali? Sebenernya doi juga punya misi buat nyari ibu yang dulu ninggalin dia waktu Jess masih 8 tahun.

Jess ke Bali pake mobilnya, berbekal tabungannya yang ga banyak doi harus ngirit karena belom dapet kerjaan dan tempat tinggal. Nah hari-hari awal nggak begitu bersahabat buat Jess. Duit tabungan yang nggak banyak itu raib dan tinggal duit yang tersisa didompetnya, itupun ga cukup kalo mau dipake biaya indekos sebulan. Nah disinilah hadir mbak Komang yang bak malaikat mau nampung Jess di kamarnya, meskipun Jess harus berbagi dengan Komang dan pacar bulenya. Komang juga yang berbaik hati nyariin kerjaan buat Jess—jadi driver sewaan bule-bule.

Disaat yang sama Thomas yang tahu Jess lagi di bali ngehubungin Jess dan minta ketemuan. Jess awalnya ragu mau ketemu, tapi akhirnya ditemuin juga di Thomas. Hari pertemuan tiba, Thomas yang berdiri dihadapan Jess ini tampak beda sama profil yang Jess liak di internet. Yang ini ganteng dan well pacar material lah ya... tapi oh tapi ternyata doi Timmy adeknya si Thomas. Jadi karena ada urusan mendadak di Jakarta Thomas minta Timmy buat nemuin Jess. Sikap Timmy yang bak gentlemen itu bikin Jess klepek-klepek juga meskipun cuma hitungan hari mereka sama-sama, dan semua harus berakhir saat Timmy mencium Jess. Jess marah bukan main, dia merasa Timmy cuma main-main karena ciuman itu cuma bagian dari tes yang Timmy berikan. Jess yang marah nggak mau lagi berhubungan sama Timmy meskipun Timmy udah minta maaf.

Side story, jadi si mbak Komang ini sebenernya punya suami dan anak gadis tunanetra di kampung. Doi kabur ke kota buat nyari duit, tujuannya sik sebenernya buat biaya operasi si Sriwedari—anaknya. Komang yang sudah mantap menggugat cerai suaminya minta anterin Jess ke kampung. Bertiga, Jess, Komang dan bli Ketut akhirnya nyampe juga di kampung halaman. Suasana jadi mengharu saat pertemuan antara Komang dan Sriwedari, dan jadi agak tegang saat pembicaraan mengenai perceraian antara Komang dan Made berlangsung. Pas lagi nemenin Sriwedari nggak lama hape Jess berbunyi dan ternyata Daddy, Mama dan adik tirinya udah ada di Bali aja. Butuh waktu 3jam buat Jess akhirnya bisa ngelepas rindu sama Daddynya. Jess kok nggak marah? Jd ya, Jess ditemani Komang akhirnya ketemu sama Ibu kandungnya, dan ternyata pertemuan itu nggak seperti yang ia harapkan. Sang ibu emang gak menolak kehadiran Jess tapi secara tersirat dia lebih memilih kehidupannya yang sekarang. Kecewa? Pastilah, tapi ia jadi ngerti dan malah makin sayang sama Daddy, ia juga sadar kalao sebenernya si mamah tirinya itu juga sayang sama dia.

Nggak bisa kasih bahagia lama-lama nih si mba AgnesJess. Nggak lama setelah balik ke Kuta, Komang harus dilarikan ke rumah sakit, ternyata TBCnya udah parah banget. Hal yang nggak terduga lainnya yakni Komang kena kanker juga udah std 4 gitu. Sriwedari sempet dateng dan jenguk Komang, meski gitu pak Made mati-matian gak mau nengok meski isterinya sekarat. Nggak lama Komang mah koma, beberapa hari kemudian ia menghembuskan nafas terakhirnya. Sebelum meninggal Komang minta agar kalau ia meninggal matanya didonorkan ke Sriwedari. Proses donor lancar, tapi isak tangis tak terelakkan saat Sri tau sembuhnya dia dibayar dengan kematian Komang.

Nah balik ke Jess dan Thomas + Timmy yes. Seperti sudah semua orang duga, jadi sebenernya Timmy itu ya Thomas. Doi yang denger dari Bapaknya Jess kalo Jess kabur ke Bali mau bantuin nyariin Jess, yah sekalian emang ada urusan di Bali sik. Awalnya Jess makin marah sama fakta ini, tapi setelah penjelasan panjang lebar dari Thomas doi luluh juga, uwuw! Yak meskipun bilangnya benci ma Thomas aslinya Jess udah kesengsem aja, jadi pas Thomas bilang kalo doi sayang, Jess juga oke aja. Thomas juga selalu ada buat Jess, nemenin saat2 terpuruk Jess saat Komang sakit, bantuin Jess dengan bisnis Pie Susu dan Kafenya, dan paling nggak disangka-sangka Jess dan jiwa seninya. Kalau mau cerita kawin-kawinan nggak ada ya, ceritanya emang cuman sampe mereka tunangan aja, karena Jess nolak nikah muda, ntaps!




Profile Image for Vanessa Pricillia.
49 reviews11 followers
September 1, 2019
Saya suka bagaimana seorang Jess berprogres dalam cerita ini. Jess, seorang remaja yang sangat polos, membuat keputusan besar yang mengubah hidupnya. Keputusan tersebut membuat ia banyak belajar, dan I love Jess who brave to take that chance. Saya rasa banyak remaja yang memiliki pemikiran seperti Jess namun takut untuk mengambil chance tersebut. Its typical Indonesian's teenage I think. Bisa dibilang, banyak remaja Indonesia yg seringkali mengalami kesulitan dlm mengambil langkah dan akhirnya mengikuti pilihan yang ditentukan oleh orangtua tanpa tahu motivasi mereka dalam mengambil keputusan tersebut. Membuat saya merasakan perasaan yang overwhelmed ketika melihat Jess dan menganalogikannya sebagai para remaja yg berjuang mencari tujuan hidup mereka. Selain tokoh Jess, saya juga suka tokoh Komang, Ketut, begitu juga Sri, anak Komang. Jess banyak belajar dari mereka dan saya rasa kita memang butuh pengalaman hidup orang lain sebagai pembelajaran hidup kita.
Beberapa hal yang kurang saya sukai (seperti biasa ini selera dan saya subjektif) dari karya ini adalah mungkin beberapa penempatan alur. Untuk epilog, saya tidak melihat prioritas cerita Thomas hingga menjadi epilog. Hal ini justru membuat saya kebingungan. Kedua, hal yang mungkin terlewat adalah proses bagaimana cara Jess bisa menemukan potensinya. Dia bisa menjadi penari dan membuat pie, tetapi di dalam cerita penulis tidak memerlihatkan potensi tersebut. Jadi proses tersebut tampak ada yang hilang. Saya rasa Jess tetap manusia biasa yang butuh berlatih dan akan sangat indah jika pembaca bisa melihat proses Jess dlm berlatih menari dan membuat kue.
Profile Image for Gabriella Pratini.
65 reviews5 followers
November 19, 2019
Baru selesai baca Mekar CInta di Papua langsung lanjut yang ini. Jujur menurutku sama bagusnya tapi konfliknya masih berasa kurang. Ceritanya terlalu adem atau memang aku yang sudah lama tak membaca buku karya penulis sehingga tidak menyadari kalau cara penulisan penulis memang seperti ini? Meskipun begitu aku tetap menikmati buku ini sebagai bahan bacaan ringan. Kali ini bercerita tentang Jesslyn anak tunggal dari pengusaha kaya yang kabur ke Bali karena tidak mau melanjutkan kuliah dan ingin mencari ibu kandungnya di pulau tersebut. Selain itu dia juga menghindari perjodohan yang ditentukan ayahnya dengan anak temannya yaitu Thomas Batanghari. Setibanya di Bali, dia malah dicopet dan uang yang tersisa hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Untungnya dia bertemu dengan Komang yang memperbolehkan dia untung tinggal di kamarnya dengan bayaran murah. Komang adalah seorang wanita Bali yang bekerja sebagai tour guide dan Jesslyn membantunya untuk mengantar tamu dengan mobil yang dia miliki. Disana dia juga bertemu dengan Timmy, adik Thomas yang secara tidak sengaja pada saat yang bersamaan juga berada di Bali. Mereka menjadi dekat karena Timmy membantu dan menjaga Jesslyn selama di Bali sehingga Jesslyn jatuh cinta padanya. Namun dia tidak tahu bahwa ada rahasia lain yang disembunyikan Timmy darinya. Premis cerita ini simpel namun penulisannya sangat natural sehingga pembaca dapat menikmati jalan cerita. Sekarang jadi ga sabar mau lanjut membaca buku lain dari penulis! Recommended~^^
22 reviews10 followers
May 3, 2020
Sebenernya ini novel yang sudah agak lama terbit, tapi baru saya dapat dan baca.

Ceritanya tentang Jess, anak muda baru lulus SMA yang menolak kuliah, dan dipaksa nikah dengan orang yang tidak dia kenal, oleh Ayahnya. Ia memutuskan kabur ke Bali dan mencari ibunya.
Kejadian di Bali inilah yang mem"buka" kan mata dan pikirannya.

Karena kehilangan uang, dari belajar menari, sampai menjadi supir mobil untuk turis, ia lakoni untuk menyambung hidup, dengan bantuan dari Komang, wanita yang mengajarkannya menari.

Bertemu dengan Lucas, turis yang genit menggodanya, dan Gerald yang ternyata biseksual, Ketut yang memendam cinta sebelah tangan, sampai kepada "Thomas" yang merupakan pria yang dijodohkan dengannya.

Ceritanya bagus, dan mengajarkan banyak hal tentang kehidupan, walau dalam tempo yang sangat singkat.

If you're enjoying Agnes's novels, you will enjoy this one too.
137 reviews17 followers
January 14, 2018
Sebenarnya dari judulnya aku sudah kurang tertarik. Jujur, alasan aku membeli buku ini karena ini adalah buku Agnes Jessica! My teeanger's heart!

Begitu membaca 20+ halaman dari buku ini. Aku langsung :

"Oh, god. Beneran ini terjadi? Beneran ini buku Agness Jessica, pengarang yang aku suka waktu SMA? Pengarang yang got me into reading?"

Dari bab awal buku ini aku lsg gak menyukai karakter utama wanitanya. So typical. Manja. Semaunya. Anak orang kaya suka-suka. Typical pemeran utama FTV. Pertemuan pertamanya dengan Timmy pun aku langsung dapat feeling WHAT will happen next.... Er....

Agak kecewa dengan buku ini, tp mgkn ini karena buku comeback. Jadi perlu adjustment lagi. Sangat berharap bu Agnes akan berkarya lagi kedepannya dengan konflik, alur, dan karakter yang mendalam.



Profile Image for Stefanie.
126 reviews6 followers
March 14, 2018
hmmm, gak se-greget novel AJ lainnya.
mungkin itu juga alasan kenapa gw sampe menunda sampe 2 bulan buat nyelesain novel ini.

baca di tgl 14 jan itu karena nungguin temen potong rambut, dan sejak saat itu novel ini tergeletak di pojokan tanpa niatan baca, baru hari ini karena pengen ngurangin tumpukan currently reading

klise pake banget. cowok, anak angkat yang ditinggal nikah karena... statusnya sebagai anak angkat. haha. terus dia kenalan sama cewek pake nama lain, dengan alasan mau nguji si cewek itu.

apa ya? ketebak banget alurnya, terutama pas sriwedari butuh kornea, trus ibu nya yang sehat tiba2 sakit dan meninggal, dan korneanya diberikan utk anaknya..

tetep best of the best, jejak kupu-kupu masih novel AJ nomor satu buat gue.
Profile Image for Sisca Yulidya.
2 reviews9 followers
May 23, 2019
Untuk membesarkan anak, diperlukan tanggung jawab seumur hidup. Tidak hanya sampai usia tujuh belas. Atau dua puluh satu. Atau ketika sang anak sudah menikah. Seumur hidup ya seumur hidup.”


Butuh kesiapan dan tanggung jawab jadi orang tua, terutama jadi seorang ibu. Buku ini nunjukkin jalan Jess untuk percaya lagi sama cinta. Apa cinta itu cuma tentang seks? Apa nikah itu cuma tentang cinta dan bikin anak? Jess yang awalnya muak dan trauma sama cinta jadi mengubah cara berpikirnya pelan-pelan dari orang-orang sekitarnya.

Anyway, I love the relationship between Jess and his daddy :)
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for jenn.
25 reviews14 followers
January 2, 2020
first time trying to read miss agnes jessica's books. let's say i was not disappointed at all. it has been a while since i tried to actually read a book and i'm trying to get back on it through light reading. this is a good chick lit and coming of age story rolled into one. jesslyn's character development is real and authentic and i rlly like the male hero.
10 reviews
February 4, 2022
Selalu suka sama karya nya Agnes Jessica! Bener bener bawa emosi pas baca nya. Dari halaman 30an sampe halaman terakhir dibaca cuma butuh berapa jam doang😆 Nangis banget pas baca part Sriwedari mengetahui kalau Komang sudah menghembuskan napas terakhirnya kemarin, sebelum matanya dioperasi. Alur nya seru dan mulanya ngga terduga. 5/5 bintang!♡
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Lia Agustin.
77 reviews14 followers
June 3, 2018
Direkomendasikan buat yg sedang mencari bacaan ringan, page turner, yg bisa bikin senyam-senyum, tapi tetep ada pesan moralnya....

Enw, lebih nyaman kalau kata "kau" diganti "kamu". Biar nggak terlalu kaku aja gitu. Tapi itu pendapat saya saja sih :)
Profile Image for Mega Handiyani.
104 reviews3 followers
April 12, 2022
pertama kalinya baca karya Agnes Jessica, dan suka ceritanya yang banyak makna kehidupan, juga detailnya tentang bali yang bisa aku bayangkan kalau lagi ada di bali.
tapi si akhir cerita ini seperti terburu-buru, dan endingnya juga ketebak akan seperti apa
11 reviews
March 20, 2023
Cerita yang digambarkan cukup berhubungan dengan kejadian yang sering remaja alami pada usia krisis. Cukup reaistis, tidak berisi dengan cerita hidup penuh dengan kemanisan tetapi ada juga jalan buruknya. Buku ini disarankan untuk pembaca 18 tahun ke atas.
Author 3 books7 followers
March 2, 2018
Apa yang bikin saya tak segan menambahkan novel ini ke keranjang belanjaan online saya?
1. Latar Bali.
Oke, saya memang sereceh itu jika sudah menyangkut latar cerita. Oke, saya termasuk kalangan homesick. Oke, saya pengin jalan-jalan ke Bali. I mean, the foods are awesome! lol
2. Timmy
Ada nama tokoh yang mirip dengan nama tokoh di novel saya. Hehehe. Ya, saya memang sereceh itu soal nama tokoh. I've been in love with that name since God knows when.
3. Latar Bali
Saya udah bilang belum kalo saya ini sereceh--eh, udah ding. Abaikan yang ini.
4. Kovernya
Sukses bikin saya gelundungan. I mean, kovernya sangat merepresentasikan Bali. Oh, how beautiful!

Masih tiga bab awal, dan saya sudah disuguhi segala tentang Bali. Hati saya yang rapuh ini sungguh terketoeq. Ya, saya memang serapuh itu. Oh.
Anyway, ada beberapa yang terasa kurang pas sih tentang Bali-nya. Nanti aja deh di review lengkap saya jabarkan.
Oh, my heart is racing!
😍

Update 2 Maret 2018

Saya memang sangat excited baca novel ini di awal hingga tengah. Meski ada beberapa catatan kecil soal beberapa Balinese things di novel ini. Contohnya, MC (main character) baru belajar tari pendet sekali dan dia udah langsung dikasih izin tampil di panggung. Ada beberapa lagi, tapi saya lupa.

Lalu, perihal kover, kenapa yang dipajang justru pura ulun danu kalau setting-nya di Dps? Saya juga sempat berharap akan diterbangkan ke Bedugul kah, Kintamani kah yang ada pura ulun danu-nya. Hehe

Kemudian, seluruh konflik yang ada diselesaikan dengan cukup mudah....

Anyway, itu saja review saya.

Adieu~
Profile Image for KetiKet.
110 reviews40 followers
April 16, 2018
Ikutan nangis pas Sriwedari tau ibunya meninggal dan memberikan matanya 😖
Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.