"Allaah swt. menyukai orang-orang yang memohon dengan sepenuh pinta kepada-Nya. Allaah swt. menyukai doa yang kita panjatkan dengan sepenuh kesungguhan, keyakinan, harap, dan takut kepada-Nya. Kita meminta dengan merendahkan diri, mengkhawatiri kalau-kalau salah dan dosa kita menjadi penghalang terkabulnya doa, menangisi khilaf dan durhaka kita kepada Allaah." (Halaman 188)
Teramat banyak hal yang perlu dicatat sembari direnungkan, apakah sudah sesuai Alquranul Karim dan tuntunan Rasulullah saw. kah kita berdoa? Atau berdoa hanya sekadar untuk memuluskan ambisi-ambisi kita saja?
Kita seolah-olah bertawakal, tetapi ternyata kita tertipu persepsi sendiri. Yang kita tawakali adalah sebab. Naudzubillaahi min dzalik.
Maka, semoga kita terhindar dari yang demikian. Kita berdoa karena berdoa adalah intisari ibadah. Mari kembali kontemplasi.
Jazakallaah khairan katsiraan untuk penulis, semoga tulisan penuh manfaat ini menjadi amal salih yang terus mengalir. Aamiin.