Lagi, buku yang didapatkan dari event gedebuk gramedia. 2 vol. langsung tamat. Beli karena sinopsisnya yang oke juga, tapi ternyata ceweknya tidak seangkuh itu *dari pandanganku sih ≧◡≦*. Kirain ceweknya yang angkuh, merendahkan orang lain, dan cantik *fix sih ini jahat banget jadinya XD*. Mungkin maksudnya angkuh di sini suka nolak cowok gitu kali ya ^o^.
Ceritanya cukup menarik dan tidak bosan bacanya. Cuma hasil akhirnya kurang greget. Mungkin lebih bagus kalau vol.nya ditambah. Jadi ga yang tiba-tiba gitu. Untuk gambarnya sendiri khas shoujo. Suka tipe gambar kayak gini. Macam Switched yang juga halus gitu gambarnya ^^.
Secara keseluruhan, 2.5 bintang dibulatkan ke atas untuk komik ini ^_^
Hayama Yuri adalah seorang gadis kelas 2 SMU yang sangat cantik namun angkuh. Karena kecantikannya, ia menjadi idola di sekolahnya. Tak terhitung banyaknya cowok yang sudah menyatakan perasaan mereka padanya. Namun tak satu pun diterima oleh Yuri. Ternyata, dibalik keangkuhannya, diam-diam Yuri mempunyai masa lalu yang tidak menyenangkan seputar cinta ketika ia masih SMP. Perasaannya pada temannya tidaklah berbalas. Sejak itu, Yuri memutuskan untuk membalas dendam dengan cara menjadi lebih cantik lagi.
Suatu ketika, tanpa sengaja Yuri berpapasan dengan teman semasa SMP yang pernah menolak perasaannya itu. Meski hatinya bergetar, Yuri memaksakan diri menyapa cowok itu dengan senyum manis. Ia ingin menunjukkan bahwa kini dirinya jauh lebih cantik ketimbang ketika ia masih SMP, dengan demikian cowok itu akan merasa menyesal karena telah menolaknya. Namun secara mengejutkan, seorang cewek manis muncul menemui cowok itu dan ternyata ia adalah pacarnya! Sepertinya Yuri benar-benar kalah telak dari cowok itu.
Sementara itu, tanpa Yuri duga, kedekatannya dengan Ayakura Makoto; si jago kendo yang juga teman sekelasnya, ternyata malah membuatnya naksir sama cowok itu. Setelah awalnya sempat menolak perasaannya sendiri, akhirnya Yuri mengakui bahwa ia memang jatuh hati sama cowok itu. Karena itulah ia pun berusaha keras membuat Ayakura jatuh hati padanya.
Berhasilkah perjuangan Yuri membuat Ayakura jatuh hati padanya? Belum lagi, Ayakura juga memiliki Aoi Konno; teman masa kecil yang sangat manis dan cukup dekat dengannya.
Ide cerita. Inti yang ingin disampaikan komikus sebenarnya soal bagaimana kita memandang diri kita sendiri. Melalui karakter Yuri Hayama, kita akan diajak pada satu mindset, arti kerupawanan wajah. Bukan rahasia lagi, wajah yang rupawan biasanya memudahkan banyak hal dan membuka banyak kesempatan. Misalnya dalam mencari pekerjaan, orang berwajah yang rupawan akan lebih mudah jadi kandidat untuk yang terpilih, dibandingkan dengan orang yang wajahnya biasa saja. Selain itu, orang yang berwajah rupawan biasanya lebih percaya diri dibandingkan dengan orang yang wajahnya biasa saja. Ada kala dimana kerupawanan membawa banyak keberuntungan. Namun, kerupawanan juga bisa memicu banyak masalah.
Pada komik Conceited Heart’s Cry, kecantikan dijadikan satu ukuran berhasil atau tidak, memikat murid laki-laki. Komikus mencoba memberikan satu pandangan bahwa kecantikan memang bisa diakui oleh banyak laki-laki. Tetapi, tidak semua laki-laki mencari kecantikan yang serupa. Yuri Hayama adalah murid perempuan yang cantik. Daisuke, murid laki-laki, yang ditaksir Yuri waktu SMP, mengakui hal itu. Nyatanya, kecantikan Yuri tidak membuat Daisuke mengiyakan ketika Yuri memintanya menjadi pacar.
Lalu, menurut komikus, kecantikan seperti apa yang bisa membawa keberuntungan?
Plot. Karakter. Opini. Jalan cerita yang dipakai komikus merupakan campuran, plot maju-mundur. Walau, bagian kilas balik di komik ini tidak terlalu banyak. Ada kilas balik latar belakang Yuri yang memoles wajahnya dengan rajin, kilas balik tentang kedekatan Aoi dengan Ayakura, dan kilas balik tentang masa lalu Ayakura yang membentuknya berkarakter dingin dan serba sempurna.
Komik ini bisa terbilang sebagai komik remaja. Tokoh-tokoh yang hadir merupakan anak SMA dengan gejolak mood dan ekspresi yang gampang berubah-ubah. Yuri Hayama berkarakter ceria, optimis, percaya diri, dan pendendam. Yang paling menarik dari karakter Yuri adalah ketika ia bertemu dengan gebetan SMP yang pernah menolaknya, Yuri mampu mengendalikan diri untuk menyapa dengan sikap biasa saja. Kamu ada yang berani melakukan hal serupa?
Makoto Ayakura berkarakter pendiam, giat dan rajin, cuek, dan bisa juga perhatian. Ada satu adegan yang menarik yaitu Ayakura mengelus-elus dahi Yuri ketika Yuri mengalami benturan di wajah sampai dua kali. Sontak saja itu membuat Yuri deg-degan.
Aoi Konno, meskipun kemunculannya di komik ini sedikit, ia jadi gadis yang penuh drama. Di depan Ayakura, Aoi sangat meyakinkan jadi sosok yang rapuh. Sehingga keberadaan Ayakura sangat dibutuhkan. Dan trik itu bisa mengelabui Ayakura, namun tidak berhasil untuk Yuri.
Nimi, murid laki-laki yang ceria. Ia menyukai Yuri dan beberapa kali melindungi Yuri dari keadaan yang tidak nyaman. Namun, entahlah kemunculannya di komik ini tidak terlalu kuat. Ia tiba-tiba ada dan menjelang akhir tidak terlalu jelas tujuan keberadaannya untuk apa.
Menurut saya komik Conceited Heart’s Cry yang terdiri dari 2 buku, punya emosi serasa dipadatkan. Sehingga saya tidak bisa merasakan secara mendalam emosi-emosi yang ada di tokoh-tokohnya. Padahal, pada setiap babaknya memiliki potensi untuk memunculkan emosi yang mengaduk. Tapi, saya cukup senang karena menjelang akhir komik, saya dibuat terharu dengan emosi puncak Yuri yang tidak ingin mencintai seseorang secara sebelah tangan.
Kover komik yang menampilkan wajah Yuri dengan mimik yang berbeda, sejalan dengan cerita di dalamnya. Rasa penasaran saya, seperti alasan kenapa komik ini masuk Wishful Wednesday: Conceited Heart's Cry bulan Januari lalu, terjawab. Untuk drama-drama yang saya nantikan juga sudah cukup memuaskan.
Komik ini juga menyinggung satu cabang olah raga: Kendo. Kendo adalah seni bela diri modern jepang yang menggunakan pedang. Informasi lengkap cek disini.