Kali ini, mereka mengunjungi sepuluh negara di Asia Tenggara, mulai dari Filipina, Brunei, Singapura, Laos, Thailand Indonesia, Kamboja, Vietnam, Malaysia sampai Myanmar. Dengan melakukan ekspedisi ini, Keluarga Bindae mendapatkan kesempatan untuk memahami kehidupan dan budaya di Asia. Bahkan, mereka mendapatkan banyak teman baru, lho! Asyik sekali, ya!
Yuk, kita berpetualang bersama Keluarga Bindae dan ketahui budaya sepuluh negara di Asia Tenggara!
Komik ini lucu juga, menceritakan Keluarga Bindae, suami istri dan sepasang anaknya yg sangat lucu dan koplak. Mereka berkeliling Asia Tenggara dan banyak mendapat pengetahuan adat istiadat dari tiap negara yg dikunjunginya. Ada 10 negara yg mereka datangi dan nyaris di tiap negara tsb, Daellong selalu menjadi troublemaker-nya hahaha...
Daellong yg tukang makan dan dididik ogah rugi oleh keluarganya yg super irit ini senang sekaligus menderita krn dirinya tidak bisa menahan nafsu makannya yg besar. Ada lagi Sogeum, kakak perempuannya yg agak narsis tetapi bisa menjadi pesaing Daellong yg paling kompetitif. Sogeum selalu bisa mencium "bau" kelicikan Daellong yg luar binasa.
Sepertinya membaca educomics spt ini banyak manfaatnya juga. Bisa ketawa-ketawa sekaligus menambah ilmu pengetahuan ttg budaya dan sejarah juga.
Mungkin judul yang lebih tepat: Keluarga Super Irit Keliling Dunia: Asia Tenggara Berbeda dengan buku KSIKD yang saya baca sebelumnya, seri keliling Asia Tenggara ini rasanya lebih pelit karena dalam satu buku berusaha dimampatkan informasi mengenai sepuluh negara! Pembahasan masing-masing negara, mending kalau serasa nanggung, cuma secuil-secuil dan hanya menonjolkan beberapa hal saja (seperti Indonesia dengan Borobudur dan Kopi Luwaknya, Vietnam dengan ao dai-nya, dan sejenisnya) dan di beberapa bagian terasa "maksa". Saat pembahasan tentang Malaysia dengan berbagai etnis dan budayanya, digambarkan lima orang dari suku dan agama berbeda bergabung dalam regu sepak takraw. Dan kelimanya selalu menyapa: Insya Allah, Amitbha, Namaste (dua lagi saya lupa). Bagian ini, alih-alih memperlihatkan keragaman Malaysia kok malah menimbulkan kesal membodohi? Umat muslim tidak saling menyapa dengan salam "Insya Allah" begitu pula dengan umat beragama lain Sudah pembahasannya secuil-secuil... tiba-tiba diselipkan "lelucon bodoh" hadeh....
Menurut saya, buku ini sih bagus, semua negara di Asean (Association of Southeast Asia Nations). Aku sekarang suka banget bukunya, harga terjangkau sekali (Bukunya juga ada pengetahuan, jadi kita bisa tau budaya-budaya di negara sana.