Jump to ratings and reviews
Rate this book

Around The World With Love

(im)Perfect Serenade: Love in Verona

Rate this book
Setiap perjalanan pasti butuh kata pulang, dan pulang bagimu saat ini adalah kepadaku, kepada yang kita bangun bersama enam tahun terakhir.

Kalimat itu barangkali menggetarkan hati sebagian orang. Namun bagi Seren, permohonan romantis dari suaminya terdengar seperti lelucon di siang bolong. Bagaimana tidak? Dia sedang menikmati masa terbaiknya bekerja di Juliet Club dan tinggal di kota secantik Verona! Ditambah bonus tampan nan sulit ditolak bernama Aris Zanetti, pria idaman berkualitas 4B (bibit, bebet, bobot, bule) yang masih terlihat macho meski tengah menggenggam pink gelato. Lagi pula, bukankah suaminya pun sedang bersenang-senang bersama si Kuku Merah? Mau hancur ya hancur saja sekalian. Tapi, apa kata dunia nanti, bila seorang ikon wanita bercitra kisah cinta sempurna seperti Serenade Sukma, terbukti gagal membina rumah tangga? Bisa kiamat dunianya. Apakah kencan nakal serta pesona tanah Sabang bisa membantu menyelesaikan perkara? Bisakah Seren mencantumkan happy ending laiknya “Romeo-Juliet” versi Pakistan? Atau jangan-jangan, kisah cintanya berakhir tragis seperti legenda Romeo-Juliet di Verona?

248 pages, Paperback

First published September 1, 2017

1 person is currently reading
61 people want to read

About the author

Irene Dyah

8 books15 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (9%)
4 stars
36 (54%)
3 stars
20 (30%)
2 stars
3 (4%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 19 of 19 reviews
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 18 books462 followers
December 27, 2020
2,5

Gimana, ya. Aku selalu suka gaya penceritaan Irene Dyah. Luwes, mengalir, dan seru. Padahal aku bukan orang yang suka baca buku-buku bertema traveling gini. Tapi aku nggak suka dengan kisah hidup Seren. Aku patah hati dengan keputusan Seren. Aku juga patah hati soal penjelasan soal Ayang. Rasanya kayak membenarkan pendapat rang-orang kalo perselingkuhan itu yang salah pelakornya, sementara si suami dianggap sosok mulia yang hanya tergoda rayuan cewek, plus keren karena mau minta maaf pula.
Profile Image for Tiny Shen 沈帝妮.
1,251 reviews34 followers
October 17, 2017

Ini buku kedua Irene Dyah yang saya baca.
Satu hal yang saya suka dari penulis adalah gaya penulisan yang lincah juga gaya bahasa ringan dan gampang dipahami. Alurnya juga simpel.

Dari judulnya sudah tertebak Novel ini bersetting di Verona, Kota Cinta di Italia. Di buku ini kita diajak jalan-jalan ke Verona. Rinciannya cukup detail dan membuat saya jatuh cinta ❤️❤️❤️

Serenade Sukma atau Seren, seorang penulis yang memiliki kehidupan yang sempurna. Wanita yang sukses dengan karier kepenulisannya, rumah yang indah dan nyaman, high school sweetheart yang telah menjadi suaminya selama 6 tahun.

Kehidupan Seren yang sempurna berubah menjadi tidak sempurna ketika Seren mengetahui bahwa suaminya ternyata bermain api. Suaminya tidak mengira bahwa Seren telah mengetahui affairnya.

Maka, Seren mendaftarkan diri menjadi sukarelawan di Juliet Club, Verona. Seren ingin "melarikan diri" untuk sementara waktu.
Okay, Juliet Club ini bukanlah klub minum2 sampai dini hari, tapi adalah klub "curhat". Setiap hari sukarelawan Juliet atau yg biasanya disebut Sekretaris Juliet membaca dan membalas surat yang datang dari aneka penjuru dunia.

Di Verona, Seren bertemu seorang pria Italia, Aris Zanetti. Pria idaman berkualitas 4B (Bibit, Bebet, Bobot, Bule).
Aris bermodalkan rayuan dan pesona Italianya dalam waktu singkat sudah mewarnai hari2 Seren di Verona.

Italians always do it better. Itulah kalimay semboyan Aris. Dan memang terbukti benar!
Bersama Aris, Seren kembali menemukan tawanya. Bahkan, sudah melupakan perkara rumah tangganya.

Hingga pada suatu hari, tanpa diduga Bansar, suami Seren menyusul ke Verona. Bansar tipikal suami yang tak banyak bicara, kaku bahkan tidak romantis. Bukan spesies sejenis dengan Aris yang sangat pintar mengumbar kata2 manis. Jadi mengapa sampai ia menyusul Seren ke Verona? Apakah Bansar mempunyai firasat soal Aris dan Seren? Lalu bagaimana dengan Aris?

Mendekati ending, kisah Seren cukup bikin nyesek. Dan proses Seren menetapkan pilihan hatinya sangat saya suka. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari cerita ini, cerita yang cukup nyata dalam kehidupan zaman sekarang.

P. S : Isi surel dari Bansar bikin saya "meleleh"...

#Pria harus berjuang mendapatkan wanita yang dia inginkan. Jangan jual murah. Yang murah itu gampang dibuang.# hal. 135

"Buat lelaki, meminta maaf itu benar-benar sesuatu yang membanting ego dan menginjak-injaknya dengan kaki sendiri." hal. 207

~Wanita-wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Begitu pun sebaliknya. ~ hal. 237


Two thumbs up... ❤️❤️❤️








Profile Image for Vindy Putri.
68 reviews44 followers
January 7, 2018
Aku suka banget ceritanya! Setting di Verona, tapi nggak maksain pembaca untuk tau banyak tempat. Cukupan lah untuk pengenalan Verona-nya. Kisahnya juga kekinian, yaitu tentang PELAKOR! Review lengkap di bit.ly/LoveInVeronaReview
Profile Image for Erin  F.
135 reviews1 follower
January 22, 2018
Alur & Konflik, dibandingkan 3 novel sebelumnya, kali ini penulis memilih cerita yang bikin pembaca tak rela dengan endingnya. Iyah, karena romantisme Verona, harus dikalahkan dengan semuafakta yang ada. Alurnya mengalir, untuk konfliknya tidak terlalu berat, namun sukses bikin baper abis. Ah, pokonya kalau sudah terikat pernikahan hati dan ego harus sejalan.

Setting, mengambil setting di Verona. Di mana aku tertarik dengan Juliet Club. Pengin kirim surat cinta ke sana. Setelah dari Verona, Seren melanjutkan liburannya ke tempat yang tak kalah keren iya itu Pulau Weh, Sabang. Aduh, gak sabar nunggu Jasmine besar mau diajak ngebolang.

Tokoh, Karakter tokoh kuat. Terutama untuk Aris, yakin deh bakalan jatuh hati sama cogan satu ini. Bansar walau sedikit muncul, namun aku bisa merasakan dia memang lelaki yang taat pada Tuhan. Walau, terlena juga sama si pelakor. Manusia memang tidak selamanya sempurna. Pasti punya salah. Ah, susah juga tapi kalau sudah berurusan dengan menyakiti hati. Semua kebaikan akan lesap tertutup satu keburukan.

Pesan, dalam ikatan pernikahan, suami dan istri sebaiknya saling terbuka jika ada masalah, cepat diselesaikan. Dan, tentunya harus lebih memahami masing-masing pasangan. Jangan memaksakan ego sendiri, bahwa pasangan kita harus ini-itu. Terima saja kekurangannya. Terutama soal mengungkapkan romantisme, karena setiap orang memiliki caranya masing-masing.

Overall, rekomen novel Love in Verona ini. Pesan tentang kehidupannya, terutama masalah pernikahan menusuk sampai hati.
Profile Image for d.
304 reviews3 followers
February 1, 2023
Untuk penulisan yang dibuat sama Irene Dyah, menurut aku udah oke banget, sangat detail dalam menjelaskan lingkungan, keadaan dan segala jenis perintilan yang dibutuhkan untuk kita semakin jelas membayangkan apa yang terjadi didalam buku ini. Tapi sayangnya untuk aku pribadi, dari awal sampe halaman 100-an, aku ngerasa jenuh, ngerasa kayaknya lama deh proses bacanya padahal halamannya cukup singkat untuk bacaan yang biasa aku baca.

Dari segi cerita, yak benar dibuku ini make trope perselingkuhan yang buat aku super greget dan gemes, mau marah tapi gaguna HAHAHAHA. I hate the fact that perselingkuhan disini dibales sama perselingkuhan juga, walaupun mereka lakuinnya super lowkey, dan segala jenis alasan yang dikasih, aku tetep ga terima dan gasuka sih.. apalagi endingnya juga ga banget, bikin marah aja.

It's not my cup of tea sekaliiii cerita kayak gini, seakan-akan semua itu boleh terjadi, dan dalam pernikahan itu lumrah aja si a dan si b begitu, terutama pas Aris jelasin tentang cowo, idk why walaupun yg ngomong disini ceritanya cowo, tapi aku ngerasa kok sexist amat yakk.. kayak gaperlu di spesifikasikan dari gender, we are as human being i don't think we could do that mmssshhh, kezel say.

tapi ya i appreciate the writer so much to give us many glimpes of Verona yang kayaknya indah dan ciamik sekali, jadi pengen rasain minum kopi pagi-pagi dan juga makan pizza kesukaannya Seren. HAHA. Yang triggered sama kisah-kisah perselingkuhan jangan dibaca ya, menyebalkan dan triggering beut menurutku~~
Profile Image for Desti Rachmadyah.
125 reviews4 followers
January 20, 2023
To be honest, dari gaya bahasa, alur, pembangunan dan perkembangan cerita keseluruhan, aku suka. Detail-detail tentang Verona, Juliet Club, serta beberapa tempat wisata di Verona cukup membuatku memberi banyak bintang, termasuk isu perselingkuhan yang diangkat. Bukan lagi perselingkuhan dalam ikatan pacaran, tapi pernikahan.

Sayangnya oh sayangnya, tokoh di novel ini membuatku gemas. Terutama Seren, yang di kepalanya berkali-kali menghujat Bansar, suaminya, yang konon melakukan perselingkuhan. Lalu dengan "santai"-nya dekat-dekat dengan Aris, si bule Italia yang jelas-jelas menggodanya--dan sialnya, Seren beneran tergoda. Like ... what? Dia nggak suka, benci suaminya selingkuh, tapi dia sendiri melakukan hal itu ...? Belum lagi Bansar yang katanya cukup religius, tapi meninggalkan Seren untuk shalat sendirian (dan rasanya janggal kalau Seren terlihat acuh sama kewajibannya, sementara mereka sudah menikah enam tahun, di mana selama itu Bansar bertanggung jawab pada Seren, dunia akhirat). Sudah begitu, saat kukira mau ada penyelesaian antara dua orang ini, malah marah-marah karena menyangka suaminya "menjebak"-nya, meledak karena perselingkuhan suaminya, tapi dia masiih saja meladeni Aris, meski nggak seantusias sebelumnya. Dan sayangnya lagi, nggak ada confession antara Seren dan Bansar untuk menyelesaikan masalah komunikasi antara mereka, masalah selesai begitu aja.

Anyway, kalau tidak terlalu gemas sama Seren, mungkin aku akan membulatkan nilai 3,5 ke atas >.<
Profile Image for Fikriah Azhari.
362 reviews148 followers
October 25, 2017
“Siapa pun itu. Dia berhak bahagia Seren, meski dengan pilihan buruknya. Semua orang berhak bahagia.” — (im)Perfect Serenade.


(im)Perfect Serenade; saat perjalanan pulang terasa berat untuk dilakukan.

Mengambil Verona sebagai latar lokasi utama cerita ini, (im)Perfect Serenade kiranya jelas mengingatkan kita terhadap kisah legendaris (sekaligus tragis) Romeo dan Juliet.

Penulis juga memperkenalkan Juliet Club, sebuah klub yang menjadi tujuan orang-orang mengirimkan surel/surat mengenai kisah cinta mereka, curahan hati mereka kepada Juliet, yang nantinya akan dibalas dan dialihbahasakan oleh para sukarelawan yang disebut Sekretaris Juliet. Betul-betul ‘Around The World With Love’, kan?
Aku seakan-akan juga berkunjung ke sana, berada di kantor klub mereka, mengendari sepeda di jalanan dengan orang berlalu lalang, dibarengi aroma makanan Italia yang menggugah selera.

Di beberapa kasus, mungkin aku akan menyalahkan tokoh utama yang bertingkah tidak tahu apa-apa dan terkesan lari dari masalah. Namun untuk Seren ini, aku malah ingin merangkulnya, menguatkan dia atas apa yang ia hadapi, atas apa yang dia simpan di balik sikapnya yang biasa-biasa saja.

Tapi aku mulai kesal waktu kedekatannya sama Aris udah bukan dalam kategori temenan biasa. Kenapa dia jadi gitu jugaa? Mau balas dendam gituu? 😤😤 dia sadar nggak sih sama apa yang dia lakuin? *tipe pembaca on fire* .

Aku hampir nangis menjelang halaman terakhir, jleb banget gitu. Tertohok rasanya. Bagaimana penulis mengekspresikan apa yang dirasakan Seren ini juga ikut membuatku sakit.

Untuk layout-nya sudah oke, sayangnya aku masih menemukan beberapa typo, misalnya pada halaman 112, "sura-surat".
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
August 5, 2018
#2018-[113]

3.5/5 ⭐️ Make it 4 then.

Ah kayanya Saya emang suka genre-genre yang menyayat-nyayat luka dan bikin hati berdarah-darah deh ya 😂😂 apa semacam masokis? 🤭 Bahkan saat Seren kena rayuan maut si Aris aja ga bikin Saya senyum-senyum gitu, yaa kecuali pas mereka kelepasan di scene creamy kiss itu, hihi.

Ah, si Bansar ini yaa... nggak banyak muncul langsung (dialog) diceritanya tapi sekalinya muncul bikin Saya awe gitu. Bahkan saat mereka di Pheony room Verona dan dia bilang ke Seren “Abang kangen adek” udah bikin Saya meleleh—iya Seren, meleleh—Yalord, serapuh itu hati Saya, Bang 😭
Ya kalau mau tutup mata soal affair yang dipunya Bansar ya, memang sih nggak ada pembenaran apapun buat orang yang sudah selingkuh. Selingkuh sih murni cuman karena ada kesempatan. It takes two to tango, gabisa nyalahin si Perempuan Jalang atau lakinya yang kegatelan.

Profile Image for Detya.
48 reviews
January 13, 2023
kurang suka sama keputusan seren dan ending-nya. masih agak ganjel soal seren yang kissing sama aris, tapi seren ga cerita soal itu ke suaminya. does it also count as cheating, tho? kenapa ga diceritain ya? biar semua clear gitu. terus juga agak kurang sreg sama closure antara seren dan aris, pas baca tuh "hah? udah nih gini doang?". terakhir, saya merasa kalo seren lebih banyak menyalahkan orang ketiga dibandingkan suaminya sendiri atas perselingkuhan suaminya, walaupun dia kesel juga sih sama bansar. hampir mau kasih rate 2 bintang, tapi tertolong sama penulisan ceritanya yang lugas dan cara penulis mendeskripsikan kota verona smooth dan ok banget.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for L.
25 reviews
July 2, 2022
Buku kedua author yang kubaca setelah Love in Blue City. Ceritanya sederhana, tentang affair. Selama baca was was kalau Seren milih Aris dan Bansar milih Ayang karena dari prolognya. Rasanya pengen jauhin Aris dari Seren dan salahnya Bansar juga yang kelewat lempeng. Walaupun Seren juga salah meladeni Aris yang sksd di awal mereka ketemu.

Cukup ringan kok ceritanya, angstnya juga dapet. Kudos to the author 🫶🏻
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for pidaalandrian.
364 reviews5 followers
October 2, 2019
Selalu suka dengan series ini.
Deskripsi tempat2 yang menjadi latar ceritanya sangat detail dan buat penasaran pembaca akan keindahan tempatnya secara langsung.
Dengan konflik cerita yang ringan banyak memberi kita pesan-pesan kehidupan terutama bagi yang sudah menikah terutama dan juga bagi yang belum juga bisa menikmati alur cerita buku ini (sekalian nambah ilmu).
Profile Image for flowersjen.
10 reviews1 follower
November 20, 2021
Covernya lucu, tapi ceritanya gak lucu. Soalnya aku gak suka pelakor dan cerita ini ada pelakornya huhu
Tapi aku suka lohhh sama gaya penulisan authornya. Gak maksa buat nyeritain kota verona secara detail, tapi nyampe gitu ke aku. Aku bisa bayangin kota indah yang penuh cinta hihi.
Profile Image for Stella_bee.
496 reviews18 followers
April 16, 2020
#teamAris... Italians definitely do it better ^.^
Profile Image for Sejedacerita.maya.
77 reviews6 followers
March 8, 2021
Aku gak punya ekspektasi apapun waktu baca novel ini, dan ketika di akhir cerita aku merasa semua terjadi karena sebuah alasan. Novel yang menarik dan banyak pembelajaran yang bisa didapatkan
Profile Image for Winda Fabiola.
163 reviews35 followers
December 20, 2020
Novel kesekian hasil minjem dari iPusnas ini saya kasih rating 3,5 bintang.

Ini tuh mirip CHROM-nya Ci Steph, tapi versi agama Islam. Saya suka sama pendeksripsian tentang Verona yang porsinya pas (btw, ini semacam STPC, ya?). Saya juga suka sama kutipan ayat Al-quran di bab-bab terakhir. Buat yang pengen baca yang manis-manis, boleh nih dibaca. Ceritanya ga begitu ringan tapi ga berat juga, tapi masih oke kalau mau baca sekali duduk.

Beware, temanya Pelakor. Awas emosi, ehehe.
Profile Image for Yasmin Nabilla.
193 reviews
June 28, 2025
Aku cukup suka bagaimana para tokoh berdamai dengan diri sendiri dan bagaimana mereka memaafkan satu sama lain. Maih ngerasa kurang aja manis manis nya di akhir wehehe
Profile Image for Nana Chan.
89 reviews2 followers
October 7, 2018
mungkin banyak yang jatuh hati dengan sosok Aris di cerita ini, sorry for to say,, tp aku ga. aku malah suka dengan Bansar, terlepas dr kesalahannya ya. apalagi kl dia ga ngelakuin kesalahan malah lebih perfect. tp kita tau sendiri kl ga ada yg sempurna di dunia ini. Bansar dan Aris bisa dikatakan adalah sosok pria idaman banget dan bisa dikatakan sempurna. tp di dalam buku ini kita tahu, kl kesempurnaan itu tidak ada.
Profile Image for Wening Dyah.
28 reviews1 follower
June 17, 2018
well, lumayan..
agak gemes bacanya..
jujur, pengennya sih endingnya justru sama Aris.. hehehee
Displaying 1 - 19 of 19 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.