BAB I : MARKETING REVOLUTION Tujuan Marketing adalah menukarkan nilai tambah yang ada ke sebanyak mungkin pembeli, sesering mungkin sehingga pembeli untung, penjual untung. Dalam dunia marketing ada 2 aliran: 1. Aliran "mengingatkan" 2. Aliran "menawarkan" 1. Aliran mengingatkan,seringkali membutuhkan biaya iklan sangat besar dan tidak menghasilkan penjualan. Karena awareness/ingat tidak sama dengan penjualan. Dan seringkali aliran ini merupakan Open marketing di mana biaya marketing tidak bisa diukur hasil penjualannya. 2. Aliran menawarkan. Dalam aliran ini biaya marketing bisa dibandingkan dengan hasil penjualan. Kegiatan marketing,termasuk iklan,akan selalu diukur hasil penjualannya. Yang terbaik dari aliran menawarkan adalah biaya marketing bisa unlimited. Untuk merevolusi marketing di mana Berarti terjadi peningkatan penjualan secara dramatis dan cepat, gunakan sebagian kecil biaya untuk publisitas sehingga awereness meningkat, gunakan sebagian besar biaya untuk menawarkan agar penjualan meningkat. Maka mestinya untuk "menukarkan" kita perlu "menawarkan" bukan hanya mengingatkan. Definisi ilmu marketing adalah ilmu menyampaikan penawaran kepada target market sehingga terjadi penjualan yang berkesinambungan. Sedang definisi ilmu marketing revolution adalah ilmu menyampaikan penawaran kepada target market sehingga terjadi peningkatan penjualan yang berkesinambungan secara cepat dan besar. Untuk terjadi penjualan berkesinambungan pasti syaratnya adalah baik pembeli maupun penjual untung. Andaikan hanya penjual yang untung,namun pembeli rugi,si pembeli pasti kapok tidak mau beli lagi. Sedangkan, misalnya hanya pembeli yang untung,penjual rugi,penjual semakin lama semakin rugi dan akhirnya tidak bisa berjualan lagi. Tantangan dan pokok bahasan pertama ilmu marketing revolution adalah bagaimana menciptakan penawaran yang begitu menarik dan bisa dipercaya sehingga calon pembeli akan berkata kepada diri sendiri "saya goblok kalau tidak mau beli" atau "saya sungguh beruntung bisa beli." Tantangan dan pokok bahasan kedua ilmu marketing revolution adalah bagaimana menyampaikan penawaran yang begitu menarik dan bisa dipercaya kepada calon pembeli yang tepat.
BAB II : FOKUS MARKETING REVOLUTION 1. Menciptakan penawaran yang begitu menarik dan bisa dipercaya. Dalam upaya menciptakan penawaran yang begitu menarik dan bisa dipercaya sangat penting bagi kita untuk memahami bagaimana manusia merespon sebuah penawaran. Ketika orang menerima penawaran dia akan bertanya kepada diri sendiri. 1. Apa yang Anda tawarkan? 2. Berapa harganya? 3. Apa benefitnya untuk saya? 4. Kenapa saya harus percaya kepada anda? 5. Kenapa saya harus beli sekarang? Dengan bekal ini penawaran yang sangat menarik dan bisa dipercaya dibuat dengan: 1. Meningkatkan kenikmatan (hal-hal yang positif) 2. Mengurangi atau meniadakan keberatan /kesengsaraan(risiko/hal-hal yang negatif).
BAB III : BAGAIMANA MENCIPTAKAN PENAWARAN YANG MENINGKATKAN KENIKMATAN/PERCEIVED VALUE/RETURN ON INVESTMENT(ROI)/HAL- HAL YANG POSITIF 1. Meningkatkan nilai tambah * Berhadiah aksesoris yang masih terkait dengan produk / jasa yang dijual. * Berhadiah produk / jasa sejenis yang terkait dengan produk / jasa yang dijual. * Berhadiah produk / jasa yang tidak ada hubungannya dengan produk / jasa yang dijual * Melakukan undian berhadiah Kunci dalam memberi hadiah adalah mencari hadiah yang mahal / kesannya mahal padahal barang atau produk dibeli dengan harga murah / atau gratis (karena dibeli atau didapat dari grosir / pabriknya / sponsor) 2. Bagaimana memberi hadiah tanpa mengurangi margin,tapi malah mendapat keuntungan dari penjualan hadiah. * Cari hadiah yang mahal atau kesannya mahal. Kalau bisa hadiah exclusive,yang tidak dimiliki orang lain. * Kemudian diberi syarat untuk pembelian dalam jumlah tertentu pembeli boleh beli hadiah dengan harga murah. (Harga ini lebih murah daripada harga normal, namun tetap lebih tinggi daripada harga beli) * Diberi batas waktu.
BAB IV : BAGAIMANA MENCIPTAKAN PENAWARAN YANG MENGURANGI ATAU MENIADAKAN KEBERATAN / KESENGSARAAN /RISIKO / HAL-HAL YANG NEGATIF. Untuk menciptakan penawaran yang mengurangi atau meniadakan keberatan kita harus paham apa yang paling sering dikhawatirkan seorang pembeli. 1. Jangan-jangan yang saya bayarkan terlalu mahal. 2. Jangan-jangan nanti repot memakainya. 3. Kalau saya tidak suka nanti saya tidak bisa mengembalikan. 4. Apakah benar-benar bermanfaat? 5. Kalau nanti rusak / ada yang salah ada yang bantu tidak, ya?
*MENGURANGI / MENGADAKAN KEBERATAN /NILAI-NILAI KURANG. A. GARANSI 1. Money back guarantee Apa yang paling ditakutkan orang ketika membeli sesuatu? Jawabannya adalah penyesalan jika ternyata hasil yang didapatkan tidak sepadan dengan uang yang dikeluarkan. Untuk itu, cara terbaik untuk mengurangi atau menghilangkan ketakutan itu adalah dengan memberi money back guarantee. Biasanya sebagai penjual,seseorang sangat takut memberi money back guarantee karena mengira akan ada banyak orang mengambil keuntungan. Padahal, apabila produk dan jasa kita benar-benar baik,mestinya tidak ada atau jarang orang mengambil money back guarantee. Dan bila produk dan jasa kita tidak baik sudah sepantasnya kita mengembalikan uang karena agar terjadi penjualan yang berkesinambungan pembeli juga harus untung,bukan hanya penjual. Karena jika anda menghentikan program money back guarantee dengan alasan anda rugi berarti produk / jasa / pelayanan Anda jelek sehingga merugikan pembeli yang pada akhirnya pembeli kapok tidak membeli lagi. Misalnya,Anda memutuskan untuk tidak mencantumkan kata-kata money back guarantee ,alangkah baiknya anda tetap melayani klaim money back 30 hari (boleh lebih)sejak pembelian. 2. Rusak ganti baru 3. Garansi rusak service gratis 4. Garansi sparepart 5. Garansi service gratis + sparepart gratis. 6. Garansi beli kembali dengan harga turun 10% atau 15% Setelah 1 tahun. 7. Garansi tukar barang ongkos kirim kembali barang kami tanggung. B. ASURANSI 1. Gratis asuransi jiwa senilai.... 2. Gratis asuransi kehilangan 3. Gratis asuransi kerusakan 4. Diskon...% untuk perpanjangan asuransi C. COBA SEBELUM BELI 1. Coba gratis sebelum beli 2. Bawa pulang beberapa produk pakai mana saja yang sekiranya menarik,beli yang suka, kembalikan yang tidak suka,tidak perlu bayar walaupun sudah dipakai / sudah dipakai sebagian. D. FREE SAMPLE 1. Gratis produk atau jasa dalam ukuran kecil. 2. Gratis produk atau jasa dalam ukuran normal. E. YANG MENJUAL BISA DIPERCAYA 1. PENAMPILAN 2. GELAR / JABATAN 3. CATATAN PRESTASI 4. TERKAIT DENGAN NAMA BESAR 5. EDIFIKASI 6. BELAJAR ILMU SALES MAGIC F. TUNJUKKAN HASIL 1. BEFORE... AFTER... 2. DEMO a. Foto dan keterangan b. Video c. Demo live 3. BERI BUKTI HASIL DARI PRODUK DAN JASA YANG DITAWARKAN,DENGAN STUDI KASUS. G. BAYAR BERDASARKAN HASIL 1. Bayar bila mencapai target tertentu, gratis bila tidak. 2. Bayar 100% bila mencapai target 100% atau lebih bayar proporsional bila tidak mencapai target. 3. Bayar 50% terlebih dahulu sisanya 50% dibayar bila mencapai target. 4. Gratis produk dan jasanya, bayar fee berdasarkan komisi sekian % dari hasil. 5. Bayar sedikit (Rp...)sisanya berdasarkan komisi. 6. Bila mencapai target bayar pakai saham.gratis bila tidak. 7. Bila mencapai target bayar pakai saham,bila tidak mencapai target bayar saham secara proporsional.
Ini adalah jurus tertinggi dari penawaran bebas risiko, kalau produk dan jasa anda tidak menghasilkan anda tidak mendapatkan uang. Ketika anda menggunakan jurus ini anda harus menaikkan harga karena penjual dan penyedia jasa mengambil semua risiko,sehingga layak menerima reward atau bayaran lebih besar. H. FREE SUPPORT 1. Dikirim ahli produk atau jasa sampai bisa pakai / sampai jangka waktu tertentu. 2. Boleh mengulang gratis / sampai jangka waktu tertentu. 3. Boleh datang bertanya sampai bisa / sampai jangka waktu tertentu. 4. Boleh konsultasi melalui email / telepon sampai bisa /sampai jangka waktu tertentu. 5. Mendapatkan training gratis untuk follow up. I. FREE PEMASANGAN Tinggal bayar,barang kita antar dan kita pasang. J. TESTIMONI Testimoni ini membuat orang jauh lebih percaya apabila kalau orang yang memberi testimoni adalah orang yang mempunyai jabatan atau tokoh terkenal.
BAB V : BAGAIMANA MEMPERMUDAH TRANSAKSI. Setelah kita membuat penawaran yang sangat menarik dan bisa dipercaya kita juga harus mempermudah terjadinya transaksi. Sungguh merupakan suatu hal yang sia-sia ketika kita memberikan penawaran dan orang sudah tertarik tetapi yang bersangkutan tidak tahu mau beli di mana? Inilah kelemahan aliran "mengingatkan"seringkali orang sudah ingat dan berminat tapi tidak tahu di mana bisa mendapatkan barang dan jasa tersebut. Jadi anda harus memberi kemudahan orang bertransaksi dengan mencantumkan alamat /nomor telepon / email / website.Kalau barang anda sudah berada di mana-mana atau semua orang sudah tahu di mana bisa mendapatkan barang dan jasa anda. Maka anda boleh tidak mencantumkan alamat / nomor telepon / email /website tempat orang bisa bertransaksi.
BAGAIMANA MEMPERMUDAH TRANSAKSI? Ya itu dengan cara: 1. MEMPERMUDAH CARA PEMBAYARAN a. Menerima segala jenis pembayaran cash atau kredit,mata uang asing ,debit ,transfer. b. Mengizinkan cicilan atau boleh mengangsur. c. Memperkecil uang muka. d. Tanpa uang muka. 2. MEMPERMUDAH CARA PEMESANAN a. Bisa pesan melalui email b. Bisa pesan melalui SMS c. Bisa pesan melalui fax d. Bisa pesan melalui telepon e. Bisa pesan melalui agen f. Bisa pesan melalui sales g. Bisa pesan melalui pelanggan yang sudah beli h. Bisa pesan melalui website i. Bisa pesan melalui surat j. Bisa beli langsung di tempat 3. MEMBERI PERINTAH YANG JELAS APA YANG ANDA DIINGINKAN Orang perlu diberitahu dengan jelas Apa yang harus dilakukan. Anda harus singkat dan jelas dalam memberikan instruksi Apa yang anda ingin calon pembeli lakukan. 4. MEMPERMUDAH CARA MENDAPATKAN BARANG /JASA a. Bebas ongkos kirim b. Banyak distributor c. Ketersediaan produk /jasa.
BAB VI : BAGAIMANA MENYAMPAIKAN PENAWARAN SANGAT MENARIK DAN DAPAT DIPERCAYA KEPADA CALON PEMBELI YANG TEPAT. A. 12 PILAR/CARA MENYAMPAIKAN PENAWARAN SANGAT MENARIK DAN DAPAT DIPERCAYA KEPADA TARGET MARKET KITA 12 pilar marketing merupakan rangkuman konsep pemasaran yang sangat dahsyat, yakni 12 cara menyentuh target market. Pada umumnya seseorang yang berkecimpung dalam bidang marketing hanya melakukan beberapa pilar marketing, bahkan ada yang selama bertahun-tahun hanya melakukan satu pilar marketing dalam menjalankan usahanya. Padahal, kalau sebuah perusahaan mampu melakukan kedua belas pilar tersebut, mereka akan mendapatkan hasil yang sangat dahsyat. Kita harus punya target market. Dari target market tersebut ada existing customer, orang yang sudah menjadi konsumen kita, dan itu yang merupakan konsumen yang paling bagus. Mengenal target market adalah yang paling penting dalam menyampaikan penawaran.Untuk mencapai target market yang tepat kita bisa menggunakan 12 pilar marketing revolution yang ada. 1. PUBLIC RELATION, PUBLISITAS ATAU PRESS RELEASE. Banyak orang tidak menggunakan atau jarang menggunakan sarana press release, padahal hal itu adalah sarana awareness yang paling murah dan efektif karena dalam sekali kesempatan bisa menyentuh banyak orang sekaligus. Bagaimana supaya press release artikel Anda kemungkinannya dimuat lebih besar? 1. Harus layak berita 2. Kirim kepada lebih dari satu majalah 3. Tulis dalam surat pengantar, nama majalah-majalah yang dikirimi artikel ini dan sebutkan bahwa hanya satu majalah yang paling cepat memberikan respon yang boleh memuat berita tersebut dan melakukan wawancara eksklusif. 4. Follow up dengan telepon
Press release merupakan salah satu bentuk usaha marketing yang sangat efektif karena biayanya sangat murah namun hasilnya sangat luar biasa. Tips lainnya: *Berikan dan siapkan foto anda. *Berikan kontak detail anda. *Cari kesempatan apakah kita bisa menjadi penulis kolom yang rutin. *Selalu ukur dan tes apa yang kita kirim dan kepada siapa kita kirim. *Seandainya memungkinkan, kita bisa menjadi kolumnis untuk surat kabar, tabloid ataupun majalah.
Publisitas Anda perlu melakukan tindakan gila yang positif yang layak berita. Undang mas media, ceritakan dalam undangan anda bahwa anda akan melakukan kegiatan yang layak berita, dan beri insentif kepada wartawan yang datang, insentif ini tidak selalu berupa uang, karena ada media tertentu yang melarang wartawannya menerima uang. Namun bisa berupa materi, produk Anda, undian,dsb.
2.REFERRAL Dalam hal ini, kita bisa memberikan semacam program referral, misalnya member get member. Cara ini telah banyak pula dipakai oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang kartu kredit. Mereka seringkali memberikan program member get member, dan memberikan poin yang dapat ditukarkan dengan berbagai produk yang sangat menarik. Tentu saja referensi yang terbaik adalah datang dari orang yang tulus, terkesan dan puas karena produk dan jasa serta pelayanan Anda memang unggul.Tetapi bisa juga referensi keluar karena adanya keanehan atau keistimewaan.
3. ENDORSEMENT Yang menjual bukanlah kita sendiri. Endorsement hampir sama dengan referral. Perbedaannya, dalam referral biasanya satu orang mengajak seorang lainnya maksimum beberapa orang, sedangkan dalam endorsement satu orang bisa mengajak 1000 orang, atau semua orang di dalam kategorinya.
4. ADVERTISING Iklan ada banyak hal, seperti televisi,koran nasional,koran lokal,majalah,spanduk,brosur ,baliho,radio, yellow pages, website ,sticker ,kartu nama, dll. Prinsip pilar keempat adalah sebisa mungkin berikan dengan harga seminimal mungkin namun dengan hasil seoptimal mungkin. Jauh lebih baik lagi jika kita bisa mengadakan barter dengan perusahaan media iklannya.
5. DIRECT MAIL Yang termasuk direct mail adalah surat, faksimile,email (surel) juga SMS, katalog, sticker nomor penting. Direct mail merupakan salah satu cara untuk menyentuh target market kita. Ini berbeda dari advertising karena cara menyentuh target marketnya berbeda. Biasanya direct mail adalah lebih tepat ke target market dibandingkan iklan yang siapapun membacanya atau bahkan siapapun tidak membacanya.
6. DIRECT SALES Direct sales adalah penjualan yang dilakukan secara langsung kepada para target market. Orang-orang bagian penjualan adalah salah satu ujung tombak dalam pemasaran yang sekaligus merupakan bentuk faktor kali dari penjualan kita. Kita harus selalu memberikan insentif dan training yang memuaskan.
7. DIRECT AGENT Jika produk-produk kita memiliki jangkauan (persebaran) yang luas, sebaiknya di setiap kota kita memiliki agen. Ini bisa dengan franchise, cabang,distributor,multi level marketing, licensing.
8. HOTS BENEFICIARY Anda mempromosikan produk dan jasa Anda langsung kepada customer perusahaan lain. Pada prinsipnya kita buat perusahaan induk yang menawarkan, memberi hadiah/voucher produk/jasa kita, untung. Dan yang terbaik adalah bila seolah-olah perusahaan tersebut yang memberi hadiah atau diskon atau voucher atau yang menawarkan produk kita dengan kelebihan, khusus kepada pelanggannya.
9. TELEMARKETING Menyentuh target market dengan sepenuhnya menggunakan telepon. Untuk melakukan hal ini diperlukan yang benar-benar teruji agar telemarketing dapat menyentuh target market yang tepat.
10. JOINT VENTURE Kita bakal bisa mengadakan joint venture dengan kompetitor kita. Misalnya, jika kita menjual apartemen mewah, lalu ada orang yang membutuhkan apartemen dengan harga yang lebih murah, kita bisa merekomendasikan calon konsumen tersebut untuk membeli apartemen kompetitor kita, Tentu saja, dengan mengadakan perjanjian kerja sebelumnya, dan kerjasama itu harus memberikan keuntungan dua belah pihak.
11. MEMBERIKAN SEMINAR Daripada kita beriklan secara besar-besaran di sebuah media tanpa fokus pada target market dengan hasil yang tidak optimal, sebaiknya kita melakukan pilar marketing yang ke-11 ini, yakni mengadakan seminar. Dengan memberikan seminar sebenarnya kita dapat lebih fokus pada target market kita (tentu saja jika seminarnya dipersiapkan dengan matang).
12. CANVASING/BOOTH Pilar ini sangat efektif jika dilakukan pada target market yang tepat. Cara ini biasanya banyak digunakan oleh mall-mall besar. Dalam hal ini, yang terpenting adalah semuanya harus senantiasa diukur.
B. SUSUNAN/URUTAN PENYAMPAIAN PENAWARAN YANG SANGAT MENARIK DAN DAPAT DIPERCAYA KEPADA CALON PEMBELI YANG TEPAT. 1. Headline harus yang ultimate adventage sensational offer & powerful promise, something shocking. 2. Tagline 3. Benefits produk dan jasanya 4. Testimoni/bukti 5. Benefit bagi yang take action 6. Ajakan untuk take action 7. Alamat, nomor handphone, email, telepon, website atau apapun yang mempermudah orang untuk take action.
BAB VII. 7 JURUS MARKETING REVOLUTION 1. Kita harus fokus pada USP(ultimate advantage, sensational offer, dan powerful promise) 2. Melakukan enam usaha marketing 3. Semua tindakan harus terukur dan tes yang terkecil lebih dulu 4. Faktor kali 5. Produktivitas terkait penghasilan 6. Monitoring 7. Prinsip harga, paling murah atau gelap.
BAB VIII. 6 KEBUTUHAN PENTING MANUSIA 1 manusia membutuhkan kepastian dan kenyamanan 2. Manusia membutuhkan variasi atau ketidakpastian 3. Manusia membutuhkan kebutuhan akan kesamaan, love, connection atau relationship 4. Manusia juga membutuhkan sesuatu yang eksklusif atau berbeda 5. Selain membutuhkan sesuatu yang berbeda, manusia juga membutuhkan sesuatu untuk menjadi lebih baik 6. Selanjutnya manusia juga membutuhkan rasa berarti (bermakna) dalam hidupnya.
BAB IX. JURUS-JURUS MARKETING YANG INSPIRASIONAL 1. Jurus funnelling 2. Jurus Badawi 3. Jurus Orchard road 4. Jurus Kentucky 5. Jurus marketing ala narkoba 6. Jurus anak goblok
BAB X. 7 HUKUM PSIKOLOGIS MARKETING REVOLUTION 1. Hukum psikologis mahal = bagus 2. Hukum psikologis timbal balik 3. Hukum psikologis ikut-ikutan 4. Hukum psikologis perbandingan 5. Hukum psikologis keterbatasan 6. Hukum psikologis "yang kecil" 7. Hukum psikologis karena
BAB XI. BAGAIMANA MENGGUNAKAN ILMU MENGINGATKAN. Walaupun ilmu "marketing revolution" lebih banyak membahas tentang "menawarkan" tetapi juga tidak meninggalkan ilmu mengingatkan karena di dalam ilmu "marketing revolution"apapun yang menghasilkan penjualan berkesinambungan kita gunakan. Sudah diakui bahwa merk yang tertancap kuat di benak seseorang selama itu terkait dengan solusi yang diinginkan dalam benak seseorang, maka ketika orang tersebut mampu, dia akan beli. Walaupun mungkin itu bukan solusi yang terbaik. Secara sederhana diungkapkan bahwa kalau tidak ingat, bagaimana orang mau beli. Walaupun kalau ingat belum tentu mau beli.
BAB XII. BAGAIMANAKAH YANG MELALUI MARKETING Anda akan sulit kaya, kalau tidak belajar dan praktik ilmu marketing. Namun kalau Anda bisa kaya tanpa indomarketing, pasti anda akan jauh lebih kaya ketika ditambah menguasai ilmu marketing. Ada beberapa cara untuk kaya melalui marketing: 1. Anda punya produk & jasa, kemudian Anda jago menjual maka anda bisa untung banyak dan kaya. 2. Anda tidak punya produk dan jasa, anda jadi orang tengah (distributor/agen)& anda jago menjual, Anda bisa untung banyak & kaya. 3. Anda tidak punya produk & jasa, Anda jago menjual dan marketing, anda menjadi konsultan, menerima bayaran besar, komisi/bagi hasil, dapatkan saham. Anda jadi kaya. 4. Karena anda jago marketing & negosiasi, anda beli perusahaan yang tidak laku, Anda perbaiki perusahaan tersebut, Anda jual sahamnya sebagian atau semua dengan harga yang lebih tinggi, anda jadi kaya.
Buku yang sangat bagus Bisa membuat kita membuka mata bahwa marketing tidaklah semengerikan yang selama ini kita pikirkan. Pemaparan dari penulis sangat jelas menggunakan kata-kata yang lugas dan disertai contoh-contoh yang bisa membuat pembaca mudah memahami isi dari masalah yang sedang dibahas.
Marketing is can be so simple for the Author. We can duplicate Mr Tung suggestion on our bussines. But the result is not as simple as Mr. Tung said. And succes on marketing is depend to each person.
Buku yang sangat sesungguhnya sudah banyak yng membahas, namun buku ini bisa membius dan memotivasi seseorang untuk sukses dalam berbisnis bahkan sampai 2000% dlm hitungan bulan.
Buku yang sangat dahsyat! Banyak ilmu sales & marketing yang dapat diambil dari buku ini! Sungguh membuka pikiran & menginspirasi! a MUST read book buat yang kepingin jago jualan!
Buku ini masih sangat relevan dengan jaman sekarang yang udah serba canggih, beberapa point yang dituliskan juga sudah kita lakukan, membukti bahwa buku ini memang ditulis berdasarkan berbagai pengalaman yang konkret. Pembawaan penulis yang friendly membuat tulisan mudah dibaca dan dipahami, ditambah beberapa sentuhan ilustrasi yang memudahkan pembaca.
Buku yang sangat lengkap dan praktikal. Tung Desem Waringin menuangkan berbagai ilmu pemasaran praktisnya dalam buku ini mulai dari periklanan, promosi, hingga cara menjualnya. Buku ini juga menjelaskan bagaimana proses psikologis manusia yang membuatnya mau membeli barang/jasa yang ditawarkan.
Kelebihan tambahan buku ini adalah cara penyajiannya yang sederhana dan menarik. Semua metode pemasaran yang diajarkan selalu disertai dengan contoh yang kita jumpai sehari-hari. Dengan begitu, kita jadi auto-ingat konten-konten buku ini tanpa perlu berusaha.
Bagi seorang wirausaha dan orang-orang yang bekerja di bagian pemasaran, buku ini wajib kalian miliki. Sangat disesalkan kalau kalian tidak pernah membaca buku ini saking berharganya ilmu dari buku ini.