Tipikal komik roman remaja cewek abg - SMA yang mengidolakan punya pacar seorang badboy (sebuah misteri bagi mereka yang dewasa). Di komik ini terjawab sedikit rahasia kenapa ciwi-ciwi suka pacaran sama badboy. Rupanya begitu.
Komik yang terakhir keren woy: "Hidup itu kayak video game. Jika belum menemukan yang tepat, kita harus terus bermain sampai menemukannya."
Sejujurnya aku sempat berteriak dalam hati waktu lihat list para komikusnya. Ada Katrinna Rakhmavika, penulis komik Mera, Puti, dan Emas. Devita Kristanti. Dito Nugroho, webtoonist Jajan Yuk, dan terutama ini, D.S. Studio. Jelas bukan nama-nama sembarangan dalam dunia komik Indonesia.
Tapi semangatku luntur setelah baca cerita-ceritanya. Cerita-ceritanya sungguh ampas. Khas Wattpad, bad boy yang ngejar cewek baik-baik. Semua ceritanya kayak gitu. Halah. Salut buat para komikusnya. Tahan gitu bikin ilustrasi serius buat cerita-cerita kayak gini.
Karna di ambil dari beberapa wattpad populer bnyk eksekusi cerita yg di ambil malah membuatku bingung. Ya wajar saja krna aku pribadi blm ada membaca satu pun wattpad terkenal yang di ilustrasikan d komik ini. Cerita yang paling aku suka adalah cerita pertama, cerita ini berasa jelas background story yg mau di kembangkan gimana. Ya lain, aku masih bnyk bingungnya.
Satu satunya hal yang redeemable dari buku ini adalah artnya. Tapi ceritanya terlalu sampah sampai-sampai kalo ku kasih 2 bintang, itu bakal jadi penghinaan buat buku-buku 2 bintang di library gue yang lain.
Jadi tema buku ini bad boy sekolahan 😂 agak tanggung ceritanya. Gak bikin emosi mendalam. Mungkin kurang pas jadi kompilasi gini, enakan buku satuan utuh.
Aku beli komik ini karena ada nama-nama komikus yang familiar (menurutku). Cerita-ceritanya memang diadaptasi dari judul-judul wattpad, kecuali yang terakhir (yang judulnya 'Game Over'). Btw, sampulnya digambar oleh Dimaz Sadewa.
Btw ini review pertamaku, Berhubung belum ada yang kasih review. Mohon maaf kalau ada kesalahan (dan kebanyakan spoiler) :'D
Berikut ini cerita-cerita yang ada dalam komik tersebut:
1. Bad Boy for Little Girl - Ciinderella Sarif & Kathrinna Rahmavika Dari komikus yang pernah bikin komik 'Mera, Puti dan Emas', aku ngefans sama dia hehe. Ceritanya Dhirga si bad boy yang disukai cewek-cewek, kecuali Elvira. Elvira terlihat benci sekali pada Dhirga.
Alasan Elvira membenci Dhirga karena waktu 10 tahun lalu, kakaknya Dhirga membawa mobil berisi Elvira dan kakak Elvira. Di dalam mobil itu, Kakaknya Dhirga dan kakaknya Elvira bertengkar sampai terjadi kecelakaan. Kelihatannya cuma Elvira yang selamat dari kecelakaan itu. Setelah Elvira menjelaskan soal itu, Dhirga jadi paham dan bilang, "Tapi Vira, gue bukan kakak gue. Yang lo benci adalah kenangan soal kehilangan lo, tapi bukan gue, kan?" Lalu Dhirga pergi menjauhi Elvira.
2. King Bullying VS Queen Rescue - Clara Amanda & DS Studio Ada cowok bernama Thomas yang suka ngebully orang di sekolahnya. Setiap Thomas mau ngebully, selalu ada cewek bernama Ashley yang menghentikannya. Jika Thomas mau menyakiti Ashley, Adlan dan Adlina berusaha melindunginya. Sebenarnya Ashley itu adiknya Adlan dan Adlina, Ashley juga punya penyakit 'von Willberand', kalau dia celaka bisa bahaya.
Suatu hari kemudian, Thomas berusaha bersikap baik kepada Ashley, namun Ashley tidak suka padanya. Lalu Ashley diculik, Adlan mencoba menyelamatkannya. Tiba-tiba Thomas datang dan saat itu Ashley mau jatuh, Thomas menyelamatkan Ashley. Cerita ditutup dengan Ashley yang mulai sadar di rumah sakit dan ditunggui Thomas.
3. Rolandara - Intan ZS & Devita Krisanti Adara benci dengan pacarnya, Roland yang bandel. Contohnya saat Adara berjalan, ia dihadang oleh Kevin. Lalu Roland datang untuk menghajar Kevin. Ketika Adara cerita soal pacarnya ke temannya, Rena (yang merupakan sepupunya Roland), Rena bilang, "Kalau dia gak pernah nyakitin elo berarti dia beneran sayang sama lo, Ra,"
Suatu ketika, Kevin mendekati Adara, Roland kesal dan ingin menghajar Kevin. Namun Adara menghentikannya dan membawa Kevin pergi. Lalu, Kevin mengajak Adara jalan-jalan walaupun wajah Adara terlihat tidak senang.
Hingga suatu malam, Kevin menjemput Adara (naik mobil). Kevin menawarkan Adara minum air mineral botol sampai Adara tertidur di dalam mobil. Saat Adara terbangun, dia mendapati dirinya terikat di dalam mobil dan mendengar obrolan Kevin yang berbicara dengan orang lain. Lalu Kevin mendekati Adara sambil bilang, "Malam ini kita senang-senang, ya Adara. Gak ada yang belain lo!" Tiba-tiba Roland datang menghajar Kevin dan teman-temannya namun tidak berhasil, ketika mobil polisi datang, Kevin dkk melarikan diri, sementara Roland melepaskan ikatan yang ada di Adara. Adara kemudian memeluk Roland.
4. Game Over - Yahya M. - Dito Satrio Yang suka baca webtoon, pasti kenal kan sama komikusnya ini :P Mario adalah cowok cupu yang suka bermain game. Dia punya cewek yang ditaksir di sekolahnya, namanya Danilla. Tapi Danilla lebih suka Aldo, si cowok bad boy. Teman Mario, Tom (yang suka ngeledek dan sering pinjam nintendonya Mario) menyarankan agar Mario menjadi bad boy. Kemudian Mario membawa mobil sport ke sekolah, dia bertemu Aldo bersama Danilla yang naik mobil barengan. Lalu mereka berdua nyetir mobil ngebut-ngebutan.
Sesampai di depan sekolah, Tom memujinya dan bertanya kenapa Mario gak masuk ke dalam sekolah. Mario menjawab dia nunggu telat karena Aldo juga telat masuk sekolah. Namun Mario tidak jadi telat masuk karena ada Kepsek yang telat juga. Saat Mario bertemu Tom, Tom menyarankan, "Lo harus coba cara instan biar jadi badboy, yaitu berantem!" Mario langsung menghajar Tom sampai heboh seluruh murid lain.
Cewek-cewek, termasuk Danilla (Sepertinya) langsung mengagumi Mario. Lalu Danilla bilang diam-diam ke Mario kalau dia suka padanya. Mario kaget tidak percaya. Kemudian mereka mulai jalan bareng. Tiba-tiba mereka ketemu Aldo dan gengnya. Aldo dan gengnya memukuli Mario. Sambil terisak melihat pertengkaran mereka, Danilla mengatakan kalau Mario hanya pelariannya saja. Karena Danilla capek jadi gebetannya Aldo sementara banyak cewek lain yang ingin jadi pacarnya Aldo. Setelah itu Danilla minta maaf ke Mario dan ia pergi dengan Aldo dkk, meninggalkan Mario yang terluka.
Saat bertemu Tom lagi, Mario berkata kalau dia gak cocok buat jadi bad boy dan gak ngerasa jadi dirinya sendiri. Lalu Mario berkata lagi, "Hidup itu seperti video game, jika kita belum menemukan yang tepat, kita harus terus bermain sampai menemukannya,"
This entire review has been hidden because of spoilers.