Jump to ratings and reviews
Rate this book

Love Catcher

Rate this book
Tidak ada yang abadi di dunia ini.
Tidak juga kesetiaan. Benarkah?

Azizi dan Gaby sepenuhnya mengerti, mereka tak bisa saling melepaskan. Terlebih, setelah segala harap tumbuh di antara keduanya, mereka tak yakin bisa jauh terpisahkan. Namun, kini keinginan untuk terus bersama tak lagi sejalan dengan kenyataan. Mereka harus memilih.

Love Catcher mengisahkan sepasang kekasih yang telah memutuskan untuk hidup bersama selamanya. Namun, pilihan lain datang kepada mereka. Meski awalnya terlihat biasa, pilihan lain itu mengubah segalanya. Kisah mereka tak lagi sama. Mampukah janji menghapus segala ragu? Ataukah mereka harus menyerah pada rasa
yang sudah telanjur berbeda?

320 pages, Paperback

First published October 1, 2017

2 people are currently reading
13 people want to read

About the author

Riawani Elyta

26 books103 followers
facebook : Riawani Elyta
twitter : @RiawaniElyta
email : riawanielyta@gmail.com


Novel:
1. Tarapuccino (bersama Rika Y. Sari, Penerbit Indiva Media Kreasi 2009)
2. Hati Memilih (Bukune 2011)
3. Izmi & Lila (Divapress 2011)
4. Persona Non Grata (Indiva Media Kreasi 2011)
5. Yang Kedua (Bukune 2012)
6. Ping! (bersama Shabrina WS, Bentang Pustaka 2012)
7. The Coffee Memory (Bentang Pustaka 2013)
8. Jasmine (Indiva Media Kreasi 2013)
9. A Cup of Tarapuccino (bersama Rika Y. Sari, Indiva Media Kreasi 2013)
10. First Time in Beijing (#STPC Bukune 2013)
11. Perjalanan Hati (Rak Buku 2013)
12. A Miracle of Touch (GPU, 2013)
13. Dear Bodyguard (Bentang Pustaka, 2013)
14. Gerbang Trinil (duet bersama Syila Fatar, Moka Media)
15. Rahasia Pelangi (duet bersama Shabrina WS, GagasMedia, 2015)
16. The Secret of Room 403 (Indiva Media Kreasi, 2016)
17. Love Catcher (Gagas Media ; 2017)

Non Fiksi :
1. Kitab Sakti Remadja Oenggoel (bersama Oci YM, Indiva Media Kreasi 2013)
2. Sayap-sayap Sakinah (bersama Afifah Afra, Indiva Media Kreasi, 2014)
3. Sayap-sayap Mawaddah (bersama Afifah Afra, Indiva Media Kreasi, 2015)
4. I Will Survive (bersama Oci YM, Indiva Media Kreasi, 2016)
5. Sayap-sayap Rahmah (bersama Afifah Afra, Indiva Media Kreasi, 2017)

Antologi :
1. LDR Crazylove (Bentang Belia, 2012)
2. My Stupid Love (Indiva Media Kreasi, 2013)
3. Jomblo Prinsip Atau Nasib (Indiva Media Kreasi, 2015)
4. Ramadhan in Love (Indiva Media Kreasi, 2015)
5. Jejak Kaki Misterius (Indiva Media Kreasi, 2016)

Beberapa penghargaan lomba menulis :
1. Pemenang I Resensi Indiva (2008)
2. Pemenang II Sayembara Cerber Femina (2008)
3. Pemenang Harapan Sayembara Cerber Femina (2009)
4. Pemenang Hiburan Feature Ufuk Dalam Majalah Ummi (2009)
5. Pemenang II Lomba Novel Inspiratif Indiva (2010)
6. Pemenang I Lomba Novel Remaja Bentang Belia (2011)
7. Pemenang Berbakat Lomba Novel Amore 2012
8. Pemenang 1 Indiva Reading and Review Challenge (2015)
9. Pemenang Harapan Lomba Menulis Novel Indiva (2015)
10. Pemenang 2 Lomba Resensi Novel "Pulang" (2015)
11. Pemenang 1 Lomba Blog StilettoBook (2016)
12. Pemenang 2 Lomba Resensi Novel "Ayat-ayat Cinta 2" (2016)
13. Pemenang 1 Lomba Resensi Buku "Cerdas Mengelola Keuangan Pribadi" (2016)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (11%)
4 stars
14 (53%)
3 stars
9 (34%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for Dhani.
257 reviews17 followers
February 4, 2018
Novel yang baik lahir dari ide yang baik, tokoh tokoh berkarakter kuat, setting yang bukan tempelan dan kisah yang menarik.Kata siapa? Ya kata saya..Dan saya menemukannya di novel ini.

Novel ini berkisah tentang masalah yang timbul menjelang pernikahan si tokoh utama, yakni Gaby dan Azizi.Banyak masalah yang timbul, baik intern maupun ekstern.Juga tentang kesibukan dan aktivitas si tokoh utama mengelola cafe coklatnya, juga bisnis barunya.

Saya suka semua bagian dari novel ini, kecuali judulnya( padahal juga nggak bisa kasih alternatif judul yang lain), dan malah jatuh cinta pada tokoh Mirza( karena Azizi terlalu adem)...
Profile Image for Kirana Nath.
49 reviews4 followers
August 9, 2018
"Bahwa cinta itu nggak pernah memaksakan kehendaknya, sama juga seperti air, cinta pun memiliki muaranya, yaitu keikhlasan." (hal. 159)

Kisah Gaby yang memiliki latar keluarga broken home, membuat ia harus mengambil keputusan penting sebelum pernikahannya dengan Zee terlaksana. Belum lagi di tengah itu semua, hadir sosok Mirza yang memiliki ketertarikan yang sama soal cokelat dengannya. Dan kembali lagi di sini betapa pentingnya kejujuran pada sebuah hubungan. Karena jika hubungan dimulai dan diiringi dengan kejujuran, segala sesuatunya pasti akan terasa indah pada akhirnya.

Aku suka dengan cara Penulis menggambarkan emosi dan konflik batin yang dirasakan Gaby. Karena bagi aku hal ini penting. Sebab aku jadi bisa merasakan apa yang Gaby rasakan. Hingga mengikuti jalan ceritanya pun terasa menyenangkan.

Novel ini cocok untuk kamu yang suka membaca novel Romance, ditambah dengan karakter perempuan yang mandiri, serta karakter laki-laki yang penuh pesona. Sehingga kamu tidak akan bosan membacanya.

"... Mereka berdua -- orang-orang yang menghormati arti cinta dan kesetiaan, juga kejujuran, memang pantas diberkahi dengan ending kebahagiaan." (hal. 312)

Review lengkap : https://kiranathya.blogspot.com/2018/...

Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
May 5, 2018
4.3 🌟

[Day 4] #DailyReview #LoveCatcher by @riawani_elyta 📖 @gagasmedia
.
.
Baca kisah Gaby dan Azizi yang galau menjelang pernikahan ini, bikin baper ih... Apalagi mereka adalah dua orang yang menyatu karena saling menyembuhkan luka. Iya saat belum bersama, mereka patah hati yang teramat sangat. Mungkin inilah yang membuat Azizi memantapkan hati, yang paling gemes dia mampu menjaga Gaby! Sweet sih, tapi ya ternyata rintangan itu banyak ya. Ada sosok Mirza yang menarik perhatian. Gimana selanjutnya hubungan mereka? Yukk baca aja bukunya!
.
Ini kedua kalinya baca karya ka Riawani, gaya ceritanya selalu menarik. Dan juga detail settingnya, apalagi pas banget di kota Bandung, jadi bisa bayangin langsung karena tempat tinggal aku.

Tokoh-tokohnya kuat, Gaby yang mandiri dan dia punya keteguhan hati yang keren banget deh! Suka sama sikap dan sifat Gaby, tenang tapi selalu bisa mengendalikan apapun. Azizi, juga sama. Sifatnya ini bikin ngarep punya cowok macem begini, meskipun ya dia awalnya egois. Karena ya itulah, yang harus pria pertahankan. Mirza ini bikin cerita makin seru, karena sosoknya yang datang disaat keadaan lagi nggak baik. Tapi dia bisa bersikap dewasa! Entahlah, aku suka sama Mirza ini hihi.

Gaya bahasanya mengalir, cuman kayaknya kurang konsisten pada pemakaian kata : nggak atau tidak. Jadi terkadang, di narasi campur gitu. Mungkin kalau di dialog sih, oke aja. Memakai sudut pandang orang pertama, Gaby mampu membuat aku masuk kedalam ceritanya.

Konfliknya rumit, tapi penulis mampu mengekseskusi dengan baik. Tentang trauma sang mama yang emang bikin nyesek, dan beliau nggak mau anaknya mengalami hal yang sama. Endingnya, aku sukaaa. Meskipun deg-degan karena takut nggak sesuai ekspektasi. Overall novelnya bagus, aku suka ceritanya. Yang cari cerita romance, boleh dibaca :)
Profile Image for VaaRida.
133 reviews6 followers
April 7, 2019
suka dengan gaya penceritaanya,
alurnya pas gak terlalu cepat
karakternya dapat banget
tapi si zii porsinya dikit banget, tapi sekalinya keluar dia bisa bikin melting.

novel kak Riawani selalu punya pesan yang ingin disampaikan sama halnya seperti Love Catcher ini, hidup memang pilihan, selalu ada dua pilihan yang akan menyertainya,

untuk review lengkap silahka meluncur ke blog : www.vaaridapunya.blogspot.co.id
Profile Image for Ratnani El Ratna Mida).
Author 11 books14 followers
December 20, 2017
Judul : Love Catcher
Penulis : Riawani Elyta
Penerbit : GagasMedia
Cetakan : Pertama, 2017
Tebal : vi + 314 halaman
ISBN : 979-780-908-9


“Jalan hidup yang kita jalani—suka tidak suka—semua sudah menjadi ketentuan Tuhan, kita hanya bisa berusaha, tapi Tuhan yang berkuasa atas jalan cerita kita.” (hal 160-161).

Kita tidak pernah tahu kejutan apa yang akan kita dapat di hari esok. Semua masih masih menjadi misteri. Hanya Tuhan-lah Yang Maha Tahu. Namun, bukan berarti kita tidak berusaha untuk membuat keajaiban agar di hari esok kita bisa memperoleh kebahagiaan, bukan?

Ini kali ke-lima membaca tulisan Mbak Riawani Elyta dalam bentuk novel. Secara keseluruan saya selalu suka dan menikmati buku-buku tulisan Mbak Ria yang selalu dipaparkan dengan renyah dan memikat. Belum lagi nilai-nilai falsafah hidup yang bisa ambil juga quote-quote manis yang bertebaran di dalam setiap karyanya. Begitu pula dalam novelnya kali ini. Masih tidak jauh-jauh dari masalah cinta—yang memang tidak akan lengkang oleh zaman jika membahasnya—di sini kita akan diajak berkenalan dengan tokoh bernama Azizi dan Gaby dengan konflik yang menarik ditambah eksekusi yang apik.

Dibuka dengan prolog yang sudah membuat penasaran, saya benar-benar terpikat dengan kisah ini. Percakapan antara dua wanita yang sejak awal saya tebak itu Gaby dan sang adik, benar-benar membuat kita penasaran tentang apa sih yang mereka bicarakan? Namun benarkah dugaan saya perilah dua wanita itu Gaby dan adiknya atau malah Gaby dan sahabatnya, Kania?

Kita pasti pernah mendengar bahwa setiap pasangan yang akan menikah, biasanya akan menghadapi banyak cobaan atau kasus-kasus yang tidak terduga. Begitu pula dengan Azizi dan Gaby. Ketika mereka akhirnya saling berjanji untuk mengikat diri dalam jalinan suci bernama pernikahan, tiba-tiba sebuah wacana tidak terduga membuat mereka harus berpikir ulang. Benarkah itu jalan yang terbaik? Tetap melangsungkan pernikahan atau malah membatalkannya?

“Jika ada hal lain yang menghalangi recana kita, itu hanyalah kematian atau karena kita memang nggak jodoh.” (hal 17).

Gaby sangat terkejut ketika tiba-tiba Azizi mengatakan bahwa dia harus pindah ke Anambas—Pulau kecil di Indonesia yang terletak di Kepualaun Riau—setidaknya lima tahunan atau lebih. Dan itu berarti dia harus memilih ikut pindah bersama Azizi setelah menikah dan meninggal bisnis cokeletany juga sang mama, atau tetap tinggal di Bandung dengan resiko LDM—Long Distance Married (hal 16).

Masalahnya dua pilihan itu bagi Gaby keduanya sama-sama sulit. Latar belakang keluarga Gaby sejak awal sudah penuh masalah. Di mana karena LDM orangtuanya berpisah, dan membuat keluarganya berantakan. Adiknya Ghea kabur dan sang kakak Gery lebih sering bertualang entah ke mana. Gaby juga sadar mamanya tidak mungkin membiarkan dia mengulang kesalahan yang sama. Belum lagi kata mamanya yang benar-benar membuat Gaby tertohok.

“Jangan pernah tinggalkan Mama ya, By. Temani Mama sampai rindu dan sunyi akhirnya merenggut usia Mama di rumah ini.” (hal 21).

Gaby sangat sadar hubungan antara dirinya dan Azizi memang tidak seperti kebanyakan pasangan lainnya. Mereka kenal secara tidak sengaja dalam kejadian yang cukup unik. Dan belum genap tiga bulan tiba-tiba Azizi menawarkan pernikahan. Gila memang tapi satu kalimat panjang dari Azizi mampu membuat Gaby mengatakan iya.

“Siapa yang bisa menjamin, semakin banyak yang kita ketahui, hubungan kita pasti akan langgeng dan berakhir dengan pernikahan?” (hal 34).

Maka sejak saat itu mereka adalah pasangan yang saling mengisi dan melengkapi. Masing-masing sudah berbagi masa lalu dan berharap bisa membangun rumah tangga menyenangkan. Tapi siapa sangka keadaan bukannya memudahkan langkah mereka, tapi semakin mendekati hari-H jalan terjal itu semakin terlihat.

“Cinta nggak pernah memaksakan kehendaknya, sama juga seperti air, cinta pun memiliki muaranya, yaitu keikhlasan.” (hal 159).

Seperti dugaan Gaby, mama dan Gery tidak setuju jika dia harus pindah. Belum lagi orangtua angkat Azizi ternyata adalah salah satu pelanggan yang tidak puas dengan pelayanan Gaby di kafenya. Lebih dari itu kemunculan Mirza—partner kerja Gaby yang diam-diam juga menyukai Gaby, menjadi sesuatu yang tidak kalah pelik dan membuat masalah semakin lebar. Gaby harus benar-benar memilih; berbakti pada mamanya atau memilih Azizi.

“Keyakinan itu penting. Kalau kamu sendiri masih ragu, bagaiamana mungkin kamu bisa meyakinkan orang lain? Nggak sedikit pernikahan gagal atau terancam kandas bukan karena mereka nggak cinta, tapi karena nggak ada restu orangtua.” (hal 226).

Membaca novel ini asli bikin suasana hati kacau. Ada bagian yang sesekali membuat tertawa lebar namun ada pula yang bikin nyeseg dan sedih banget. Gemes tingkat akut deh. Baper juga sama Azizi dan Mirza. Dua-duanya sama-sama punya kelebihan yang pastinya bisa membuat para gadis antri mendapatkan mereka.

Suka dengan gaya bertutur Mbak Ria yang lues dan renyah. Setiap lembar kita dibuat penasaran bagaimana akhir dari kisah ini. Apalagi pada bagian-bagian akhir bab, Mbak Ria memberi cukup banyak kejutan yang tidak pernah kita duga sebelumnya. Dan ditutup dengan ending yang membuat saya terpana. Aih, kok bisa gitu, sih?

Dalam novel ini saya menikmati pemilihan pov satu dari sisi Gaby. Serta pemilihan alur yang memberi efek penasaran dan bikin ketagihan sampai akhir kisahnya. Hanya saja untuk setting saya merasa kurang klik perihal suasana Bandung. Entah kenapa masih terasa ada yang kurang. Meski ada beberapa percakapan yang memang memakai bahasa sunda—tapi hanya itu saja. Dan jujur sayang sekali dalam novel ini tidak ada teks penjelasan dari bahasa sunda yang ada. Beberapa ada yang sedikit paham karena mirip bahasa jawa, tapi beberapa kata lainnya, hanya mengira-ngira melihat dari susuna kalimat dan berakhir pilih googling. Hheh. Dak paham soalnya. Untuk kesalahan tulis, minim sekali—saya hanya melihat Hatik—yang seharusnya Hati (hal 140). Tapi untuk pembahasan soal cokelat, saya pikir cukup lengkap. Semua dituturkan dengan manis.

Lepas dari itu, secara keseluruhan, novel ini benar-benar asyik untuk dinikmati. Mbak Ria menempatkan porsi antara cinta dan bisnis dengan sangat baik. Menghibur juga membuka mata tentang berbagai realita hidup yang ada di depan kita. Bahwa masa lalu masih menjadi momok menakutkan bagi siapa saja. Namun begitu seyogyanya masa lalu perlu kita jadikan pelajaran untuk mengulang kejadian yang sama. Selain itu dari novel ini saya belajar tentang arti keikhlasan, kesetiaan kejujuran juga pentingnya berbakti pada orangtua.

selengkapnya bisa dibaca di sini http://tulisanelratnakazuhana.blogspo....

Srobyong, 20 Desember 2017

Profile Image for Yonea Bakla.
322 reviews37 followers
December 12, 2017
Tidak ada yang abadi di dunia ini. Tidak juga kesetiaan. Benarkah?

Azizi dan Gaby sepenuhnya mengerti, mereka tak bisa saling melepaskan. Terlebih, setelah segala harap tumbuh di antara keduanya, mereka tak yakin bisa jauh terpisahkan. Namun, kini keinginan untuk terus bersama tak lagi sejalan dengan kenyataan. Mereka harus memilih.

Love catcher mengisahkan sepasang kekasih yang telah memutuskan untuk hidup bersama selamanya. Namun, pilihan lain datang kepada mereka. Meski awalnya terlihat biasa, pilihan lain itu mengubah segalanya. Kisah mereka tak lagi sama. Mampukah janji menghapus segala ragu? Ataukah mereka harus menyerah pada rasa yang sudah terlanjur berbeda?

Ini novel ke-17 Kak Riawani Elyta. Selain menulis fiksi, Kak Lyta juga sudah menerbitkan 7 buku nonfiksi. Aku sudah mengikuti gaya bahasa Kak Lyta sejak novel Tarapuccino. Jadi, buku ini otomatis masuk wishlist-ku. Awal membaca blurb-nya, aku tidak menyangka bahwa novel ini akan membahas cafe cokelat. Sebelumnya Kak Lyta membahas dunia kuliner di Tarapuccino, The Coffee Memory dan First Time In Beijing.

Bagian prolog dibuka dengan obrolan dua orang bersaudara, yang kutebak salah satunya Gaby. Dilanjutkan dengan sesi komplain pelanggan Chocolieta, kafe coklat milik Gaby. Aku tidak tau fungsi sesi ini sampai membaca beberapa bab selanjutnya.

Walaupun baru kenal, Gaby dan Azizi sudah sepakat untuk menikah. Namun, tiba-tiba lembaga bimbingan belajar Azizi mengharuskannya untuk pindah tugas. Opsinya Gaby ikut atau mereka menjalani Long Distance Married (LDM). Pengalaman buruk Mama dan Papanya yang LDM membuat Gaby dilema. Belum lagi kepergian Ghea, adiknya dan Gary, kakaknya, membuat Gaby menjadi satu-satunya anak yang menjadi sandaran Mama.

Gaby memiliki Kania sebagai humas kafe dan teman curhatnya. Kepulangan Gary dari Italia pun tidak membantu sama sekali. Fakta mengejutkan bahwa Azizi, a.k.a. Jiji’ a.k.a Zee memiliki orang tua angkat, Tante Sophie dan Om Rahmat membuat Gaby ketar-ketir. Pertemuan dengan Mirza pun semakin membuat rumit pikiran Gaby.

Membaca separuh awal membuatku sibuk menebak-nebak apa maksud munculnya semua tokoh. Aku sudah hafal mati gaya tulisan Kak Lyta. Jangan harap akan menemukan scene romantis seperti novel lainnya. Kehadiran Tante Sophie dan Gary yang seperti hantu membuat aku bisa merasakan ketegangan Gaby. Kalau kalian jadi Gaby bakal milih Azizi apa Mirza?

Separuh terakhir kalian akan mendapat semua jawabannya. Tiap tokoh punya peran dan porsinya seimbang. Konflik cukup kompleks dan plot twist tidak tertebak. Sejak awal aku memberi tanda scene siapa supaya tidak ada yang terlewat. Banyak kejutan di sepertiga bagian terakhir. Dan ending-nya benar-benar membuatku kesal karena terlalu bagus untuk dilewatkan.

selengkapnya: https://pharmacistjournalist.wordpres...
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
December 27, 2017
Ada yang pernah membaca #HatiMemilih dan masih mengingat tokoh Azizi, teman kecil Icha? Nah, jika di novel itu, Azizi harus merelakan Icha sahabat yang dicintainya menikah dengan pria lain. Dalam Love Catcher ini aku diajak untuk mengenal Azizi dan kekasihnya, Gaby. Pertemuan dan perkenalan yang singkat tak membuat mereka berdua ragu untuk melangkah ke tahap selanjutnya, pernikahan.

Hingga kemudian, hubungan keduanya mulai diuji dengan rencana kepindahan Zee ke tempat yang baru. Zee yang meletakkan semua keputusan terkait hubungan mereka di tangan Gaby, apakah nanti akan ikut dia pindah atau menjalani long distance marriage.

Sayangnya, pilihan Gaby tak sesederhana itu. Ada konflik keluarga yang membuatnya trauma untuk LDM, kondisi kesehatan mamanya hingga kafenya, Chocolieta. Hal ini makin diperparah dengan kehadiran, Mirza cowok tampan yang memiliki passion sama di bidang cokelat. Bagaimana akhir kisah Zee dan Gaby? Akankah rencana pernikahan tetap berjalan atau malah membatalkannya? .
Setiap pasangan yang akan menikah, biasanya memang akan menghadapi hal-hal tak terduga. Seperti kasus Gaby dan Zee. Disinilah mereka berdua dituntut untuk bersikap dewasa dan bijak menentukan pilihan. Pilihan yang sungguh sulit sekali.

Semakin lama membaca, aku semakin penasaran bagaimana akhir kisah mereka. Apalagi sosok Zee dan Mirza sama-sama menarik dan potensial untuk dijadikan pendamping hidup. Walaupun aku tetap lebih penasaran dengan Zee, yang tidak banyak berbicara, terkesan cuek tapi penuh kejutan. .
Gaya menulis yang mengalir, karakter yang kuat dan konsisten hingga akhir, detail seputar cokelat yang bikin ngiler, jadi ingin langsung berkunjung ke Kafe Chocolieta 😍 membuatku ketagihan membaca hingga akhir.

Secara keseluruhan, sebuah kisah romansa yang menghangatkan hati.
Profile Image for Evi Rezeki.
Author 7 books34 followers
November 24, 2018
Love Catcher berkisah tentang cinta segitiga antara Gaby, Zee, dan Mirza. Ketiganya punya luka di masa lalu (siapa yang tidak?). Gaby dan Zee, dua orang yang saling menyembuhkan dan menemukan tempat untuk berlabuh. Sayang kisah cinta mereka tidak semulus itu. Menjelang detik-detik pernikahan, Zee mendapat tugas ke Anambas. Penugasan itu menumbuhkan dilema di hati keduanya. Gaby yang memiliki ibu dengan trauma LDM juga ditinggalkan adik perempuannya, Ghea karena memilih pasangan ketimbang sang ibu. Luka-luka itu mesti ditanggung Gaby sebagai anak berbakti. Ditambah kehadiran Mirza dalam hidupnya menebar debar-debar lain. Bagaimana Gaby dan Zee melanjutkan hubungan mereka?

Novel ini dikemas dengan lancar dan mengalir. Setiap tokoh diberi porsi yang cukup. Bahkan untuk tokoh Mirza agak kelebihan karena memberi ruang saya untuk lebih menyukai Mirza ketimbang Zee. Gaby dan Mirza menurut saya sebuah paduan tepat. Karakter mereka cukup membumi, berbeda dengan Zee yang lebih mirip malaikat ketimbang manusia.

Menariknya, tokoh Gaby ini mendirikan usaha produksi dan kafe khusus cokelat. Penulis dengan cukup lincah memaparkan berbagai produk cokelat yang sukses membuat saya menahan air liur. Cokelat tidak sekadar tempelan, menjadi ruh dalam novel ini.

Kalimat-kalimat cantik tentang cinta, kesetiaan, dan pengorbanan bertebaran. Quotables bangetlah. Penulis mengakhiri cerita dengan cukup melegakan.
Profile Image for Erin  F.
135 reviews1 follower
December 21, 2017
"Jalan hidup yang kita jalani-suka tidak suka-semuanya udah menjadi ketentuan Tuhan, kita hanya bisa berusaha tapi Tuhan yang berkuasa atas jalan cerita kita.'' Hlm. 160

_______________

Tema cerita tentang keputusan menikah yang dibarengi dengan trauma masa lalu. Walau bukan hal baru, tapi aku suka dengan kisah Zee dan Gaby ini. Dari segi alur mengalir, walau agak lambat. Konfliknya sendiri kompleks. Dari bagaimana Zee dan Gaby memutuskan untuk menikah padahal mereka baru ketemu, dan mereka punya masa lalu kelam. Kehadiran orang ketiga juga membuat konfliknya berwarna.

Karakter, kuat. Penulis mempertahankan sifat para tokoh hingga akhir. aku suka banget dengan Zee. Dibalik sifatnya yang terkesan acuh, dia sebenarnya bersikap dewasa, gak lebay, dan dia juga bisa bersikap manis. Uuuu.... gemes deh aku sama zee.

Pesan, Pernikahan itu selalu penuh misteri.selalu ada ujian yang menghalang. Karenanya, berfikirlah bijak tentunya dipikirkan sematang mungkin. Biar gak menyesal di kemudian hari.
Profile Image for Ade Putri.
216 reviews
April 10, 2018
Secara keseluruhan, Love Catcher punya kisah yang memberi kita pemahaman yang baik tentang hidup, cinta, dan keluarga. Itu terbukti dari banyaknya kutipan-kutipan indah yang bertebaran. Inilah yang membuat saya selalu suka dengan gaya menulis Mbak Riawani. Dan itu pula yang membuat saya cukup suka dengan novel ini karena tidak menyajikan cerita yang kosong tanpa makna, tapi di dalamnya kita juga bisa belajar dari kisah yang ada di dalam novel seperti Love Catcher yang bisa dipelajari dari kehidupan Gaby.

Selengkapnya di Delina Books
Profile Image for Siska.
92 reviews
November 1, 2018
Awal membaca, aku masih meraba-raba siapa tokoh yang sedang berkisah, karena menggunakan sudut pandang orang pertama. Namun, tidak dibuat bingung cukup lama karena akhirnya mengerti bahwa ini dikisahkan dari sudut pandang Gaby.

Setting tempat dan waktu dijabarkan dengan cukup baik.

Ide cerita kalau dilihat dari konfliknya terbilang fresh. Konfliknya bukan percintaan menye-menye biasa, tapi ada rasa trauma karena pernah pernikahan yang gagal, gagal menikah, melarikan diri untuk menggapai cinta , restu orang tua, pilihan, melepaskan dan beberapa kejadian di dalam novel ini tuh rasanya realisitis. Memang rasanya terjadi di dunia nyata. Dikemas dengan cukup menarik.
Profile Image for inas.
392 reviews37 followers
March 22, 2025
Dari segi alur dan gaya bahasa ngalir banget, enak diikuti, dan bikin waswas. Tiap tokohnya juga bikin bersimpati sampe takut mereka kenapa-kenapa, wkwkwk

Sayang, tata bahasanya sebagian besar berantakan, bahkan sesederhana tanda koma yang nihil sebelum nama panggilan, dialog tag yang pake huruf besar dan titik, awal kalimat pake huruf kecil, dan beberapa pemakaian kata "antusias" yang harusnya "antusiasme".

Jadi ya, cukup 3 bintang aja 🌟🌟🌟
23 reviews1 follower
April 25, 2018
Endingnya ga nyangka, aku pikir akan ke yang lain, tp.... (Takut spoiler :"))
Ceritanya menarik dan aku kebut sampe selesai. Ga mengecewakan. Ceritanya padat & ga bertele2. Konfliknya pun juga dapet. Tp aku ngerasa agak kurang greget diceritainnya. Meskipun padat isinya, tp ada bbrp yg kurang diceritakan secara details. Overall ga mengecewakan. Thankyou Riawani :)
Profile Image for Lulu Khodijah.
437 reviews10 followers
February 26, 2019
Cukup sehari aja bacanya. Gimana ya, bisa relate sama ceritanya sih. Nikah nggak cuma pertimbangan diri sendiri. Ada suara dari keluarga, terutama orang tua yang harus didapatkan restunya. Konfliknya dapet. Nice writing.
Profile Image for Hairi.
Author 3 books19 followers
January 11, 2018
Buku pertama yang kuselesaikan membacanya di 2018. Horeee...

Konon katanya, ketika pernikahan akan dilangsungkan, adaaa saja ujiannya. Kalau urang Banjar sih bilangnya "Huhuwasnya banyak." Misalkan, munculnya seseorang dari masa lalu yang membuat keputusan kita sedikit goyah #uhuk
__

Pada novel Love Catcher karya mbak @riwanielyta juga begitu. Saat keputusan untuk melaksanakan pernikahan semakin mendekati waktunya, Azizi dan Gaby harus menghadapi persoalan pelik. Azizi harus menangani kantor cabang di kota lain yang jauuuuh dari tempat tinggalnya sekarang. Sebenarnya sih gampang aja ya, Gaby sebagai istri bisa mendampingi suami dan ikut ke mana langkah suami pergi. Tapiiii... Gaby dilematis karena ia menjadi satu-satunya anak yang tinggal bersama mamanya. Sementara Ghea sang adik meninggalkan rumah demi lelaki yang ia cintai dan Gary sang kakak hanya pergi ke sana ke mari dan menjadikan rumah hanya sebagai tempat singgah.

__

LDM aja.. LDM... Ada yang berpikir demikian? LDM ini juga bukan keputusan yang akan diambil keduanya karena mamanya si Gaby masih trauma karena rumah tangganya dulu hancur gara-gara LDM ini. Dan si mama ga mau hal itu terulang pada Gaby. Walaupun yaaa tidak setiap LDM akan berakhir seperti itu, tapi kan ada kasus tertentu yang bikin orang trauma.

___

Kalau gitu ajak aja mamanya pindah? Nah, ini juga sulit. Karena mamanya Gaby masih ngarep adeknya balik ke rumah. Jadi, mamanya masih bertahan di rumah agar suatu saat kalau Ghea kembali, ia tetap tahu di mana arah jalan pulang. Bahkan kadang-kadang sang mama tidak mengunci pintu rumah agar kalau Ghea kembali bisa langsung masuk.

__

Jadiiii... Apa yang keputusan yang diambil oleh Gaby? Sementara muncul Mirza yang bisa dibilang memenuhi standar menantu idaman mama Gaby. Belum lagi muncul orangtua angkat Azizi yang ngeselin sih akan sikapnya pada Gaby. Jika dilema-dilema terus muncul apakah keputusan untuk menikah perlu ditinjau ulang?

http://www.hairiyanti.com/2018/01/men...
Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.