Jump to ratings and reviews
Rate this book

Gramedia Writing Project

Raindrops Serenade

Rate this book
“Omong-omong, gue lagi nulis lagu atas permintaan band kampus. Mau bantu?”
“Kenapa? Lirik yang lo tulis berasa sampah lagi?”
“Lebih baik sampah daripada plagiat.”


Risa pernah menulis lagu bersama Amel, lalu tiba-tiba lagu itu diklaim sebagai lagu yang diciptakan oleh salah satu personel band Lima Oktaf. Ketidakjelasan kenapa lagu itu bisa jatuh pada pihak ketiga membuat dua sahabat itu saling menyalahkan dan akhirnya bermusuhan. Bahkan, Risa sempat melakukan percobaan bunuh diri karena tidak kuat menghadapi cyberbullying yang dilakukan para fans Lima Oktaf.

Setelah kejadian itu berlalu, Risa harus kembali berhadapan dengan Lima Oktaf karena urusan kepanitiaan orientasi mahasiswa baru di kampusnya. Keadaan makin rumit ketika dia mendapati Galang, pemuda yang sudah dia anggap adik sendiri, ternyata sedang menulis lagu untuk Lima Oktaf tanpa mengetahui seperti apa masa lalu Risa.

Apa yang akan Risa lakukan saat Galang meminta bantuannya menulis lagu itu? Bagaimana pula reaksi Amel yang masih saja menyalahkannya?

264 pages, Paperback

First published December 4, 2017

7 people are currently reading
129 people want to read

About the author

Dya Ragil

8 books43 followers
Hanya seorang yang belum selesai juga mendalami Fisika; pecinta Astronomi yang belum kesampaian punya teleskop sendiri; penyuka kucing, seni, kopi, dan Detektif Conan; penggila sepakbola dan Sherlock Holmes.

Sekian.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
8 (8%)
4 stars
44 (45%)
3 stars
40 (41%)
2 stars
5 (5%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 31 reviews
Profile Image for Fahri Rasihan.
478 reviews124 followers
September 22, 2018
Ini adalah kedua kalinya bagi saya membaca karya Dya Ragil setelah sebelumnya saya sempat membaca Starlight. Kali ini Dya Ragil mengusung genre young adult pada cerita yang disajikan dalam Raindrops Serenade. Masih sama seperti Starlight, kisah yang ada dalam Raindrops Serenade pun tergolong ringan dan sederhana. Dengan memasukan isu plagiarisme ke dalam ceritanya membuat novel ini terbilang sedikit berbeda. Jarang sekali ada penulis yang mengangkat tema cerita seperti ini. Selain itu kover bukunya juga terbilang sederhana, namun memanjakan mata. Hanya dengan menggunakan gambar kecil seorang gadis yang sedang bermain gitar sudah cukup merangkum tema cerita novel ini. Ditambah latar berwarna putih menambah keseimbangan, keindahan, dan kesederhanaan dalam kover bukunya.

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, novel ini mengangkat tema tentang plagiarisme yang dibalut dengan kehidupan anak muda. Selain itu penulis juga memasukkan isu tentang cyberbullying yang memang kerap terjadi dalam kehidupan anak muda jaman sekarang. Penulis memperlihatkan bagaimana dampak dari cyberbullying bisa sangat menekan mental seorang remaja yang memang masih terbilang labil. Saya suka cara penulis menyampaikan dampak itu melalui tokoh Risa yang kerap kali masih merasa trauma dengan kejadian yang menimpa dirinya. Tema plagiarisme nya pun cukup mendominasi isi ceritanya. Di mana akibat plagiarisme yang dilakukan oleh grup band Lima Oktaf bisa menghancurkan kehidupan Risa secara drastis dan dramatis.

Tokoh utama dalam novel ini adalah Risa yang merupakan seorang gadis muda yang memiliki masa lalu yang buruk. Risa harus menanggung beban dari cyberbullying yang dilakukan oleh fans Lima Oktaf hanya karena untuk mempertahankan karyanya. Akibat masa lalunya itu Risa menjadi pribadi yang keras, tidak mudah percaya pada orang lain, dan menjadi pribadi yang tertutup. Selain itu ada tokoh Galang yang memiliki bentuk fisik tinggi besar dengan sifat yang polos dan pendiam, namun memiliki tingkat kedewasaan yang tinggi. Kemudian ada tokoh Amel yang memiliki karakter hampir mirip dengan Risa, yaitu sama-sama keras. Saya kurang bisa merasakan karakter yang kuat dari setiap tokohnya. Menurut saya latar belakang setiap tokohnya kurang begitu digali sehingga tidak memiliki kesan yang kuat. Contohnya saja hubungan Risa dengan Amel dan Galang hanya diceritakan seadanya sehingga chemistry di antara mereka kurang bisa terjalin.

Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama melalui tokoh Risa. Bisa dibilang penulis cukup berhasil menggambarkan isi pikiran Risa yang terkadang masih trauma dengan masa lalunya. Gaya bahasa dan bercerita penulis terbilang sederhana dan mengalir sehingga tak sulit bagi saya untuk menikmati setiap kepingan ceritanya. Alur ceritanya berjalan dengan cukup cepat. Typo pun tidak saya temukan sama sekali ketika membacanya.

Konflik yang diberikan penulis adalah bagaimana tokoh Risa harus menghadapi kembali masalah di masa lalunya. Secara tidak langsung Risa juga dituntut untuk menyelesaikan masalah tersebut agar bisa memaafkan dirinya sendiri. Mulai dari masalah plagiarisme Lima Oktaf hingga masalahnya dengan Amel. Tidak lupa penulis juga memasukkan sedikit aura romansa melalui hubungan Risa dan Galang. Meskipun porsi romance dalam novel ini tidak terlalu banyak, tapi saya jamin pembaca akan menikmatinya. Penulis lebih menekankan hubungan persahabatan antara Risa dan Amel daripada kisah cintanya dengan Galang. Konfliknya sedikit meletup-letup saat Risa menuntut Lima Oktaf untuk mengakui plagiarisme yang mereka lakukan. Saya suka dengan cara penulis dalam mengeksekusi konfliknya yang sederhana, tapi berbobot.

Raindrops Serenade sukses memberikan sebuah cerita dengan tema yang terbitan baru dan jarang. Melalui tema plagiarisme pembaca diajak untuk melihat realita ini lewat kacamata anak muda. Plagiarisme memang sering ditemukan di kehidupan nyata, terutama dalam dunia musik. Maka takkan sulit bagi pembaca untuk masuk ke dalam ceritanya. Selain itu penulis juga mengangkat isu cyberbullying yang memang sering terjadi saat ini. Di mana netizen media sosial bisa bertindak kejam pada mental seseorang. Saya sendiri bisa memaklumi tindakan Risa di masa lalu karena memang pada saat remaja emosi kita masih labil dan tidak terkontrol. Secara keseluruhan Raindrops Serenade berhasil memberikan tema cerita yang segar untuk pembaca. Melalui novel ini saya bisa lebih memahami bagaimana tindakan plagiarisme bisa sangat merugikan banyak orang terutama orang yang menciptakan karya tersebut.

Selengkapnya : https://www.facebook.com/notes/fahri-...
Profile Image for Daniel.
1,179 reviews853 followers
January 24, 2018
Dya Ragil
Raindrops Serenade
Gramedia Pustaka Utama
264 halaman
7.5

Perjalanan kedua Dya Ragil dalam sudut pandang orang pertama menghasilkan sebuah cerita remaja yang dramatis dan menggemaskan.

Menulis dari sudut pandang orang pertama jelas bukan perkara yang sepele. Pertama-tama, kita harus menyelami pola pikir dari karakter yang kita buat, berhati-hati dalam memilih kata agar tidak terkesan out of character, kemudian membatasi diri agar tidak membocorkan cerita terlalu banyak dan detail karena keterbatasan sudut pandang. Raindrops Serenade jelas bukan usaha pertama Dya Ragil dalam mengeksplorasi sudut pandang orang pertama--beberapa mungkin bisa kita intip lewat karya-karyanya yang tersebar dalam dunia maya dan juga Sebelas--tetapi Raindrops Serenade adalah buku GPU pertama Dya Ragil yang menggunakan sudut pandang orang pertama dan--seperti yang saya bilang secara langsung lewat WhatsApp--saya suka.

Hal terbaik dari tulisan-tulisan Dya Ragil adalah kebersahajaan yang ditampilkan oleh karakter-karakter dalam ceritanya. Sama seperti Starlight , karakter dalam buku Starlight Serenade hanyalah remaja biasa dan sederhana. Satu-satunya hal glamor yang ada dalam Risa, tokoh utama dalam buku ini, adalah dia pernah menulis sebuah lagu bagus yang kemudian dipopulerkan oleh band Lima Oktaf, tanpa sepengetahuannya. Satu hal itu merusak persahabatannya dengan Amel, membuatnya dirisak oleh warganet, sampai membuatnya bunuh diri. Setelah beberapa tahun, mereka berdua bertemu kembali, dengan dendam kesumat yang sama, berhadapan kembali dengan Lima Oktaf yang sama, dan kebencian yang sama. Apalagi ketika Galang, sahabatnya sedari kecil, sekarang yang terlibat dalam penulisan lagu baru untuk Lima Oktaf. Risa berusaha melindungi Galang dari Lima Oktaf, tetapi mungkinkah yang sebenarnya dia lindungi adalah hatinya sendiri?

Raindrops Serenade mengangkat tema yang cukup jarang dijumpai dalam novel-novel remaja sejenis, yakni plagiarisme, meskipun ide utama yang diangkat agak lumayan jauh dari dunia remaja. Ada berapa orang remaja, sih, yang bisa menulis lagu untuk sebuah band terkenal--meskipun, yah, dia sendiri juga tidak tahu kalau lagunya sudah dicuri oleh orang lain? Mungkin inilah yang membuat para pembaca seakan tidak tersambung dengan Risa, dengan masalah yang harus ditanggungnya, tentang depresi yang dideritanya. Dya Ragil kurang memfokuskan cerita ke permasalahan depresi yang menurut saya lebih penting untuk diulas, dan cenderung lebih banyak mengulur-ulur alur untuk build-up cerita. Karena build-up yang terlalu panjang inilah yang membuat penyelesaian subkonflik di akhir cerita terkesan tergesa-gesa. Tetapi Raindrops Serenade mampu memberikan sedikit wawasan dunia musik, termasuk definisi serenade yang sudah bergeser. Tulisan Dya Ragil juga masih lembut, cerah, dan ringan--meskipun topik yang diangkat jauh lebih gelap daripada Starlight--ibarat warna Pantone 100-C. Satu hal yang saya sukai dalam buku ini adalah bagaimana Dya Ragil memanfaatkan sudut pandang orang pertama Risa dengan pas dan asyik. Kita bisa merasakan sinisme dan pandangan hidup Risa yang mengelabu semenjak kejadian yang hampir merenggut nyawanya meskipun di tengah-tengah buku ada perubahan sudut pandang untuk menyetir plotnya. Lain kali buat sudut pandang orang pertama dari wanita karier ibu kota dong, Kak Ao!
Profile Image for Naila.
100 reviews46 followers
May 12, 2022
Salah seorang temanku di Twitter merekomendasikan novel ini untuk kubaca di 2022. Terima kasih.
Ceritanya menarik dan berbeda dari novel kebanyakan, novel ini mengangkat isu plagiarisme. Dan tidak hanya itu, di novel ini pun menyinggung soal dampak dari cyberbullying pada mental seseorang. Entah berapa kali mataku dibuat berkaca-kaca.

Dari banyaknya tokoh di novel ini, tokoh Galang ini berhasil merebut perhatianku. Aku suka.
Sementara untuk tokoh-tokoh lain, menurutku terlalu samar. Untuk tokoh utamanya, Risa, aku nggak begitu suka dengan karakternya. Untuk peralihan POV Amel dan Risa pun terkesan samar, sehingga ketika mereka berinteraksi aku dibuat bingung ini siapa yang berbicara jika tidak disebut namanya.

Tapi, secara keseluruhan aku suka!
Profile Image for Boo Boo.
361 reviews12 followers
March 1, 2022
3.8*

Risa sinis amat sama temen sendiri. Tapi mafum sih ya. Setelah kejadian yang Risa alami. Kita juga harus mulai benar-benar aware sama cyberbullying. Dampaknya buat orang lain tuh nggak main-main. Buku ini memberikan kita sedikit contoh.

Raindrops Serenade, fokus membahas kejadian setelah Risa mencoba melakukan suicide yang membuat keluarganya sangat paranoid itu. Sampai buku ini habis, penulis nggak terlalu ngeflashback emosi Risa pada saat ia di bully penduduk internet atau lebih tepatnya fans 5 oktaf. Aku bisa rasain emosi Risa kuat banget. Bencinya. Sinisnya. Negatifnya. Penulis berhasil nyakup diksi buat mewakili emosi Risa lewat sundut pandang orang pertama. Nice. Aku jadi ikut emosi. Sedikit bumbu misterinya lumayan nih Kak. Cukup nyentil dan nambah kadar emosional.

Yang aku kurang sreg mungkin karakter Luna yang tiba-tiba hilang di beberapa bagian. Wkwkwkwk. Menurutku rada nggak adil buat Luna. Dan eksekusi untuk karakter Iwan. Pengen nabok duh.

Lirik-lirik lagunya nice banget loh Kak :D Wow
Profile Image for Autmn Reader.
883 reviews92 followers
March 27, 2021
Aku bersyukur alhamdulillah karena bisa beresin dan memilih beresin bukunya dan nggam dnf. Karena ternyata aku emosional bnget baca ini. Beberapa kali aku berkaca-kaca. 😂

Pros:

1. Feel-nya dapet banget aku bacanya. Pokoknya pas dari bagian ketahuan siapa yg jadi biang kerok masalah plagiat itu, sedih terus. Ada yang karena terharu, ada juga ya emang sedih dan miris.

2. Narasinya enak banget buat dibaca. Kek mengalir kaya air terjun. Enggak susah sebenernya baca ini kalau sabar.

3. Karakter Risa-nya enggak bagus sih menurutku lumayan. Mungkin karena diambil dri sudut pandang dia juga kali, yak.

Cons:

1. Di awal2 tuh dragging banget. Bosen banget. Dan awal chapter juga enggak terlalu menarik buat dibaca. Awalnya aku mau dnf, tapi tetep berjuang buat beresin.

2. Selain Risa, karakter yg lainnya bland. Kayak tempelan. Yg paling parah ya Amel. Dia kan salah satu pencipta lagunya tapi enggak terlalu dilibatkn dalam cerita dan kayak cuman selewat2. Pas udah ngomong ma Amel, Luna juga nggak terlalu muncul. Padahal di awal kek bnyak dan tiba2 diilangin gtu aja. Galang juga aku nggak berasa aja sih Karakternya

Tapi over all, aku suka kok bukunya.
Profile Image for Wardah.
952 reviews172 followers
January 11, 2018
Ide ceritanya menarik. Nggak biasa.

Sayangnya, (1) susah buat suka cerita yang dibawaiin dari sudut Risa. Dia terlalu bitter gitu. (2) Susah bedain Risa sama Amel pas udah bersama. (3) Luna hilang dj separo bagian dan muncul lagi cuma pas keadaa genting. (4) Hubungan keluarga Awan-Risa-Galang kurang jelas :/

Udahlah intinya gitu. Ulasan lengkap mungkin nanti.
Profile Image for Ayu Welirang.
Author 17 books93 followers
February 7, 2019
Sejak membaca Sebelas, sebuah cerita remaja berlatar belakang olahraga sepak bola bagi remaja perempuan, saya sudah duga bahwa Dya Ragil terlahir untuk membuat kisah-kisah remaja ala shoujo manga. Saya pun menyukai cerita remaja semacam ini, karena pernah membuat yang nuansanya serupa. Saya melewatkan Starlight, dan akhirnya baru kesampaian membaca Raindrops Serenade, novel ketiga Dya Ragil.

Novel ini bercerita tentang dewasa muda, perkiraan usia kuliah hingga akhir kuliah. Tokoh utama bernama Risa, dan dia memiliki masa lalu kelam karena hampir kedapatan bunuh diri (walau gagal). Risa saat itu tertekan karena cyberbullying yang dilakukan oleh para fans grup musik Lima Oktaf, hanya karena dia ingin meminta klarifikasi atas pencurian lagu yang dibuat oleh dia dan sahabatnya, Amel.

Sejak saat itu, Risa berubah menjadi sangat sarkastis. Ia sudah tak peduli lagi dengan musik dan memilih fokus kuliah di jurusan Pendidikan Fisika. Namun, ia tak bisa menghindar saat teman kuliahnya meminta tolong untuk bertemu dengan Tirta, manajer Lima Oktaf.

Sampai saat ini, dunia Risa yang telah dibangun terkungkung tembok, perlahan runtuh kembali. Ia mau tak mau terjun kembali membuat musik bersama Galang. Rangkaian kejadian yang mengharuskannya berhubungan dengan Lima Oktaf, juga berhasil membuka tabir rahasia mengenai kasus pencurian lagu lima tahun lalu.

Walau kisahnya seperti terulang, Dya Ragil berhasil untuk tidak membuat tokoh yang terlalu larut dalam keputusasaan. Dya Ragil membuat tokoh Risa lima tahun lalu, benar-benar sudah berubah dewasa saat menginjak usia 21 tahun.

Tak banyak tokoh yang ada di novel ini. Namun, Dya Ragil berhasil sekali lagi untuk membuat jalinan tokoh itu masuk akal, tidak mengada-ada. Walau lingkup tokohnya kecil, pertemuan mereka semua masuk akal dan beralasan. Tidak ada tokoh yang tiba-tiba datang entah dari mana, lalu tiba-tiba juga bisa kenal dan akrab dengan para tokoh di novel Raindrops Serenade ini.

Selengkapnya ada di https://lib.ayuwelirang.com/2019/02/b...
Profile Image for Mpur Chan.
Author 1 book39 followers
December 3, 2017
Isu yang diangkat di novel Young Adult ini cukup akrab di telinga para seniman, yaitu plagiarisme. Apalagi, kalau membahas dampaknya (terutama buat sang tokoh yang masih belia), bisa mempengaruhi psikisnya. Sang penulis lihai sekali untuk merajut plot. Plotnya sangat apik, dan membuat saya bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi lima tahun lalu. Sang penulis sebenarnya memberikan 'hint' soal kejadian lima tahun lalu yang membuat sang tokoh utama depresi, lewat percakapan para tokoh. Tapi, tetap saja dibikin penasaran.

Satu yang kurang menurut saya, kondisi psikis Risa, sang tokoh utama, yang depresi sampai hampir melakukan bunuh dirinya kurang tereksplor dan kurang 'dalam'. Karena itu, saya kurang merasakan penderitaan Risa, kecuali dari percakapan kalau Risa hampir mengakhiri hidupnya.

Sebetulnya, buku ini tipe saya banget karena saya suka membaca buku-buku yang gaya bahasanya enak dibaca. Mungkin, ini khas Gramedia Pustaka Utama. Belum lagi, ada rujukan pada teori-teori sains yang saya belum tahu, contohnya teori Schrodinger. Ini bagus, karena saya mendapat pengetahuan baru. Bukan kejutan lagi kalau novel ini terpilih dari kompetisi menulis Gramedia Writing Project.
Profile Image for Dhani.
257 reviews17 followers
February 11, 2018
Awalnya saya suka novel ini karena kavernya yang cakep, minimalis tapi manis.Saya berharap membaca sebuah novel romantis sesuai dengan judul bukunya, tapi ternyata saya salah.

Kisah antara Risa, Amel, Galang dll ini rumit buat diceritakan tapi menyenangkan buat dibaca.Dengan garis besar cerita tentang plagiasi dalam penulisan lagu dan bagaimana hal itu bisa mengubah banyak hal dalam hidup tokoh tokohnya.

Ceritanya seru dan saya suka pilihan kata dari penulisnya.
Profile Image for Bagus Tito.
Author 2 books6 followers
January 21, 2018
Umm... I don't know. I just can't enjoying the whole book.

Jika ditilik, kisah RAINDROPS SERENADE ini bisa dibilang simple. Berkisah tentang seorang cewek yang mencoba survive dari masa lalu kelam di antara gempuran kenyataan yang diam-diam membuatnya kembali terjatuh.

Saya memutuskan untuk memberi nilai 2,5 untuk buku ini. Sementara sisa 2,5 lain saya buang karena (sama seperti yang saya bilang pertama) saya nggak begitu menikmati keseluruhan isi buku.

2,5 pertama saya berikan karena:

1. Pesan ceritanya bagus. Soal plagiarisme yang pada kenyataannya nggak sesimpel pikiran kita.
2. Gaya penceritaannya ringan. Yeah, sebagai novel young adult, penceritaan yang gampang dipahami memang menjadi ciri khas mengingat target pembacanya memang kalangan teenager yang beranjak dewasa.
3. Lirik lagu yang disisipkan di dalamnya lumayan bagus. Puitis, dan saya suka.

Sedangkan, untuk 2,5 sisanya tidak saya berikan karena:

1. Konsep narasi yang digunakan Dya nggak tahu kenapa terasa repetitif. Sebagai contoh, coba buka kembali RAINDROPS SERENADE dan cari tulisan Dya yang inti kalimatnya "setelah sekian menit yang terasa sepeti selamanya." Saya yakin, kalian bakal membuat daftar panjang.

2. Karakter Risa yang menurut saya aneh. Oke, mungkin dia tipe cewek depresi yang dulu pernah membutuskan mau bunuh diri karena trauma. Tapi mengingat karakter Risa pada saat sekarang yang cenderung ceplas-ceplos, sarkastik, emosian, saya justru nggak ngerasain traumatis yang dirasain Risa di masa lalu. Tambahan, saya juga benci karena Risa itu lemah dan gampang menyalahkan diri sendiri.

3. Hujan terjadi hampir di setiap adegan. Mentang-mentang judulnya RAINDROPS SERENADE, penulis mengabaikan logika bahwa hujan yang dihadirkan pada setiap adegan terasa membosankan.

4. Hubungan Risa dan Galang. Sejak awal, sebagai pembaca, saya sudah menanamkan pikiran bahwa Risa sama Galang itu emang temen sepermainan yang emang udah cocok sebagai adek dan kakak. Tapi ketika kemudian seiring berjalannya waktu keduanya mulai merasakan getar-getar cinta... nggak tau kenapa saya justru seketika memutar bola mata dan berbisik... "Is this an incest romance?"
Profile Image for Nur Rokhmani.
256 reviews6 followers
January 16, 2023
Trauma.
n/ keadaan jiwa atau tingkah laku yang tidak normal sebagai akibat dari tekanan jiwa atau cedera jasmani

n/ luka pada tubuh atau fisik

Kadang kita gak mengerti kenapa seseorang bisa setrauma itu pada hal-hal yang kita anggap sepele. Tapi, kadang, mereka juga sama tidak mengertinya. Trauma bisa datang untuk hal-hal yang kita tahu betul sebabnya, tapi juga bisa datang untuk hal-hal yang nggak kita sadari ternyata membuat luka tak kasat mata untuk diri kita.

Dan itu dialami oleh semua tokoh di buku ini. Risa, Amel, Awan, Galang, Kak Kamila, bahkan Reno Gunawan.

🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼

🌧 Raindrops Serenade
@dyaragil
255 halaman

Diceritakan dari sudut pandang Risa. Seorang mahasiswa jurusan Fisika di UBB, yang lagunya pernah dicuri oleh band lima oktaf. Yang marah karena pernah merasa ditinggalkan, kehilangan—orang yang disayanginya, bahkan hampir kehilangan dirinya sendiri. Secara harfiah.

🌧 Kisah ini ringan tapi dalam.
🌧 Alurnya di awal sedikit memberi kesan membingungkan. Tapi di sana letak menarik perhatiannya, membuat penasaran.
🌧 Ceritanya dibawakan dengan santai, tidak ada kesan terburu-buru. Setiap masalah seolah selesai secara bertahap dan dalam tempo yang tepat.
🌧 Gaya bahasanya ringan, tetapi membekas untuk ukuran dialog mahasiswa. Nggak menye-menye.

🎼 Aku suka penokohan di buku ini. Lembut tapi tegas, halus tapi kuat. Membuat karakter mereka seperti hidup.

Dan yang terpenting: semua tokohnya terasa realistis. Nggak ada gambaran tokoh yang super atau to good to be true.

🎼 Tema yang diusung juga mantap. Persahabatan, keluarga, trauma, plagiasi, musik, dan kehidupan mahasiswa—tidak terkecuali cinta.
🎼 Kisah romantisnya menyisip dengan cara yg cantik. Nggak ada romantisasi yang lebay.
🎼 Ada sebuah quotes di akhir cerita ini yang membuatku terkesan:

"Nggak ada hak milik diantara kita ... Hubungan yang didasari saling ketergantungan itu nggak sehat."

"Hubungan seperti apa yang kakak mau?"

"Saling dukung dan ada buat satu sama lain. Sebelum punya nyali buat nyokong orang lain, aku ingin sejak awal udah punya pijakan yang kuat. Nguatin diri sendiri dulu baru nguatin orang lain."

Yaash!!!
#bookrecommendations #bookreview
Profile Image for Adinda Cpm.
6 reviews
May 8, 2022
mulai baca buku ini waktu iseng liat review salah satu orang di komen litbase di twitter. awalnya dibuat flat gitu aja sama alurnya, ngerasa kurang dijabarin permasalahannya. tapi kalo dibaca terus baru deh tau maksud dan asal permasalahan tokohnya.

buku ini nggak melulu tentang cinta, malah sedikit doang. palingan kisah Amel sama Awan hehehehe. suka banget kalo kak Kamila udah ngomong di buku itu. apalagi ngebayangin gimana cantiknya kak Kamila kalo dia beneran exist di dunia ini T_T

cerita yang sudah diawali masalah Risa dan Amel, tapi diakhiri dengan dialog manis Risa dan Galang. aku gak expect kalo ternyata sukanya sama Galang????? Galang lucu sih :( walaupun endingnya nggak terlalu jelasin kejelasan hubungan mereka, tapi udah kebaca sih di aku, kalo mereka mau komitmen.

++++ aku suka dibagian Risa lagi nyanyiin lagu lean on me buat nanya pendapatnya Galang!!!!

"Galang, lirik lagu ini... aku menulisnya buatmu."

worth it banget buat dibaca!
Profile Image for Winda Fabiola.
163 reviews35 followers
July 2, 2019
Oke, jadi saya mau ngaku dulu. Sebenernya saya lupa ini ceritanya gimana. Cuma saya inget, salah satu faktor yang bikin saya ngasih bintang empat adalah karena saya suka sama salah satu tokohnya, si Galang. Kl menurut cuitan saya di Twitter (yas, biar gampang pas masukin review di GR, saya meninggalkan jejak di Twitter, jadi ini saya bikin review sambil nyontek cuitan saya di Twitter), tokoh utamanya sho ew:) Tapi perkembangan karakter dan plotnya oke, sehingga layak untuk dianugerahi(?) bintang empat. Nanti saya baca lagi, deh. Saya kepo sendiri kok bisa sampe bintang empat. Jarang-jarang saya ngasih bintang empat soalnya...
Profile Image for Dedul Faithful.
Author 7 books23 followers
March 24, 2018
Mungkin bagi sebagian orang ceritanya emang kurang dapet karena feel-nya gak terlalu kentara, terus ada beberapa hal yang tiba-tiba, ditambah karakter utamanya yang bikin antipati. Namun, menurut saya sih ceritanya selera saya banget. Yup, tentang kehidupan kampus yang apa adanya, tokoh-tokohnya juga membumi, dan ya aktivitas-aktivitas kampusnya di cerita ini tuh bikin saya mengenang kembali kehidupan kampus meskipun dulu kehidupan kampus saya gak istimewa-istimewa amat malah cenderung bitter. Pokoknya, kamu harus baca deh terutama larik serenade-nya top markotop😃
Profile Image for Reyuni Adelina.
106 reviews12 followers
August 18, 2019
2,5 ⭐

over all, kisahnya dieksekusi dengan baik dan rapi. isu yang diangkat juga anti mainstream buat novel remaja, yaitu soal plagiarisme (thumbs up buat penulisnya!). tapi mungkin justru karena itu, aku jadi gagal masuk ke dalam cerita, gagal merasakan emosi para tokohnya, terutama Risa--yang notabene adalah sudut pandang di novel ini. padahal kisah Risa ini kelam banget, tapi feel depresinya itu nggak kena di aku, berasa kurang dikulik sama penulisnya. porsi masing-masing tokohnya juga kayak setengah-setengah, abu-abu... kurang hidup.

ini subyektif banget sih ya hehe :)
Profile Image for nasya.
827 reviews
February 2, 2023
di 100 halaman pertama, masih meraba2 cerita ini akan dibawa kemana, tapi kemudian udah mulai paham. aku bingung gimana jelasinnya, tapi aku merasa novel ini tuh apa ya, indah? aesthetic? kayak, hubungan risa dan orangtuanya, temannya, dan doinya, hubungan kamila sama tirta, awan dan amel, kayak tulisan-tulisan di buku ini tuh bikin adegan2 mereka jadi membekas dengan indah gtu buat dibayangin. cuma mungkin, aku berharap kejadian masa lalu itu diceritakan dengan lebih runtut supaya pembaca merasa kesedihan, keterpurukannya amel dan risa
Profile Image for Lelita P..
632 reviews59 followers
January 14, 2018
Cara penceritaan yang menarik... membawa pembaca ke dalam "universe" ceritanya tanpa terlalu menjelaskan secara gamblang tentang ini dan itu, terutama hubungan tokoh-tokohnya. Ceritanya cukup unik karena dunia songwriting adalah sesuatu yang asing buat saya. Secara umum novel ini unik banget sih. Lumayanlah young adult yang segar.
Profile Image for Dhamala Shobita.
Author 7 books15 followers
January 18, 2018
Ceritanya menarik. Isunya tidak biasa, memang. Dan aku selalu mau ketawa setiap lihat Risa dan Amel ribut. Bener deh, segitunya ribut. Lucu banget.
Dan karakter-karakter yang dibuat pun unik. Punya sesuatu yang berbeda gitu.

Kisah Galang sama Risa itu samar menurutku tapi tetap manis sih. Good story, Mbak Dya. :)
Profile Image for Demeter Aulia.
23 reviews
June 16, 2019
Seperti biasa, konflik dalam cerita Dya Ragil dibikin semasuk akal mungkin. Ga ada yang 'halu'. Gaya penceritaannya termasuk ringan meski gak terlalu gaul macam gaya penceritaan novel remaja kebanyakan. Ada banyak juga sisipan kalimat bijak dan pemahaman yang mungkin bisa membuat pemikiran pembaca jadi lebih terbuka. Bagus sekali.
Profile Image for Dita Nugraha.
67 reviews
June 8, 2025
Kalau boleh jujur, agak membosankan di bagian awal. Tapi karena terlanjur baca, akhirnya dipaksa untuk meneruskan sampai akhir. Secara keseluruhan ceritanya cukup menarik. Tertolong karena ada beberapa bagian yang berisi pesan dan pelajaran soal hidup. Pesannya cukup dalam dan menyentuh.
Profile Image for Pretty Angelia.
Author 7 books56 followers
December 17, 2017
Btw aku kira Galang itu adiknya Risa, ternyata aku keliru wkwk. Premisnya menarik, tentang dua sahabat yang bermusuhan gara-gara kasus plagiat. Nanti aku mau baca buku penulis yang Starlight :)
Profile Image for serenity.
29 reviews1 follower
January 3, 2022
I really love this book. The characters, the story, the twist, the conclusion, all of them are great. I also love the interaction between the main character and her former friends lol their saltiness is just so realistic
5 reviews
May 25, 2023
Setiap masalah harus di selesaikan, karna jika tidak masalah itu tidak pernah selesai dengan sendirinya
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
December 25, 2017
Ide plagiarisme, copyright, sampai proses kreatif membuat sebuah lagu memang menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Sayangnya saya kurang bisa merasa "klik" dengan Risa selaku tokoh utamanya. Risa ini orangnya apa ya...bitter person. Mungkin karena perjalanan hidupnya yang pernah membawanya ke titik terendah sampai pengen bunuh diri. Peran Galang sendiri kayak abu-abu, ga jelas. Baru kerasa di bagian-bagian akhir. Tapi ya... overall lirik serenadenya bagus sih.
Displaying 1 - 30 of 31 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.