Buku ini tidak seutuhnya berisi kisah fiksi, tapi tidak seutuhnya juga berisi tentang nyata. Buku ini menceritakan tentang rasanya menjadi bagian keluarga broken home, mulai dari rangkaian peristiwa, peristiwa-peristiwa menyesakkan menurut pandangan sang anak maupun orang tua, serta semangat-semangat untuk mereka yang telah putus asa karena labelling broken home.
Perlu trigger warning besar ini untuk para pembaca yang punya trauma broken home, baik broken home orang tua cerai atau broken home dis functional family karena di setiap chapternya mengambil sudut pandang anak kecil polos yang melihat rumahnya carut marut
This entire review has been hidden because of spoilers.