Nat dan Kyo pernah menghentikan kisah di antara mereka secara paksa, hingga menyisakan keping-keping tak bermakna yang tak bisa disebut dengan cinta. Kalau masa depan berbaik hati untuk mempertemukan keduanya, akankah mereka mampu menyatukan kembali kepingan-kepingan itu, sementara ada bagian yang telah hilang karena terlalu lama disembunyikan?
Dengan ditulisnya review ini, artinya, aku udah baca Keping sebanyak 4 kali. 1 kali versi Wattpad. 3 kali versi buku.
Sebenarnya, cerita ini cukup sederhana. Gimana alur dan endingnya, udah bisa ketebak dengan mudah. Namun, aku nggak pernah sama sekali mempersalahkan alur mainstream. Yang membuat aku bisa betah dengan itu tergantung dengan eksekusi si penulis. Dan jujur, aku akui, eksekusi JessJessica cukup membuat aku puas sampai-sampai aku bisa baca Keping berulang kali.
Aku suka Kyo dan Nat yang kontras tapi saling cocok. Menurutku, mereka sempurna karena ketidaksempurnaan yang mereka punya. Aku suka setiap pertengkaran mereka yang akhirnya sediakala karena waktu dan rasa yang mereka punya. Itu hanya terasa nyata, nggak dibuat-buat berlebihan. Dan bagaimana mereka menyelesaikan masalah, sangat manusiawi dan dewasa.
Mungkin, aku memang suka buku ini dari kesederhanaan itu sendiri. Bagaimana ceritanya terlalu familier dengan dunia nyata. Padahal, biasanya, buku yang aku baca sewaktu remaja dan aku baca lagi sekarang bakal punya kesan yang berbeda. Akan tetapi, Keping nggak sama sekali. Aku tetap suka dari pertama hingga terakhir kali aku baca. Mungkin, di lain waktu, aku bisa aja buku ini untuk yang kelima atau seterusnya.